cover
Contact Name
Kaliandra Saputra Pulungan
Contact Email
kaliandrasaputra5@gmail.com
Phone
+6285295445764
Journal Mail Official
kaliandrasaputra5@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/hikmah
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ISSN : 20858663     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Hikmah : Jurnal Pendidikan agama islam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan penelitian tentang pendidikan untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2011)" : 5 Documents clear
MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hardianto Hardianto
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v3i1.1

Abstract

Untuk mencapai tujuan pendidikan Agama Islam, dalam proses pembelajaran yang dilakukan guru seharusnya menggunakan media pembelajaran. Dengan menggunakan media pembelajaran guru akan lebih mudah mengajarkan materi pelajaran dan peserta didik lebih mudah memahami pelajaran tersebut. Karakteristik media pembelajaran Agama Islam dapat dikelompokkan menjadi media grafis, media audio dan media proyeksi diam. Berdasarkan cara mendapatkannya, media dibedakan atas media jadi dan media rancangan. Dalam memilih media perlu diperhatikan kriteria pemilihan media. Dengan penggunaan media dalam proses pembelajaran diharapkan kualitas pendidikan agama Islam menjadi lebih baik lagi.Kata Kunci : Media, Pembelajaran dan Pendidikan
Metodologi Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam Yahanan Yahanan
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v3i1.2

Abstract

Melakukan tugas dapat dilakukan dengan meniru apa yang telah dilakukan orang lain, atau mengikuti cara yang telah lazim dilakukan. Sehingga orang melakukan tugasnya hari ini sama dengan apa yang dilakukan orang terdahulu. Padahal situasi-situasi yang dihadapi telah berubah, tetapi masih dilayani dengan kebiasaan-kebiasaan yang sama. Keadaan demikian menjadikan orang menghadapi cermin kegagalan, karena tidak mempunyai metode yang serasi dengan tugas yang sedang dilaksanakan. Juga bisa sesat dalam arti kehilangan tujuan, karena tidak memiliki metodologi. Dengan menelusuri kembali jalan pembelajaran, diharapkan menemukan titik-titik kelemahan yang telah dilakukan dan dapat diperbaiki. Hal tersebut tidaklah sulit untuk dilakukan, jika mengikuti dan menguasai metodologi pembelajaran. Dengan demikian bahan pelajaran yang diajarkan dapat diterima dan dicerna oleh peserta didik. Karena pembelajaran merupakan kegiatan interaksi antara pendidik dan peserta didik.Kata Kunci :  Pendidikan, Pembelajaran
Implementasi Pendidikan Agama Berbasis Nilai-Nilai Sosial Isnaini Septemiarti
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v3i1.3

Abstract

Pendidikan menjadi persoalan di tengah masyarakat seiring dengan terjadinya krisis moral anak bangsa. Suara-suara kritis yang mempertanyakan kontribusi pendidikan agama dalam mendidik moral/akhlak siswa higga kini masih terdengar. Kritikan itu muncul karena ketidakpuasan orang tua terhadap output pendidikan agama yang selama ini dianggap belum optimal dalam mempersiapkan dan memperkokoh moralitas siswa dalam menghadapi pengaruh-pengaruh negatif dari kehidupam modern. Solusi untuk semua itu adalah Rancang  bangun  kurikulum  yang  bersifat  utuh  dan  menyeluruh  secara  internal maupun eksternal. Kurikulum masa depan yang demikian bisa dirancang oleh orang-orang yang profesional dan memiliki kemauan tinggi untuk membentuk kurikulum pendidikan agama.Kata Kunci : Pendidikan Agama, Nilai Sosial
Konsep Islam Tentang Tuhan, Manusia Dan Alam Dan Implikasinya Dalam Pendidikan Islam Kadri Kadri
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v3i1.4

Abstract

Dalam pendidikan Islam Allah merupakan sumber segala macam ilmu. Meskipun ada jenis ilmu yang diperoleh manusia melalui usahanya sendiri yang bukan berdasarkan wahyu, namun kesemuanya itu tidak lepas dari andil Tuhan yang memberikan petunjuk-Nya kepada manusia. Kelebihan yang ada pada manusia berupa potensi imaterial berfungsi sebagai bekal manusia untuk menjalankan tugasnya sebagai pelestari dan pemanfaat alam secara baik bukan untuk merusaknya. Allah berfirman, ”Makan dan minumlah rezki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.” Dalam ayat lain Allah menjelaskan, ”apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” Ayat pertama mengandung pesan bahwa manusia diberikan hak untuk memanfaatkan alam ini dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya namun dengan ketentuan, manusia harus menjaga kelestariannya dan menghindarinya dari kerusakan. Sedangkan pada ayat kedua, Allah berpesan setelah kita menjalankan ibadah mahdhah kita juga diperintahkan untuk menjalin hubungan sosial (ibadah ghairu mahdhah) dan mencari kebutuhan duniawi sesuai dengan aturan-aturan Allah SWT.Kata Kunci : Tuhan, Manusia, Pendidikan Islam
Tujuan Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Dan Tujuan Hidup Muslim, Pendidikan Islam Dan Pembentukan Kepribadian Muslim Syarifuddin Syarifuddin
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v3i1.5

Abstract

Pendidikan Islam pada dasarnya adalah pendidikan yang bertujuan untuk membentuk pribadi muslim seutuhnya, mengembangkan seluruh potensi manusia baik yang berbentuk jasmani maupun rohani. Menumbuh suburkan hubungan yang harmonis setiap pribadi dengan Allah, manusia dan alam semesta. Potensi jasmaniah manuisa adalah yang berkenaan dengan seluruh organ-organ fisik manusia. Sedangkan potensi rohaniah manusia itu meliputi kekuatan yang terdapat di dalam bathin manusia yakni akal, kalbu, nafsu, roh, fitrah, yang mana potensi ini semua telah ada pada bathin manusia sejak manusia itu lahir kedunia. pendidikan pada dasarnya memiliki beberapa tujuan. Tujuan yang terpenting adalah pembentukan akhlak objek didik sehingga semua tujuan pendidikan dapat dicapai dengan landasan moral dan etika Islam, yang tentunya memiliki tujuan kemashlahatan di dalam mencapai tujuan tersebut. Mengenai mekanisme pelaksanaanya, hal ini tentunya memerlukan kajian yang lebih mendalam sehingga nantinya implementasi dari teori tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan dipandang relevan dengan kondisi yang terikat dengan faktor-faktor tertentu.Kata Kunci: Tujuan Pendidikan, Pendidikan Islam, Pembentukan Kepribadian

Page 1 of 1 | Total Record : 5