cover
Contact Name
Muhlisa
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282110793513
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kel. Tanah Tinggi Barat Kec. Kota Ternate Selatan Kota Ternate, Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Kesehatan (Juke) dengan nomor terdaftar p-ISSN 1907-6401 dan e-ISSN 2597-7520 adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate. Fokus dan Ruang Lingkup (Aim and Scope): Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan penelitian ilmiah di bidang kesehatan, laporan kasus (case report), dan tinjauan pustaka (literature review) guna mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah kesehatan. Ruang lingkup naskah yang diterima meliputi: Keperawatan Kebidanan Kesehatan Lingkungan Gizi Teknologi Laboratorium Medis Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan terbuka bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang kesehatan untuk mengirimkan naskah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Articles 577 Documents
Prosedur Pemeriksaan Mri Cervical Pada Kasus Cervical Radiculopathy Atik Mildati Taflichah; Faisal Hermawan; Risandi Al Baluni Al Baluni; Khairil; Dr. Nursama Heru
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/86wh0h06

Abstract

Latar Belakang: Cervical radiculopathy merupakan gangguan fungsi akar saraf servikal akibat kompresi atau patologi permanen. Pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) memerlukan ketepatan pemilihan sekuens untuk mengevaluasi radiks saraf tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan dan kegunaan sekuens pemeriksaan MRI Cervical dengan klinis cervical radiculopathy di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Lippo Cikarang. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi langsung pada bulan Maret 2023. Subjek penelitian adalah seorang pasien wanita usia 28 tahun dengan klinis cervical radiculopathy. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat MRI Philips Ingenia 1,5 Tesla. Hasil: Penatalaksanaan dimulai dari skrining keselamatan, informed consent, hingga pemosisian pasien secara supine, head-first menggunakan spine coil. Protokol sekuens yang digunakan meliputi Survey, Ref Scan, STIR TSE Coronal, T2 TSE Sagittal, T1 TSE Sagittal, T2 SPAIR Sagittal, T2 TSE Axial, T1 TSE GRE (FFE), dan Myelo Radial. Hasil ekspertise menunjukkan adanya degenerative disc disease berupa bulging disc pada level C3-4, C5-6, dan C6-7 yang memicu mild canal stenosis. Kesimpulan: Penatalaksanaan MRI Cervical di RS Siloam Lippo Cikarang telah mampu mengevaluasi struktur anatomi dan patologi penekanan saraf secara optimal. Setiap sekuens memiliki fungsi spesifik, di antaranya Myelo Radial untuk evaluasi spinal cord, T2 untuk patologi, dan T1 TSE GRE (FFE) untuk detail penekanan radiks saraf
Uji Organoleptik Mie Ikan Kembung Subtitusi Daun Kelor Sara Abd Samad Sara; Juhartini Juhartini; Nizmawaty Amra; Nur M Ali
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/2smv8x70

Abstract

Latar Belakang: Mie kering berbasis ikan kembung dengan substitusi daun kelor merupakan inovasi pangan fungsional yang bertujuan meningkatkan nilai gizi produk melalui penyediaan protein hewani dan zat gizi mikro untuk mendukung pencegahan stunting. Mie kering komersial umumnya didominasi karbohidrat, sehingga diperlukan optimalisasi bahan lokal untuk meningkatkan mutunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap karakteristik organoleptik produk mie kering ikan kembung dengan substitusi daun kelor. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental kuantitatif deskriptif menggunakan uji hedonik. Penilaian dilakukan oleh 30 orang panelis tidak terlatih terhadap parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis secara statistik untuk menentukan nilai mutu rerata pada interval kepercayaan 95% sesuai SNI 01-2346-2006. Hasil: Hasil perhitungan nilai mutu menunjukkan bahwa parameter tekstur (x̄ = 4,63) dan warna (x̄ = 4,50) mendapatkan penilaian dengan kategori agak suka. Sementara itu, parameter aroma (x̄ = 4,37) dan rasa (x̄ = 4,00) berada pada kategori netral. Kesimpulan: Karakteristik sensoris yang paling dapat diterima oleh panelis adalah aspek tekstur dan warna, sedangkan komponen rasa dan aroma memerlukan optimasi formula lebih lanjut untuk menyamarkan rasa getir dan aroma langu daun kelor agar dapat meningkatkan daya terima konsumen secara luas
Pengaruh Range Of Motion (ROM) Dengan Menggunakan Squeezing Sqishy Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung Nunung Fuad; Roby rahmadi Akbar
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/9n2w4b70

Abstract

Latar Belakang: Stroke terjadi secaral akibat adanya disfungsi neurologis padal otak, medula spinalis, dan retina. Salah satu indikasi dan gejala yang umum dijumpai adalah kelemahan pada kekuatan otot terutama pada ektermitas atas. Jenis latihan rehabilitasi yang dianggap efektif pasien diberikan terapi dengan media squishy yang dikombinasikan dengan gerakan Range of Motion. Penelitian ini dilakukan karena ingin mengeksplorasi potensi intervensi fisioterapi yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke dengan menggabungkan ROM dan squeezing squishy. Metode: Penelitianl ini adalah penelitian quasi eksperimen (two group pre-test post-test with control group design). 30 respondenl dengan teknik nonprobability sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen yaitu skala pengukuran kekuatan otot MRC dan Standar Operasional Prosedur (SOP) ROM dengan menggunakan squishy. Hasil: Hasil uji t independen hasil mean post-test kelompok intervensi dan kontrol mean difference 0.60 hasil uji statistik didapatkan p value = 0.035 (αl < 0.05) artinya ada pengaruh ROM dengan menggunakan squishy pada ektermitas atas. Kesimpulan: ROM dengan menggunakan squishy, ternyata bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot pada ektermitas atas pada pasienl stroke dan dari hasill penelitian sangat efektif adal peningkatan kekuatan otot setelah diberikan intervensi ROM dengan squishy.
Tingkat Kepuasan Masyarakat Perkotaan Terhadap Implementasi Kelas rawat Inap Standar (KRIS) Pasien BPJS Kesehatan di RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar St Rosmanely; Sukri Paluutturi; Nurmala Sari; Suci Rahmadani; Sugi Asmira; Wana Kurnia
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/vtt7kr09

Abstract

Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan rumah sakit dan menjamin kesetaraan pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan masyarakat perkotaan terhadap implementasi KRIS di RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Obeservasional Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 174 responden yang merupakan pasien rawat inap pengguna BPJS. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk melihat distribusi tingkat kepuasan terhadap berbagai aspek layanan seperti prosedur, waktu pelayanan, biaya, fasilitas, perilaku pelaksana, dan sistem pengaduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan puas hingga sangat puas terhadap implementasi KRIS. Aspek yang mendapat tingkat kepuasan tertinggi adalah perilaku pelaksana dan penanganan pengaduan, sementara aspek biaya dan kompetensi pelaksana masih memerlukan peningkatan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi KRIS telah memberikan dampak positif terhadap mutu layanan dan kepuasan pasien. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan dalam perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit yang adil, merata, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Hubungan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pendaftaran Online Peserta BPJS Kesehatan pada Aplikasi Mobile JKN di Kota Makassar Yusri Abadi; Wulan Aprilia Utami; Nurhayani Nurhayani; Muhammad Alwy Arifin; Muhammad Al Fajrin Muhammad Al Fajrin; Rosmanely Rosmanely; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/pme9vx78

Abstract

BPJS Kesehatan telah mengembangkan aplikasi mobile JKN sebagai platform digital untuk memudahkan peserta dalam mengakses berbagai layanan, termasuk pendaftaran online. Namun, masih banyak pula peserta BPJS Kesehatan yang mendatangi Kantor Cabang Makassar hanya untuk mengurus pendaftaran pembuatan BPJS atau perubahan data peserta. Tujuan: Mengetahui hubungan kualitas layanan terhadap kepuasan pendaftaran online peserta BPJS Kesehatan pada aplikasi mobile JKN di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional study kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah pengguna aplikasi mobile JKN di Kota Makassar yang berjumlah 100 orang yang diambil dengan metode accidental sampling. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Ada hubungan antara kualitas sistem dengan kepuasan pengguna (p=0.016). Ada hubungan antara kualitas interaksi dengan kepuasan pengguna (p=0.038). Ada hubungan antara kualitas informasi dengan kepuasan pengguna (p=0.008). Ada hubungan antara kualitas layanan dengan kepuasan pengguna (p= 0.003). Kesimpulan: Kualitas sistem, kualitas interaksi, dan kualitas informasi memiliki hubungan dengan kepuasan pengguna dan ketiga aspek tersebut yang memicu sehingga adanya hubungan antara kualitas layanan dengan kepuasan pendaftaran online peserta BPJS Kesehatan pada aplikasi mobile JKN di Kota Makassar. Disarankan agar BPJS Kesehatan dapat terus berinovasi demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.
Potensi Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica Val) Sebagai Alternatif Pewarnaan Metode Kato-Katz Fandianta Fandianta; Ade Ulii Nuha; Herry Hermansyah; Asrori Asrori
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/4qhf8q75

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Soil Transmitted Helminth memerlukan diagnosis akurat melalui metode Kato-Katz. Namun, zat warna standar malachite green memiliki risiko kesehatan serius karena bersifat karsinogenik dan mutagenik bagi praktisi laboratorium. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi ekstrak kunyit (Curcuma domestica Val.) sebagai alternatif pewarna alami yang lebih aman dan ramah lingkungan dalam metode Kato-Katz. Metode: Studi eksperimental ini membandingkan efektivitas ekstrak kunyit terhadap malachite green pada sampel feses positif STH dengan 16 replikasi per kelompok. Analisis data mencakup evaluasi kualitas visual, klasifikasi intensitas infeksi, dan kuantifikasi jumlah telur menggunakan uji statistik Mann-Whitney. Hasil Penelitian: Malachite green memberikan kualitas visualisasi 100% kategori baik, sementara ekstrak kunyit menghasilkan 75% kategori baik dan 25% sedang karena pigmen kurkumin. Meskipun terdapat perbedaan visual, kedua metode menghasilkan klasifikasi intensitas infeksi yang identik, yaitu 56,3% infeksi ringan dan 43,8% infeksi sedang. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam jumlah telur cacing yang terdeteksi antara kedua kelompok (p = 0,940). Kesimpulan: Ekstrak kunyit merupakan solusi diagnostik yang valid, andal, dan berkelanjutan. Penggunaannya menjamin keselamatan kerja, mendukung efisiensi ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya lokal, serta ramah lingkungan karena limbahnya mudah terurai
Evaluasi Penerapan Manajemen Pengelolaan Limbah Padat Domestik di Rumah Sakit X Surabaya Kusumayanti Kusumayanti; Hadi Suryono; Pratiwi Hermiyanti; Khambali; Dini Kharisma Sari
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/x5djfd78

Abstract

Pengelolaan limbah padat domestik di rumah sakit berperan penting dalam menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian bertujuan mengevaluasi penerapan manajemen pengelolaan limbah padat domestik di Rumah Sakit X Surabaya berdasarkan pendekatan fungsi POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dan analisis unsur manajemen 5M (Man, Money, Material, Method, Machine). Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengukuran timbulan limbah, serta dokumentasi, dan dianalisis secara naratif dengan dukungan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan pengelolaan limbah belum optimal. Timbulan limbah selama tujuh hari mencapai 1620 kg dengan dominasi limbah anorganik. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata yang tergolong baik pada semua tahapan, dengan nilai tertinggi pada tahap pelaksanaan (98%) dan terendah pada pengorganisasian (71%). Analisis SWOT menempatkan rumah sakit pada Kuadran I, yang mencerminkan posisi agresif untuk pengembangan. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kompetensi SDM, adopsi teknologi ramah lingkungan, penguatan alokasi anggaran, serta kerja sama eksternal dalam mendukung program “Indonesia Bebas Sampah 2025”.
Pengaruh Lama Penyimpanan Ekstrak Kulit Jeruk, Bonggol Pisang Dan Belimbing Wuluh Terhadap Daya Hambat Bakteri (Staphylococcus aureus ) Demes Nurmayanti; Wulan Retno Widyanti; Marlik Marlik; Rachmaniyah Rachmaniyah; Uswatul Choiriyah
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/9dqcrp47

Abstract

Latar Belakang : Volume sampah yang dihasilkan di Indonesia telah mencapai 19,45 juta ton sepanjang tahun 2022. Sampah tersebut terdiri dari sampah organik dan anorganik yang dapat mencemari lingkungan, sampah organik antara lain kulit jeruk, bonggol pisang, dan belimbing wuluh kaya antibakteri flavonoid dan belum banyak dimanfaatkan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh lama penyimpanan ekstrak terhadap daya hambat Staphylococcus aureus . Metode : Jenis penelitian true experiment dengan rancangan posttest only control group. Ekstrak kulit jeruk, bonggol pisang, dan belimbing wuluh pada konsentrasi 75% diekstraksi dengan pelarut etanol 70% dan diuji kandungan flavonoid serta daya hambat bakterinya. Pengujian menggunakan metode difusi sumuran dengan variasi waktu simpan 7, 14, dan 21 hari pada suhu ruang 25–35°C dan kelembaban 30–60% dengan tiga kali replikasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Two Way ANOVA dan post hoc Tukey. Hasil : Kandungan flavonoid pada ekstrak kulit jeruk, bonggol pisang, dan belimbing wuluh berturut-turut sebesar 1,42%, 1,01%, dan 2,23%. Hasil uji daya hambat menunjukkan bahwa ketiga ekstrak mencapai efektivitas terbesar pada penyimpanan hari ke-7, kemudian mengalami penurunan signifikan pada hari ke-14, dan cenderung stabil hingga hari ke-21. Berdasarkan uji Two Way ANOVA, jenis ekstrak, lama penyimpanan, serta interaksi keduanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap diameter zona hambat bakteri Staphylococcus aureus  (p < 0,05). Kesimpulan : Uji statistik menunjukkan lama penyimpanan dan jenis ekstrak berpengaruh terhadap daya hambat bakteri, ada perbedaan daya hambat ekstrak kulit jeruk, belimbing wuluh dan bonggol pisang, dan ada perbedaan daya hambat penyimpanan hari ke 7-14 (p < 0,05), tidak ada perbedaan daya hambat hari ke 14-21 (p > 0,05)
Determinan Sosial dan Literasi Kesehatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Penderita TB Paru Imam Jayanto; Hosea Jaya Edy; Musfira Ahmad; Muhamad Nurmansyah
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/jb94v261

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita Tuberkulosis (TB) tertinggi kedua di dunia. Meskipun obat anti-tuberkulosis (OAT) telah dijamin ketersediaannya oleh pemerintah, tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan masih rendah dan belum menunjukan dampak signifikan terhadap keberhasilan terapi. Ketidakpatuhan tersebut berkaitan dengan kurangnya pengetahuan pasien mengenai penyakit, terbatasanya pendidikan kesehatan yang diterima, status pekerjaan, serta rendahnya tingkat literasi kesehatan. Jumlah populasi penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tatelu Kabupaten Minahasa Utara yakni sebanyak 55 pasien. Besar sampel menggunakan total populasi yakni 55 pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara determinan sosial dan literasi kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru . Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan menggunakan instrumen Health Scale European Union (HLS-EU) dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk kemudian dilakukan uji statistik chi square. Hasil: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara determinan sosial dengan kepatuhan pengobatan TB Paru diantaranya didapatkan nilai  p-value 0.130 untuk jenis kelamin, p-value 0.188 untuk pendidikan, p-value 0.101 untuk pendapatan, dan p-value 0.308 untuk status pekerjaan. Pada hubungan literasi kesehatan juga mendapatkan hasil yang sama berdasarkan uji statistic dengan nilai p-value 0.135. Kesimpulan: Determinan sosial tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan pengobatan pada semua aspek yaitu jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, dan status pekerjaan. Begitu pula dengan literasi kesehatan tidak ada hubungan yang signifikan dengan kepatuhan pengobatan TB Paru
Pressure Ulcer Prevention with Topical Oils: Scoping Review Muhammad Raihan Adiguna
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/86rze788

Abstract

Pressure ulcers (PUs) are a common problem among patients with limited mobility. Topical oils have been used as preventive intervention due to their ability to maintain skin moisture and reduce friction. However, scientific evidence related to this practice remains scattered and has not yet been systematically mapped. This review aimed to explore and map the types of oils, application methods, and contexts of use for PU prevention. A scoping review was conducted following the PRISMA-ScR guidelines using the PCC framework (Population: patients at risk of PUs; Concept: topical oil application; Context: healthcare settings). Literature searches were conducted through PubMed, Wiley, and Garuda from 2015 to 2025. 11 articles met the inclusion criteria. Identified oils type included sweet almond oil, peppermint oil gel, virgin coconut oil, Nigella sativa oil, olive oil, and hyperoxygenated fatty acids. The interventions involved standard care with oil application (directly or combined with massage), from one to three times daily over four to forty days. Target areas included the dorsal, sacral, and calcaneal regions, in ICU, inpatient wards, and nursing homes. This scoping review successfully mapped the use of topical oils for PU prevention and offers evidence to support future clinical nursing practice

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue