cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23014493     EISSN : 25024493     DOI : -
Core Subject : Education,
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes articles of original researchs and conceptual studies about Indonesian language, literature, learning and teaching. This journal is published by Study Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Postgraduate Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017" : 24 Documents clear
Tindak Tutur Ekspresif Humanis dalam Interaksi Pembelajaran di SMA Negeri 1 Batang: Analisis Wacana Kelas Ariyanti, Lita Dwi; Zulaeha, Ida
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.845 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif humanis, karakteristik tindak tutur ekspresif humanis dilihat dari tiga dimensi wacana Rymes, dan alasan penggunaan tindak tutur ekspresif humanis dalam interaksi pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah Analisis Wacana Kelas. Data dikumpulkan dengan metode simak, dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat tan cakap, rekam, dan catat. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu. Hasil penelitian, bentuk tuturan langsung bermodus imperatif cenderung lebih sering dituturkan pada aspek mengamati. Fungsi tindak tutur ekspresif humanis yang cenderung digunakan adalah mengkritik atau menyarankan. Tindak tutur ekspresif humanis memiliki karakteristik, berdasarkan teori Rymes, mempertimbangkan dan memperhatikan konteks sosial, konteks interaksional, dan individual agency.The purpose of this study was to describe the shape and function of expressive speech acts humanist, humanists expressive speech acts characteristic of a three-dimensional views rymes discourse, and reason for the use of expressive speech acts humanist in learning interactions. The study design used is a Class Discourse Analysis. Data collected by the method seen above, continued to refer to the techniques involved tan-free conversation, record, and record. Data were analyzed by using basic techniques pilah match with decisive element. The results of the study, the imperative form of speech directly bermodus tend more often spoken at observing aspects. Fungsitindak expressive speech humanist most widely used is to criticize or suggest. Humanist expressive speech acts have characteristics, based on the theory rymes, consider and pay attention to the social context, interactional context, and individual agency.
Analisis Tekstual dalam Konstruksi Wacana Berita Korupsi di Metro TV dan NET dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Sholikhati, Nur Indah; Mardikantoro, Hari Bakti
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.678 KB)

Abstract

Fairclough mengemukakan bahwa analisis teks merupakan analisis terhadap teks yang terdapat dalam wacana. Teks dinilai sebagai ranah representasi pemahaman dan pengalaman dari pembuat teks itu sendiri. Teks terbuka untuk berbagai interpretasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis praktik tekstual dari wacana berita korupsi di media televise. Media televisi tersebut adalah Metro TV dan NET. Ada tiga tahapan dalam menganalisis wacana dengan perspektif Norman Fairclough, yakni deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Pendekatan penelitian yang digunakan meliputi pendekatan metodologis yaitu deskriptif kualitatif dan pendekatan teoretis analisis wacana kritis Norman Fairclough. Berdasarkan penelitian ini, pada aspek kosakata ditemukan adanya penyusunan kosakata kembali pada Metro TV dan NET. Kemudian juga lebih sering ditemukan pendayagunaan metafora dalam konstruksi wacana berita di NET. Kedua aspek kosakata tersebut memiliki maksud untuk menegaskan dan mengaburkan maksud yang sebenarnya. Selain kosakata, analisis tekstual juga meliputi aspek tata bahasa dengan mendayagunakan ketransitifan, kalimat positif negatif, dan modalitas, serta mendayagunakan struktur tekstual sesuai dengan piramida terbalik dengan pola konstruksi teks berita.Fairclough stated that the text analysis is the analysis of text that involves in the discourse. The text represents the comprehension and experience by the writer of text itself. Moreover, the text can be interpreted in many ways. The objective of this study is to identify and analyze the textual analysis in the corruption news in the television. The object of this study was from Metro TV and NET. There are three steps for critical discourse analysis by Norman Fairclough, including description, interpretation, and explanation. The approach of this study was the methodological approach, including descriptive qualitative and theoretical critical discourse analysis by Norman Fairclough. Based on this research, in the aspect of lexical choices was found that there was rewording in arrangement of lexical choices in the news of Metro TV and NET. In addition, it used metaphor in construction of discourse in NET. Two aspect of lexical choices itself was used to strengthen and manipulate absolutely real meaning or intention from the news. Besides the lexical choices, the textual analysis involves grammatical aspect that used transitive sentence, positive and negative sentence, and modality, and textual structure with conversed pyramid through construction news discourse pattern.
Fungsi Pragmatis Implikatur Percakapan Wacana Humor Berbahasa Jawa pada Rubrik Thengil di Majalah Ancas Rahayu, Imaniah Kusuma; Rustono, Rustono
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.371 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan fungsi pragmatis implikatur pada rubrik Thengil di majalah Ancas. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode pragmatis dengan teknik heuristik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan metodologis dan teoretis. Data yang telah dianalisis kemudian disajikan secara informal. Penyajian data secara informal dapat dilakukan dengan cara menggunakan kata-kata. Wujud implikatur yang ditemukan dalam penelitian ini adalah (1) menyatakan, melaporkan, menunjukkan, menyebutkan; (2) menyuruh, menantang; (3) mengritik, mengeluh; (4) berjanji, dan (5) memutuskan, dan melarang. Implikatur yang ditemukan tersebut dapat berfungsi sebagai penunjang kelucuan pada humor tersebut.The purpose of this research is to explain the function ofpragmatics implicatures on Thengil rubric Ancas magazine. Data collection methods usecl listening methocl and note techniaue. Data analysis w as performed using a pragmatic method with heuristic techniaues. The results of this study are about the function of pragmatics implicature. Implicature found in this study (1) implicatures states, report shows, said; (2) implicatures told, challenging; (3) implicatures criticize, complain; (4) implicature promise, and (5) implicature decided and prohibite. Implicature can function as a support for the humor in the humor.
Pencitraan Soeharto dalam Buku Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih! (Kebosanan Orang-Orang Pinggiran Menanti Kemakmuran) dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis van Dijk Fadilah, Siti Nur; Santoso, B. Wahyudi Joko
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.458 KB)

Abstract

Perkembangan demokrasi di Indonesia mengalami beberapa tahap pasang surut. Proses demokrasi tersebut membawa suatu kebebasan berpendapat. Kebebasan berpendapat tersebut tertuang dalam berbagai media. Melalui kebebasan berpendapat itulah, pencitraan seorang sosok dapat terbangun, terlebih melalui media buku yang dapat dibaca banyak orang. Seperti halnya yang dilakukan oleh Maskur Arif Rahman melalui bukunya yang berjudul Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih (Kebosanan Orang-orang Pinggiran Menanti Kemakmuran), ia  mencitrakan keberhasilan Pak Harto selama menjadi Presiden RI. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pencitraan Pak Harto dalam buku Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih (Kebosanan Orang-orang Pinggiran Menanti Kemakmuran). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dan studi pustaka. Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis model van Dijk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih (Kebosanan Orang-orang Pinggiran Menanti Kemakmuran) mencitrakan Pak Harto sebagai pemimpin yang memiliki program politik yang jelas dan terarah, pemimpin yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat dan dapat memberikan rasa aman bagi rakyatnya. Selain itu Pak Harto juga dicitrakan sebagai pemimpin yang dirindukan rakyat Indonesia. Pencitraan tersebut terbangun karena Maskur Arif Rahman sebagai penulis merupakan pengagum Pak Harto, sehingga ia hanya menggambarkan sisi baik Pak Harto tanpa mempertimbangkan kekurangan Pak Harto. Pencitraan tersebut terjadi karena kekecewaan rakyat terhadap pemerintah. Sehingga dapat disimpulkan pencitraan yang terbangun adalah pencitraan positif. Maskur Arif Rahman tidak netral karena telah terhegemoni dengan kebaikan Pak Harto.The development of democracy in Indonesia has experienced several tidal phases. The democratic process carries a freedom of expression. Freedom of opinion is embodied in various media. Through the freedom of opinion, the image of a figure can be built, especially through a book that can be read by many people. As Maskur Arif Rahman did through his book entitled Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih (Kebosanan Orang-orang Pinggiran Menanti Kemakmuran), he imaged the success of Soeharto during his presidency. This study aims to describe the image of Pak Harto in the book Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih (Kebosanan Orang-orang Pinggiran Menanti Kemakmuran). The technique of collecting data in this research is method of refer and literature study. The method of data analysis used in this research is critical discourse analysis of van Dijk model. The result of the research shows that the book Andai Pak Harto Nyapres, Kupilih (Kebosanan Orang-orang Pinggiran Menanti Kemakmuran) imaged Mr. Suharto as a leader with a clear and directed political program, a leader who always prioritizes the interests of the people and can provide a sense of security for the people. In addition, Pak Harto was also imaged as a leader who is missed by the people of Indonesia. The imagery was awakened because Maskur Arif Rahman as a writer was an admirer of Pak Harto, so he only described the good side of Pak Harto without considering the shortage of Pak Harto. The imagery came about because of people's disappointment with the government. So, it can be concluded that the imaging built is a positive image. Maskur Arif Rahman is not neutral because he has been hegemonized with Pak Harto's kindness.
Kekerasan terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas dan Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan Prasetyo, Yudi; Haryadi, Haryadi
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.613 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis bentuk, penyebab dan dampak serta sikap tokoh perempuan menerima kekerasan dalam novel SDRHDT dan LH karya Eka Kurniawan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi analisis. Sumber data adalah teks novel yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah kata, kalimat dan dialog. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) bentuk kekerasanadalah kekerasan fisik, kekerasan psikologi, kekerasan seksual, kekerasan ekonomi dan kekerasan spritual. (2) penyebab kekerasan adalah faktor kemiskinan/ekonomi, faktor hubungan sosial, faktor psikologis, lemahnya Kontrol sosial primer dalam masyarakat, pengaruh sosial budaya dan dampak kekerasan adalah fatal dan non fatal. Dampak yang tergolong fatal meliputi bunuh diri dan pembunuhan. Selanjutnya yang non fatal meliputi cedera fisik, Gangguan reproduksi, Gangguan psikologis, Gangguan kronis, Gangguan perilaku. (3) sikap tokoh perempuan menerima kekerasan meliputi berontak dan pasrah dengan keadaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kekerasan terhadap tokoh perempuan terjadi berulang-ulang pada korban dan keluarga  sehingga mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan yang berkepanjangan.dan tidak dapat diterima oleh tokoh perempuan baik secara psikis maupun batin.The objective of this research is to describe and analyze the type, causes and impact, an attitude of a female character who accept violence too in SDRHDT dan LH by Eka Kurniawan. The approach used is a qualitative approach by analysis description method. The source of data are Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas dan Lelaki Harimau by Eka Kurniawan to become an object of this research are words, sentences and dialogues. The analysis technique used is the technique of qualitative description. The results indicate that (1) the forms of violence against female characters is physical violence, psychological violence, sexual violence, economic violence and violence spiritually. (2) the causes of violence against female characters are poverty / economy factors, factors of social relationships, psychological factors, lack of social control primer in society, social influence culture and the impact of violence against female characters is fatal and non-fatal. Impacts are classified as fatal includes suicide and murder. Furthermore, the non-fatal includes physical injury, Reproductive disorders, psychological disorders, chronic disorders, behavior disorder. (3) The attitude of a female character who accept violence. Thus, it can be concluded that violence against to women figures occur repeatedly to the victims and families, so the consequence are suffering and miserable that continuing and unacceptable by female character both psychologically and mind.
