cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jalan Prof.Dr. Hamka, Air Tawar, Padang Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah pesona PAUD
ISSN : 23378301     EISSN : 26561271     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL ILMIAH PESONA PAUD began publishing in March 2012 with p-ISSN no 2337-8301 with a frequency of 6 times a year. This journal was re-managed and published twice a year in the printed and electronic versions in 2018. each of which had p ISSN no 2337-8301 and e ISSN no 2656-1271 by the Department of Teacher Education in Padang State Early Childhood Education. As a national journal that has implemented an open access peer-reviewed journal system. Manuscripts that enter through the review process, the results of the review will be informed to the authors of the paper through the Open Journal System (OJS). This journal is dedicated to original articles published in Indonesian and English as a scientific forum for Early Childhood Education studies for lecturers, researchers, reviewers, practitioners, and S1 / S2 / S3 students.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2019)" : 5 Documents clear
Analisis Asesmen Perkembangan Seni Gambar Tanpa Wajah di TK Islam DA Yogyakarta retno, retno anggraini
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.953 KB) | DOI: 10.24036/107496

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asesmen perkemabangan seni gambar tanpa wajah di TK Islam DAYogyakarta yang menjadikan kebiajakan lembaga dalam kegiatan pembelajarannya. DA merupakan lembaga pendidikan anak usia dini yang baru berdiri pada tahun ajaran 2019/2020.  Metode penelitian yang digunakan penelii yaitu pendekatan deskriptif kualitatif, dimana peneliti akan mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan hasil observasi dan wawancara dilapangan. Dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dan hasilnya adalah bahwa lembaga ini memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri dalam menerapkan kegiatan pembelajaran pada anak. Salah satu yang mejadi ciri khas dari lembaga ini adalah bahwa anak- anak dalam kegiatan pembelajarannya apabila membuat hasil karya dan gambar mereka tidak diperbolehkan memberikan aseksoris seperti mata. Sudah menjadi kebijakan lembaga setiap gambar tidak diperbolehkan memberi mata dan asesoris wajah lainnya. Kemudian pelaksanaan penilaian perkembangan seni di lembaga ini sudah dilaksanakan dilakukan bersamaan dengan penilaian perkembangan lainnya.  Kata Kunci: asesmen perkembangan seni, anak usia dini, kegiatan pembelajaran
Pelaksanaan Program Parenting di Rumah Anak Sholeh (RAS) Purus Padang wulandari, dela
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.742 KB) | DOI: 10.24036/9297

Abstract

Dela Wulandari1, Rakimahwati2, Syahrul Ismet3PG-PAUD FIP UNPEmail: delawulandari360@yahoo.com Abstrak Penelitian dilatarbelakangi ketertarikan peneliti pada permasalahan orangtua yang belum memahami pengasuhan yang benar dan sekolah yang belum melibatkan orangtua dalam pendidikan anak. Terutama di daerah Purus Padang disebabkan kesulitan ekonomi dan lingkungan negatif sehingga mempengaruhi pengasuhan orangtua terhadap anak. Rumah Anak Sholeh (RAS) menawarkan pendidikan untuk perubahan orangtua yaitu dengan menyelenggarakan program parenting atau sekolah orangtua (SOT). Penelitian bertujuan untuk menggambarkan Pelaksanaan Program Parenting di Rumah Anak Sholeh Purus Padang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data model Milles dan Huberman. Berdasarkan deskripsi dan analisis data disimpulkan bentuk-bentuk program parenting Rumah Anak Sholeh yaitu: 1) ilmu parenting, 2) tahsin dan 3) keterampilan. Materi-materi parenting yang diberikan yaitu: 1) pola asuh orangtua, 2) tahap perkembangan anak, 3) tugas ayah dan bunda, 4) perlunya kasih sayang, 5) menghilangkan kata-kata “jangan” dan “tidak”, 6) perbaikan komunikasi, 7) kekerasan terhadap anak, 8) peran dan fungsi ibu, serta keterampilan. Dampak program  parenting terhadap cara pengasuhan orangtua yaitu: 1) sopan memperlakukan anak, 2) menasehati anak dengan lemah lembut, dan 3) emosi lebih terkontrol ketika menghadapi anak.Kata Kunci: program parenting;pelaksanaan; Rumah Anak Sholeh (RAS)AbstractThe background of this study is the curiosity of researcher about parents who do not understand parenting program to their children and about the school which does not involved parents in educating the children. This problem occur especially in the region of Purus Padang which is caused by the difficulty of economy and also the negative surroundings in that region. Rumah Anak Sholeh (RAS) offers an education to the parents in mothering their children by using Parenting Program or Sekolah Orangtua (SOT). This study is aimed to describe the implementation of Parenting Program in Rumah Anak Sholeh Purus Padang. This study is a descriptive study which uses qualitative approach by using analysis technique from Milles and Huberman. From the description and the data analysis, it can be concluded that there are several types of Parenting Program in Rumah Anak Sholeh, they are: 1) parenting knowledge, 2) tahsin and 3) skill. The parenting materials which is given are: 1) educating pattern of parents, 2) development phase of the child, 3) the duty of father and mother, 4) the importance of love, 5) removing the words “do not” and “no”, 6) communication repairing, 7) child abuse, 8) the function of mother, and skill. The impact of Parenting Program toward the mothering way are: 1) treating the child respectfully, 2) advising the child friendly, and 3) emotional control in facing the child..Key words: parenting program; implementation; Rumah Anak Sholeh (RAS)
Studi Kasus Penetapan Peraturan Walikota Lhokseumawe Mengenai Wajib Berbahasa Aceh di Hari Jumat Amalia, Rizka; Maulizal, Heri
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.606 KB) | DOI: 10.24036/107550

Abstract

Fokus tulisan ini adalah tentang pendidikan berbasis budaya. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh penetapan peraturan Walikota Lhokseumawe mengenai wajib berbahasa Aceh pada hari Jumat. Beberapa pertanyaan yang diajukan dalam artikel ini adalah: 1) Bagaimana praktik pendidikan berbasis budaya dalam lembaga pendidikan anak usia dini 2) Bagaimana problematika penetapan peraturan Walikota Lhokseumawe tentang setiap hari jumat wajib berbahasa Aceh di instansi pemerintah dan sekolah. Secara metodologis, artikel ini berangkat dari sebuah hasil penelitian kualitatif, dimana data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara teori yang digunakan dalam menganalisis data- data penelitian adalah teori Relasi Kuasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik belajar berbasis budaya pada lembaga pendidikan anak usia dini di Aceh diterapkan melalui perkenalan budaya sekitar, seperti tari saman, sedati, rapai danpun dengan membiasakan anak- anak berbahasa daerah yaitu bahasa Aceh setiap hari Jumat
Pengaruh Media Spindle Boxes Terhadap Kemampuan Berhitung Anak batubara, lailatussipah; Ismet, Syahrul; Marlina, Serli
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.784 KB) | DOI: 10.24036/101895

Abstract

This article describes the results of the effect of stripboard media on the ability of counting children aged 5-6 years in Taman Kanak-kanak Darul Falah Padang. Counting activities in children still use an abstract magazine without being combined with the media. So the child becomes bored, saturated and not interested in following the learning activities. Through this research developed a learning media strip board to ability to count children. This study uses an experimental quasy approach with the number of children of kindergarden Anggrek as many as 48children. The sample B4 control class and the experimental class B3 were each 10 children with saturated sampling technique. The results showed that the average of experiment class is 87,5 and control class is 71,88. The research findings that media spindle boxes can develop the ability to count children in learning activities.
Pembelajaran Area Berbasis Islam Montessori terhadap Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini di Safa Preschool Yogyakarta Mukaromah, Luluk
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.14 KB) | DOI: 10.24036/107544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Area  Berbasis Islam Montessori terhadap perkembangan Psikologi Anak Usia Dini di Safa Islamic Preschool Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran area Berbasis Islam Montessori terhadap perkembangan Psikologi Anak Usia Dini di Safa Islamic Preschool Yogyakarta meliputi kegiatan awal, kegiatan inti yang mencakup kesiapan belajar, kesempatan belajar, kesempatan praktek, bimbingan, pemberian motivasi, dan model yang baik, serta istirahat dan kegiatan akhir. Safa Islamic Preschool Yogjakarta adalah PAUD di Yogjakarta yang menyampaikan kurikulum nasional dan sudah diperkaya dengan prinsip-prinsip montesori bernafaskan Islam yang terkandung dalam setiap proses pembelajaran. Safa Islmaic Preschool Jogjakarta mendasarkan pada pengenalan ajaran islam sejak dini. Dalam mengembangkan kreatfitas Anak Usia Dini, Model pembelajarannya menggunakan model pembelajaran area dengan menggunakan pendekatan Montessori bernafaskan Islam. Metode Montessori merupakan metode yang mendidik anak sesuai dengan fitrahnya sebagai seorang anak. Metode ini memfokuskan pada kepentingan anak secara individu (child/student centerd). Mereka akan melakukan aktivitas sehari-hari sesuai dengan pilihan dan keinginan mereka, sementara guru akan berperan sebagai fasilitator dalam semua kegiatan yang mereka lakukan.Terdapat lima area di Safa Islamic Preschool, yakni area keterampilan hidup, area sensorial, area matematika, area bahasa, serta area ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang mengacu pada kurikulum-13.

Page 1 of 1 | Total Record : 5