cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20894953     EISSN : 2775815X     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2011)" : 7 Documents clear
EVALUASI BAHAYA GEMPA (SEISMIC HAZARD) DENGAN MENGGUNAKAN METODE POINT SOURCE DAN PENENTUAN RESPONS SPEKTRA DESAIN KOTA KUPANG Sina, Dantje A. T.
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.51 KB)

Abstract

AbstrakGempa yang terjadi pada suatu lokasi diakibatkan oleh adanya pelepasan energi daripusat gempa, yang kemudian merambat hingga lokasi gempa. Besarnya energi yang sampaike lokasi akan mempengaruhi besarnya gempa yang terjadi. Seismic hazard analysismerupakan analisa pengaruh pelepasan energi dari pusat gempa terhadap lokasi tertentu,yang akan menghasilkan parameter-parameter gerakan tanah yang berguna bagi desainstruktur.Berdasarkan Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur BangunanGedung (SNI – 1726 – 2002), kota Kupang berada dalam batas wilayah 4 dengan faktorrespons gempa 0.20 g dan wilayah 5 dengan faktor respons gempa 0.25g. Namun, dalamkurun waktu beberapa tahun terakhir, terjadi beberapa kali gempa dengan magnitude lebihdari 8 skala Richter. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang Bahaya Gempa(Seismic Hazard) dan Penentuan Respons Spektra Desain Kota Kupang dengan tujuanuntuk mengetahui nilai Peak Ground Acceleration (PGA) kota Kupang akibat gempa periodeulang 500 tahun dan respons spectra desain yang tepat untuk kota Kupang sesuai denganPGA di atas.Penelitian ini menghasilkan gempa rencana dengan periode ulang 500 tahun di kotaKupang mempunyai Peak Ground Acceleration (PGA) 0.2 g dan memiliki durasi antara 8detik dan respons spectra desain yang tepat untuk kota Kupang dengan menggunakanpercepatan adalah maksimum 1961.33 mm/s2.AbstractThe earthquake which occurred at a site is caused by the release of energy from theepicenter, which then propagate to the location of the earthquake. The amount of energy tothe location will affect the magnitude earthquake that occurred. Seismic hazard analysis is ananalysis of the influence of the release of energy from the epicenter of a particular location,which will result in ground motion parameters are useful for the design of the structure.Based on Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung(ISO - 1726 - 2002), the city of Kupang located within the boundary 4 with 0,20 g seismicresponse factor and region 5 with 0.25g earthquake response factor. However, within recentyears, occurred several times a quake with a magnitude of more than 8 on the Richter scale.Therefore, the need to do research on Seismic Hazard and determination of response spectradesign of the city of Kupang in order to know the value of Peak Ground Acceleration (PGA)*) Dosen Teknik Sipil FST Undana 42Kupang earthquake return period of 500 years and the response spectra for the city ofKupang.This research results an earthquake with return period of 500 years in Kupang city has aPeak Ground Acceleration (PGA), 0.2 g and has a duration of between 8 seconds and theresponse spectra for Kupang by using the maximum acceleration is 1961.33 mm/s2.
KAJIAN HUBUNGAN WASTE MATERIAL KONSTRUKSI DAN ORGANISASI PROYEK KONSTRUKSI Messah, Yunita A.
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.913 KB)

Abstract

ABSTRAKMaterial merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan karenasangat mempengaruhi nilai produktivitas dan biaya proyek. Material dalam pekerjaankonstruksi mempunyai kontribusi sebesar 40-60% dari biaya proyek, sehingga secaratidak langsung memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan proyekkhususnya dalam komponen biaya. Pada proses konstruksi, penggunaan material olehpekerja-pekerja di lapangan dapat menimbulkan sisa material yang cukup tinggi. (Intan,S.,dkk, 2005). Pihak-pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi mempunyai peranpenting dalam terjadinya waste material. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui pihakyang paling berperan dalam waste material pada pekerjaan konstruksi dengan studikasus struktur organisasi proyek Kuningan City. Hasil analisa mean menunjukan bahwakontraktor pelaksana mempunyai peran paling penting dibandingkan dengan konsultanperencana dan owner, hal ini ditunjukan dengan hasil analisis kontraktor pelaksana79.17%, konsultan perencana, 16.67% dan owner 4.17%. Untuk pihak kontraktorpelaksana, koordinator engineering paling berperan dalam waste material konstruksidengan prosentase 29.17% dan diikuti oleh bagian logistik, 20.83%.
KAJIAN KARAKTERISTIK KECELAKAAN SEPEDA MOTOR DI KOTA SURABAYA Bolla, Margareth Evelyn
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.447 KB)

Abstract

Dosen Jurusan Teknik Sipil FST Undana 67KAJIAN KARAKTERISTIK KECELAKAAN SEPEDA MOTORDI KOTA SURABAYAMargareth Evelyn Bolla*)ABSTRAKKota Surabaya adalah salah satu kota yang mengalami peningkatan tajamjumlah kecelakaan sepeda motor, dimana setiap harinya rata-rata dua orangmeninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui karakteristik kecelakaan sepeda motor di kota Surabaya, sertamenyusun rekomendasi program aksi. Metode yang digunakan adalah analisisdeskriptif dengan data yang diperoleh dari Kepolisian Wilayah Kota BesarSurabaya, berupa data kecelakaan tahun 2006 – April 2009. Lokasi penelitianmeliputi 20 ruas jalan arteri.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa proporsi terbesar kecelakaansepeda motor terjadi pada hari kerja (Senin – Jumat), pukul 06.00 – 12.00 WIB,dengan mayoritas pengendara yang terlibat kecelakaan berjenis kelamin laki-laki(83%), berusia produktif 18 - 25 tahun (28%), dan bekerja di sektor swasta (76%).Ruas jalan Ry. Ahmad Yani merupakan ruas jalan dengan rata-rata kecelakaansepeda motor tertinggi (4.5 kecelakaan/bulan) dan rata-rata korban terbesar (2.3orang meninggal dunia atau luka berat/bulan).Program aksi yang direkomendasikan antara lain: pengawasan yang lebihefektif di ruas jalan kota Surabaya pada hari Senin – Jumat, pukul 06.00 – 12.00WIB, penetapan jalan Ry. Ahmad Yani sebagai kawasan tertib lalulintas, sertaperbaikan dalam upaya penanganan kecelakaan untuk meminimalkan jumlahkorban khususnya korban meninggal dunia dan luka berat.ABSTRACTSurabaya is one of the cities that has increasing amount of motorcycleaccident, in which there were about two victims killed every day. This study aimsto find the characteristics of motorcycle accidents in Surabaya and to developrecommendation relating with motorcycle safety program. The method used isdescriptive analysis with the data based on the data of accidents in the year 2006to April 2009 which is obtained from the Police Department. This study covered20 arterial roads.The result of the descriptive analysis shows that most of motorcycleaccidents happened at the working day (Monday – Friday), at 06.00 – 12.00 am.Male-riders (83%) with ages range between 18 – 25 (28%), and who thoseworking at the private sectors (76%) had the most portion of getting accidents.The Ahmad Yani street had the highest rate of accident (4.5 accident/month), with2.3 victims killed or seriously injured per month.The action programs recommended based on the result of descriptiveanalysis are: pay more attention the safety situation for arterial roads at workingday (Monday – Friday), at 06.00 – 12.00 am, establish the Ahmad Yani street as one of the road safety zone, and improve the mechanism of emergency responseto traffic accident victims
CAUSES AND SOLUTIONS TO THE LACK OF WATER SUPPLY IN INDONESIAN URBAN Pah, Jusuf J. S.
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.833 KB)

Abstract

ABSTRACTThis study aimed at finding key factors which cause lack of water supply in Indonesianurban and develop the key factors which solve it. Relevant literatures bearing on theissue of urban water supply were studied. The city of Jakarta was taken asrepresentative of Indonesian urban. For the purpose of finding the causes anddeveloping the related solutions, relevant data bearing to the city’s water supply systemwere analysed. It was found that the lack of water supply in urban areas manifests in theexceeding of water demand over supply, low piped-water coverage, and intermittencyof water supply; whereas poor governance and low water tariff are the root factor whichcause them. Consequently good governance and higher water tariff were proposed asthe solutions to the problem. It also showed that the perception that urban poor cannotafford to pay water at full price, is but mythical.
ANALISIS EFISIENSI DAN KEHILANGAN AIR PADA JARIRINGAN UTAMA DAERAH IRIGASI AIR SAGU Bunganaen, Wilhelmus
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.709 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menganalisis besarnyaefisiensi dan kehilangan air pada jaringan irigasi Air Sagu, yang terletak di DesaNoelbaki, Kabupaten Kupang. Penelitian dilakukan pada saluran primer, sekunder, dansaluran tersier.Efisiensi dan kehilangan air dianalisis dengan menggunakan metode DebitMasuk – Debit Keluar. Data – data yang dipakai dalam analisis ini adalah data primerberupa data kecepatan aliran dengan current meter untuk saluran primer dan sekunderserta data kecepatan aliran dengan pelampung untuk saluran tersier. Selain data primerjuga dipakai data sekunder berupa data evaporasi 10 tahun terakhir dari StasiunKlimatologi Lasiana.Berdasarkan hasil analisis, Kehilangan air secara keseluruhan pada jaringanirigasi Air Sagu adalah 39.67%. Kehilangan air yang terjadi akibat evaporasi sangatkecil, sehingga air yang hilang lebih disebabkan oleh faktor fisik saluran dengankehilangan yang banyak terjadi pada saluran sekunder 1, sekunder 4, dan saluran tersiertanah. Efisiensi rata – rata secara keseluruhan pada jaringan irigasi Air Sagu adalah60.33% dengan efisiensi saluran primer sebesar 93.36%, saluran sekunder sebesar83.02%, dan saluran tersier sebesar 77.84%.
KAJIAN SEBARAN PANAS PADA OUTLET PLTU BOLOK KUPANG Cornelis, Remigildus
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.375 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rambatan panas akibat temperatur air yang keluar dariout let PLTU Batu bara Bolok masih sangat tinggi dibanding suhu air disekitarnya. Hal ini dapatmengganggu kondisi lingkungan disekitarnya sehingga diperlukan usaha untuk mengetahui bagaimanarambatan panas dan sejauh mana pengaruhnya.Penelitian ini dilakukan menggunakan metode experimental dan kajian analisis finite elementmenggunakan program SMS versi 8.1. Data suhu pada daerah air laut diasumsikan sedangkan data suhuair laut eksisting disekitarnya didapat dengan melakukan pengukuran langsung dilapangan danberdasarkan data sekunder disamping itu. Berdasarkan data – data tersebut selanjutnya dilakukansimulasi dengan program SMS versi 8.1Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil simulasi pola arus menunjukkan bahwakecepatan sebaran temperatur mengikuti kecepatan arus air yaitu maksimum 0.238 m/det sehinggakecepatannya adalah 500 m per 30 menit. Suhu pada daerah outlet PLTU dengan debit 3000 liter/detmeningkatkan suhu eksisting hingga 20C dalam radius 100 m. Perbedaan suhu akan semakin menurunseiring bertambahnya radius jangkauan dengan rata-rata 30% setiap jarak 100 m dengan waktu rambatansaat arus puncak 6 jam. Kondisi ini akan berbalik apabila letak pipa outlet dan inlet cukup berdekatan.
MODEL PERENCANAAN BANGUNAN SABO UNTUK PENGENDALIAN ALIRAN DEBRIS (DEBRIS FLOW) Udiana, I Made
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.059 KB)

Abstract

ABSTRAKPengembangan aplikasi teknologi Sabo untuk pengendalian aliran sedimen di Indonesiatidak terbatas hanya di daerah vulkanik saja, akan tetapi juga di daerah non vulkanik.Model perencanaan sabo untuk pengendalian aliran debris (debris flow) ini merupakansuatu model perencanaan Sabo yang diatur untuk melindungi sasaran yang berpencaratau tersebar memanjang di daerah hilir sungai kecil.Metode yang digunakan untuk memformulasikan Perencanaan Sabo (pengendaliansedimen) agar dapat mengurangi akibat bencana tersebut yaitu: metode kuantitatif danmetode kualitatif. Hasil kajian menunjukkan, bahwa : (1) Untuk penanggulangan alirandebris (pasir dan krikil) adalah dengan bangunan Sabo; (2) Aliran debris disebabkanoleh pengaliran air yang berlangsung pada permukaan lapisan endapan pada dasarsungai; (3) Untuk memformulasikan Perencanaan Sabo suatu DAS tertentu, mula-mulaharus ditentukan suatu titik referensi (Sabo Basic Point); (4) Penentuan skalaperencanaan pengendalian sedimen sangat tergantung pada jenis sumber, cara estimasisedimen yang mengalir dan tingkat bahayanya; (5) Prinsip perencanaan Sabo adalahmembuang sejumlah material debris/sedimen yang mengalir sepanjang sungai di daerahhilir; (6) Fasilitas bangunan Sabo yang dapat diterapkan untuk pengendalian sedimenmeliputi: dam pengendali, tanggul, kantong pasir, saluran pengatur kanal, tanggulterbuka dan perlindungan tebing.

Page 1 of 1 | Total Record : 7