cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
rindo.herdianto@pu.go.id
Editorial Address
Jalan Panyaungan, Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung 40393
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Permukiman
ISSN : 19074352     EISSN : 23392975     DOI : http://dx.doi.org/10.31815/jp
Core Subject : Engineering,
Karya tulis ilmiah dibidang permukiman yang meliputi kawasan perkotaan/perdesaan, bangunan dan gedung yang ada didalamnya serta sarana dan prasarana pendukungnya.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2012)" : 12 Documents clear
Peran Pendamping MasyaPeran Pendamping Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kota Banjarrakat Dalam Pengelolaan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Di Kota Banjar Aryenti, Aryenti
Jurnal Permukiman Vol 7 No 2 (2012)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2012.7.101-109

Abstract

Pendampingan merupakan upaya untuk menyertakan masyarakat dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki sehingga mampu mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik. Kegiatan pendampingan pengelolaan sampah 3R di Kota Banjar dilaksanakan untuk memfasilitasi masyarakat pada proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan sampah 3R di lingkungannya. Dalam pelaksanaan program pendampingan ini diperlukan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas yang mampu berperan sebagai fasilitator, komunikator dan dinamisator selama program berlangsung. Seorang pendamping adalah pemeran kunci dalam mengembangkan masyarakat sehingga masyarakat mampu mengatasi sendiri permasalahan sampah di lingkungannya. Pendampingan pengelolaan sampah 3R di Kota Banjar dilaksanakan selama dua tahun. Hasil dari monitoring dan evaluasi yang telah dilaksanakan, masih belum optimal. Pendampingan dapat dikatakan berhasil apabila hasil dari pendampingan mampu mengembangkan pola pikir, pola sikap dan pola tindak pada masyarakat yang didampinginya. Tindak lanjut yang dilakukan oleh pendamping dalam mengoptimalkan peranserta masyarakat dalam pengelolaan sampah 3R adalah mendirikan KOMPAS (Komunitas Pengelola Sampah), bank sampah, sosialisasi pada instansi terkait, dan uji coba padi organik dengan menggunakan kompos yang telah dihasilkan.
Faktor Penentu Kebutuhan Rumah, Studi Kasus Kota Cirebon Rosa, Yulinda; Jatnika, Ratna
Jurnal Permukiman Vol 7 No 2 (2012)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2012.7.110-120

Abstract

Faktor penentu kebutuhan rumah Kota Cirebon berdasarkan analisis faktor eksploratori terdiri dari (9) sembilan faktor yaitu: 1) karir perumahan, 2) lokasi rumah, 3) usaha untuk pengadaan rumah, 4) cara mendapatkan rumah, 5) faktor pendorong keputusan menempati rumah untuk tempat tinggal, 6) harapan mendapat rumah, 7) konstruksi rumah, 8) mata pencaharian, 9) lama bermukim. Kesembilan faktor tersebut dapat menjelaskan variasi kebutuhan rumah sebesar 69,566%. Tiga faktor terbesar yang dapat menjelaskan variasi kebutuhan rumah yaitu faktor karir perumahan dapat menjelaskan sebesar 13,468%, faktor lokasi (jarak terdekat rumah dengan akses ekonomi, pendidikan, peribadatan dan kesehatan) dapat menjelaskan sebesar 10,664%, dan usaha pengadaan dana untuk rumah sebesar 10,456%. Ketiga faktor tersebut dapat menjelaskan sebesar 34,586% dari faktor kebutuhan rumah. Metoda eksploratori digunakan karena rumusan konsep faktor yang mempengaruhi kebutuhan rumah masih harus di cari terlebih dahulu. Hasil analisis di atas didapat dari data primer 480 responden yang diambil secara sampling dengan metode sampling bertingkat (multy stage sampling).

Page 2 of 2 | Total Record : 12