Badik dalam “Mata Badik Mata” Puisi Karya D. Zawawi Imron: Perspektif Paul Ricoeur Ariyanto, Dodi; Nuryatin, Agus
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.391 KB)

Abstract

Penelitian ini tergolong dalam penelitian hermeneutika, yaitu melakukan telaah secara mendalam tentang struktur puisi serta memaparkan tafsiran dan peran ‘badik’ dalam kumpulan puisi yang berjudul Mata Badik Mata Puisi karya D. Zawawi Imron. Penggunaan teori hermeneutika Paul Ricoeur dalam penelitian ini sangat tepat karena diperoleh analisa yang optimal dengan teks yang dikaji, yaitu kumpulan puisi yang berjudul Mata Badik Mata Puisi karya D. Zawawi Imron. Penelitian ini mengkaji gaya kata yang meliputi aspek diksi, imaji, dan kata konkret dalam kumpulan puisi Mata Badik Mata Puisi karya D. Zawawi Imron dan peran ‘badik’ dalam kumpulan puisi Mata Badik Mata Puisi karya D. Zawawi Imron bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural dan pendekatan hermenutika. Pendekatan hermeneutika diperdalam dengan menggunakan teori hermeneutika Paul Ricoeur. Teori hermeneutika Paul Ricoeur dimulai dengan interpretator sebagai subjek penelitian.This research is classified of hermeneutics, that is to study about the structure of poetry and the interpretation of 'badik' in form of poetry collection entitled Mata Badik Mata Puisi by Zawawi Imron. The used of Paul Ricoeur hermeneutics theory in this study is very appropriate because it acquired the optimal analysis with the text being studied that is poetry collection entitled Mata Badik Mata Puisi by Zawawi Imron. This study examines the style of words that includes aspects of diction, imagery, concrete words and the role of 'badik' in a collection of poems Mata Badik Mata Puisi by Zawawi Imron to society. The approaches used in this study are the structural and  hermenutics approach. Hermeneutical approach deepened by using the theory of Ricoeur hermeneutics. Ricoeur hermeneutics theory begins with interpretator as a research subject.
Proses Aktualisasi Diri Tokoh Utama dalam Dwilogi Novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas Setyowati, Susi; Supriyanto, Teguh
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.707 KB)

Abstract

Dwilogi novel Padang Bulan dan novel Cinta di Dalam Gelas menjadi acuan dalam memahami proses aktualisasi diri. Di dalamnya ditampilkan sosok individu biasa yang berjuang untuk mewujudkan mimpinya melalui perjuangan yang berat. Perjuangan tokoh utama dalam pemenuhan kebutuhan sebagai proses aktualisasi diri  menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan karakter tokoh utama, mendeskripsikan pemenuhan kebutuhan sebagai proses aktualisasi diri tokoh utama, mendeskripsikan karakteristik pengaktualisasi diri yang terdapat  dalam diri  tokoh utama. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan psikologi sastra. Pengumpulan data dilakukan secara pembacaan semiotik tingkat pertama, heuristik. Analisis data dilakukan secara pembacaan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enong sebagai tokoh utama memiliki karakter yang baik dan buruk. Karakter baik Enong, yakni pandai, pengertian, humoris, bertanggung jawab, kreatif, mandiri, rela berkorban, mempertahankan harga diri, pekerja keras, pantang menyerah, tabah, berpendirian teguh, tidak pernah berhenti belajar, bijak, sahabat yang baik, sedangkan karakter buruknya yakni pendendam. Pemenuhan kebutuhan fisiologis tokoh utama berupa kebutuhan makan, minum, istirahat, dan kebutuhan sandang. Pemenuhan kebutuhan rasa aman ditunjukannya dengan berusaha melindungi dirinya sendiri dari ancaman bahaya. Pemenuhan rasa cinta memiliki dan dimiliki ditunjukkan dengan mencintai teman semasa kecilnya dan mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua serta dari teman-temannya. Kebutuhan akan harga diri ditunjukkannya dengan bekerja dan menantang mantan suaminya melalui pertandingan catur. Kebutuhan aktualisasi diri diwujudkannya melalui prestasi Bahasa Inggris dan menjadi juara dalam pertandingan catur di kampungnya. Novel dwilogi Padang Bulan and novel Cinta di Dalam Gelas by Andrea Hirata can be used as reference in understanding the process of self actualization. The second novel featuring the figure of ordinary people who are struggling to realize the dream through hard struggle. Their main character struggles in fulfilling the needs of self-actualization as a process of making this interesting topic to be researched, moreover there are still limited studies on the process of self actualization.The purpose of this study was to describe the character of the main character, describes the fulfillment as the main character a process of self-actualization, self actualizers describe the characteristics contained within the main character. The approach used in this study is the approach of psychology literature. Data was collected in a semiotic reading of first level of heuristics. Data analysis technique conducted hermeneutic reading. The results showed that Enong as the main character has a good character and bad. Good character Enong among others intelligent, understanding, humorous, responsible, creative, independent, willing to sacrifice, dignity, hardworking, unyielding, steadfast, resolute, never stop learning, wise, a good friend. While the bad character Enong is vindictive. The main character physiological needs such as the need to eat, drink, rest, and clothing. Meeting the needs of safety has been demonstrated by trying to protect themselves from danger. Fulfillment of love has owned and shown by loving childhood friend and the affection of both parents as well as from friends. The need for self-esteem and challenging work showed by her ex-husband through a chess match. The need for self-actualization through the accomplishment of achievements in the field of English and be a champion in the game of chess in the village. Characteristics that support self-actualization figures Maryamah of observing reality efficiently, acceptance of self and others as they are, focus on the problem, function autonomously, appreciation is always fresh, awareness or interest in social, interpersonal relations, creativity, independence, and peak experience.
