cover
Contact Name
Muhlisa
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282110793513
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kel. Tanah Tinggi Barat Kec. Kota Ternate Selatan Kota Ternate, Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Kesehatan (Juke) dengan nomor terdaftar p-ISSN 1907-6401 dan e-ISSN 2597-7520 adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate. Fokus dan Ruang Lingkup (Aim and Scope): Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan penelitian ilmiah di bidang kesehatan, laporan kasus (case report), dan tinjauan pustaka (literature review) guna mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah kesehatan. Ruang lingkup naskah yang diterima meliputi: Keperawatan Kebidanan Kesehatan Lingkungan Gizi Teknologi Laboratorium Medis Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan terbuka bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang kesehatan untuk mengirimkan naskah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Articles 577 Documents
Tingkat Perilaku Orang Tua pada Kejadian ISPA Balita di Wilayah Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu Tahun 2025 Rico Septa Pratama; Yusmidiarti
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/6ed2vp27

Abstract

Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan utama pada balita yang kejadiannya dipengaruhi oleh perilaku orang tua, khususnya kebiasaan merokok di dalam rumah dan pengelolaan kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku orang tua pada kejadian ISPA anak balita di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu Tahun 2025. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 45 orang tua balita penderita ISPA yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur karakteristik responden, status merokok, dan skor tingkat perilaku pencegahan ISPA dengan sistem kategorisasi (baik, cukup, kurang). Analisis data menggunakan analisis univariat distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat perilaku pencegahan kategori cukup yaitu 22 orang (48,9%), kategori kurang 14 orang (31,1%), dan kategori baik hanya 9 orang (20,0%). Rendahnya capaian perilaku baik ini didominasi oleh tingginya status orang tua perokok aktif di dalam rumah yaitu sebesar 30 responden (66,7%). Kebiasaan merokok dalam rumah dan keterbatasan ventilasi fisik menjadi faktor risiko utama pemicu kejadian ISPA balita. Kesimpulan: Tingkat perilaku orang tua terkait kejadian ISPA balita sebagian besar berada pada kategori cukup (48,9%). Kebiasaan merokok domestik dan sanitasi udara yang buruk menjadi kontributor utama rendahnya perilaku pencegahan, sehingga diperlukan intervensi edukasi terstruktur dari puskesmas.
Asupan Vitamin D Menggunakan Food Recall dan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire Repi Juliestari; Betty Yosephin Simanjuntak; Kusdalinah Kusdalinah
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/k0ep3414

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara tropis dengan paparan sinar matahari yang melimpah, namun prevalensi defisiensi vitamin D masih sering dijumpai, termasuk di kalangan mahasiswa. Mahasiswa   cenderung memiliki pola makan yang kurang beragam dan banyak melakukan aktivitas di dalam ruangan, sehingga berisiko mengalami kekurangan vitamin D. Selain itu, belum banyak penelitian yang membandingkan asupan vitamin D dengan dua instrumen penilaian gizi, yaitu Food Recall 3 × 24 jam dan SQ-FFQ. Tujuan: Mengetahui asupan vitamin D pada mahasiswa   dan membandingkan asupan vitamin D pada mahasiswa   Program Studi Diploma Tiga Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu menggunakan instrumen Food Recall 3 × 24 jam dan SQ-FFQ. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bengkulu pada Februari–April 2025, sampel dalam penelitian sebanyak 150 responden yang dilakukan dengan mewawancarai secara langsung menggunakan instrumen Food Recall 3 x 24 jam dan SQ-FFQ dan diolah menggunakan aplikasi SPSS dengan uji T-Test Independent. Hasil: Rata-rata asupan vitamin D berdasarkan Food Recall 3 × 24 jam adalah 1.51 ± 1.25 mcg/hari, sedangkan berdasarkan SQ-FFQ sebesar 0.51 ± 0.89 mcg/hari. Sumber utama vitamin D yang paling sering dikonsumsi menurut Food Recall adalah daging dan produk olahan, ikan, serta telur, sementara menurut SQ-FFQ adalah ikan, susu dan produk olahan, serta telur. Hasil uji Independent Sample T-Test didapatkan nilai p = 0.000 (p < 0.05), di mana metode Food Recall memberikan estimasi asupan vitamin D lebih tinggi dibandingkan SQ-FFQ. Kesimpulan: Asupan vitamin D mahasiswa   masih tergolong rendah menggunakan kedua instrumen jika dibandingkan dengan AKG yaitu sebesar 15 mcg/hari.  
Pengaruh Kondisi Penyimpanan terhadap Nilai Gizi SIKA Nur M Ali; Nofiandri; Anita Febrian Permata Sari
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/6q1ye845

Abstract

Masyarakat Kota Ternate lebih banyak mengonsumsi sagu lempeng yang terbuat dari ubi kayu. Ubi kayu merupakan salah bahan pangan pengganti beras yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Ikan merupakan salah satu sumber pangan protein yang banyak dikonsumsi masyarakat Kota Ternate. Ikan yang sering di konsumsi adalah ikan pelagis kecil dan besar. Ikan cakalang merupakan salah satu jenis ikan pelagis besar yang mendominasi hasil tangkapan nelayan di Kota Ternate. Ikan cakalang memiliki kandungan protein sebesar 19,6gram per 100gram bahan. Makanan darurat bencana harus memiliki memenuhi beberapa persyaratan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penyimpanan terhadap nilai gizi SIKA.  Jenis  penelitian  yang  digunakan  yaitu  penelitian intervensional/ eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah sagu singkong ikan tuna sirip kuning yang dibuat dari bahan dasar singkong dan ikan tuna sirip kuning yang diperoleh dari Pasar Bastiong di Ternate. Hasil penelitian dilakukan pengujian secara simplo dan duplo yang menunjukkan hasil uji kandungan karbohidrat pada sagu ikan formula A1; 60,83 dan 61,26, A2;56,77 dan 57,30, A3;51,48 dan 50,33. Hasil ujia Protein A1; 14,87 dan 14,25. A2; 16,45 dan 16,11. A3; 15,52 dan 16,11 serta hasil uji lemak pada produk SIKA adalah A1; 8,52 dan 8,55, A2; 16,16 dan 16,21, A3; 18,99 dan 19,32. Disimpulkan bahwa hasil pengujian analisis kandungan gizi dengan formula A1 energi dari karbohidrat lebih tinggi dibandingan dengan formula A 2 dan A 3 dikarenakan perbedaan komposisi dari ketiga formula. Untuk nilai gizi protein menunjukkan hasil uji produk SIKA pada formula A2 dan formula A3 pengujian kedua memiliki kandunga nilai gizi protein lebih besar dibandingkan dengan formula A1 dan formula A2 pengujian pertama, sedangkan nilai gizi lemak pada formula A3 SIKA memiliki kandungan nilai gizi lebih besar diabndingkan dengan formula A1 dan A2.  
Hubungan Persepsi Ketersediaan Lahan Dan Sikap Masyarakat Dengan Kebiasaan Membakar Sampah: Studi Potong Lintang Mustafa Mustafa; Kadar Ramadhan; Herlina Susanto Sunuh
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/bxq0rg84

Abstract

Pembakaran sampah rumah tangga merupakan praktik pengelolaan limbah yang berisiko karena dapat menghasilkan partikulat halus, karbon hitam, dioksin, furan, dan polutan toksik lain. Kebiasaan ini dipengaruhi oleh faktor pemungkin dan predisposisi, termasuk persepsi ketersediaan lahan serta sikap masyarakat terhadap pengelolaan sampah tanpa bakar. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan persepsi ketersediaan lahan dan sikap masyarakat dengan kebiasaan membakar sampah. Desain penelitian adalah potong lintang dengan data primer dari 150 responden rumah tangga. Variabel independen meliputi persepsi ketersediaan lahan dan sikap masyarakat, sedangkan variabel dependen adalah kebiasaan membakar sampah. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, odds ratio (OR), dan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 58,7% responden memiliki kebiasaan membakar sampah. Responden yang mempersepsikan lahan tidak tersedia lebih banyak membakar sampah (77,8%) dibandingkan responden yang mempersepsikan lahan tersedia (30,0%), dengan p<0,001 dan OR=8,17. Responden dengan sikap kurang mendukung juga lebih banyak membakar sampah (80,5%) dibandingkan responden dengan sikap mendukung (32,4%), dengan p<0,001 dan OR=8,63. Disimpulkan bahwa persepsi ketersediaan lahan dan sikap masyarakat berhubungan signifikan dengan kebiasaan membakar sampah. Intervensi perlu memadukan edukasi risiko, penguatan sikap, dan penyediaan alternatif pengelolaan sampah sesuai keterbatasan lahan rumah tangga
Pengaruh Self care Terhadap Kualitas Tidur pada Pasien Diabetes Melitus: Literatutre Review Aprina Aprina; titi astuti
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/4fpbft68

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui perilaku self care yang optimal. Gangguan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus dapat memperburuk kontrol glikemik, meningkatkan risiko komplikasi, serta menurunkan kualitas hidup. Hasil penelitian mengenai pengaruh self care dan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus masih menunjukkan hasil yang bervariasi, baik pada tingkat self care, kualitas tidur, maupun kekuatan pengaruh keduanya, sehingga diperlukan telaah lebih lanjut melalui pendekatan scoping review. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self care dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan penelusuran artikel pada database PubMed dan ScienceDirect menggunakan kata kunci “self care”, “sleep quality”, dan “diabetes mellitus”. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli, tersedia dalam teks lengkap, menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia, serta dipublikasikan dalam 5 tahun terakhir (2021–2025). Proses seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 10 artikel yang sesuai untuk direview. Hasil telaah menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya pengaruh signifikan antara self care dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus. Pasien dengan self care yang baik, seperti kepatuhan diet, aktivitas fisik teratur, kepatuhan pengobatan, pemantauan kadar gula darah, dan manajemen stres yang efektif, cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Sebaliknya, kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan rendahnya konsistensi perilaku perawatan diri dan kurang optimalnya kontrol glikemik. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara self care dan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan manajemen keperawatan yang holistik untuk meningkatkan perilaku self care dan kualitas tidur guna mendukung pengendalian diabetes melitus secara optimal
Penerapan Posisi Head Up 30° Pada Pasien Cedera Kepala Post Kraniotomi di Ruang Intensive Care Unit Herikardi Buli; Mulyadi; Reginus Tertius Malara
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/b9fx6t19

Abstract

Latar belakang: Cedera kepala pasca kraniotomi berisiko mengalami edema serebral dan peningkatan tekanan intrakranial yang dapat memperburuk kondisi neurologis. Posisi head up 30° merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan aliran balik vena serebral dan membantu menstabilkan tekanan intrakranial, sehingga berperan penting dalam pemulihan pasien. Tujuan: Mengetahui efektivitas posisi head up 30° dalam menstabilkan tekanan intrakranial pada pasien cedera kepala pasca -kraniotomi. Metode: Studi ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan laporan kasus pada satu pasien cedera kepala post kraniotomi yang di rawat di ICU. Intervensi berupa posisi head up 30° diterapkan seten selama 3 hari pada setiap shift. Observasi dilakukan tujuh kali setiap 15 menit pada setiap shift, meliputi status neurologis (GCS, ukuran pupil, refleks cahaya, muntah proyektil, kejang, kesadaran) dan status hemodinamik (tekanan darah, MAP, nadi, pernapasan, SpO2, suhu). Hasil: Sebelum intervensi posisi head up 30°, pasien memiliki tekanan darah 163/60 mmHg dan MAP 102 mmHg. Setelah intervensi diberikan secara konsisten selama 3 hari, tekanan darah menurun menjadi 140/57 mmHg dan MAP menjadi 79 mmHg, dengan saturasi oksigen tetap stabil pada kisaran 99–100%. Status neurologis tidak menunjukkan perubahan bermakna, ditandai dengan kesadaran tetap sopor (GCS E1M4VT), pupil 2/2 mm dengan refleks cahaya positif bilateral, serta tidak ditemukan muntah proyektil maupun kejang. Kesimpulan Penerapan posisi head up 30° selama 3 hari membantu mempertahankan stabilitas status neurologis dan hemodinamik pada pasien pasca kraniotomi, yang ditunjukkan oleh tidak adanya perburukan neurologis serta tercapainya kestabilan tekanan darah, MAP, dan saturasi oksigen selama masa observasi.
Pengaruh Intervensi Manajemen Diri dan Akupresur terhadap Perubahan Lemak Tubuh pada Wanita Obesitas Prediabetes Acce Basri; Syamsiar Russeng; Nurhaedar Jafar; Ridwan Amiruddin
Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/058cha35

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi ADCES7 Self Care Behavior dan Akupresur dalam menurunkan kadar lemak tubuh pada wanita obesitas prediabetes. Metode: Desain penelitian quasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent group pre dan post-test comparison, melibatkan 102 wanita obesitas berusia 20-60 tahun dengan prediabetes, yang dibagi dalam tiga kelompok: kelompok A (manajemen diri), kelompok B (akupresur), dan kelompok C (gabungan keduanya). Intervensi selama 12 minggu. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah timbangan digital body Composition Karada Scan Omron HBF-375 untuk mengukur persen lemak tubuh. Analisis statistik menggunakan SPSS dengan analisis univariat dan analisis bivariat seperti Repeated Anova test; friedman test; One way Anova; Kruskal wallis test. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa kelompok gabungan ADCES7 dan Akupresur mengalami penurunan persen lemak tubuh terbesar, yaitu 1,85% dari pre ke post 1 dan 2,01% dari pre ke post 2. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok setelah intervensi, gabungan kedua intervensi menunjukkan hasil yang lebih mencolok dalam penurunan kadar lemak tubuh. Ini menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan perilaku dan akupresur mungkin memberikan manfaat tambahan yang lebih besar dibandingkan dengan intervensi tunggal.kesimpulan: Intervensi ADCES7 Self Care Behavior, Akupresur, dan gabungannya efektif dalam menurunkan kadar lemak tubuh pada wanita obesitas prediabetes, dengan efek yang tetap stabil setelah 4 minggu tanpa pendampingan. Disarankan agar puskesmas membuat program intensif untuk menurunkan lemak tubuh selama 12 minggu dengan menggabungkan kedua intervensi ini.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue