cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Floribunda
ISSN : 01254706     EISSN : 24606944     DOI : -
Floribunda is published both in Bahasa Indonesia and English, covers wide range of plant diversity, taxonomy and systematics of Malesian flora particulary distributed in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2019)" : 7 Documents clear
Catatan Keberadaan Costus afer Ker Gawl. (Costaceae) di Pulau Jawa. Arifin Surya Dwipa Irsyam; Rina Ratnasih Irwanto; Muhammad Rifqi Hariri
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2572.168 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.252

Abstract

Arifin Surya Dwipa Irsyam, Rina Ratnasih Irwanto & Muhammad Rifqi Hariri. 2019. Catatan Keberadaan Costus  afer Ker Gawl. (Costaceae) di Pulau Jawa. Floribunda 6(2): 64–71. —  Suatu jenis Costus introduksi dari Afrika, yaitu Costus afer Ker Gawl., telah ditemukan tumbuh ternaturalisasi di Maribaya (Lembang), Dago Atas (Bandung), dan Kampus IPB Dramaga, Bogor. Keberadaan populasi liar C. afer di Pulau Jawa belum pernah dilaporkan sebelumnya. Jenis tersebut juga belum terdaftar dalam Flora of Java. Secara morfologi, C. afer sering salah teridentifikasi sebagai C. lucanusianus J. Braun & K. Schum. Informasi mengenai populasi liar dan ciri morfologi C. afer dilaporkan dalam catatan ini. 
Cover Floribunda 6(2) Cover Floribunda
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.693 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.288

Abstract

Cover of Floribunda
Jenis-jenis Bambu (Bambusoideae) di Pulau Bengkalis, Provinsi Riau, Indonesia. Indra Rijaya; Fitmawati .
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.061 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.229

Abstract

Indra Rijaya & Fitmawati. 2019. Jenis-jenis Bambu (Bambusoideae) di Pulau Bengkalis, Provinsi Riau, Indonesia. Floribunda 6(2): 41–52. —  Pulau Bengkalis merupakan salah satu pulau di sisi timur Sumatra yang didominasi lahan gambut dengan tumbuhan bambu yang dipercaya memiliki peran ekologis, hidrologis dan ekonomis. Informasi mengenai jenis-jenis bambu yang ada di Pulau Bengkalis sangatlah sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi jenis-jenis bambu berdasarkan karakter morfologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey eksploratif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh empat marga asli bambu yakni Bambusa, Dendrocalamus, Gigantochloa, Schizostacyum dan satu marga introduksi (Thyrsostachys) Sembilan jenis yaitu (B. glaucophylla, B. heterostachya, B. multiplex, B. vulgaris, D. asper, G. hasskarliana, S. brachycladum, S. latifolium dan T. siamensis, dan satu varietas yaitu B. vulgaris var. striata dikemukakan. 
Mitra Bestari 6(2) Mitra Bestari
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.776 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.289

Abstract

Mitra Bestari
Jenis-jenis Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Rawa Gambut Kabupaten Belitung. Selviana .; Eddy Nurtjahya; Diah Sulistiarini
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1723.864 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.214

Abstract

Selviana, Eddy Nurtjahya & Diah Sulistiarini. 2019. Jenis-jenis Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Rawa Gambut Kabupaten Belitung. Floribunda 6(2): 72–80. —  Anggrek salah satu tumbuhan yang memiliki nilai komersial tinggi. Data keanekaragaman anggrek di Pulau Belitung, khususnya di hutan rawa gambut Kabupaten Belitung belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis anggrek alam yang ada di hutan rawa gambut Kabupaten Belitung. Penelitian dilakukan di hutan rawa gambut, Kabupaten Belitung dengan 3 lokasi. Identifikasi dilakukan di Herbarium Bangka Belitungense dan Herbarium Bogoriense (BO), Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 9 jenis anggrek dari 6 marga, terdiri dari 6 jenis anggrek epifit, 3 jenis anggrek terestrial. Jenis yang paling banyak dijumpai di daerah tersebut adalah dari marga Bulbophyllum Thou., Dendrobium Sw. dan Plocoglottis Blume, serta terdapat satu anggrek rekaman baru yaitu jenis Thecopus secunda. 
The Pollen Morphology of Dragon’s Blood Rattans (Daemonorops spp.) from Sumatra. Revis Asra; Upik Yelianti; Joko Ridho Witono
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.855 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.262

