cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
suhartini.ismail@fk.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Perawat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25487051     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Perawat Indonesia (e-ISSN 2548-7051) diterbitkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Perawat Indonesia atau disingkat JPI ini terbit 2 kali setahun. Jurnal ini mempublikasi artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan. Jurnal Perawat Indonesia menerima artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2017): November 2017" : 5 Documents clear
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP KLIEN KANKER STADIUM III DAN IV DI RUMAH SAKIT KANKER Dewi, Layya Notiva; Wardani, Ice Yulia
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.461 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v1i2.48

Abstract

AbstrakAngka kejadian kanker stadium III dan IV pada usia dewasa semakin meningkat tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup anggota keluarganya yang menderita kanker stadium III dan IV. Desain penelitian yang digunakan deskriptif korelatif dengan metode analisis univariat dan bivariat. Jumlah sampel 79 responden. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga yang meliputi dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasi, dan dukungan penghargaan terhadap kualitas hidup klien kanker stadium III dan IV. Perawat dalam menghadapi klien sebaiknya menggali koping adaptif, aspek positif, dan aspek spiritualitas klien tidak hanya memberikan dukungan psikologis dalam upaya peningkatan kualitas hidup klien itu sendiri.Kata kunci: dukungan keluarga; kualitas hidup; kanker. AbstractThe incidence of stage III and stage IV cancer in adulthood is increasing every year. This study aims to determine the relationship of the family support to quality of life of family members who have stage III and/or stage IV cancer. The design study is descriptive correlative with univariate and bivariate analysis methods. The numbers of respondents are 79. The results showed no significant relationship between family supports includes emotional support, instrumental support, informational support, appraisal support and the quality of life of clients who have stage III and IV cancer. In dealing with clients, nurses should explore adaptive coping, positive, and spiritual aspects of the client, not only provide psychological support to improving quality of life of the client itself.Keywords: family support; quality of life; cancer
TINGKAT DEPRESI PADA KLIEN KANKER Wakhid, Abdul; Sukarno, Sukarno
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.344 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v1i2.44

Abstract

AbstrakKanker adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti karena menyebabkan kematian. Masalah psikologis yang paling banyak ditemukan pada klien kanker adalah depresi yang berdampak pada pengobatan yang dilakukan, memperpanjang waktu hospitalisasi, penurunan proses terapi, serta ketahanan hidup klien.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada klien kanker di rumah sakit “K” Kabupaten Semarang. Desain penelitian ini deskriptifdengan pendekatan survei. Populasi dari penelitian ini pasien di rumah sakit “K” yang menderita kanker dengan jumlah sampel 22 responden menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner BackDepressionInventory. Analisis data menggunakananalisisunivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat depresi pada klien kanker sebagian besar mengalami depresi sedang (86,4%). Sebaiknya pihak rumah sakit “K” Kabupaten Semarang perlu merancang intervensi untuk mengelola depresi pasien kanker. Kata kunci: Tingkat Depresi,  Kanker AbstractDepression levels among in cancer clients. Cancer is one of the most feared diseases because it causes death. The most common psychological problems found in cancer clients are depression that affect streatment, pro longs the time of hospitalization, decreases the therapeutic process, and client survival. The purpose of this study was to determine the level of depression in cancer clients at “K” Hospital, Semarang Regency. The study design was descriptive with a survey approach. The population of this study was patients at “K” Hospital who had cancer with a sample of 22 respondents using purposive sampling technique. The data collection tool uses the Back Depression Inventory questionnaire. Data analysis using univariate analysis. The results showed that the rateof depression in cancer clients was mostly moderate depression (86.4%). It is betterif the hospital unit of “K” Semarang District needs to design interventions to manage depression in cancer patients. Keywords: Level of Depression, Cancer
GAMBARAN PELAKSANAAN TINDAKAN ORAL HYGIENE PADA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Setianingsih, Setianingsih; Riandhyanita, Febi; Asyrofi, Ahmad
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.478 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v1i2.45

