cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Barometer
ISSN : 1979889X     EISSN : 25499041     DOI : -
Core Subject : Engineering,
BAROMETER diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang sejak 1998. Kemudian tidak ada penerbitan dan diterbitkan kembali pada Juli 2016 dengan Vol.01 No.01 . BAROMETER dicetak dalam bentuk hardcopy dengan ISSN. 1979-889X dan dalam bentuk softcopy dengan e-ISSN. 2549-9041. BAROMETER menerbitkan artikel ilmiah yang merupakan hasil-hasil penelitian, telaah ilmiah/kajian ilmiah/hasil pemikiran, dan analisis/pemecahan permasalahan di industri yang relevan dengan bidang ilmu teknik, dimana belum pernah dipublikasikan dimanapun. Artikel yang dikirimkan ke BAROMETER harus terbebas dari Plagiarism maupun Autoplagiarsm. BAROMETER bertujuan untuk mendorong penelitian dalam studi keteknikan dan artikel-artikel yang dimuat berhubungan dengan bidang teknik.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017): Barometer" : 7 Documents clear
PENGARUH PEMBANGKITAN DAYA PADA TEMPERATUR PERMUKAAN BAHAN BAKAR DAN FLUIDA TERAS REAKTOR Adolf Asih Supriyanto
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.581 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.598

Abstract

Dalam merancang suatu reaktor nuklir terdapat beberapa faktor yang harus diperhitungkan diantaranya sifat neutronik, mekanik, termohidrolika, manajemen bahan bakar dan sifat-sifat yang lainnya. Pada penelitian ini telah dipelajari aspek termohidrolika teras reaktor mengenai temperatur permukaan bahan bakar dan fluida. Telah dilakukan pemodelan susunan teras reaktor dan reflektor berbentuk heksagonal. Berikutnya, diasumsikan bahwa pembangkitan dayanya tetap pada 250 kwatt dan 375 kwatt untuk masing-masing bahan bakar. Data pengamatan diperoleh dari distribusi temperatur pada permukaan bahan bakar dan fluida, khususnya pada sub-buluh tengan, pinggir dan pojok. Pengerjaan model teras reaktor dilakukan dengan paket program Fluent Versi 4.25 yang ada di Laboratorium Termodinamika PAU-IR ITB. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa teras reaktor yang dimodelkan memiliki temperatur bahan bakar dan fluida rendah
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA PADA RUMAH SAKIT DELIMA ASIH SISMA MEDIKA KARAWANG MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) FUZZY Rizki Darajatun; Sukanta .
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.752 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.599

Abstract

Tingkat kualitas pelayanan merupakan parameter keberhasilan jasa yang diberikan kepada konsumen. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum – Instalansi Rawat Inap Kelas III dengan responden sebanyak 40 orang. Metode servqual diterapkan dengan pendekatan fuzzy terhadap lima dimensi kualitas jasa berupa tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya gap antara persepsi pasien dengan harapan pasien sebesar -0,511. Prioritas pelayanan pelayanan adalah dimensi kualitas reliability karena memiliki nilai gap terbesar yaitu -0,657. Lima faktor jasa yang paling berpengaruh atas ketidakpuasan pasien di lokasi tersebut yaitu pelayanan pemeriksaan, pengobatan dan perawatan cepat dan tepat; luas area dan fasilitas kamar; kesiapan dokter dan perawat melayani pasien setiap saat; perawat selalu mengingatkan keamanan dalam menyimpan barang berharga pasien dan keluarganya; serta ketersediaan tempat sampah di setiap kamar pasien
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS MESIN GTS ( SPEED COUNT ) DENGAN PENDEKATAN RATIO UNTUK PROSES PITA CUKAI DI PERUM PERURI Kusnadi .; Dene Herwanto
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.958 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.600

Abstract

Selain mencetak uang rupiah Republik Indonesia, Perusahaan juga mencetak beberapa produk sekuriti, seperti cetakan kertas berharga non-uang, contohnya pita cukai hasil tembakau, paspor, perangko, materai dan benda pos berharga lainnya, security seals, ijasah, STTB, airline ticket, dokumen perbankan, stiker kaset, stiker video dan CD, serta berbagai jenis stiker, dan juga logam non-uang, seperti stempel tera, stempel cetak, medali, key holder, piagam, lencana, tropi, printing roll. Untuk mengevaluasi produktivitas pada mesin GTS khususnya pada bagian Verifikasi Pita Cukai maka perlu dilakukan tingkat pengukuran produktivitas secara baik dan benar, karena ukuran tingkat produktivitas ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan penambahan fasilitas mesin produksi dan tenaga kerja yang akan mendukung aktivitas perusahaan. Pokok masalah yang dibahas dalam hal ini adalah bagaimana mengukur tingkat produktivitas mesin GTS pada proses produksi Pita Cukai dengan pendekatan rasio. Metode pengukuran produktivitas yang digunakan adalah dengan pendekatan rasio, di mana langkah-langkah dalam hal ini mengacu pada langkah-langkah pendekatan rasio yaitu perbandingan antara efektivitas dan efisiensi. Adapun nilai efektivitas (keluaran) berupa waktu standar kerja mesin GTS dan nilai efisiensi (masukan) berupa jumlah produksi aktual mesin
PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK MENGATUR CYCLE SUPPLY PART KE LINI PRODUKSI DI PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA Dene Herwanto; Asep Erik Nugraha; Eltha Restu Sedio Laksono
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.672 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.595