Keefektifan Model Group Investigation dan Jurisprudential Inquiry dalam Pembelajaran Membaca Cerita Anak Berdasarkan Sistem Pendukung Keputusan Hary, Restyaliza Dhini; Sundara, Tri Apriyanto
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.62 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Group Investigation (GI) dan Jurisprudential Inquiry (JI) dalam pembelajaran membaca cerita anak pada siswa kelas VII SMP Negeri 14 Padang yang ditinjau dari motivasi belajar siswa, dan dengan memanfaatkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan factorial design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode statistik dan dengan menggunakan metode Analytical Hierarkhi Process (AHP) untuk mendukung keputusan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran GI lebih efektif digunakan dalam pembelajaran membaca cerita anak dibandingkan dengan model pembelajaran JI. Dengan menggunakan bobot yang sama untuk setiap kriteria pengambilan keputusan, dapat diketahui bahwa model pembelajaran GI efektif diterapkan pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi ataupun rendah, sedangkan model pembelajaran JI efektif jika diterapkan pada siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah. Dari hasil penelitian, juga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap keterampilan membaca cerita anak pada siswa. Hal ini berarti bahwa dalam melaksanakan pembelajaran membaca cerita anak, guru harus menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan tingkat motivasi belajar siswa.This research is aimed to find out the effectiveness of the use learning’s model of Group Investigation (GI) and Jurisprudential Inquiry (JI) in learning reading children’s stories of class VII students of SMP Negeri 14 Padang that viewed from student’s motivation, and by utilizing Decision Support System (DSS). The type of this research was quantitative with factorial design. The samples used in this research consist of 68 students  which is taken by using cluster random sampling technique. Data of the research are scores in motivation to learn and scores in reading skill of children stories that come from both sample class. Data was obtained by questionnaire and test. Data were analyzed using statistical methods and by using Analytical Hierarchy Process (AHP) method to support decision. Based on the results of the study it can be concluded that the GI learning model is more effectively used in learning to read children's stories compared with JI learning model. By using the same weight for each decision-making criteria, it can be seen that the GI learning model is effectively applied to students who have high or low learning motivation, whereas JI learning model is effective if applied to students who have low learning motivation. From the results of the study, it is also concluded that there is an interaction effect between the learning model and the students 'learning motivation to the students' reading skills. This means that in carrying out learning to read children's stories, teachers must apply learning models in accordance with the level of student learning motivation.
Keefektifan Buku Pengayaan Menulis Teks Hasil Observasi Bermuatan Multikultural Berbasis Proyek Baca Tulis untuk Peserta Didik SMP Afandi, Muhammad Idris; Zulaeha, Ida
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.314 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menentukan karakteristik buku pengayaan, mengembangkan profil buku pengayaan, dan menguji keefektifan buku pengayaan menulis teks hasil observasi bermuatan multikultural berbasis proyek baca tulis untuk siswa SMP. Desain penelitian yang digunakan adalah R & D. Berdasarkan hasil analisis ditemukan karakteristik buku pengayaan menurut persepsi peserta didik dan pendidik sesuai dengan prinsip kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan, dan kelayakan kegrafikaan dan profil buku pengayaan dengan judul “Aktif Menulis: Cara Praktis Menulis Teks Hasil Observasi Bermuatan Multikultural Berbasis Proyek Baca Tulis”, validasi ahli dan pengguna. Uji keefektifan buku pengayaan dilakukan berdasarkan hasil validasi ahli dan uji empiris. Hasil uji keefektifan ini menunjukkan bahwa nilai signifikan pada komponen menulis teks hasil observasi kurang dari 0,05, artinya adanya perbedaan antara pre tes dengan post tes, sehingga efektif digunakan pada pembelajaran sebagai sumber bahan pengayaan materi menulis teks hasil observasi. Buku pengayaan menulis teks hasil observasi layak dan efektif digunakan.The study comes with the purpose of determining the characteristics, develop a profile, and test the effectiveness of enrichment books written text based on the observation of charged multicultural literacy project for junior high school students. This study uses R&D. Based on the research results generated by the analysis of the characteristics of enrichment books perceptions of learners and educators, such as the contents of the principles of feasibility, feasibility presentation, linguistic appropriateness and feasibility graph; profile enrichment premises book entitled "On Writing: How to Write Text Practical Observations Charged Based Multicultural Literacy Project", expert validation that two linguistic expert lecturers and learning materials, and two Indonesian teachers; and the results of testing the effectiveness of enrichment books based on the results of expert validation and empirical test. The test results showed that the effectiveness of significant value to the components write text on the observation of less than 0.05, meaning that the difference between the pre-test to post-test, so effectively used in learning as a source of material enrichment write text on the observation. Enrichment books write text on the observation feasible and effective to use.
Majas dan Citraan dalam Novel Kerling Si Janda Karya Taufiqurrahman Al-Azizy Yono, Robert Rizki; Mulyani, Mimi
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.34 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas dimensi majas yang dominan, citraan yang dominan, dan fungsi majas dan citraan yang dominan dalam novel Kerling si Janda Karya Taufiqurrahman al-Azizy. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan stilistika. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif analisis dengan semiotik. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, majas yang dominan dalam novel KSJ yaitu majas simile dengan persentase 34,11%, majas sarkasme dengan persentase 20%, majas personifikasi dengan persentase 18,82%, majas hiperbola dengan persentase 17,64%, dan majas metafora dengan persentase 9,41%. Kedua, citraan yang dominan dalam novel KSJ yaitu citraan penglihatan dengan persentase 44,66%, citraan warna lokal dengan persentase 25,24%, citraan pendengaran dengan persentase 17,47%, dan citraan gerak dengan persentase 12,62%. Ketiga, fungsi majas dan citraan yang dominan dalam novel KSJ yaitu untuk mengkritik pengarang novel islami yang menciptakan tokoh yang selalu ma’shum atau sempurna dalam karya-karyanya.In this study discussed dimension of the dominant figure of speech, the dominant imagery, and functions of the dominant figure of speech and imagery in the novel Kerling si Janda by Taufiqurrahman al-Azizy. Approaching technic that used in this research is stylistics approaching. The method that used are analysis descriptive with semiotic method. Based on data analysis, the results is as follows. Firstly, the kind figure of speech that used dominantly in the novel KSJ is simile with the percentage 34,11%, figure of speech sarcasm with the percentage 20%, figure of speech personification with the percentage 18,82%, the percentage figure of speech hyperbola with 17,64%, and the percentage figure of speech metaphor with 9,41%. Secondly, the dominant imagery inside of novel KSJ is visual imagery with the percentage 44,66%, local colour imagery with the percentage 25,24%, auditory imagery with the percentage 17,47%, and motion imager with the percentage 12,62%. Thirdly, the function of the dominant figure of speech and imagery inside of the novel KSJ is to criticise the islamic novel’s author who creates the perfects characters on their own work.

Page 1 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2017 2017