Abstract

AbstrakOral hygiene merupakan salah satu tindakan keperawatan yang dilakukan agar kondisi rongga mulut tetap bersih dan segar sehingga terhindar dari infeksi. Oral hygiene juga mampu mengurangi jumlah mikroorganisme dan pengumpulan organisme yang mengalami translokasi serta kolonisasi di dalam mulut. Pasien di ruang ICU sangat berisiko terkena infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan tindakan perawatan oral hygiene pada pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU). Desain penelitian ini menggunakan deskriptif sejumlah 35 responden yaitu perawat yang bekerja diruang Intensive Care Unit (ICU) menggunakan teknik total sampling. Pelaksanaan tindakan perawatan oral hygiene dalam kategori kurang sebanyak 21 responden (60,0%). Hal tersebut dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara rasio perawat dengan pasien, fasilitas dalam pelaksanaan oral hygiene masih belum memadai, dan perawat juga belum memahami sepenuhnya bagaimana pelaksanaan oral hygiene yang sesuai dengan standar operasional prosedur. Hasil penelitian ini menyarankan, sebaiknya memberikan reward/penghargaan kepada perawat untuk meningkatkan motivasinya dalam tindakan oral hygiene di ICU. Kata kunci     :         Oral Hygiene, Intensive Care Unit, Perawat AbstractDescription of Implementation Oral Hygiene in Patients in the ICU room.Oral hygiene is one of the nursing actions carried out so that the condition of the oral cavity remains clean and fresh so as to avoid infection. Oral hygiene is also able to reduce the number of microorganisms and the collection of organisms that experience translocation and colonization in the mouth. Patients in the ICU room are very at risk for infection. The purpose of this study was to determine the description of the implementation of oral hygiene in patients in the Intensive Care Unit (ICU). This study design using descriptive analytical 35 respondents, a number of respondents is 35 nurses working at Intensive Care Unit (ICU) room using total sampling technique. The implementation of oral hygiene care measures in the less category as many as 21 respondents (60.0%). This is influenced by the imbalance between the ratio of nurses and patients, facilities in the implementation of oral hygiene are still inadequate, and nurses also do not fully understand how the implementation of oral hygiene is in accordance with standard operating procedures. The results of this study suggest, should give rewards / awards to nurses to improve oral hygiene motivation to act in the ICU. Keywords: Oral Hygiene, Intensive Care Unit,  Nurses   
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN TINGKAT ANSIETAS PADA SISWA-SISWI SMA Ardiyanti, Yulia; PH, Livana; Ayuwatini, Sih
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.055 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v1i2.46

Abstract

AbstrakUjian Nasional merupakan keharusan yang harus dilakukan peserta didik sebagai syarat kelulusan sehingga menjadikan berbagai reaksi pada siswa salah satunya adalah ansietas. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan karakteristik dengan tingkat ansieas pada siswa-siswi SMA. Penelitian menggunakan metode kuantitatif menggunakan desain Study Deskripsi Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 60 orang. Data dianalisis menggunakan Spearman Correlation. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara usia dengan tingkat ansietas dan ada hubungan ntara jenis kelamin dengan tingkat ansietas. Perlu upaya untuk mengatasi ansietas agar siswa dapat menjalankan ujian nasional dengan lancar Kata Kunci: ansietas, siswa-siswi, SMA AbstractNational Examination is a necessity that must be done by students as a graduation requirement so as to make various reactions to students one of which is anxiety. The study aims to determine the relationship characteristic with ansieas level at high school students. The study used a quantitative method using the design of Study Description Correlation with the Cross Sectional approach. A sample of 60 people. Data were analyzed using Spearman Correlation. The results showed no relationship between age and level of anxiety and there was a relationship between sex and anxiety levels. Efforts are needed to overcome anxiety so students can run national exams smoothly Keywords: anxiety, students, high school
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKAMBUHAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA Puspitasari, Emilia
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.822 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v1i2.47

Abstract

AbstrakKekambuhan merupakan salah satu  permasalah an yang sering terjadi pada pasien gangguan jiwa, Kekambuhan yang dialami pasien gangguan jiwa. pasien skizofrenia mengalami kekambuhan berulang.. banyak faktor yang memperngaruhi atau menyebabkan kekambuhan, seperti pola asuh, kepatuhan minum obat dan faktor sosial ekonomi pasien. Penelitian  bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kekambuhan pasien.  Analisis dilakukan  pada 13 klien. Hasil didapatkan  mayotitas penyebab kambuh dikarenakan putus obat, kepribadian tertutup, dan kegagalan. penelitian ini merekomendasikan perlu upaya mengatasi faktor –faktor yang dapat mengakibatkan kekambuhan. Kata Kunci: Pola Asuh, Ekspresi Emosi Keluarga, Kekambuhan, Skizofrenia AbstractRecurrence is one of the problems that often occurs in patients with mental disorders, recurrences experienced by psychiatric patients. Schizophrenic patients experience recurrent recurrence .. many factors affect or cause recurrence, such as parenting, medication adherence and socioeconomic factors of the patient. The study aims to determine the factors that influence patient recurrence. Analysis was carried out on 13 clients. The results showed that the major causes of relapse were due to drug withdrawal, closed personality, and failure. this study recommends the need to overcome factors that can cause recurrence. Keywords: Parenting Pattern, Expression of Family Emotion, Recurrence, Schizophrenia

Page 1 of 1 | Total Record : 5