cover
Contact Name
Muliyadi
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282233159448
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kelurahan Tanah Tinggi Barat Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : https://doi.org/10.32763/juke
Core Subject : Health, Social,
JUKE : Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate is an national peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of health Science. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the health of science. The Jurnal Kesehatan follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 384 Documents
IDENTIFIKASI MIKROFILARIA PADA PENDERITA FILARIASIS PASCA PENGOBATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUM BALIBUNGA KECAMATAN TIDORE UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN Rony Puasa
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/t1eb7m30

Abstract

Latar belakang ; Filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit nematoda yang tersebar di Indonesia. Penyakit ini jarang terjadi pada anak karena manifestasi klinisnya timbul bertahun-tahun kemudian setelah infeksi. Gejala pembengkakan kaki muncul karena sumbatan mikrofilaria pada pembuluh limfe yang biasanya terjadi pada usia di atas 30 tahun setelah terpapar parasit selama bertahun-tahun. Program eliminasi dilaksanakan melalui pengobatan massal dengan Diethylcarbamazine Citrate (DEC) dan Albendazol setahun sekali selama 5 tahun. Indonesia akan melaksanakan eliminasi penyakit kaki gajah secara bertahap dimulai pada tahun 2002 di 5 kabupaten percontohan. Jika ditemukan mikrofilaril rate ≥ 1% pada satu wilayah maka daerah tersebut dinyatakan endemis dan harus segera diberikan pengobatan secara masal selama 5 tahun berturut-turut. Dari data Kemeterian Kesehatan tahun 2010 Provinsi Maluku Utara termasuk pada daerah yang memiliki angka kesakitan akibat mikrofilaria patut menjadi perhatian, karena penyakit ini merupakan penyakit menular. Salah satu daerah di Provinsi Maluku Utara yang harus menjadi perhatian akibat kesakitan filariasis adalah Kota Tidore Kepulauan. Pada tahun 2011 Kota Tidore menjadi daerah endemis filariasis dengan miccrofilarial rate diatas ≥ 1%, angka standar nasional menggambarkan daerah endemis filariasis. Tujuan ; tujuan penelitian adalah ; untuk memberikan gambaran mikrofilaria yang ditemukan pada sediaan darah penderita filariasis pasca pengobatan di Wilayah Kerja Puskesmas Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Metode ; penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif, dimana hasil dari identifikasi mikrofilaria pada penderita filariasis pasca pengobatan di Wilayah Kerja Puskesmas Rum Balibunga akan digambarkan dalam bentuk jumlah orang dan presentase spesies. Hasil ; pemeriksaan mikrofilaria pada penderita filariasis pasca pengobatan diwilayah kerja Puskesmas Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, dari 20 sampel darah responden yang diidentifikasi tidak ditemukan mikrofilaria didalam darahnya. Kesimpulan ; dari hasil penelitian dapat dikatakan akan terjadi penurunan kasus filariasis, hal ini disebabkan sumber penularan atau penderita filariasis tidak ditemukan mikrofilariasis.
Potensi Betanin Pada Analisis Logam Pb Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Prina Puspa Kania; Perdina Nursidika
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/anrg9239

Abstract

Latar Belakang: Aplikasi zat warna alam yang terdapat di dalam sayur atau buah-buahan dalam analisis logam dapat digunakan dengan tujuan mengurangi perncemaran terhadap lingkungan. Betanin merupakan salah satu zat warna yang diketahui berpotensi sebagai zat pengompleks di dalam analisis logam dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Potensi betanin sebagai zat pengompleks disebabkan karena keberadaan logam dapat mempengaruhi kestabilan warna betanin dan menyebabkan efek batokromik atau hipokromik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan sebagai studi pendahuluan penggunaan betanin sebagai senyawa pengompleks dalam analisis logam Pb menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis.. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan antara larutan Betanin dengan larutan Standar Pb, kemudian kompleks yang terbentuk diukur serapannya menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis pada Panjang gelombang maksimumnya. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa dengan berbagai variasi konsentrasi larutan standar Pb, absorbansi dari kompleks Betanin-Pb sesuai dengan Hukum Lambert-Beer dan diperoleh persamaan garis Y = 0,0066x + 0,5388 dengan R2-0,9991. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, diketahui bahwa Betanin dapat digunakan sebagai alternatif sebagai senyawa pengompleks pada analisis logam Pb dengan metode Spektrofotometri UV-Vis.
HUBUNGAN AKSES MEDIA MASSA DENGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DISMA NEGERI 5 KOTA TERNATE TAHUN 2016 Rosida Hi. Saraha
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/js1zez44

Abstract

Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan hal yang penting yang perlu diketahui oleh para remaja namun kenyataannya masih banyak remaja yang belum mengetahui mengenai kesehatan reproduksinya dengan baik padahal pengetahuan tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber yang salah satunya ialah media massa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan akses media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja serta menganalisis hubungan jenis media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja. Metode penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional dimana pengambilan sampel secara simple random sampling atau randomisasi sederhana pada siswa kelas XI SMA Negeri 5 yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk dalam kriteria eksklusi dan didapatkan besar sampel yang dibutuhkan sebanyak 45 responden. Responden diberikan angket dan mengisi sendiri angket tersebut dibawah pengawasan peneliti. Uji statistik menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan p < 0,05.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara akses media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja (p = 0,110) serta terdapat hubungan yang signifikan antara jenis media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja (p = 0,002).Simpulan terdapat hubungan akses media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi dan terdapat hubungan jenis media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi.
GAMBARAN HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN DI RUMAH MAKAN YANG ADA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA Sakriani Sakriani; Purnama Sidebang
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/3cvvmf63

Abstract

Rumah makan adalah salah satu bangunan tempat-tempat umum dengan ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum. Oleh karena itu, rumah makan harus memenuhi persyaratan kebersihan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene sanitasi rumah makan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kota. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 31 rumah makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel lokasi dan bangunan, fasilitas sanitasi, dapur, ruang makan dan gudang bahan makanan, bahan makanan dan makanan jadi, serta pengolahan makanan, paling banyak berisiko rendah masing-masing 51,6% dan yang berisiko tinggi masing-masing 48,4%. Untuk variabel tempat penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi 96,8% berisiko rendah dan 3,2% berisiko tinggi penyajian makanan 45,2% berisiko rendah dan 54,8% berisiko tinggi. Peralatan 96,8% berisiko rendah dan 3,2% dan tenaga kerja 93,5% berisiko rendah dan 6,5% berisiko tinggi. Dari 31 rumah makan yang diteliti, 23 rumah makan (74,2%) masuk kategori berisiko tinggi dan 8 rumah makan (25,8%) masuk kategori risiko rendah. Disarankan bagi pemilik rumah makan agar higiene sanitasi penyajian makanan lebih diperhatikan khususnya cara penyajian makanan jadi supaya menggunakan alat yang bersih, cara membawa dan menyajikan makanan tertutup.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Poasia La Ode Liaumin Azim; Lestari Putri Dae; Misdayanti Misdayanti; Erniwati Daranga
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/ndcahm42

Abstract

Latar belakang: Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah aneia gizi adalah mengkonsumsi tablet Fe, namun masih banyak ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe sampai 90 tablet. Puskesmas Poasia Kota Kendari, kepatuhan konsumsi tablet Fe Pada tahun 2020 hanya sebesar 88,6%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan, dukungan suami dan pendapatan keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari . Jenis penilitian yang digunanakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Crosectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia sebanyak 52 orang dan sampel yang digunakan sebesar 46 orang. Analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan (p-value = 0,033 ), pengetahuan (p-value = 0,029 ), dukungan suami (p-value = 0,029 ), pendapata keluarga (p-value = 0,412). Kesimpulan: pendidikan , pengetahuan dan dukungan suami berhubungan dengan Konsumsi Tablet Fe, sedangkan pendapatan keluarga tidak berhubungan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2021
PERBANDINGAN KEMAMPUAN DAUN CENGKEH DAN DAUN PEPAYA TERHADAP MORTALITAS LARVA AEDES AEGEPTY DI KOTA TERNATE Sakriani Sakriani; Nur Ilma Hidayat; Nuke Dianita
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/96fp4204

Abstract

Latar Belakang. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah yang dihadapi Indonesia. Penangan DBD dilakukan dengan mengendalikan vektornya. Salah satu usaha pengendalian vektor adalah pada usia jentik (larva), baik dengan cara biologi yaitu menggunakan musuh-musuh alami maupun dengan cara kimiawi yang menggunakan zat kimia berefek larvasida. Tujuan. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui perbandingan kemampuan perasan daun cengkeh dan daun pepaya pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20% terhadap mortalitas Aedes aegypti. Metode Penelitian. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan Post Test Only Controlled Design. Sampel pada penelitian ini adalah larva Aedes aegypti instar III. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10%, rata-rata larva yang mati pada perasan daun cengkeh adalah 4 sedangkan pada perasan daun pepaya hanya 1. Pada konsentrasi 15%, ratarata larva yang mati pada perasan daun cengkeh adalah 10 sedangkan pada perasan daun pepaya hanya 1. Pada konsentrasi 20%, rata-rata larva yang mati pada perasan daun cengkeh adalah 10 sedangkan pada perasan daun pepaya hanya 1. Kesimpulan. Rata-rata larva yang mati pada perasan daun cengkeh di tiap konsentrasi lebih banyak dibandingkan dengan perasan daun pepaya. Pada kontrol, tidak ada larva yang mati sama sekali.
Literatur Review: IntervensiiKesehatan Mental Berbasis Teknologi Internet Rudi Abas; Sukihananto Sukihananto
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/b3s44y47

Abstract

Latarbelakang: Kemajuan teknologi dijaman sekarang ini memudahkan berbagaii prosesssemakin cepat, efektif, dan tidak pperlu waktu lama. Internet merupakan cara yang efektif untuk mengurangi keterbatasan serta menjembatani pemberian berbagai layanan kesehatan, termasuk kesehatan mental. Intervensi kesehatan mental berbasis internet dapat dilakukan untuk memfasilitasi pelayanan kesehatan mental bagi mereka yang membutuhkan. Tujuan: Tujuan dari studi ini untuk menggambarkan Intervensi Kesehatan mental berbasis teknologi internet. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Pencarian sumber telaah dibatasi pada literatur dengan tahun publikasi antara tahun 2018-2022. Hasil: Pencarian artikell pada tiga basis data daring (Pubmed, ProQuest dan Google Scholar) menghasilkan 379 artikel, kemudian diekstraksi berdasarkan dengan kriteria inklusi menghasilkan 11 artikel yang sesuai dengan topik dalam penelitian ini dan dianggap layakk untuk dianalisis. Kesimpulan: Secara keseluruhan intervensi kesehatan mental berbasisi internet dapat meningkatkan kesehatan mental, menurunkan tingkat stress, depresi, cemas dan gangguan Kesehatan mental lainnya
Analisis Hubungan Sanitasi Tempat Dan Alat Dengan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) Di Indonesia: Meta-Analisis Tahun 20112021 Herwin. A. Hi. Adam; R. Azizah Azizah; Soedjajadi Keman; Acknes Leonita
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/815dnv75

Abstract

Latarbelakang: Depot air minum isi ulang merupakan salah satu kegiatan usaha yang mengarah kepada air bersih untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat dan juga memenuhi gaya hidup masyarakat sekarang yang mengutamakan kepraktisan dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidup (Muhammad Syahril, et al, 2020). Tujuan: untuk menganalisis hubungan Sanitasi Tempat dan Alat dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada depot air minum isi ulang (DAMIU) di Indonesia. Metode: penelitian ini menggunakan meta-analisis yaitu suatu metode statistik yang menggabungkan beberapa (2 atau lebih) dari hasil penelitian secara kuantitatif dengan cara mencari nilai effect size atau ringkasan dengan menggunakan software JASP version 0.9.2. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari Google Scholar kemudian dilakukan pemilahan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dan diperoleh 7 artikel penelitian. Hasil: dari meta analisis yang memiliki hubungan antara Lokasi/tempat dengan nilai pooled PR = e 0.40 = 1.491 (95% CI -0.12 – 0.68) Kemudian variabel kedua terdapat hygiene sanitasi peralatan dan Bakteri Escherihia Coli dengan nilai pooled PR = e 0.62 = 1.858 (95% CI -0.16 - 1.07). Kesimpulan: dari hasil meta-analisis variabel lokasi/tempat dan variabel peralatan memiliki hubungan dengan keberadaan Bakteri Escherihia Coli. Disarankan Pemilik depot dan operator memperhatikan kebersihan alat dan memelihara alat tersebut, Instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota memberikan edukasi, pendampingan terhadap pemilik depot.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI UNIT GAWAT DARURAT RSUD DR.H.CHASAN BOESOIRIE TERNATE Arsad Suni; Rugaya M. Pandawa; Fatmah M. Saleh
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/v0bchp25

