cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Barometer
ISSN : 1979889X     EISSN : 25499041     DOI : -
Core Subject : Engineering,
BAROMETER diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang sejak 1998. Kemudian tidak ada penerbitan dan diterbitkan kembali pada Juli 2016 dengan Vol.01 No.01 . BAROMETER dicetak dalam bentuk hardcopy dengan ISSN. 1979-889X dan dalam bentuk softcopy dengan e-ISSN. 2549-9041. BAROMETER menerbitkan artikel ilmiah yang merupakan hasil-hasil penelitian, telaah ilmiah/kajian ilmiah/hasil pemikiran, dan analisis/pemecahan permasalahan di industri yang relevan dengan bidang ilmu teknik, dimana belum pernah dipublikasikan dimanapun. Artikel yang dikirimkan ke BAROMETER harus terbebas dari Plagiarism maupun Autoplagiarsm. BAROMETER bertujuan untuk mendorong penelitian dalam studi keteknikan dan artikel-artikel yang dimuat berhubungan dengan bidang teknik.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021): Barometer" : 7 Documents clear
PERBAIKAN KUALITAS PADA PRODUKSI GENTONG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : Home Industry Bapak Ojid) Fidiyya Astuti; Wahyudin Wahyudin
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4444

Abstract

Kualitas merupakan karakteristik atau nilai yang melekat pada suatu produk, kualitas menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh konsumen yang mengonsumsi produk tersebut. Pengendalian kualitas dalam sebuah home industry sangat perlu untuk dilakukan mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk home industry, diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya pengendalian kualitas dapat dimulai dengan memperbaiki sistem kerja yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Analisis sistem kerja dapat dilakukan dengan metode seven tools, dengan memperhatikan aspek-aspek 5M+1E (man, money, machine, method, material, dan environment) maka kekurangan-kekurangan sistem kerja pada saat ini dapat diketahui dan diperbaiki. Hasil analisis sistem kerja pada produksi gentong tanah liat menunjukkan bahwa cacat produk yang sering terjadi di home industry ini adalah cacat pada saat penyimpanan produk, pada saat pengeringan, dan pada saat pembakaran. Jumlah cacat produk pada sepuluh hari produksi adalah 32 produk dengan persentase kumulatif sebanyak 5% dari total produksi. Setelah dilakukan analisis, maka perbaikan yang  dapat dilakukan meliputi perbaikan manusia, mesin, material, dan metode.
Analisis Perencanaan Persediaan Suku Cadang dengan Metode ABC dan Metode Min-Max di Bagian Fields Service Engineer PT. Merck Chemicals and Life Science Raihan Alif Maulana; Dene Herwanto; Kusnadi Kusnadi
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4480

Abstract

PT. Merck Chemicals and Life Science terdiri dari beberapa departemen yang saling terkait dan secara terpadu berusaha mewujudkan tujuan perusahaan Dikarenakan belum adanya peramalan pada permintaan suku cadang, dan juga jenis dan jumlah dari produk peralatan yang banyak. Dengan begitu, penelitian ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah persediaan suku cadang yang dihadapi PT. MCLS. Pada penelitian ini, pengendalian persediaan suku cadang akan menggunakan metode ABC, yang mana akan membagi suku cadang yang ada kedalam 3 kelompok berdasarkan nilai jual tertinggi diantara suku cadang yang lain dan tingkat kebutuhannya. Hasil dari penelitian ini menunjukan perencanaan persediaan suku cadang di PT. Merck Chemicals and Life Science sangat diperlukan, mengingat belum adanya perencanaan persediaan suku cadang di perusahaan. Berdasarkan hasil pengklasifikasian ABC pada hasil penjualan suku cadang, PT. MCLS dapat memprioritaskan untuk memesan suku cadang kelompok A dikarenakan kelompok suku cadang A bernilai 56% dari seluruh penjualan suku cadang dengan menjual 33% dari total permintaan suku cadang yang ada pada periode Juli 2018 hingga Maret 2020.
PENERAPAN ALGORITMA KUNANG – KUNANG UNTUK PENENTUAN LOKASI SERTA KAPASITAS KAPASITOR PADA JARINGAN DISTRIBUSI Yoakim Simamora; Septianissa Azzahra
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4489

Abstract

Meningkatkanya pertumbuhan penduduk, pertumbuhan industri serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia berbanding lurus dengan tingkat kebutuhan konsumen akan kebutuhan tenaga listrik, hal ini menyebabkan semakin luasnya topologi jaringan listrik dari pembangkit, sistem transmisi, sistem distribusi tegangan menengah hingga sistem distribusi tegangan rendah. Pada saat ini sistem distribusi yang masih sering digunakan adalah sistem distribusi radial, dampak dari penggunaan sistem distribusi radial adalah rugi daya aktif dan jatuh tegangan yang tinggi, salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan pemasangan kapasitor. Penelitian ini membahas tentang algoritma kunang-kunang (firefly algorithm) untuk memberi solusi yang tepat pada penentuan lokasi dan kapasitas kapasitor. Algoritma kunang - kunang merupakan salah satu algoritma kecerdasan buatan yang terinspirasi dari perilaku berkedip kunang-kunang, tujuan utama dari perilaku berkedip kunang-kunang adalah untuk menarik kunang-kunang yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalkan rugi daya aktif pada jaringan distribusi radial. Skema ini akan di ujikan pada sistem distribusi IEEE 12,66 kV. Hasil simulasi sebelum dilakukan optimasi pemasangan kapasitor pada sistem distribusi IEEE 12,66 kV diperoleh rugi daya aktif sebesar 202,69 kW dengan tegangan minimum sebesar 0,91 pu. Optimasi ini dilakukan dengan 4 skenario yaitu pemasangan kapasitor dengan 2 kapasitor, 3 kapasitor, 4 kapsitor, dan 5 kapasitor, dari hasil simulasi yang telah dilakukan dengan 4 skenario diperoleh skenario dengan pemasangan 5 kapasitor mengahsilakn penurunan rugi daya aktif yang paling kecil yaitu sebesar 134,38 kW (33,7%) dengan tegangan minimum 0,94 pu.
PROTOTIPE SISTEM KONVEYOR OTOMATIS DENGAN KENDALI KECEPATAN BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER Tri Wahyu Oktaviana Putri; M. Imbarothur Mowaviq
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i01.4505

Abstract

Studi mengenai kontrol konveyor dan pemrograman menggunakan PLC telah banyak diajarkan di perguruan tinggi khususnya pada bidang Teknik Elektro. Sayangnya materi yang diperoleh peserta didik hanya berupa teori tanpa pengaplikasian secara langsung pada sistem konveyor di industri karena terkendala kebijakan perusahaan. Oleh karena itu, perlu dibuat prototipe sistem konveyor otomatis berbasis PLC yang dimiliki sendiri oleh perguruan tinggi sehingga peserta didik dapat langsung mengimplemetasikan hasil perancangan dan program PLC yang telah dipelajarinya di kelas. Diharapkan dengan adanya prototipe sistem konveyor otomatis tersebut mampu meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik terhadap proses otomatisasi industri sehingga akan lebih siap ketika harus terjun langsung ke industri. Penambahan kendali kecepatan pada sistem konveyor otomatis bertujuan utnuk menciptakan suatu prototipe yang sesuai dengan keadaan nyata di lapangan. Penelitian ini membahas perancangan dan pembuatan prototipe sistem konveyor otomatis dengan kendali kecepatan berbasis Programmable Logic Controller (PLC). Perangkat utama pengendali yang digunakan adalah PLC Mitsubishi tipe FX3U yang dilengkapi dengan input analog, output analog, dan output PWM (Pulse Width Modulation). Konveyor yang digunakan adalah konveyor mini dengan penggerak motor DC tanpa sikat arang. Pengendalian kecepatan konveyor dilakukan dengan mengatur kecepatan putaran motor DC menggunakan pengaturan lebar pulsa berbasis PLC.
ANALISIS KEGAGALAN PROSES PRODUKSI PLASTIK PADA MESIN CUTTING DI PT. FKP DENGAN PENDEKATAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN DIAGRAM PARETO Reynaldi Saputra; Deri Teguh Santoso
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4516

Abstract

Kualitas produk dalam proses produksi seringkali tidak terlepas dari (nol cacat) zero defect dimana produk yang dihasilkan dalam sebuah produksi tidak ada cacat sama sekali. Begitu juga pada PT. PKF salah satu perusahaan yang memproduksi plastik yang masih terdapat kegagalan terutama pada proses produksi di mesin cutting. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Failure Modes and Effects Analysis dan diagram pareto yaitu sebuah metode pengendalian kualitas yang digunakan untuk mengevaluasi kegagalan terjadi dalam sebuah desain, sistem, proses, atau pelayanan (service). Metode Failure Modes and Effects Analysis dan diagram pareto ini, yang mana melalui beberapa urutan diantaranya: penentuan jenis-jenis kegagalan/cacat dengan kumulatif mencapai 80%, kegagalan potensial dilakukan dengan cara pemberian penilaian atau skor masing-masing moda/modus kegagalan berdasarkan tingkat kejadian (occurrence), tingkat keparahan (severity), dan tingkat deteksi (detection). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian kualitas pada PT. PKF belum maksimal, dengan rata-rata kegagalan produk 89% perbulan pada mesin cutting sealing. Jenis kegagalan yang sering terjadi adalah seal leleh sebesar 21%, sobek sebesar 20%, sambungan sebesar 17% , melipat sebesar 17% dan anjlok sebesar 14% dari total produk gagal/cacat pada periode yang diamati. Dari hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor-faktor penyebab kegagalan/cacat ini adalah faktor manusia dan mesin.
ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SHAMPOO UNILEVER SERTA MEMBANDINGKAN STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN RETAIL DI KABUPATEN KARAWANG Aldo Almayda Abidin; Wahyudin Wahyudin; Fidiyya Astuti; Billy Nugraha
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4565

Abstract

Supermarket dan minimarket adalah tempat orang-orang sering membeli produk shampoo yang mereka inginkan. Metode Markov Chain digunakan untuk melihat transisi dari masyarakat dalam mengubah pilihan produk shampoo dan tempat perbelanjaan selama dua periode ke depan. Produk shampoo yang menjadi objek penelitian adalah Clear, Lifebuoy dan Sunsilk merupakan tiga dari sekian banyak produk shampoo yang dikeluarkan oleh perusahaan multinasional Unilever. Metode Game Theory diterapkan untuk membandingkan keunggulan dari Transmart dan Carrefour yang beroperasi di Karawang, walaupun di bawah satu naungan. Namun manajemennya berbeda sehingga service-nya pun berbeda. Selain supermarket, persaingan minimarket Alfamart dan Indomaret juga dianalisis dengan menggunakan metode Game Theory. Hasil pengolahan data pada metode Markov Chain menunjukkan bahwa probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan dari ketiga produk tersebut adalah sebesar 31,45% untuk shampoo Clear, 39% untuk shampoo Lifebuoy, dan 29,55% untuk shampoo Sunsilk. Lalu, probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan dari tempat perbelajaan (supermarket) terhadap ketiga produk tersebut adalah sebesar 38,94% untuk Hypermart, 19,87% untuk Giant, dan 41,18% untuk Transmart. Sedangkan probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan dari tempat perbelajaan (minimarket) terhadap ketiga produk tersebut adalah sebesar 47,61% untuk Alfamart, 43,06% untuk Indomaret, dan 9,33% untuk Toko Kelentong. Selanjutnya, pengolahan data pada Game Theory menunjukkan bahwa saddle point dalam persaingan antara Transmart dan Carrefour adalah 12 untuk kualitas pelayanan Carrefour dan fasilitas untuk Transmart. Sedangkan saddle point dalam persaingan antara Alfamart dan Indomaret adalah 4 untuk fasilitas Indomaret dan pelayanan untuk Alfamart.
PEMANFAATAN EKSTRAK PUNTUNG ROKOK MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIC BATH SEBAGAI PENGENDALI LAJU KOROSI PADA BAJA API 5L Muhammad Nurul Huda; Iman Saefuloh; Nufus Kanani
BAROMETER Vol 6 No 1 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i1.4619

Abstract

Dengan memanfaatkan bahan alami seperti puntung rokok sebagai upaya untuk mengurangi limbah dan juga dapat dimanfaatkan sebagai inhibitor untuk mencegah laju korosi. Penelitian metode yang digunakan adalah ultrasonic bath sebagai metode ekstraksi serta kehilangan berat untuk menentukan laju korosi dan nilai efisiensinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi laju korosi pada Baja API 5L menggunakan ektrak puntung rokok dengan konsentrasi inhibitor 1%; 3%; 5%; 7%; dan 9% dan tanpa inhibitor. Untuk medium korosi yang digunakan adalah NaCl dan HCl. Sampel direndam dalam medium korosi dengan penambahan inhibitor dan non-inhibitor. Lama perendaman yaitu 10 hari. Laju korosi berkurang seiring dengan penambahan konsentrasi inhibitor ektrak puntung rokok. Nilai efisiensi terhitung mencapai 98% pada medium korosi NaCl dan 81% pada medium korosi HCl dengan konsentrasi inhibitor sebanyak 9%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7