Abstract

Revis Asra, UpikYelianti & Joko Ridho Witono. 2019. The Pollen Morphology of Dragon’s Blood Rattans(Daemonorops spp.) from Sumatra. Floribunda 6(2): 35–40. —  Dragon’s blood rattans (Daemonorops spp.) or locally known as jernang, is one of the well anticipated and economically valuable non timber forest products from Sumatra. The species group produces a red resin on the fruit scale and is one of the main resources of some medicines and colouring. The characteristic of pollen morphology was one of important role in determining the pollination system of dioecious species such as dragon’s blood rattans. The purpose of this study was to examine the pollen characteristic and its relation to the pollination system of four species of dragon’s blood rattans from Sumatra, i.e. Daemonorops aff. propinqua Becc., D. propinqua Becc., D. draconcella Becc. and D. didymophylla Becc. Pollen of dragon’s blood rattans were collected from the secondary forest of Jambi and Bukit Duabelas National Park, then stored in FAA solution, followed by observation using SEM (Scanning Electron Microscope). The pollen of Daemonorops aff. propinqua and D. propinqua have aperture and irregular ex-ornamentation type, while D. draconcella is monocolpus and D. didymophylla is tricolpus. The pollen of Daemonorops aff. propinqua and D. propinqua show uneven exines while the others Daemonorops have even exines. Characters of smooth pollen grainsin D. draconcella and D. didymophylla are indicated that those species associated with wind pollination, whereas sculptured pollen grains in Daemonorops aff. propinqua and D. propinqua are associated with insect pollination. 
Analisis Morfologi Begonia isoptera Dryand. ex Sm (Begoniaceae) Kompleks di Jawa. Siti Azhyra Dwi Ayu; Afiatry Putrika; Deden Girmansyah
Floribunda Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.056 KB) | DOI: 10.32556/floribunda.v6i2.2019.263

Abstract

Siti Azhyra Dwi Ayu, Afiatry Putrika & Deden Girmansyah. 2019. Analisis Morfologi Begonia isoptera Dryand. ex Sm (Begoniaceae) Kompleks di Jawa. Floribunda 6(2): 53–63. —  Begonia isoptera merupakan salah satu jenis Begonia di Jawa dengan konsep jenis yang luas, sehingga jenis ini menjadi kompleks. Pemeriksaan ulang morfologi jenis ini telah dilakukan terhadap semua koleksi B. isoptera di Herbarium Bogoriense dengan menggunakan 12 karakter vegetatif dan 7 karakter generatif terpilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa B. isoptera terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu: 1) berbulu (tangkai daun bertrikoma), 2) gundul (tangkai daun gundul), dan 3) kombinasi (campuran antara kelompok berbulu dan gundul). Analisis statistika menggunakan CA (Cluster Analysis) dan PCA (Principal Component Analysis) menunjukan bahwa B. isoptera kelompok berbulu dan B. isoptera kelompok kombinasi tergabung dalam satu kelompok besar, sedangkan B. isoptera kelompok gundul terpisah. Setelah dibandingkan dengan spesimen tipe dan pertelaan awal diketahui bahwa kelompok gundul merupakan B. isoptera yang sesuai dengan deskripsi awal, sedangkan kelompok berbulu sangat berbeda terutama pada sistem perbungaan dan indumentum tangkai daun sehingga akan diteliti lebih lanjut. Berdasarkan distribusi, B. isoptera kelompok berbulu dan kelompok kombinasi tumbuh di ketinggian 1000–2000 m dpl yang tersebar dari Jawa Barat sampai Jawa Tengah, sementara kelompok gundul tumbuh di dataran rendah Jawa Barat dan Banten pada ketinggian 0–600 m dpl. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7