cover
Contact Name
EVI YESIFINA DUMARISTA
Contact Email
napitupulu.fina70@gmail.com
Phone
+6285797777585
Journal Mail Official
jurnalliterasi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Jl. R.E. Martadinata No.150 Ciamis Jawa Barat email: jurnalliterasi@gmail.com
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya
Published by Universitas Galuh
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya telah terindek Sinta 5 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) Republik Indonesia sebagai pencapaian untuk jurnal yang memiliki kualitas dalam manajemen dan publikasi. Selanjutnya, Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannyatelah diindeks oleh situs pengindeksan berikut, seperti: Science and Technology Index (SINTA) Google Scholar Portal Garuda
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017" : 7 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Neneng Sri Mulyati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.882 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.81

Abstract

Penelitian ini berjudul “PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VIII B SMP Islam Anak Soleh Berbakti (ASB) Miftahul Ulum Cihaurbeuti Ciamis Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016). Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah langkah-langkah penggunaan media audio visual dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis puisi bebas? 2) Bagaimanakah peningkatan kemampuan sisiwa menulis puisi bebas setelah pembelajaran dengan menggunakan media audio visual?. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kedua rumusan masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, teknik dan instrument pengumpulan datanya meliputi teknik studi pustaka, teknik observasi, teknik pembelajaran, dan teknik test. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dan hasilnya dideskripsikan. Hasil yang diperoleh sebagai berikut: (1) Langkah-langkah penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menulis puisi bebas adalah sebagai berikut (Mengamati); (a) guru meminta siswa mengamati tayangan lagu; (b) Guru meminta siswa menentukan konsep, objek,gagasan, kata kunci dari lagu tersebut sebagai bahan penulisan puisi; (Menanya) Guru memberi kesempatan kepada siswa tentang hal-hal yang berhubungan dengan lagu tersebut; (Menalar); (a) Guru meminta siswa mendata gagasan; (b) Guru meminta siswa mendiskusikankonsep gagasan pada lagu tersebut; (Mengasosiasikan); (a) Guru meminta siswa menganalisis gagasan secara tepat; (b) Guru meinta siswa mengonsep gagasan menjadi kerangka puisi; (Mengomunikasikan); (a) Guru meminta siswa menulis puisi bebas dengan menggunakan pilihan kata yang sesuai berdasarkan objek, gagasan dari lagu tersebut; (b) Guru meminta siswa menyunting sendiri pilihan kata yang terdapat di dalam puisi yang ditulisnya. (2) Peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis puisi bebas dengan menggunakan pilihan kata yang sesuai dengan menggunakan media audio visual dapat dilihat dari (1) Menentukan objek yang akan dijadikan bahan menulis puisi; (2) Menulis puisi bebas dengan menggunakan pilihan kata yang sesuai; (3) Menyunting sendiri pilihan kata yang terdapat dalam puisi yang ditulisnya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya perolehan nilai siswa pada siklus I dengan rata-rata adalah 69,5 , sedangkan pada siklus II adalah 83,5. Selisih perolehan nilai pada siklus I dan siklus II adalah 13. Pencapaian kemampuan pada siklus II mengalami peningkatan dibandingkan dengan siklus I. 
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA Hani Karlina
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.315 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.82

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah kemampuan menulis naskah drama siswa belum optimal. Salah satu faktornya adalah media yang digunakan guru kurang tepat dan masih bersifat tradisional.Untuk mengatasinya, dilakukan dengan penggunaan media audio-visual. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) bagaimanakah langkah-langkah penggunaan media audio-visual untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama; (2) bagaimanakah peningkatan kemampuan menulis naskah drama pada siswa setelah digunakannya media audio-visual. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kedua rumusan masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan desain penelitian tindakan kelas.Teknik pengumpulan datanya adalah studi kepustakaan, observasi, pembelajaran, dan tes. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dan hasilnya dideskripsikan. Hasil yang diperoleh sebagai berikut: (1) Langkah-langkah penggunaan media audio-visual untuk meningkatkan kemampuan menulis naskah drama siswa kelas XI IPS 1 MAN Cijantung terbagi menjadi tiga tahap kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan akhir. (2). Terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama setelah digunakannya media audio-visual pada siswa kelas XI IPS 1 MAN Cijantung.Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai siswa yang meningkat pada setiap siklus. Kemampuan awal siswa sebelum menggunakan media audio-visual dari 20 siswa, 16 siwa masih belum mencapai KKM 75 dengan rata-rata nilai 59,75. Pada siklus I dari 20 siswa, 7 siswa masih belum mencapai KKM 75 dengan rata-rata nilai 74. Pada siklus II dari 20 siswa semuanya dinyatakan dapat mencapai KKM 75 dengan rata-rata nilai 85,25. Artinya, nilai hasil belajar siswa dalam menulis naskah drama dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dengan selisih/ peningkatan sebesar 11,25. 
PENGARUH PEMBERIAN HARAPAN DAN INSENTIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Nia Lisniawati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.203 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.83

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan dalam proses belajar-mengajar kelas X MAN Cijantung Ciamis, tampak bahwa sebagian siswa terlihat kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia. Ketika pembelajaran berlangsung siswa cenderung pasif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu melalui pemberian harapan dan insentif dari guru kepada siswa. Tujuan dari penelitian yang penulis lakukan adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh pemberian harapan terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Cijantung Ciamis; 2) Untuk mengetahui pengaruh pemberian insentif terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Cijantung Ciamis; 3) Untuk mengetahui pengaruh pemberian harapan dan insentif terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Cijantung Ciamis. Desain penelitian kualitatif dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka simpulan dalam penelitian ini sebagai berikut. 1) Pengaruh pemberian harapan (X1) terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia (Y), dari perhitungan Uji t didapat nilai thitung sebesar 2,859. Dengan ttabel (5%) maka nilai 18-2 = 16, untuk nilai ttabel sebesar 2,120. Maka thitung > ttabel, jadi hipotesis diterima. Artinya bahwa terdapat pengaruh antara pemberian harapan terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia. 2) Pengaruh Pemberian insentif (X2) terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia (Y) dapat dilihat dari perhitungan Uji t didapat nilai thitung sebesar 4,676. Dengan ttabel (5%) maka nilai 18-2 = 16, untuk nilai ttabel sebesar 2,120. Maka thitung > ttabel, jadi hipotesis diterima. Artinya bahwa terdapat pengaruh antara pemberian insentif terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia. 3) Pengaruh Pemberian Harapan (X1) dan Pemberian insentif (X2) terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia (Y) dapat dilihat dari Uji F didapat nilai Fhitung sebesar 12,020. Dengan Ftabel (5%) maka nilai 18-2-1 = 15, untuk nilai Ftabel sebesar 3,68. Maka Fhitung > Ftabel, jadi hipotesis diterima. Artinya bahwa terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap Y. 
MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN BERORIENTASI BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ULASAN Taufik Hidayat
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.415 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekurangmampuan siswa dalam menulis ulasan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengujicobakan model pembelajaran penemuan berorientasi berpikir kritis pada pembelajaran menulis ulasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design. Data yang diolah adalah hasil tulisan siswa dan hasil observasi. Adapun data temuan yang diperoleh yakni model penemuan berorientasi berpikir kritis efektif digunakan dalam pembelajaran menulis ulasan dibandingkan dengan model yang biasa digunakan guru sehari-hari. Langkah-langkah pembelajaran yang terbukti efektif ini terdiri atas empat fase, yaitu 1) fase pendahuluan, yakni menarik perhatian siswa dan menetapkan fokus pelajaran; 2) fase terbuka, yakni memberi siswa contoh dan bukan contoh, selanjutnya siswa mengamati dan membandingkan contoh-contoh tersebut; 3) fase konvergen, yakni menanyakan pertanyaan-pertanyaan lebih spesifik yang dirancang untuk membimbing siswa mencapai pemahaman tentang konsep ulasan; dan 4) fase penutup dan penerapan, yaitu membimbing siswa memahami konsep ulasan dan siswa menerapkan pemahaman mereka dengan membuat ulasan.
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA ANAK DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI KRAMAT III KECAMATAN KEJAKSAN KOTA CIREBON Cicih Widianingsih
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.997 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kooperatif tipe STAD dan kemampuan mengapresiasi cerita anak pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Kramat III Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon. Permasalahan yang dibahas adalah: (1) proses pembelajaran mengapresiasi cerita anak dengan menggunakan model STAD; (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran mengapresiasi cerita anak menggunakan model STAD; dan (3) pengaruh penggunaan model STAD terhadap kemampuan siswa kelas V SD Negeri Kramat III Kota Cirebon dalam mengapresiasi cerita anak. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri se-kompleks SD Kramat Kota Cirebon, sedangkan sampel ditentukan dengan menggunakan sampel purposif, memilih siswa kelas V SD Negeri Kramat III yang berjumlah 32 orang sebagai subjek penelitian. Data yang dikumpulkan meliputi data aktivitas siswa dan data kemampuan siswa dalam mengapresiasi cerita anak. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pembelajaran mengapresiasi cerita anak dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD mampu mengaktifkan siswa dalam pembelajaran; (2) terjadi peningkatan aktivitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran mengapresiasi cerita anak, dan (3) terdapat pengaruh model kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan siswa dalam mengapresiasi cerita anak. 
BENTUK KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA (Studi Deskriptif Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia oleh Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Galuh Ciamis) Rina Agustini
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.681 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.9

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu karena masih banyak penutur dan lawan tutur yang belum menyadari untuk menjadi orang yang mampu berkomunikasi dengan memperhatikan kaidah kesantunan berbahasa. Tujuan penelitian ini yaitu 1) Ingin mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa antar mahasiswa di lingkungan kampus 2) Ingin mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa mahasiswa dalam berinteraksi dengan dosen di lingkungan kampus Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Simpulan hasil penelitian sebagai berikut. 1) Bentuk kesantunan linguistis antar mahasiswa di lingkungan kampus dalam ragam resmi dan ragam pergaulan meliputi pilihan kata (diksi) yang tepat, intonasi, dan struktur kalimat yang menunjukan kesantunan berbahasa. Bentuk kesantunan pragmatis dalam ragam resmi ditandi dengan penggunaan majas perumpamaan sedangkan dalam ragam pergaulan ditandai dengan penggunaan majas metonimia 2) Bentuk kesantunan berbahasa mahasiswa ketika berinteraksi dengan dosen di lingkungan di lingkungan kampus meliputi pilihan kata (diksi) yang tepat, dan intonasi sedangkan struktur kalimat yang digunakan yakni struktur kalimat yang biasa, tidak memperlihatkan pemfokusan pada kata awal kelimat. Bentuk kesantunan pragmatis ditandai dengan penggunaan majas metafora. 
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF Eni Imawati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017): JURNAL LITERASI APRIL 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.527 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v1i1.85

Abstract

Permasalahan yang menjadi bahan pembahasan dan pengkajian dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut. Bagaimanakah aktivitas guru dan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung dalam pembelajaran menulis teks deskriptif dengan menggunakan pembelajaran berbasis teks? Bagaimanakah profil kemampuan menulis teks deskriptif pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung? Apakah pembelajaran berbasis teks berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks deskriptif pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung Tahun Pelajaran 2013/2014? Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen semu untuk mengujicobakan pembelajaran menulis teks deskriptif dengan menggunakan pembelajaran berbasis teks. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-test and post-test control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam pembelajaran menulis teks deskriptif dengan menggunakan pembelajaran berbasis teks termasuk dalam kategori sangat baik. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi guru diperoleh 82,5 sedangkan, aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks deskriptif dengan menggunakan pembelajaran berbasis teks termasuk sangat baik. Hal ini dibuktikan dari hasil obsevasi siswa dalam kelas eksperimen sebanyak 16 siswa atau 56% siswa yang mengikuti pembelajaran dengan baik. Pembelajaran berbasis teks sangat berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks deskriptif pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini dibuktikan dengan nilai t (4,904) lebih besar dari t (2,052) maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh pembelajaran berbasis teks terhadap kemampuan menulis teks deskriptif.   

Page 1 of 1 | Total Record : 7