cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018" : 10 Documents clear
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Cara Menggosok Gigi Dengan Video Pembelajaran Pada Anak Usia Sekolah Lala Budi Fitriana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.209

Abstract

Anak usia sekolah 6-12 tahun masih kurang mengetahui kebersihan gigi, terbukti angka karies gigi usia 12 tahun adalah 76,62%. Di Indonesia anak yang mengalami karies gigi dan mulut sebanyak 38,5%. Di Yogyakarta prevelensi anak yang memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut sebanyak 32,1%. Metode video pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara menggosok gigi pada anak dengan menggunakan empat langkah yang benar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh cara menggosok gigi dengan video pembelajaran pada anak usia sekolah di SDN Mustokorejo Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasi experimen dengan rancangan pre and post test without control dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 SDN Mustokorejo Yogyakarta. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisa data dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian adalah sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang cara menggosok gigi nilai median 62,50 dan nilai standar deviasi 24,78 dan setelah diberikan pendidikan kesehatan  cara menggosok gigi terdapat nilai median 100, dan nilai standar deviasi 8,97, Nilai p-value 0,000 (<0,05). Kesimpulan ada pengaruh cara menggosok gigi dengan menggunakan video pembelajaran pada anak usia sekolah di SDN Mustokorejo Yogyakarta dengan hasil P-Value 0,000 (<0,05).
Pengaruh Terapi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso Irfan Irfan; Cornelia Dede Yoshima Nekada
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.182

Abstract

Penyakit degeneratif menjadi masalah besar pada lansia. Salah satu penyakit degeneratif adalah hipertensi. Hipertensi  dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ vital seperti jantung, otak dan ginjal. Terapi napas dalam merupakan intervensi keperawatan yang dapat memperlama siklus pertukaran gas di paru-paru, meningkatkan kadar oksigen dalam darah, mempertahankan saraf simpatis dalam keadaan homeostasis, meningkatkan kerja dari baroreseptor yang akan memberikan impuls aferen menuju pusat jantung yang akan meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis selanjutnya akan merangsang pelepasan hormon asetilkolin yang dapat menurunkan denyut jantung serta membuat tubuh menjadi rileks sehingga memungkinkan untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh dari terapi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pre post test with own group control design. Teknik sampel menggunakan consecutive sampling dengan 45 orang responden. Pada sejumlah responden tersebut dilakukan dua kali pengamatan yaitu sebagai data kontrol dan sebagai data intervensi, keduanya dilakukan selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso (p-value 0.000 (sistol), 0.016 (diastol); CI 95%). Kesimpulan penelitian menunjukan terapi napas dalam memiliki pengaruh dalam penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Analisa Hubungan Antara Usia Menarche, Sikap Tentang Pre-Menstruasi Sindrom Terhadap Perilaku Dalam Mengatasi Pre-Menstruasi Sindrom Di SMPN 1 Mlati Yogyakarta Melania Wahyuningsih; Anita LIliana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.210

Abstract

Pre-menstruasi sindrom(PMS) adalah gangguan yang menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan ketegangan emosional semasa dua minggu sebelum periode haid. PMS dialami oleh remaja putri sering mengakibatkan siswa tidak masuk sekolah. Banyak remaja putri yang tidak memahami pentingnya sikap mengatasi PMS sehingga tidak ditangani sampai tuntas. PMS yang tidak ditangani dengan baik bisa mengakibatkan tidak terdeteksinya kelainan reproduksi pada remaja. Peneliti ingin mengetahui usia menarche, sikap remaja terhadap PMS dan bagaimana pelaksanaannya saat mengatasi PMS.  Penelitian merupakan penelitian korelasi  dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja putri siswi kelas VII SMP negeri 1 Mlati. Pengambilan sampel secara total sampling. Analisa dengan menggunakan analisa Chi – square. Usia menarche sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati pada usia normal.Sikap penanganan PMS sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati dalam kategori positif. Perilaku dalam menangani PMS sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati dalam kategori cuku. Analisa hubungan antara usia menarche dengan perilaku mengatasi PMS p value 0,739 ( p value > 0,05), hubungan antara sikap dengan perilaku mengatasi PMS p value 0,309 ( p value > 0,05).  Tidak ada hubungan yang significant antara usia menache dan sikap terhadap perilaku siswa dalam menangani PMS.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan KPSP Pada Kader Posyandu Di Desa Mayungan, Ngawen Klaten Sri Wulandari; Dheska Arthyka Palifiana
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.183

Abstract

Salah satu aspek yang akan terganggu apabila anak mengalami gangguan perkembangan adalah aspek pembelajaran di sekolah. Desa Mayungan terdapat 7 Posyandu dengan jumlah kader 45 orang, yang tersebar di 7 padukuhan. Jumlah balita yang ada didesa Mayungan adalah 243 orang.  Hasil wawancara dengan 5 kader Posyandu bahwa semua mengatakan belum mengetahui tentang pemantauan perkembangan dengan lembar KPSP dan belum tahu cara pengisiannya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan lembar KPSP pada kader posyandu desa Mayungan, Ngawen, Klaten Metode penelitian ini adalah pendekatan crossectional, sampel penelitian semua kader posyandu sejumlah 40 responden, teknik sampling total sample, analisis dengan univariat dan Chi-Square.  Hasil penelitian ini adalah karakteristik kader berdasarkan usia diketahui mayoritas kader berumur ≥41 tahun. Pendidikan kader sebagian besar tingkat menengah (SMA dan sederajatnya). Lama menjadi kader sebagian besar dalam kategori lama (≥5 tahun). Pengetahuan kader tentang KPSP mayoritas kategori kurang. Pemanfaatan lembar KPSP mayoritas dalam kategori tidak atau tidak mengisi lembar tersebut.Tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan, lama menjadi kader dan pengetahuan dengan pemanfaatan lembar KPSP pada kader Posyandu desa Mayungan, Ngawen, Klaten. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan, lama menjadi kader dan pengetahuan dengan pemanfaatan lembar KPSP pada kader Posyandu desa Mayungan, Ngawen, Klaten.
Kejadian Pressure Ulcer (Luka Tekan) Di ICU Rumah Sakit Di Kabupaten Sleman Tahun 2014-2016 Muhamat Nofiyanto; Muahamad Rusman Agus Limpong
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.211

Abstract

Luka tekan merupakan permasalahan serius di seluruh dunia yang dapat meningkatkan mortalitas, morbiditas, pembiayaan, dan lama rawat di ICU. Studi epidemilogi terkait luka tekan di Indonesia yang meliputi insidensi, prevalensi, dan dampaknya terhadap outcome pasien di ICU masih terbatas. Hal tersebut menjadikan luka tekan sebagai fenomena gunung es yang berlangsung terus menerus setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian luka tekan pasien ICU salah satu rumah sakit di Sleman dalam kurun waktu 2014-2016. Pendekatan penelitian adalah deskriptif dengan telusur dokumen. Pencatatan kejadian luka tekan belum terintegrasi dan lengkap. Angka kejadian dekubitus menurut catatan ada 9 kasus, tetapi dari telusur dokumen hanya terdapat 8 kasus. Kasus luka tekan tertinggi terjadi tahun 2015 dengan rate 1,34 (50 dari 298 pasien). Tipe luka tekan (derajat) tidak bisa ditelusur karena data tidak terdokumentasi. Diagnosis utama pasien yang mengalami luka tekan di ICU adalah masalah kardiovaskular (CHF). Sistim/organ terdampak yang paling banyak adalah masalah hematologi (trombositopenia, anemia, dan hipoalbuminemia). Mortalitas pasien luka tekan tahun 2014-2016 adalah 0%. Rata-rata lama rawat pasien yang mengalami luka tekan adalah memanjang jika dibandingkan dengan rata-rata lama rawat kasus serupa tanpa luka tekan.
Family Acceptance Dan Tingkat Stres Pasien HIV Dhina Widayati; Farida Hayati; Nurul Chotijah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.203