Abstract

Salah satu bagian yang terkena imbas akibat kenaikan jumlah produksi mobil di PT. TMMIN (PT. Toyota Motors Manufacturing Indonesia) adalah seksi logistic welding yang bertanggung jawab atas kelancaran supply komponen (part) ke lini produksi.Beberapa hal yang menjadi masalah bagi seksi logistic welding ini di antaranya adalah: (1) kebutuhan area untuk penyimpanan alat bantu supply part yang makin luas karena jumlah kebutuhan alat bantu yang makin banyak, dan (2) area kerja operator pengirim part yang makin luas akibat makin luasnya area penyimpanan alat supply part yang ada, sehingga operator cepat mengalami overload dan kelelahan.Untuk mengatasi masalah di atas, diusulkan untuk mengganti alat bantu pengiriman part yang digunakan saat ini (dolly attachment) dengan alat bantu dolly karakuri. Dengan penggantian alat bantu tersebut, maka efisiensi dan produktivitas perusahaan mengalami peningkatan, dimana semua input yang terkait dengan pengiriman part mengalami penurunan.
KAJIAN ALAT PENUKAR KALOR SHELL AND TUBE MENGGUNAKAN PROGRAM HEAT TRANSFER RESEARCH INC (HTRI) Marno .; Awal Nurahmadi
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.32 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.596

Abstract

Perkembangan teknologi yang memicu lahirnya revolusi industri salah satunya adalah ditemukannya mesin uap atau boiler. Harga bahan bakar terus merangkak naik, maka banyak perusahaan berusaha untuk menekan pemakaian bahan bakar tanpa mengganggu proses produksinya. Metode untuk menaikan efisiensinya adalah dengan memanfaatkan gas panas yang terbuang dari cerobong bila temperaturnya masih cukup tinggi (diatas 200ºC). Gas buang tersebut dapat digunakan untuk memanaskan air pengisi boiler atau memanaskan udara pembakar bahan bakar boiler (ekonomiser). Ekonomiser adalah alat penukar kalor yang memindahkan gas asap hasil pembakaran ke air pengisian boiler. Pada penelitian ini fokus kepada analisis performa alat penukar panas shell and tube. Dari data yang diperoleh hasil analisis daya penukar panas adalah 165477 W. Hasilnya hampir sama dengan output dari program HTRI yaitu 166700 W. Kualitas alat penukar kalor yang direncanakan dapat dilihat dari nilai efektivitas dan faktor pengotoran dari alat yang direncanakan. Nilai efektivitas perencanaan ini bernilai 51 % dan faktor pengotoran bernilai 0,00289 ºC.m²/W.
PERANCANGAN JIG DAN FIXTURE SISTEM PNEUMATIK UNTUK PROSES PEMASANGAN BEARING DAN ABSORBER PADA VELG REAR WHEEL Aa Santosa
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.707 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.593

Abstract

Jig and Fixture merupakan alat bantu yang sangat diperlukan ketika akan melakukan suatu proses pembuatan komponen atau benda kerja untuk menjamin keregaman dan kesusuaiannya, selain untuk membantu mempermudah dan mempercepat proses pekerjaan.Pada Industri Otomotif, khususnya bagian pemasangan bearing dan absorber pada roda kendaraan seperda motor selalu dilakukan denga dua kali proses sehingga waktu yang ddiperlukan untuk pemasangan menjadi lebih lama hal ini menjadi kurang efektif.. Untuk membantu merpudah dan mempercepat proses pemasangan tersebut maka dirancang sebuah Jig and Fixture dengan menggunakan system pneumatic. Alat yang diraancang untuk melakaukan proses pemasangan bearing dengan absorber secara bersamaan sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat.Sumber energi yang digunakan untuk melakukan proses penekanan berasal dari kompresor dengan kapasitas 6 bar yang dihubungkan dengan system pneumatk yang menggunakan double actuator, gaya penekanan yang diperlukan sebesdar 3595,6 N, waktu yang diperlukan untuk melakukan proses pemasangan bearing dengan absorber secara bersamaan 95 detik. Untuk melihat kekuatan dari Jig and Fixture yang dirancang maka dilakukan simulasi stress analisis dengan menggunakan softwere solidwork
ANALISIS ECONOMIZER#2 PADA HEAT RECOVERY STEAM GENERATION (HRSG) DI TURBIN GAS#2 UNTUK PROSES MAINTENANCE DI PT. XXX Jojo Sumarjo; Chandrasa Soekardi
BAROMETER Vol 2 No 1 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.615 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i1.601

Abstract

Economizer#2 pada Instalasi Pembangkit Daya yaitu pada HRSG (Heat Recovery Steam Generator)di Turbin Gas#2, sering mengalami maintenance atau cleaning dari pada seharusnya (tidak sesuai dengan spesifikasi dari alat tersebut) hal ini mengakibatkan performanya menurun dan biaya maintenance meningkat. Evaluasi performa pada alat tersebut telah dilakukan dengan pengujian pada skala industri yang dilaksanakan selama 5 bulandengan interval waktu selama 48 jam (2 hari).Terjadi penurunan performa pada alat tersebut akibat dari bertambahnya faktor pengotor (fouling factor)  yang merupakan fungsi dari waktu, dengan tahanan termal asimtotis aktual akibat faktor pengotor sebesar 0.01689 (m2K)/W dan cleaning intervalnya hampir selama 5 bulan untuk proses maintenance, mengurangi lose time pada produksi kertas, dan menekan maintenance cost secara signifikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7