cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2006)" : 9 Documents clear
MIGRAN BALI DI KONAWE Studi Tentang Kerukunan Antar Etnik Ismail Sirajuddin
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.761 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.562

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif dan bertujuan untuk menggambarkankerukunan antar etnik Bali yang bermigrasi dengan etnik Tolaki di Konawe.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnik Bali sebagai etnik migranmenyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat setempat (etnik Tolaki) danitu merupakan suatu keharusan dan terjadi dalam bentuk keharmonisan,karena mereka memiliki rasa kebersamaan, saling menghormatiperbedaandalam beragama, maupun kultur. Etnik Bali sangat menghormati kulturnyasebagai suatu etnik, tetapi yang memungkinkan terjadinya akulturasibudaya yaitu pada kultur yang bukan bersifat sakral, karena setiap kulturetnik memiliki per samaan dan perbedaan. Terjadi akulturasi budaya antarkultur migran Bali dengan kultur masyarakat Tolaki sebagai pendudukasli Kabupaten Konawe terjadi pada masalah Subak dan dalam masalahkesenian.
EKSISTENSIBKKHUA DALAM PEMBINAAN KERUKUNAN fflDUP ANTAR UMAT BERAGAMA DIKOTA JAYAPURA (Antara Harapan Dan Kenyataan) Abd. Kadir Massoweang
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.846 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.572

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian evaluatifyang berusaha mencaritahu tentang kesesuaian antara lembaga, dengan kenyataan di lapangan.Penelitian ini dilakukan di Kota Jayapura, Ibukota Provinsi Papua, danBadan Koordinasi Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama (BKKHAUA)sebagai sasaran penelitian. Teknik pengumpulan data yang dipergunakanadalah studi kepustakaan, wawancara, dan pengamatan. Analisis yangdigunakan dalam penelitian ini berpegang pada perinsip penelitian kualitatif.Badan Koordinasi Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama(BKKHUA) Kota Jayapura terbentuk pada tahun 2004 atas kesepakatantokoh-tokoh agama yang mewakili lima lembaga agama dalam suatupertemuan yang dilaksanakan oleh Departemen Agama Kota Jayapura dandiberikan fasilitas oleh Pemerintah Kota. Tujuan pembentukan badan iniadalah untuk membangun masyarakat yang religius, sehingga tercapai trikerukunan beragama yang mantap dan dinamis dengan cinta kasih yangmempesatukan berbagai keragaman yang ada. Tri kerukunan beragamaterdiri atas kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umatberagama, dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah. Walaupunsecara kelembagaan, Badan Koordinasi Kerukunan Hidup Antar UmatBeragama belum melaksanakan kegiatan yang diprogramkan, namunmasyarakat sudah merasakan manfaat peran tokoh-tokoh agama, terutamadalam mengantisipasi persoalan-persoalan yang dapat mengganggukerukunan antar umat beragama
E L A I E M DI MALUKU (Mengelola Kerukunan dari Akar Rumput) Ismail Arifuddin
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.292 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.559

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian evaluatifterhadap keberadaan dancara kerja lembaga-lembaga kerjasama antar umat beragama dalammembina kerukunan di Kota Ambon. Data diperoleh melalui teknikpenjaringan data sesuai dengan konteks data yang dicari. Data primerakan dijaring melalui teknik wawancara dan pengamatan. Data yangdikumpulkan kemudian diolah dengan kategorisasi dan pengelompokansesuai dengan jenis data. Kemudian dilihat hubungan-hubungan antarfakta yang ada untuk membantu melakukan interpretasi dan analisis.Teknik analisisnya digunakan anaisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa sejak masuknya agama-agamasamawi ke wilayah Maluku, konflik antara pemeluk agama telah terjadiberulang kali. Kenyataan sampai saat ini takpernah mencapai suatu titikpenyelesaian yang permanent, dari realitas tersebut, maka GerejaProtestan Maluku (GPM), Majelis Ulama Indonesia (Mill) WilayahMaluku, dan Keuskupan Ambonia, guna menjawab tuntutan tanggungjawab itulah maka ketiga lembaga resmi agama ini menyepakati sebuahprakarsa bersama untuk membentuk Lembaga Antar Iman untukKemanusiaan Maluku yang disingkat el AI eM. el AI eM dirasakanmanfaatnya oleh masyarakat Maluku, dimana lembaga ini adalah hasildari prasakarsa masyarakat. menurut menuturan responden, bahwalembaga-lembaga yang muncul butten up akan lebih bermanfaat biladibandingkan lembaga yang dibentuk top dawn.
EKSISTENSI FORUM KOMUNIKASI JAMAAH AHLUSSUNNAH WAL-JAMAAH DI PALU Abd. Kadir Ahmad
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.764 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.555

Abstract

P e n e l i t i a n ini bersifat deskriptif a n a l i t i s dan bertujuan untukmendeskripsikan profil dan aktivitas Forum Komunikasi AhlussunnahWaljamaah sebagai salah satu gerakan Islam kontemporer yang tumbuh danberkembang pada awal era reformasi. Hasil penelian ini dapat digunakansebagai bahan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dalam menanganiberbagai gerakan keagamaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kehadiran FKAWJ merupakanjawaban terhadap ketidakmampuan aparat keamanan dan penegak hukummemulihkan ketertiban dan menegakkan supremasi hukum. Pengaruhkehadiran FKAWJ di Palu amat terasa bagi umat Islam khususnya yang adadi daerah konflik. Hal ini dirasakan sebagai dukungan bagi perjuanganmereka mempertahankan diri dari pihak lain. Pengaruhnya j u g a dirasakanmasyarakat dalam hal dakwah dan pendidikan Islam yang diselenggarakanmeskipun waktunya cukup singkat. Akan tetapi bersamaan dengan ituresistensi j u g a muncul dengan rasionalisasi bahwa keikutsertaan pihak luarjustru akan lebih memperkeruh suasana.
SEGREGASIKEHIDUPAN PEMUKIMAN KOTA PALOPO DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESERASIAN SOSIAL Pat Badrun
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.373 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.560

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metodekualitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan (observasi) danwawancara, data kemudian dianalisis dengan pendekatan SWOT. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi bentukdan jenis pola segregasi pemukiman kota, untuk mengetahui dampak daripola pemukiman segregatif terhadap keserasian social dan kehidupanberagama penduduk setempat, dan untuk mengetahui pola-pola adaptasiatau upaya penanganan yang dilakukan, baik dalam usaha meredampotensi konflik akibat pemukiman segregatif maupun untuk menemukansolusi terhadap konflik sosial yang telah terjadi. Lokasi penelitian ini adalahkota Palopo.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dinamika kota Palopo beberapadasawarsa terakhir memunculkan segregasi pemukiman yang cenderungberpola: (1) pola segregasi etnis; (2) pola segregasi okupasi; (3) polasegregasi status sosial, dan (4) pola segregasi agama. Keempat polasegregasi pemukiman yang diidentifikasi tersebut memberikan dampak bagikehidupan penduduk kota, baik dampak lingkungan berupa rendahnya rasatanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan maupun dampak sosialberupa berupa kesenjangan, keresahan, dan kerawanan sosial
KONTRIBUSIPSIKOLOGIRADIKAL FRANTZ FANON DALAM PENDAMPINGAN KOREAN KONFLIK SOSIAL DIPOSO George Junus Aditjondro
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.278 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.574

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggunakan teori Psiko Analisi FranztFanon untuk menganalisis pergolakan kejiwaan masyarakat korban konfliksosial di Poso. Sejauh ini program re-healing untuk masyarakat korbankonflik sosial dengan menggunakan pendekatan psiko-sosial dan ekonomihanya bersifat karitatif dan menimbulkan ketergantungan. Psikologiradikal Frantz Fanon, menawarkan suatu pendekatan yang lebihmenyeluruh, tanpa mengawetkan ketergantungan masyarakat korban padabadan-badan bantuan.
PERAN FKKKHAUA DALAM MEMBANGUN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI PAPUA Abubakar Tjaneng
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.65 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.570

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian evaluatif yang mengetahui tentangkesesuaian antara lembaga, ideal dengan kenyataan di lapangan. Secaraprosedural, penelitian ini menggambarkan realitas yang sebenarnyatentang keberadaan dan cara kerja bagi Forum Konsultasi dan KomunikasiKerukunan Hidup Umat Beragama (FKKKHAUA) dalam pembinaankerukunan umat beragama di Papua, kemudian memberikan penilaianseberapa efektifnya FKKKHAUA tersebut bekerja menangani persoalanumat.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa sekalipun wadah tersebut telahlahir, tetapi belum banyak yang dapat dilaksanakan sebagaimana yangmenjadi harapan Visi dan Misi organisasi. Termasuk untuk sementaraprogram kerja forum sedang disesuaikan, sehingga pembahagian kerjapengurus belum berjalan sebagaimana layaknya sebuah organisasi.
FORUM KOMUNIKASI ANTAR UMAT BERAGAMA (FKAUB) MALUKU UTARA (Sebuah Harapan dalatn Pemeliharaan Hidup Rukun dan Damai) As'ad Muhammad
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.834 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.561

Abstract

Penelitian yang bersifat kualitatif-deskriptif ini bertujuan untukmenggambarkan peran Forum Komunikasi Antar Umat Beragama(FKAUB) Maluku Utara dalam proses penciptaan kerukunan hidupmasyarakat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa FKAUB merupakan forumForum Komunikasi antar Umat Beragama (FKAUB) Maluku Utara yangmasih sangat muda, berdiri sejak tahun 2004 atas prakarsa kanwil Dep.Agama Maluku Utara. Forum ini menghimpun semua unsur dan elemenagama di Maluku Utara dan berbentuk presidium. Berkaitan denganusianya yang masih sangat muda, aktivitasnya masih terbatas padapembentukan forum-forum ditingkat kabupaten/kota serta upayapembangunan kantor tersendiri. Penyusunan program kerja akan dilakukansecara terpadu pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Keterbatasanaktivitas forum ini menyebabkan sosialisasi diri dalam masyarakat masihsangat terbatas dan pengaruhnya belum terasakan secara nyata. Namundemikian, harapan untuk pemeliharaan kerukunan dan kedamaian banyakbertumpu padanya sehingga aktivitas vdan kreativitasnya sangat dinatikan.
KERAWANAN SOSIAL DAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA Kasus Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar Sani Yamin
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.84 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.557

Abstract

Penelitian yang bersifat kualitatif-deskriptif ini mengambil settinglokasi pada pemukiman padatdi wilayah Timur Makassar yaitu perumahanBTP (Bumi Tamalanrea Permai). Tujuan penelitian ini adalah untukmenggambarkan konflik yang terjadi di perumahan BTP, baik dari segipenyebabnya, peta sebarannya hingga penyelesaian masalahnya.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa konflik kekerasan bernuansaagama di Perumnas BTP, terjadi sebagai akibat ketimpangan dalamhubungan-hubungan antar manusia yang berbeda etnis, yaitu etnis Bugisdengan etnis Toraja. Ketimpangan itu sendiri terjadi karena perbedaannilai budaya (different value), karena ketidaksepahaman ("incompatibleobjective) dan karena faktor lain termasuk faktorperbedaan agama yangmenyebabkan terganggunya daya dukung sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 9