Abstract

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu stressor psikososial dalam kehidupan seseorang. Apalagi bagi penderita HIV/AIDS, penyakit ini tergolong kronis sekaligus terminal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat penerimaan keluarga dengan tingkat stres pasien HIV di Poli VCT RSUD Kabupaten Kediri. Desain penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh pasien HIVdengan sampel 30 responden diambil dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis dengan uji rank spearman dengan  0,05. Analisa data diperoleh hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden 96,7% dengan tingkat penerimaan cukup dan sebagian besar responden 70,0% dengan tingkat stress normal. Korelasi rank spearman diperoleh (p value) 0,009 artinya ada hubungan tingkat penerimaan keluarga dengan tingkat stres pasien HIV dengan nilai kekuatan hubungan sedang (r= -0,471) dengan arah negatif. Dalam menghadapi berbagai masalah terkait penyakit HIV/AIDS, dalam hal ini responden sangat membutuhkan penerimaan dari keluarga yang akan meningkatkan harapan dan kualitas hidupnya. Peran pendamping pasien HIV harus selalu aktif dan memberikan dukungan terutama mengenai kebutuhan pasien HIV. Koping responden diharapkan dapat diperbaiku agar tingkat stress dapat menurun.
Pengaruh Active Assistive Range Of Motion Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah 2 Jam Post-Pradial Pada Pasien Dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Puskesmas Kerja Ngleti Kota Kediri Efa Nur Aini; Sabilla Puspa Andy
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.215

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia yang terjadi karena gangguan kerahasiaan insulin. Latihan fisik adalah salah satu terapi yang direkomendasikan untuk menurunkan kadar glukosa darah. Active Assistive Range Of Motion (AAROM) adalah gerakan isotonik. Ini adalah pemendekan kontraksi otot gerak. Saat otot membangun dan membutuhkan energi, kebutuhan glukosa meningkat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh AAROM terhadap penurunan glukosa darah selama 2 jam postprandial terhadap pasien dengan diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan desain pre-post dengan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada 14 responden dengan teknik accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah uji parametrik Independent t-test dengan tingkat kredibilitas 95% (a = 0,05) hasil menunjukkan bahwa (p value 0,017 <a = 0,05) menggunakan Independent t-test. disimpulkan bahwa ada efek AAROM terhadap penurunan kadar glukosa darah 2 jam postprandial ke DM tipe 2. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan keluarga memberikan terapi alternatif agar pasien tidak selalu kecanduan obat farmakologi. AAROM adalah salah satu terapi non-farmakologi latihan fisik untuk pasien dengan DM tipe 2.
Penurunan Nyeri Akibat Asam Urat Melalui Pemanfaatan Terapi Komplementer Akupunktur Fajarina Lathu Asmarani
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.204

Abstract

Lansia akan mengalami Aging Process sehingga terjadi perubahan salah satunya ginjal yang beratnya berkurang 20-3-%. Dampaknya, sampah yang harusnya dibuang malah dikembalikan ke dalam tubuh, termasuk asam urat. Penderita asam urat di Indonesia diperkirakan 80% penduduk yang berusia 40 tahun atau lebih. Data Riskesdas tahun 2013 menunjukkan penyakit sendi berada di urutan ketiga penyakit tidak menular. Desa Wedomartani mempunyai jumlah lansia sebanyak ±10% dari total penduduk dan keluhan utama adalah nyeri sendi. Lansia dengan nyeri sendi akan diberi obat oleh Puskesmas, namun konsumsi obat terus menerus akan meningkatkan resiko keracunan obat. Oleh sebab itu dibutuhkan terapi non farmakologis salah satunya adalah Akupunktur. Terapi ini bertujuan memberikan rasa nyaman dan mengurangi rasa sakit. Metode untuk mengatasi masalah : 1) Koordinasi, 2) Sosialisasi, komunikasi dan informasi, 3) Pendidikan kesehatan, pengukuran asam urat dan skala nyeri, 4) Kontrak waktu, dan 5) Terapi akupunktur. Alat atau instrument : 1) Set pemeriksaan asam urat, 2) Set akupunktur, dan 3) Kertas. Pelaksanaan kegiatan 4-16 September 2017, Pukul 13.00 – 15.00 WIB, di Padukuhan Jetis.Hasil kegiatan menunjukkan 82% peserta berusia 60 tahun keatas, 13 lansia mengalami asam urat dan mengeluhkan nyeri dan wanita jumlahnya 9. Sebelum terapi, lansia yang mempunyai skala nyeri sedang 10 lansia, 3 lansia skala nyeri berat.Setelah terapi, sebanyak 4 lansia mengeluhkan skala nyeri ringan, sedang 8 lansia, dan berat 1 lansia.Kesimpulan kegiatan didapatkan lansia mengalami penurunan skala nyeri akibat asam urat setelah pemberian akupunktur.Diharapkan Puskesmas menjadikan akupunktur sebagai terapi alternatif.
Using Video Physical Asssesment To Enhance Students’ Skills Ekatrina Wijayanti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.165

Abstract

Physical assessment is one competency that students must achieve during clinical rotation. Lack of understanding or inability to perform physical examinations will affect achievement data from patients that influences nursing diagnoses. This is challenging for clinical instructors and faculty to assist students to perform well on physical examination. Objective this paper is to preparing student’s nurses able to practice on physical assessment using video. Method this research descriptive quantitative, sample in project was 30 second-year students nurses who enrolled in medical surgical nursing course. Result this research were according to achievement grade among 30 students on practical physical assessment respiratory system there are 26 (86.6%) got A; four students (13.4%) got B, on respiratory examinations. On Practical Physical assessment cardiovascular system the students’ grades are 80% got A, 20% got B. There weren’t students who get C.
Pengaruh Simulasi Tentang Cara Menghadapi Bencana Dengan Kemampuan Penanganan Bencana Gempa Bumi Di MAN 3 Kediri Didit Damayanti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i2.218

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki 17.504 pulau dari Sabang sampai Merauke. Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire). Dari keadaan geografis tersebut Indonesia sering mengalami bencana alam, baik bencana gunung meletus, tsunami, banjir, kebakaran dan lainnya. Banyaknya korban akibat bencana alam memberikan indikasi bahwa kesiagaan masyarakat terhadap bencana masih sangat buruk. Masyarakat memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya pelatihan simulasi bagi siswa SMU cara mengehadapi bencana untuk mencegah korban lebih lanjut. Tujuan dari penelitian mengetahui pengaruh simulasi cara menghadapi bencana terhadap kemampuan penanganan bencana siswa MAN 3 Kediri. Penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperiment dengan menerapkan simulasi penanganan bencana pada kelompok intervensi. Pemantauan kemampuan penanganan bencana menggunakan lembar kuesioner dilakukan pada saat pre test dan post test dan kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon.  Dari hasil uji statistik di dapatkan hasil  Pvalue= 0,000 kurang dari α= 0,05, yang perarti ada pengaruh simulasi penanganan bencana  terhadap kemampuan kemampuan penanganan bencana siswa MAN 3 Kediri. Pemberian simulasi penanganan bencana dapat melatih ketrampilan , memperoleh pemahaman tentang suatu konsep atau prinsip, melatih memecahkan masalah, meningkatkan keaktifan belajar, memberikan motivasi belajar, melatih untuk mengadakan kerjasama, kreatifitas dan, melatih untuk mengembangkan sikap toleransi sehingga dapat meningkatkan kemampuan penanganan bencana pada siswa MAN 3 Kediri.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue