cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA
ISSN : 23560215     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal AL - AZHAR SERI HUMANIORA merupakan jurnal ilmiah yang memuat makalah dan artikel hasil penelitian atau kajian teoristis dalam bidang Humaniora. Kata Al-Azhar berakar dari z-h-r. Verba zahara bermakna to shine, give light, be radiant, to glow, gleam, glare, shine, to blossom, be in bloom (Wehr, 1974:384). Dengan demikian kata Al-Azhar berarti sesuatu yang bersinar, yang memberi cahaya, yang berseri-seri atau yang mekar. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2011)" : 7 Documents clear
Membaca Berkelompok Kasus: Pemelajar Bahasa Jepang Orang Indonesia Arianty Visiaty
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.897 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.40

Abstract

Keterampilan membaca yang baik diperlukan untuk membuat skripsi. Mahasiswa tidak hanya diharapkan bisa membaca bibliografi berbahasa Inggris, tetapi juga bahasa Jepang. Akan tetapi bagi mahasiswa pemelajar bahasa Jepang yang berasal dari negara yang beraksara non-kanji, membaca bahan bacaan otentik seperti buku, koran, ataupun dokumen lainnya bukanlah hal yang mudah (terutama untuk pemelajar tingkat menengah). Fokus dari penelitian ini adalah mutual activity yang terjadi di kegiatan membaca berkelompok dan penggunaan prior knowledge. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa dapat menangkap isi bacaan otentik dalam bahasa Jepang di atas level kemampuannya. Dengan membaca dalam kelompok, mahasiswa bisa saling menggunakan sumber daya yang mereka miliki sehingga mereka bisa mengerti isi bacaan lebih dalam. Dengan menggunakan bahasa ibu, mahasiswa dapat dengan mudah menggunakan prior knowledge untuk memahami isi bahan bacaan, dan dapat saling bertanya dan memberikan pendapat secara bebas. AbstractTo write a good thesis, students must have good reading skills. In the Japanese Language learner case, he/she will be required to be able to read not only textbooks or other written sources in Indonesian language and English, but also materials in Japanese. But, to Japanese language learners that come from non-kanji countries, reading authentic materials such as books, news papers, documents, etc., is not easy (more especially for intermediate level learners). The focus of this study is the mutual activity that occurs and the use of prior knowledge on group reading.The outcome of this research is that students are able to grasp authentic reading content in Japanese that is in a level that is beyond their actual ability level. By reading in groups, students can one another use resources that they each have so that their understanding towards the reading content is deeper. By using the mother language, students are easily able to raise and use their prior knowledge to understand reading materials, can ask questions towards one another, express opinions and freely have a debate.
Pengaruh Ideologi Peran Jender terhadap Pemberian Dukungan kepada Calon Pemimpin Perempuan pada Organisasi Kemahasiswaan Rochimah Imawati; Radhiya Bustan
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.279 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.41

Abstract

Jender sering dipahami sebagai karakter yang melekat dalam diri perempuan maupun lak-laki yang dikonstruksi secara sosial maupun kultural. Konstruksi tersebut secara langsung atau tidak menimbulkan harapan yang berbeda terhadap ideal selveslaki-laki dan perempuan. Penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana ideologi peran  jender dalam pemilihan pemimpin perempuan pada organisasi kemahasiswaan (intra kampus) di UAI tahun 2009.AbstractGender was often understood as a character inherent inboth women and men, who socially and culturally constructed. This construction was directly or indirectly leads to different expectations of the ideal selves of male and female. This study  attempted  to discuss how ideology of gender roles in the election of  women leaders  in  student organizations (intra-campus) at UAI, 2009.
Persepsi Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia terhadap Mata Kuliah Umum Bahasa Arab di Universitas Al Azhar Indonesia Nur Hizbullah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.259 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.42

Abstract

Bahasa Arab merupakan salah satu Mata Kuliah Wajib Universitas bagi semua fakultas dan Prodi di UAI. Pengajarannya bertujuan memberikan kemahiran dasar berkomunikasi dalam bahasa Arab. Diperlukan evaluasi untuk pengembangan dan peningkatan kualitas pengajaran dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi mahasiswa UAI terhadap keberadaan MKU Bahasa Arab, materi yang diajarkan, metode pengajarannya, dan dosen MKU bahasa Arab. Metode penelitian ini adalah survei, bersifat deskriptif. Sampel dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik-deskriptif. Melalui penelitian ini diungkap bahwa mahasiswa menunjukkan kesadaran dan sikap positif terhadap pentingnya bahasa Arab dan keberadaan MKU Bahasa Arab di UAI. Persepsi mahasiswa UAI terhadap MKU Bahasa Arab, materi, metodologi pengajaran, dan dosen pengajarnya cukup positif disertai dengan harapan pencapaian yang maksimal dan pengembangan program yang optimal dan efektif bagi peningkatan kemampuan bahasa Arab mahasiswa.AbstractArabic Language (MKU) is one of the Compulsory Courses for all University faculty and Department in UAI. The teaching aims to provide basic skills to communicate in Arabic. Evaluation is required for the development and improvement of teaching quality and student learning outcomes. This study aims to find out students’ perceptions of the existence of Arabic Language, the material being taught, and teaching methods, and lecturer in Arabic Language. This is a survey research method, is descriptive. Samples were randomly selected. The instruments used were questionnaires and interviews. Data analysis was performed using statistical techniques-descriptive. Through this study revealed that students demonstrate awareness and positive attitudes towards the importance of Arabic language and Arabic lecture presence in UAI. UAI students’ perceptions of the Arabic, materials, teaching methodology, teachers and lecturers were positive with the hope of achieving the maximum and the development of an optimal and effective programs for the improvement of Arabic language skills of students.
Rancangan dan Penerapan Strategi Pembelajaran pada Mata Kuliah Media dan Teknologi Pembelajaran di Program Studi PAUD Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al Azhar Indonesia Fidesrinur Fidesrinur
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.79 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.38

Abstract

Rancangan dan penerapan strategi pembelajaran pada mata kuliah media dan teknologi pembelajaran merupakan suatu aktivitas latihan proses pembelajaran bagi mahasiswa. Dalam perancangan pembelajaran diperlukan kemampuan mahasiswa dalam   merencanakan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi sebagai sebuah system pembelajaran yang tersebar dalam berbagai mata kuliah.  Dalam pelaksanaan aktivitas pembelajaran mahasiswa mengembangkan pembelajaran sesuai dengan pemahamannya terhadap filosofi pembelajaran yang mereka miliki, kemampuannya dalam menstruktur aktivitas sesuai tujuan yang ada dengan mempertimbangkan gaya belajar anak. Efektivitas dan efisiensi pembelajaran merupakan wujud dari pemahaman mahasiswa tentang teori yang diterjemahkan ke dalam praktek pembelajaran dalam bekerjasama dengan sesama mahasiswa dan dosen. AbstractFor the student of Early Childhood Education (ECE) designing and applying learning strategy in Media and Learning Technology subject is the process of teaching and learning activities where they directly experience the teaching ang learning process in the class. In order to be capable for designing learning activitities such as planning, actuating, and evaluating as a learning system, the students also need capabilities in some prerequisite subject. In developing teching and learning process, students caused by their philosophy on teaching, capabilities on structuring activities based on teaching goals regarding students learning style. The effectiveness and the efficiency of the teaching and learning strategy implement is based on  students’ comprehension on  theory and  their capabilities in translating it into teaching and learning practice  where their friends  suppose to be  students.
Suatu Telaah Budaya: Agama dalam Kehidupan Orang Jepang Sandra Herlina
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.998 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.43

