cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 20887469     EISSN : 24076864     DOI : -
Core Subject : Social,
Reformasi adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang komunikasi politik, komunikasi massa, media & gender, komunikasi pemasaran, pelayanan publik, manajemen publik, pelayanan publik, kebijakan publik, dan otonomi daerah. Scope jurnal terdiri dari sosial, politik, komunikasi. Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Politik diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Jurnal ini diterbitkan setiap enambulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2019)" : 9 Documents clear
EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBINAAN LANJUT PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN SOSIAL BINA REMAJA PAMEKASAN Sukron Ma’mun
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.578 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1255

Abstract

Abstract: Evaluation of Advanced Development program is carried out so that the program can run effectively, so have a positive impact on the development of youth in Pamekasan Regency and its surroundings. Based on the theory forward by Solichin Abdul Wahab, the parameters or benchmarks of the effectiveness of a program or policy measured by equality = Result versus Objectives, Advanced Coaching program at UPT PSBR Pamekasan can be said to be effective if the results achieved are in accordance with the expected goals. This research was conducted at UPT PSBR Pamekasan. The method used is descriptive qualitative so that the data collected is in the form of interview and documentation. Data analysis uses Domain Analysis techniques. The results showed that the results achieved in the Advanced Coaching program at UPT PSBR Pamekasan were in accordance with the objectives of Advanced Guidance program for youth who had been nurtured, namely providing community guidance, providing business development assistance guidance and providing guidance for strenght business improvement, so it could be conclusion that Advanced Development program implemented by UPT PSBR Pamekasan is quite effective. Keyword: Effectiveness Evaluation, Advanced Coaching, Problematic Youth Abstrak: Kegiatan evaluasi terhadap program Pembinaan Lanjut dilakukan agar program tersebut dapat berjalan efektif, sehingga memberikan dampak positif terhadap perkembangan remaja di Kabupaten Pamekasan dan sekitarnya. Berdasarkan teori yang dikemukakan Solichin Abdul Wahab, parameter atau tolok ukur efektivitas suatu program atau kebijakan diukur dengan persamaan = hasil berbanding tujuan, program Pembinaan Lanjut di UPT PSBR Pamekasan dapat dikatakan efektif apabila hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan di UPT PSBR Pamekasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif sehingga data yang dikumpulkan berupa data hasil wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan teknik Analisis Domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang dicapai pada program Pembinaan Lanjut di UPT PSBR Pamekasan sesuai tujuan program Pembinaan Lanjut terhadap remaja yang telah dibina, yaitu memberikan bimbingan bermasyarakat, memberikan bimbingan bantuan pengembangan usaha dan memberikan bimbingan pemantapan peningkatan usaha, sehingga dapat disimpulkan bahwa program Pembinaan Lanjut yang dilaksanakan oleh UPT PSBR Pamekasan sudah cukup Efektif. Kata Kunci: Evaluasi Efektivitas, Pembinaan Lanjut, Remaja Bermasalah
EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN ADMINISTRASI KESISWAAN PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU Ade Hermawan
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.861 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1260

Abstract

Abstract: The implementation of Student Administration at Kusan Hilir 1 Junior High School includes student planning activities, admission of new students, recording of students in the master book, administration of student attendance, school discipline, student transfer, student organization activities, and administration of graduation and alumni. All student administration activities have been done well by the administration staff of the Kusan Hilir 1 Junior High School. Factors Influencing the Implementation of Student Administration at the 1 Kusan Hilir State Middle School are education of administrative staff and the availability of facilities and infrastructure owned by Kusan Hilir 1 Junior High School. Keyword: Evaluation of Implementation, Student Administration, SMP Negeri 1 Kusan Hilir Abstrak: Implementasi Administrasi Siswa di SMP Kusan Hilir 1 meliputi kegiatan perencanaan siswa, penerimaan siswa baru, pencatatan siswa dalam buku induk, administrasi kehadiran siswa, disiplin sekolah, pemindahan siswa, kegiatan organisasi siswa, dan administrasi kelulusan dan alumni. Semua kegiatan administrasi siswa telah dilakukan dengan baik oleh staf administrasi SMP 1 Kusan Hilir. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penerapan Administrasi Siswa di Sekolah Menengah Negeri 1 Kusan Hilir adalah pendidikan staf administrasi dan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki oleh SMP 1 Kusan Hilir. Kata Kunci: Evaluasi Pelaksanaan, Administrasi Kesiswaan, SMP Negeri 1 Kusan Hilir
PENINGKATAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH PADA DINAS SOSIAL PROVINSI JAWA TIMUR Achmad Resa Fachrizi
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.963 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1232

Abstract

The performance targets of employees in the East Java Social Service Agency are not all can be fulfilled. The competence of the Social Service personnel still needs to be improved, considering it as an agency that has the main task to provide services and social rehabilitation for people with social welfare problems. The purpose of this study was to analyze how the competence of employees of the Social Service could be increased and examine the factors that influence the improvement of employee competencies. This research is a descriptive qualitative. The sampling technique used a purposive sampling. The informants were the Head of the Social Service, the Secretary and all Heads of Fields of the Social Service Agency. The results of the study showed that the increase in competence of Social Service personnel was not optimal. This was caused by the inhibiting factors such as trust and value, expertise, experience, personal characteristics, motivation, emotional issues and intellectual capacity. It can be concluded that the efforts to increase personnel competence were limited to attending work meetings, technical meetings, congresses, seminars, technical guidance and workshops. The minimum indicators of knowledge relating to tasks, principal and functions, work programs and stages in carrying out work programs were not all understood by the Social Service apparatus. For skills indicators that must be owned by the them are the ability to compile, managing, evaluating the programs and performance, managing finances and assets, communication skills, adaptability and managing archives and information. Keywords: Competency, Apparatus, Government. Sasaran kinerja pegawai pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tidak semuanya dapat terealisasi sesuai target. Kompetensi personil Dinas Sosial masih perlu ditingkatkan, mengingat Dinas Sosial merupakan instansi yang memiliki tugas pokok terhadap pelayanan dan rehabilitasi sosial terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial. Tujuan dalam penelitian ini menganalisa sejauh mana peningkatan kompetensi pegawai Dinas Sosial serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kompetensi pegawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, Informan adalah Kepala Dinas Sosial, Sekretaris serta seluruh Kepala Bidang yang ada di Dinas Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi terhadap personil Dinas Sosial masih belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh faktor penghambat, antara lain: Kepercayaan dan nilai, keahlian, pengalaman, karakteristik personal, motivasi, isu-isu emosional dan kapasitas intelektual. Kesimpulannya bahwa peningkatan kompetensi yang dilakukan terhadap personil Dinas Sosial sebatas pada mengikuti rapat kerja, rapat teknis, kongres, seminar, bimbingan teknis dan workshop. Indikator pengetahuan minimal aparatur Dinas Sosial yang berkaitan dengan tugas, pokok dan fungsi, program kerja dan tahapan-tahapan dalam melaksanakan program kerja tidak semua personil memahaminya. Untuk indikator keterampilan yang harus dimiliki adalah kemampuan menyusun, mengelola, mengevaluasi program dan kinerja, mengelola keuangan dan aset, kemampuan berkomunikasi, kemampuan beradaptasi serta mengelola kearsipan dan informasi. Kata Kunci: Kompetensi, Aparatur, Pemerintah.
AKSESIBILITAS MEDIA SOSIAL DALAM INTERAKSI ANTAR ANGGOTA KELUARGA URBAN Ditha Prasanti; Putri Limilia
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.366 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1237

Abstract

Abstract: This article is the result of further research on the study of the resilience of urban families in the digital era, which focuses on the accessibility of social media in the interaction between members of the urban family. Urban family is an interesting study to be discussed because of the current concept that demands the development of the digital era. Urban families, as family members living in urban areas, have a large level of social media accessibility, so interaction between family members is also possible through social media. This is interesting to discuss because the author wants to reveal the accessibility of social media in the interaction between members of the urban family. In this study, the author uses a qualitative approach, with data collection techniques, in the form of interviews; observation; and documentation study. Accessibility of social media in the interaction between members of the urban family produces varied findings, including the existence of family conflicts caused by the accessibility of social media; enabling the dissemination of information on social media as a result of the interaction of members of the urban family; the emergence of social media group networks as a forum for interaction between members of the urban family. Based on these findings, the authors see the existence of positive and negative points that can be generated as a result of the accessibility of social media used by members of urban families. Keywords: Accessibility, Social Media, Interaction, Urban Family. Abstrak: Artikel ini merupakan hasil penelitian lanjutan tentang kajian ketahanan keluarga urban di era digital, yang memfokuskan pada aksesibilitas media sosial dalam interaksi antar anggota keluarga urban tersebut. Keluarga urban menjadi kajian menarik untuk dibahas karena konsep kekinian yang menuntut perkembangan era digital. Keluarga urban, sebagai anggota keluarga yang tinggal di perkotaan, memiliki tingkat aksesibilitas media sosial yang besar, sehingga interaksi antar anggota keluarga pun sangat memungkinkan dilakukan melaui media sosial tersebut. Hal ini menarik untuk dibahas karena penulis ingin mengungkapkan aksesibilitas media sosial dalam interaksi antar anggota keluarga urban. Dalam kajian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data, berupa wawancara; observasi; dan studi dokumentasi. Aksesibilitas media sosial dalam interaksi antar anggota keluarga urban ini menghasilkan temuan yang bervariatif, di antaranya adalah adanya konflik keluarga yang disebabkan oleh aksesibilitas media sosial tersebut; memungkinkan terjadinya penyebaran informasi hoaks dalam media sosial sebagai hasil dari interaksi anggota keluarga urban; munculnya jaringan group media sosial sebagai wadah interaksi antar anggota keluarga urban tersebut. Berdasarkan temuan tersebut, penulis melihat adanya point positif dan negatif yang dapat ditimbulkan sebagai hasil dari aksesibilitas media sosial yang digunakan oleh anggota keluarga urban. Kata Kunci: Aksesibilitas, Media Sosial, Interaksi, Keluarga Urban.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA MELALUI PROGRAM SMART DI KELURAHAN SISIR KOTA BATU Dody Setyawan; Muhammad Okto Adhitama; Firda Mariana AM
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.013 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1241

Abstract

Abstract : Indonesia is one of countries that most vulnerable to disaster in the world. The high rank of Indonesia is calculated from the number of people who are at risk of losing their lives due to the disaster. To reduce this, a disaster management policy is needed, namely through Program Sisir Siaga Mandiri Relawan Tangguh (SMART). The SMART program is a synchronization between the Tangguh and Siaga Villages which are two community institutions based on community service. This study aimed to describe the implementation of disaster management policies through the SMART program in Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu District, Batu. This study used a qualitative method with the data collection techniques through interviews, observation, and documentation. To determine the informant, it used a purposive sampling technique. While the data analysis involved data reduction, presentation, and conclusion. The validity test was done by triangulation techniques. The results of the study showed that the implementation of disaster management policies through the SMART Program in Sisir Village was categorized as effective. It can be seen from the George C Edward III Policy Implementation Model which included communication, resources, dispositions or attitudes, and bureaucratic structures. The supporting factors were the existence of support from the community and BPBD, as well as cooperation with related agencies. While the inhibiting factors were the lack of synergy between the government and the community, and the lack of personnel and supporting equipment at the time of evacuation in the field. Keywords: Policy Implementation, Disaster Management, SMART Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan terhadap bencana di dunia. Tingginya posisi Indonesia dihitung dari jumlah manusia yang terancam kehilangan nyawa akibat bencana. Untuk mengurangi hal tersebut, maka diperlukan kebijakan penanggulangan bencana yaitu melalui Program Sisir Siaga Mandiri Relawan Tangguh (SMART). Program SMART merupakan sinkronisasi antara Kelurahan Tangguh dan Kelurahan Siaga yang merupakan dua lembaga kemasyarakatan berbasis pada pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan penanggulangan bencana melalui program SMART di Kelurahan Sisir Kecamatan Batu Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana melalui Program SMART di Kelurahan Sisir dapat dikatakan sudah efektif, dilihat dari Model Implementasi Kebijakan George C Edward III yaitu meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap, dan struktur birokrasi. Faktor pendukungnya yaitu adanya dukungan dari masyarakat dan BPBD, serta kerja sama dengan dinas-dinas terkait. Sedangkan Faktor Penghambatnya yaitu kurangnya sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, serta kurangnya tenaga relawan dan peralatan pendukung pada saat evakuasi dilapangan. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanggulangan Bencana, SMART
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN TAMAN POSYANDU SRI REJEKI DI KELURAHAN KOTALAMA KECAMATAN KEDUNGKANDANG Dewi Citra Larasati
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.619 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1323

Abstract

Abstract: The purpose of the research is to determine the level of comunity participation in developing integreted health service (Taman Posyandu) Sri Rejeki in the Kotalama village. This participation is faced with the low level of education of residents of RW 9 in Kotalama Village. The study used a qualitative method using triangulation data collection techniques, a combination of interviews, observation, and documentation. The sampling technique used is Puporsive Sampling. The results of this research are that community participation is classified into an interactive participation typology and is included in the level of supporting independent community interest or providing support in a variety of ways. Whereas the factors that influence participation are 1) the opportunity provided by the village team's driving force, 2) the willingness of the community to participate in developing integreted health service (Taman Posyandu)and 3) the ability of the community to participate especially to solve various problems faced in developing integreted health service (Taman Posyandu) Sri Rejeki. Keyword: Community participation; integreted health service (Taman Posyandu) Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam mengembangkan taman posyandu Sri Rejeki di kelurahan Kotalama. Partisipasi ini dihadapkan dengan rendahnya tingkat pendidikan warga RW 9 Kelurahan Kotalama. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data triangulasi perpaduan antara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan sampling yang digunakan adalah Puporsive Sampling. Hasil dari penelitian ini adalah partisipasi masyarakat tergolong dalam tipologi partisipasi interaktif dan masuk dalam tingkatan partisipasi supporting independent community interest atau memberikan dukungan dalam berbagai macam hal. Sedangkan faktor yang mempengaruhi partisipasi yaitu 1) adanya kesempatan yang diberikan oleh Tim Penggerak PKK Kelurahan, 2) adanya kemauan masyarakat untuk berpartisipasi mengembangkan Taman Posyandu dan 3) adanya kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi terutama untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi dalam mengembangkan Taman Posyandu Sri Rejeki. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat; Taman Posyandu
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG STRATEGI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI LEMBAGA PEMERINTAHAN DAERAH (STUDI DI PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO) Firman Firdausi; M.N Romi A.S
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.407 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1324

Abstract

Abstract: Corruption is one of extraordinary crimes. The Perception Index of corrpution at the 2018 has improved performance. This is action was succeded from the government because made a strategic plan about prevention and eradication of corruption. This program is formulated provision to the president's instructions and presidential regulations which regulate the focus of prevention and action. The implementation of the policy is not fully smooth, there are factors that influence. This study uses juridical-empirical methods with qualitative technic. The results of the study show that there are several important factors that become obstacles in implementation, one of which is communication. Many of perceptions in this policy are vague in the implementation and reporting of state finances. Keywords: Public Policy; Corruption; Local Governtment Abstrak: Korupsi merupakan jenis kejahatan luar biasa. Negara Indonesia secara Indeks Persepsi Korupsi tahun 2018 memiliki peningkatan prestasi. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah yang membuat rencana strategi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Program pemerintah ini dirumuskan dan dituangkan dalam instuksi presiden dan peraturan presiden yang mengatur fokus pencegahan dan aksinya. Pelaksanaan kebijakan tidak sepenuhnya berjalan lancar, terdapat beberapa faktor yang dalam realita mempengaruhi pelaksanaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan metode kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat beberapa faktor penting yang menjadi kendala dalam pelaksanaan, salah satunya adalah indikator komunikasi. Banyaknya persepsi dalam kebijakan ini menjadi biasnya pelaksanaan dan pelaporan tentang keuangan negara. Kata Kunci: Kebijakan Publik; Korupsi; Pemerintah Daerah
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN (CAPACITY BUILDING) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA/KPPN KUDUS) Asih Widi Lestari; Dhika Bagus Wicaksono
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.369 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1325

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe and analyze capacity building in order to improve the employee performance at KPPN Kudus Regency, The restrictingfactors ofcapacity building in order to improve the employee performance at KPPN Kudus Regency.This research uses descriptive research methods with qualitative approaches.The result of research iscapacity building in order to improve employee performance in KPPN Kudus is strong through leadership that done by the head of KPPN Kudus,the program increased discipline that is just right from the Ministry of Finance in improving discipline employees through the giving of reward and punishmen, and facilities that are in KPPN Kudus that was already complete and comfortable.The restricting factors of capacity building in order to improve the employee performance at KPPN Kudus Regency is the existence of some employees who don't know the development of rules and some employees were not disciplined. Keywords: Development; Institutional Capacity; Employee Performance Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis Pengembangan Kapasitas (Capacity Building) Kelembagaan dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN Kabupaten Kudus, Faktor penghambat Pengembangan Kapasitas (Capacity Building) Kelembagaan dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian adalah upaya pengembangan kapasitas kelembagaan (capacity building) dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN Kabupaten Kudus dirasa sudah baik melalui kepemimpinan yang dilakukan oleh Kepala KPPN Kudus, program peningkatan kedisiplinan yang sudah tepat dari Kementerian Keuangan dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai melalui pemberian reward dan punishment, dan fasilitas yang ada di KPPN Kudus yang sudah lengkap dan nyaman. Adapun faktor penghambat pengembangan kapasitas kelembagaan (capacity building) dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara/KPPN Kabupaten Kudus adalah adanya beberapa pegawai yang tidak mengetahui perkembangan aturan dan beberapa pegawai tidak disiplin. Kata Kunci: Pengembangan; Kapasitas Kelembagaan; Kinerja Pegawai
PELAYANAN PUBLIK DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KABUPATEN PONOROGO DENGAN SIJITU (SISTEM INFORMASI PERIZINAN TERPADU) Mai Puspadyna Bilyastuti
REFORMASI Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.45 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v9i1.1346

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to describe and analyze the implementation of DPMPTSP Ponorogo Regency public services with SIJITU. The research method used is qualitative research, data collection techniques through interviews, documentation, and observation. The results showed that the implementation of online services based online with SIJITU had not run optimally as seen from the fact that there were not many people who used the online-based licensing service, because there were several barriers including ignorance of the public about the online licensing system. the internet access network has not fully supported (in some areas of Ponorogo Regency, especially remote areas, internet access is still difficult), and the limited human resources of DPMPTSP who have expertise in informatics and other supporting technical fields. Keywords: Public Service; integrated licensing Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pelayanan publik DPMPTSP Kabupaten Ponorogo dengan SIJITU. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan publik berbasis online dengan SIJITU belum berjalan secara maksimal terlihat dari belum banyaknya masyarakat yang memanfaatkan pelayanan perizinan berbasis online tersebut, karena adanya beberapa hambatan, antara lain ketidaktahuan masyarakat akan adanya sistem perizinan online, masyarakat belum memahami bagaimana cara menggunakan aplikasi online tersebut, akses jaringan internet belum sepenuhnya mendukung (di beberapa kawasan Kabupaten Ponorogo terutama daerah pelosok akses jaringan internet masih sulit), serta terbatasnya SDM DPMPTSP yang memiliki keahlian di bidang informatika dan bidang-bidang teknis pendukung lainnya. Kata kunci: Pelayanan Publik; Perizinan Terpadu

Page 1 of 1 | Total Record : 9