cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)
ISSN : 25982087     EISSN : 25982095     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Current Pharmaceutical Sciences is a scholarly journal and expects to Publish articles related to the science of pharmaceutical science became the main focus of the problem at this time. This journal may publish research results as well as the results of theoretical studies and reviews. JCPS has had an ISSN print version 2598-2087 and has an online version 2598-2095 since Vo. 1 No.1 year 2017.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017)" : 7 Documents clear
EVALUASI SIFAT FISIK KRIM EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) SEBAGAI ANTI NYERI Zulfa Azkiya; Herda Ariyani; Tyas Setia Nugraha
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.297 KB)

Abstract

Rimpang jahe merah dengan kandungan utamanya oleoresin telah secara empiris digunakan oleh masyarakat, sehingga penelitian lanjutan mengenai formulasi ekstrak dalam sediaan krim perlu dilakukan untuk memberikan kemudahan penggunaan dan mengetahui efektivitas ekstrak jahe merah sebagai anti nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik krim ekstrak jahe merah (Zingiber officinale Rosc.var. rubrum) dengan menggunakan basis vanishing cream dan cold cream. Terhadap kedua jenis krim dilakukaan uji meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar dan uji daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak jahe merah dengan kedua basis tersebut memenuhi semua persyaratan sifat fisik krim. Berdasarkan perbandingan evaluasi dari uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar dan uji daya lekat berturut-turut sebagai berikut: memenuhi syarat; memenuhi syarat, homogen; homogen, 6; 6, 8.000 cps;16.000 cps, 5,8 cm; 5 cm, 5,33 detik; 5,94 detik.
OPTIMASI SEDIAAN GEL FRAKSI ETIL ASETAT BUAH KASTURI (Mangifera casturi Kosterm.) DENGAN KOMBINASI BASIS CMC-Na DAN CARBOPOL MENGGUNAKAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Nily Su’aida; Destria Indah Sari; Mia Fitriana
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.24 KB)

Abstract

Fraksi etil asetat buah kasturi memiliki khasiat sebagai antioksidan. Fraksi ini dibuat menjadi suatu sediaan untuk memudahkan penggunaannya. Sediaan yang dibuat dalam penelitian ini adalah gel dengan basis CMC-Na dan carbopol. CMC-Na dapat memberikan viskositas yang stabil pada sediaan penggunaan CMC-Na sebagai basis gel dapat membuat gel menjadi tidak jernih. Carbopol ditambahkan untuk dapat memperbaiki kekurangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbandingan konsentrasi CMC-Na dan carbopol dalam sediaan gel fraksi etil asetat buah Kasturi (Mangifera casturi Kosterm.) menggunakan metode simplex lattice design yang menghasilkan formula optimum. Ekstrak buah kasturi diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% kemudian difraksinasi hingga didapatkan fraksi kental etil asetat. Variasi basis CMC-Na dan carbopol yang digunakan antara lain : formula I (3% : 2%), formula II (3,75%:1,25%), dan formula III (4,5 %:0,5%). Masing-masing formula dibuat dan dilakukan uji sifat fisik untuk mendapatkan parameter viskositas, daya lekat, daya sebar, dan pH. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan metode simplex lattice design. Berdasarkan perhitungan dapat disimpulkan bahwa perbandingan konsentrasi CMC-Na dan carbopol yang menghasilkan formula optimum adalah sebesar 4% : 1%.
POTENSI TONGKAT ALI (Eurycoma longifolia Jack.) SEBAGAI ANTI INFLAMASI Emelda Emelda
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.51 KB)

Abstract

Inflamasi merupakan perubahan yang terjadi dalam jaringan hidup ketika mengalami cedera yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada struktur dan vitalitas dari jaringan tersebut. Pada jaringan yang mengalami inflamasi akan terjadi peningkatan ekspresi dari enzim COX-2. Doksorubisin merupakan obat yang biasa digunakan untuk berbagai jenis terapi kanker. Pengobatan dengan obat tersebut ternyata juga dapat menginduksi terjadinya inflamasi. Doksorubisin dapat memediasi peningkatan dari COX-2. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan adanya kombinasi doksorubisin dengan jenis terapi lain untuk meminimalisir meningkatnya keterjadian inflamasi oleh obat tersebut. Salah satu bahan alam tersebut adalah tongkat ali atau pasak bumi (Euycoma longifolia jack.). Secara in vitro pada sel makrofag menunjukkan pasak bumi(APB) menginaktivasi jalur NF-kB dan menurunkan ekspresi dari COX-2, menginduksi sintesis nitrat oksidase.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah akar pasak bumi memiliki aktivitas sebagai anti inflamasi pada sel yang diberikan doksorubisin. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium secara in vitro dan uji imunositokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat ekstrak etanol akar pasak bumi pada konsentrasi II yaitu 22 µg/ml (APB) dan 0,5547 µg/ml (Doksorubisin) signifikan menurunkan ekspresi COX-2 dibandingkan Kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah akar pasak bumi memiliki potensi sebagai anti inflamasi.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (Lawsonia inermis Linn) PADA BAKTERI Pseudomonas Aeruginosa Silva Devi; Tuty Mulyani
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.307 KB)

Abstract

Daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn) merupakan salah satu tanaman Indonesia yang sering digunakan masyarakat untuk pengobatan radang, luka bakar, dan penyakit kulit. Tanaman ini dipercaya memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung flavanoid, tanin, alkaloid, dan quinon. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan metode difusi cakram. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan mengukur zona hambat yang dihasilkan ekstrak etanol daun pacar kuku dengan 4 variasi konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% pada media agar yang sudah diinokulasi bakteri Pseudomonas aeruginosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku memiliki daya hambat terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Ekstrak etanol daun pacar kuku dengan konsentrasi 100% menghasilkan rata-rata zona hambat paling besar dengan kategori sangat kuat yaitu sebesar 21,6 mm.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI-FRAKSI UMBI Eleutherine palmifolia (L.) Merr DENGAN METODE DPPH Nur Candra Eka Setiawan; Aninda Febriyanti
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.744 KB)

Abstract

Umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia(L.) Merr) diketahui mengandung senyawa tanin, alkaloid, saponin, fenol, flavonoid, dan triterpenoid/steroid. Kandungan senyawa dalam Eleutherine palmifolia(L.) Merr tersebut diyakini memiliki aktivitas antioksidan atau sebagai anti radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% dan fraksi umbi Eleutherine palmifolia(L.) Merr dengan metode DPPH. Umbi Eleutherine palmifolia(L.) Merr diekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan difraksinasi berdasarkan tingkat kepolaran dengan pelarut air, etil asetat, dan n-heksana. Identifikasi senyawa umbi Eleutherine palmifolia(L.) Merr dilakukan dengan metode skrining fitokimia. Uji aktivitas antiokdisan ekstrak etanol dan fraksi-fraksi umbi Eleutherine palmifolia(L.) Merr dengan konsentrasi dilakukan dengan metode DPPH. Dengan vitamin C sebagai pembanding dengan konsentrasi 2,64 µg/mL, 5,28 µg/mL, 7,92 µg/mL, 10,56 µg/mL, 13,2 µg/mL. Hasil perhitungan rendemen ekstrak etanol 96% sebesar 7,5%. Ekstrak etanol dan fraksi-fraksi masing-masing teridentifikasi mengandung senyawa flavonoid dan fenolik. Pengukuran aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi-fraksi umbi Eleutherine palmifolia(L.) Merr menggunakan metode DPPH masing-masing menunjukkan aktivitas antioksidan yang baik dengan nilai IC50 (inhibitory concentration) dari ekstrak dan fraksi etanol-air, etil asetat, dan n-heksana masing-masing secara berturut-turut adalah 62,71±0,066 µg/mL, 26,7±0,122 µg/mL, 83,40±1,760 µg/mL, 51,53±0,751 µg/mL.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) PADA BAKTERI Bacillus subtilis DAN Escherichia coli Noor Fajeriyati; Andika Andika
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.023 KB)

Abstract

Kencur merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Kencur memiliki kandungan senyawa flavonoid, saponin, polifenol dan minyak atsiri yang dipercaya memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kencur (Kaempferia galanga L.) pada bakteri Bacillus subtillis dan Escherichia coli. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan beberapa konsentrasi ekstrak etanol rimpang kencur yaitu 25%, 50%, 75% dan 100%. Pengukuran diameter zona hambat diukur menggunakan penggaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol rimpang kencur dapat menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Zona hambat yang paling besar terdapat pada konsentrasi 100% pada bakteri Bacillus subtilis dengan zona hambat rata-rata 29 mm dan konsentrasi 100% pada bakteri Escherichia coli dengan zona hambat rata-rata 27 mm.
PENGGUNAAN AMYLUM MANIHOT SEBAGAI BAHAN PENGHANCUR DALAM FORMULASI TABLET IBUPROFEN SECARA KOMBINASI INTRAGRANULAR-EKSTRAGRANULAR Sri Rahayu; Nezar Azhari; Ina Ruslinawati
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.388 KB)

Abstract

Amilum adalah polisakarida dalam tanaman yang disimpan sebagai cadangan makanan dalam biji buah. Salah satu kandungannya adalah amilosa, yang tidak larut dalam air dingin namun bisa menyerap air dalam jumlah besar dan menyebar, bisa digunakan sebagai bahan penghancur tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan amilum manihot sebagai bahan penghancur yang ditambahkan secara kombinasi internal-eksternal terhadap sifat fisik dari tablet ibuprofen, dan tablet yang dihasilkan dari berbagai konsentrasi amilum apakah memenuhi persyaratan farmakope. Penelitian ini menggunakan metode granulasi basah, dengan tiga variasi kadar amilum manihot yaitu F1 (75%:25%), F2 (50%:50%), dan F3 (25%:75%). Dilakukan pengujian terhadap masing-masing formula yaitu uji fisik granul dan uji fisik tablet (keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur). Hasil penelitian menunjukkan amilum manihot sebagai bahan penghancur dengan berbagai konsentrasi dapat mempengaruhi sifat fisik tablet ibuprofen. Amilum manihot dengan kadar F2 (50%:50%) dan F3 (25%:75%) menghasilkan tablet yang memenuhi persyaratan Farmakope, sedangkan amilum manihot dengan kadar F1 (75%:25%) menghasilkan tablet yang tidak memenuhi persyaratan Farmakope.

Page 1 of 1 | Total Record : 7