Abstract

Permasalahan stres kerja yang tidak diatasi akan dapat menurunkan tingkat produktivitas dan produktivitas kerja mencerminkan kinerja yang buruk. Banyak faktor yang berperan sebagai pemicu stres di tempat kerja setiap orang. Jika stres pekerjaan yang sedang berlangsung seorang perawat, maka yang berperan adalah karakteristik perawat (umur, tingkat pendidikan, status perkawinan,status pekerjaan, tipe kepribadian), lingkungan kerja, dan pekerjaan itu sendiri. Umumnya stres kerja disebabkan olehTuntutan pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan dan ketrampilan pekerja, sehingga seringkali menjadi penyebab stagnasi faktor pendidikan, tipe kepribadian, dan lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan cross pendekatan sectional, dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling 22 responden dan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 5% (0,05). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja faktor stres perawat yang bekerja di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Dr.H. Chasan Boesoirie Ternate dengan p = 0,015, tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor stres kerja perawat dengan nilai p = 0,574, terdapat Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan stres kerja perawat dengan nilai p = 0,003, ada Terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian dengan stres kerja perawat dengan nilai p = 0,023 ada tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dengan stres kerja perawat dengan nilai p = 0,293, tidak ada hubungan hubungan yang signifikan antara status perkawinan dengan stres perawat dengan nilai p = 0.983, tidak ada hubungan Terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan dengan stres perawat dengan nilai p = 0.562, dan faktornya yang paling berhubungan dengan stres kerja perawat di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate adalah tipe kepribadian dengan Exp (B) 12.093. Oleh karena itu diharapkan kepada Rumah Sakit Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate melakukan deregulasi (restrukturisasi) tugas dan peran dengan penerapan praktik keperawatan profesional.
Studi Literatur Penerapan Virtual Reality Dalam Rehabilitasi Fisik Pasien Dengan Parkinson Disease Anyong Said; Rr. Tutik Sri Hariyati; Agung Waluyo
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/4kbqgh08

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi di era industri revolusi 4.0 sekarang ini berkembang dengan cepat. Salah satu terobosan teknologi informasi yang berkembang yaitu teknologi virtual reality (VR) yang dapat diaplikasikan dalam layanan kesehatan, khususnya terapi rehabilitasi aktifikas fisik pasien dengan Parkinson disease. Tujuan: Untuk mengetahui Penerapan teknologi Virtual Reality dalam rehabilitasi fisik pasien dengan Parkinson disease. Metode: metude yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Literatur. Hasil: Penelusuran artikel dengan menggunakan tiga data base (ProQuest, PubMed dan Embase) menghasilkan 821 artikel dengan tahun terbit antara 2019 sampai dengan 2022. Artikel-artikel tersebut kemudian diekstraksi kembali berdasarkan kriteria inklusi sehingga menyisakan 10 artikel yang sesuai dengan topik. Kesimpulan: Penerapan teknologi virtual reality dalam rehabilitasi aktifitas fisik pasien dengan Parkinson disease dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan fungsi keseimbangan mereka. Penerapan VR yang dilakukan secara rutin menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tremor istirahat, kekakuan, Gaya berjalan, postur, bradikinesia tubuh, bangkit dari kursi, dan gerakan bergantian yang cepat.

Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue