cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
ISSN : 0854526x     EISSN : 25030272     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Eknomi Pembangunan merupakan salah satu jurnal Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI dengan versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jurnal ini membahas permasalahan di bidang ekonomi dan pembangunan dalam arti menyeluruh, tidak hanya terbatas pada ilmu ekonomi pembangunan. Namun meliputi juga ekonomi Islam, ekonomi lingkungan, ekonomi perusahaan, pembangunan daerah, kemiskinan, ketimpangan dan bidang yang terkait ilmu ekonomi dan pembangunan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 26, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
Indeks Malmquist untuk Pengukuran Efisiensi dan Produktivitas Bank Syariah di Indonesia Rusydiana, Aam Slamet
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.1.2018.47-58

Abstract

Perkembangan industri perbankan syariah saat ini merupakan salah satu indikator utama perkembangan ekonomi keuangan Islam secara umum di Indonesia. Dalam dunia perbankan, termasuk perbankan syariah, isu pengukuran efisiensi dan produktivitas menjadi 2 hal yang cukup penting. Studi ini mencoba menganalisis model CCR sebagai model dasar dalam DEA untuk melihat tingkat efisiensi bank umum syariah di Indonesia untuk periode 2012-2016. Selanjutnya indeks Malmquist digunakan untuk melihat tingkat produktivitas dari bank syariah, baik dari sisi perubahan efisiensinya maupun perubahan teknologi yang kemudian ditampilkan dalam bentuk kuadran 4 kelompok.Hasil yang diperoleh dari skor indeks Malmquist (TFP Change) menunjukkan bahwa 8 bank syariah dari total 11 BUS mengalami peningkatan produktivitas, atau sekitar 73% dari keseluruhan bank umum syariah. Untuk analisis kelompok bank dengan kriteria efficiency change (EFFCH) dan technological change (TECH), terdapat 1 bank umum syariah yang berada pada kuadran 1 (technical change dan efficiency change yang tinggi), ada 4 bank syariah yang berada pada kuadran 2 (technical change yang tinggi namun efficiency change rendah), dan 6 bank syariah yang masuk ke dalam kuadran 3 (technical change rendah namun efficiency change yang tinggi). Sementara itu tidak ada satu pun bank umum syariah yang masuk kategori kuadran 4.
UMKM Dalam Perspektif Pembiayaan Inklusif Di Indonesia Syamsulbahri, Darwin
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.1.2018.59-76

Abstract

Kajian ini di latar belakangi oleh pentingnya peranan UMKM di satu sisi, namun di sisi lain posisi UMKM sebagai representasi ekonomi mayoritas rakyat masih sangat lemah. Salah satu sumber masalah yang menghambat perkembangan UMKM adalah ketidakadilan akses pembiayaan usaha terutama dari pihak perbankan yang faktanya lebih dominan memberikan kredit pada segelitir pelaku usaha yakni kelompok usaha menengah dan besar dibandingkan untuk UMKM. Kajian ini di tujukan menggambarkan kondisi UMKM dan pembiayaannya serta masalah-masalah yang menyertainya yang diharapkan menyediakan input bagi otoritas pembangunan/pemerintah yang pada gilirannya memberikan kesadaran dan kepedulian yang memadai. Metode analisis kajian ini merupakan deskriptif-kualitatif yang dapat menjelaskan kondisi UMKM dan pembiayaannya serta permasalahannya, yang selanjutnya dilengkapi rekomendasi bagi perbaikan kondisi tersebut. Sebagai mayoritas usaha, UMKM memiliki akses yang terbatas terhadap modal terutama kredit dari lembaga keuangan Bank, dimana hanya memperoleh sekitar seperenam pangsa kredit nasional. Bahkan  dilihat “usaha mikro” (98,77 persen dari pelaku usaha) tahun 2013 hanya memperoleh pangsa kredit sekitar 3 persen saja. Upaya pengembangan skim kredit/pembiayaan UMKM yang disebut sebagai bagian dari “financial Inclusion” sangat diperlukan dalam mempercepat pembagunan berkualitas. Struktur PDB yang dikuasai sedikit orang merupakan ancaman bagi tujuan pembangunan dan tujuan keberadaan Negara. Oleh karena itu sangatlah perlu dan segera adanya prioritas kebijakan dan implementasinya untuk memperbesar kemampuan UMKM berkontribusi pada PDB nasiohal sehingga dapat disimpulkan perlunya pembinaan UMKM untuk bertambah kapasitasnya menuju sektor formal dan secara simultan perlu pula sistem pembiayaan mikro bergerak ke arah tempat pertemuan/inteseksi antara kapasitas pemenuhan syarat formalitas UMKM dan syarat-syarat minimal sistem pembiayaan mikro bisa dipenuhi.
Analisis Penawaran Tenaga Kerja Wanita Memiliki Balita di Perdesaan Sumatera Barat Maryati, Sri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.1.2018.77-88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor yang mempengaruhi penawaran tenaga kerja wanita yang memiliki Balita di Sumatera Barat. Keputusan memasuki pasar kerja yang harus diambil oleh wanita pada umumnya dan wanita yang memiliki balita khususnya sangatlah kompleks, diantaranya tergantung pada latar belakang individu dan pengaruh keluarga serta lingkungan. Variabel yang dikaji dalam studi ini adalah karakteristik individu, karakteristik keluarga dan karakteristik pekerjaan suami, dengan objek penelitian wanita usia produktif (15-64 tahun) yang memiliki Balita di Sumatera Barat, dan daerah penelitian adalah Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman. Data yang digunakan adalah data primer dengan metode sensus, alat pengumpulan data dengan wawancara terstruktur menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Metode analisa data dilakukan secara deskriptif dan induktif dengan peralatan analisis statistika dan ekonometrika. Hasil studi memperlihatkan bahwa penawaran tenaga kerja wanita yang memiliki balita dipengaruhi oleh variabelumur , tingkat pendidikan , jumlah ART, status RT, dan kedudukan pekerjaan suami. Dari studi ini juga ditemukan wanita memiliki balita cenderung memasuki lapangan kerja setelah anaknya cukup aman untuk ditinggalkan atau dibawa bekerja, penawaran tenaga kerja wanita berbalita bersifat komplementer terhadap pekerjaan suami.
The Aggregate and Residential Electricity Demand in Indonesia Arnaz, Muhammad Zulfizal
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.1.2018.1-20

Abstract

This paper presents an empirical analysis on electricity demand in Indonesia applying a double-log demand equation for aggregate and residential. This proposes static and dynamic models employing fixed effects and bias-corrected least square dummy variable estimators, respectively. Particular attention is paid to the effects of income, price, and the numbers of customers. The paper concludes that all regressors function as the determinants of electricity consumption. Price elasticities are inelastically negative as expected, and further, profound inelastic for residential. Meanwhile, income level and the number of customers are quite elastic for both models. In addition, interregional analysis reports the differential impacts of the price on energy consumption between Java Bali and non-Java Bali regions, showing less responsiveness of consumption to price in Java Bali. The long-run estimates give information on modest values of price elasticities for aggregate and residential. From an energy policy point of view, electricity price would be moderately effective in achieving efficiency and conservation programs. On the other hand, it gives an economic rationale for tariff adjustment and region-based tariff restructuring.
Pelibatan Koperasi dalam Program KUR: Sebuah Inovasi Kebijakan Ekonomi dengan Peluang dan Tantangannya Adam, Latif
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.1.2018.21-46

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pelibatan koperasi (KSP) dalam program KUR. Dengan menggunakan metode deskritif analisis, tulisan ini menunjukkan pelibatan koperasi membuka peluang terjadinya peningkatan jangkauan KUR untuk sektor produktif dengan distribusi yang lebih merata. Namun demikian, tulisan ini juga menekankan bahwa upaya pelibatan koperasi sebagai penyalur KUR perlu dilakukan secara hati-hati. KUR merupakan produk perbankan yang terikat dengan aturan-aturan microprudentials. Koperasi memerlukan periode penyesuaian agar memahami aturan-aturan KUR. Dari perspektif kebijakan, tantangan untuk melibatkan koperasi adalah kemampuan pemerintah dalam menyederhanakan dan mempercepat mekanisme pembayaran subsidi. Pemerintah juga perlu memiliki kriteria untuk memilih mana koperasi yang kompeten dilibatkan dalam program KUR. Tulisan ini merekomendasikan kriteria untuk menyeleksi koperasi didasarkan kepada. Pertama, memiliki struktur aset dan keuangan yang kuat. Kedua, memiliki pengalaman mengelola kredit mikro yang produktif. Ketiga, mampu mengembangkan SDM secara professional dan memiliki pengetahuan mengenai kredit mikro yang produktif. Keempat, mengembangkan infrastruktur IT (information and technology).

Page 1 of 1 | Total Record : 5