cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum
ISSN : 2085384X     EISSN : 25793578     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum adalah jurnal ilmiah tentang inovasi kebijakan dan penerapan teknologi dalam perencanaan infrastruktur, pengembangan, dan manajemen. Ruang lingkup terbatas pada ruang, sosial, ekonomi, dan perspektif lingkungan transportasi jalan, sektor air, limbah, dan perumahan. Jurnal ini dikelola oleh Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Jurnal ini diterbitkan pada tahun 2009, dengan nama "Komunitas”. Dengan adanya perubahan organisasi, nama jurnal berubah menjadi Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum dan diterbitkan secara berkala 2 (dua kali) edisi di setiap volume yaitu bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 3 (2015)" : 7 Documents clear
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS SISTEM OPERASIONAL PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) Kurniawan, V Reza Bayu; Heston, Yudha Pracastino; Widyasani, Chitra
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.405 KB)

Abstract

Evaluasi kinerja penting bagi perusahaan, seperti halnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), evaluasi kinerja merupakan tugas Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM). Evaluasi kinerja dikategorikan menjadiempat aspek yaitu keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisa sistem operasional PDAM, melalui pengukuran produktivitas yang lebih komprehensif dan memberikan rekomendasi perbaikan kinerja. Objek penelitian adalah enam PDAM di Indonesia: Kabupaten Badung, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Tegal, Kabupaten Sintang, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Lombok Utara. Pengukuran produktivitas menggunakan konsep model matematis Overal Equipment Effectiveness (OEE) yang terdiri dari indikator operation availability, performance efficiency, dan production rate. Hasil pengukuran produktivitas adalah PDAM Kota Balikpapan memiliki nilai produktivitas tertinggi,66.98% availability 95.83%, performance efficiency 96.40%, dan quality rate 72.50%. Sedangkan nilai produktivitas terendah adalah PDAM Kabupaten Sintang 10.18% availability 37.50%, performance efficiency 41.30%, dan quality rate 65.70%. Rekomendasi pengukuran produktivitas PDAM dapat menjadi pertimbangan untuk digunakan oleh BPPSPAM.
TERITORIALITAS DAN KEAMANAN PENGHUNI PADA PERMUKIMAN HORISONTAL DAN VERTIKAL (RUMAH SUSUN SEDERHANA) (Studi Kasus : Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bumi Cengkareng Indah, Jakarta ) Lianto, Fermanto; Dwisusanto, Basuki
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1711.695 KB)

Abstract

Human in daily activities necessary to get security. Concept of territoriality which refers to behavior and social life, withboundaries (physical and non-physical), compromised, preserved and maintained, either individually or in groups, tokeep security and harmony between human and the community. The function of territoriality in basic human needs forsecurity, can be divided into multiple sub-levels: (1) Primary Function: sense of security; (2) Secondary function: sense ofpower/ownership; (3) Territory Function: sense of esteem, establish identity, self-image and recognition/self-actualization.This research was conducted through: (1) A literature review that explores the concept of territoriality in architecture:characteristics, functions and classification of territoriality; (2) Observations to understand the concept of territorialitythat formed in some horizontal or vertical housing, especially low-cost housing in Jakarta – Indonesia.
DAMPAK KEBIJAKAN DALAM PEMBANGUNAN WADUK JATIGEDE Fransisco, Dicky; Mahida, Masmian
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1633.764 KB)

Abstract

Tantangan utama dalam pembangunan Waduk Jatigede adalah pengadaan lahan. Terhambatnya pembangunan WadukJatigede telah menyebabkan tersendatnya pembangunan fasilitas publik yang berdampak pada kesejahteraan desayang terkena dampak. Hal ini menyebabkan munculnya kesenjangan antar wilayah di Kecamatan Jatigede. Penelitianini bertujuan untuk menganalisa dampak kebijakan pada proses pembangunan Waduk Jatigede. Dengan diketahuinyadampak sebuah kebijakan dalam proses pembangunan, dapat diidentifikasi berbagai jenis dampak yang berpotensimerugikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primerdiperoleh dari hasil observasi lapangan di sekitar area genangan Waduk Jatigede. Data sekunder diperoleh denganmengkaji penelitian terdahulu, penelitian terkait konflik, studi perundangan, dan berita-berita terkait pembangunanWaduk Jatigede. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan pendekatan demokratis dalam penanganan konflik.Strategi operasionalisasi kebijakan penanganan konflik adalah melalui pengendalian sosial secara preventif dan persuasif.Selain itu dibutuhkan juga kepastian dan ketegasan dalam implementasi kebijakan.
DAMPAK AKSES AIR MINUM DAN SANITASI TERHADAP PENINGKATAN Kustanto, Deka Nata
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.483 KB)

Abstract

Access to drinking water and safe sanitation are important in determining life expectancy. Construction of water and sanitation affect on health status, because the water and sanitation infrastructure is part of factors builder life expectancy. With increasing access to water and proper sanitation at the individual, household and society, will degrade society diseases and contribute to the increase in life expectancy resulting in an increase in the welfare of society. Using data from countries and cities in Indonesia in 1999 to 2013 to see the changes in life expectancy . We focused look at the role of water and sanitation because according to available data, there is a significant increase in household access to drinking water and improvement of sanitation. This variable will be used in explaining the variation in life expectancy changes. This paper will contribute to the development of health by looking at the factors that determine the increase in life expectancy in developing countries.
ANALISIS PERSPEKTIF PENGGUNA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JALAN TOL (Studi Kasus : Jalan Tol Metropolitan Surabaya) Zuna, Herry T; Retapradana, Argasadha
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.21 KB)

Abstract

Ekspektasi pengguna jalan tol terhadap kualitas pelayanan perlu didorong sebagai bagian dari pembangunanberkelanjutan pada sektor jalan tol. Pada umumnya, dua indikator utama yang dipertimbangkan untuk mengukur kinerjajalan tol adalah kondisi fisik jalan tol serta waktu perjalanan yang erat kaitannya dengan kondisi lalu lintas. Meskipunbelum didefinisikan sebagai salah satu faktor penting dalam kinerja jalan tol, Persepsi pengguna telah banyak digunakansebagai alat ukur untuk meningkatkan kualitas layanan di banyak sektor jasa. Artikel ini bertujuan untuk mengemukakanatribut kualitas pelayanan yang perlu menjadi prioritas pada jalan tol serta mengevaluasi perfomanya berdasarkan sudutpandang pengguna. Dengan menggunakan analisis kepentingan-performa, penulis mengungkapkan 14 atribut yangperlu diprioritaskan. Sembilan diantaranya memerlukan perbaikan signifikan untuk mencapai harapan pengguna, yaitukemulusan jalan, kondisi lalu lintas, keselamatan, fasilitas gardu tol, respon petugas bantuan dan darurat, ketersediaanpetugas bantuan dan darurat, kemudahan mendapatkan petugas bantuan dan darurat, penanganan kecelakaan, danpemeliharaan jalan.
PENDUGAAN NILAI JASA LINGKUNGAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI CISEEL MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTINGENT VALUATION METHOD Pudjianto, Kuat; Darusman, Dudung; Nugroha, Bramasto; Rusdiana, Omo
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2793.454 KB)

Abstract

Sub DAS Ciseel di wilayah DAS Citanduy merupakan salah satu sub DAS yang tergolong kritis di Indonesia. Kondisi ini telahmenimbulkan eksternalitas negatif berupa banjir dan kekeringan yang dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat.Untuk mengeliminasi eksternalitas negatif tersebut diperlukan rehabilitasi dan konservasi lahan di daerah hulu subDAS Ciseel. Berdasarkan analisis Soil Water Assesment Tool (SWAT) diketahui luas lahan yang perlu direhabilitasi untukmengurangi laju erosi dan meningkatkan aliran air bawah tanah (ground water) sekitar 1.402 Ha. Upaya perbaikanlingkungan di hulu DAS tersebut diharapakan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas air di sub DAS Ciseel. Penelitianini mencoba mengestimasi nilai jasa lingkungan kedalam nilai ekonomi menggunakan pendekatan Contingent ValuationMethod (CVM) dengan menghitung kesedian membayar (WTP) masyarakat. Dari hasil survei menunjukkan bahwamasyarakat sebagian besar (91%) mendukung dan bersedia membayar pembiayan perbaikan lingkungan sub DAS Ciseel.Rata-rata WTP masyarakat sebesar Rp. 3.491/orang/bulan. Faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap nilaiWTP masyarakat adalah tingkat pendapatan. Nilai total potensi jasa lingkungan adalah sebesar Rp. 30.201.157.668/tahun. Nilai jasa lingkungan tersebut dapat mengkover biaya rehabilitasi dan konservasi lahan sebesar Rp. 21.541.481,93/Ha/tahun.
ESTIMASI MANFAAT PENGURANGAN EMISI CO2 PADA RESTORASI RAWA GAMBUT TERDEGRADASI DENGAN CANAL BLOCKING (Studi Kasus : Restorasi Rawa Gambut Sei Ahas Kalteng) Marpaung, Ridwan
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.834 KB)

Abstract

Indonesia memiliki luas lahan gambut tropika terbesar di dunia (21 juta ha). 1,95 juta ha lahan gambut ini sudah terdegradasi yang menyumbangkan lebih dari 50% emisi gas rumah kaca di Indonesia. Sebagian besar penyebab degradasi lahan gambut ini adalah drainase berlebihan untuk pengusahaan lahan pertanian. Rawa gambut terdegradasi dirubah menjadi sumber emisi karbon dari penyimpan karbon. Untuk mengurangi emisi karbon ini digunakan teknologi canal blocking. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan manfaat pengurangan emisi karbon, besarnya manfaat dan margin keuntungan jika dibandingkan dengan skema REDD dan dari harga acuan pasar karbon dunia. Penelitian ini berlokasi pada Sei Ahas Provinsi Kalimantan Tengah. Data dikumpulkan melalui survey, wawancara dan studi literatur. Analisis manfaat pengurangan emisi menggunakan metode stock difference yang dikombinasikan dengan metode Net Present Value. Hasil analisis menunjukkan manfaat karbon sebesar 693,85 tCO2-e/ha atau 1.178,2 US $/ha, dan manfaat non karbon 5.893,57 US $/ha/tahun. Tidaka ada margin keuntungan pengurangan emisi menggunakan canal blocking jika dibandingkan dengan skema pengurangan emisi REDD menggunakan tanaman Acacia crassicarpa maupun tanaman karet (Hevea brasilliensis), tetapi mengacu pada harga karbon dunia, margin keuntungan cukup berarti yaitu 2,70 US $/tCO2-e (61,36%).

Page 1 of 1 | Total Record : 7