Abstract

Pandangan orang Jepang terhadap agama adalah sebagai ikatan budaya dan tradisi.  Memiliki dua atau lebih agama dalam kehidupan seseorang adalah sesuatu yang wajar, dan hal tersebut menjadikan salah satu karakteristik agama Jepang.  Dalam sejarahnya yang panjang, agama telah mengalami perkembangan, agama asli tetap dipertahankan walaupun muncul agama-agama baru, agama asli tetap hidup dengan harmonis meskipun terjadi sinkretisme. Ada beberapa agama yang ada di Jepang selain Shinto sebagai folk belieft dan sebagai kepercayaan, antara lain Budha, agama-agama Samawi, Shinshukyo dan agama-agama lainnya yang berdampingan secara harmonis. Meskipun dikatakan bahwa agama tidak penting dalam kehidupan orang Jepang, namun pada kenyataannya orang Jepang tetap meneruskan kehidupan keagamaan dalam perilaku mereka sebagai “penjaga tradisi”  kebudayaan mereka. AbstractThe Japanese view of religion as cultural ties and traditions. Having two or more religion in one’s life is something that is reasonable and that is became one of Japanese religion character. In its long history, religions have experienced growth, the original religion live harmony is maintained despite an emerging syncretism or religious. There are some religions that exist in Japan other than folk belieft Shinto as the belief among others, Buddhist, Samawi religions, Shinshukyo and others who live together in harmony. Although it is said that religion is not important in Japanese life, but in fact the Japanese continue to run as part of religious life in their behavior as culture “guardians of tradition”.
Efektivitas Media Pembelajaran bagi Pendidik PAUD yang Ramah Lingkungan Suwardi Suwardi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.788 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.39

Abstract

Produktifitas dan kreatifitas pendidik yang optimal akan sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan anak didik khususnya dalam penyampaian dan penyajian materi pembelajaran dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan alat peraga. Alat peraga dari sisi pembuatan terbagi menjadi dua yakni yang berasal dari pabrik dan lingkungan sekitar. Sedangkan ditinjau dari segi kemanfaatan  ternyata alat peraga lingkungan dapat diperoleh dengan cepat dan mudah serta murah, selain daripada itu  alat peraga dalam proses belajar mengajar anak didik bertujuan akan cepat merespon dan memperrmudah pemahamannya yang berasal dari lingkungan sekitar.AbstractProductivity and creativity optimal educators will be very great influence on the development of students, especially in the delivery and presentation of learning materials in teaching and learning by using teaching aids. Teaching aids from the manufacture is divided into two derived from the plant and surrounding environment. While the terms of the environmental benefits were teaching aids can be obtained quickly and easily and cheaply, other than it teaching aids in the learning process students will quickly respond and aims to facilitate the understanding that comes from the surrounding environment.
Signifikansi Kajian Bahasa Semit dalam Linguistik Arab Abdul Muta’ali
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.371 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i2.44

Abstract

Bahasa Semit adalah cabang bahasa Afro-Asiatik yang paling besar, selain merupakan yang terluas dalam rumpun bahasa ini bahasa semit juga bahasa yang paling awal yang sampai secara tulisan kepada kita. Tidak ada kesepakatan yang pasti diantara para ahli bahasa dan ahli sejarah tentang tempat dimana bahasa Afro-Asiatik bermula. Ada yang mengatakan bahasa ini bermula dari Ethiopia, ada juga yang mengatakan bermula dari daerah Levant, bahkan ada juga yang mengatakan berasal dari Kenya. Para penutur cabang bahasa ini seringkali menganggap bahwa mereka adalah anak keturunan Sem, salah seorang putra Nabi Nuh, karena itulah nama cabang ini disebut sebagai bahasa Semit. Di antara bahasa-bahasa Semit sendiri, bahasa mereka ini mempunyai warna yang unik. yang secara pengucapan dan ejaan disebut sebagai Tri-Literal atau menggunakan konsonan sebagai dasar arti. Bahasa semit memiliki empat cabang bahasa yang terbagi dalam akkadi, kan’an, aromi dan janibi. Studi tentang bahasa Semit ini akan mengantarkan kita kepada studi yang lebih komprehensif rumpun-rumpun bahasa ini, salah satunya adalah bahasa Arab.  AbstractThe Semith language is the most Afro-Asiatic language and the larges language area came us have writing and the faster. Discourse about it until now, no there are one opinion between linguistics scholars and histories scholars where the first place of semit growing. Many scholars says that Ethiopia and Levant its the first place. The others Scholars says it’s Kenya. Speakers of this tongue has claim that they are is the Sam family, he is one of a prophet Nuh’s son. So, it was inspired to give this brand of  language as Semit Language. In its self, there are many colours and uniqies; like verbalition and aplhabetic, so Tri-Literal called. Or use consonan as basic meaning. The Semit language have four language parts, there are Accady, Can’an, Aromy, and Janiby. The study of this tongue bring us to more comprehenshif studies about the various of this family language, one of them is Arabic language.

Page 1 of 1 | Total Record : 7