cover
Contact Name
Samsul Ode
Contact Email
samsul.ode@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6282242151689
Journal Mail Official
jurnalpolinter@gmail.com
Editorial Address
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta,Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Agung Podomoro, Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Polinter
ISSN : 24067776     EISSN : 24600903     DOI : -
Core Subject : Social,
Polinter merupakan jurnal kajian ilmu politik dan ilmu hubungan internasional yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Polinter terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu pada semester genap dan ganjil. Jurnal ini berusaha mengangkat dan mengkaji terkait Politik Indonesia maupun Politik International. Polinter didirikan pada tahun 2014, diawali dengan jurnal cetak dengan no. ISSN 2406-7776 pada tahun tersebut. Kemudian pada tahun 2015 terbentuk versi elektronik dengan no. EISSN 2460-0903.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2022)" : 7 Documents clear
Pergulatan Identitas Suku Dayak Dalam Ritual Tolak Bala dan Penanggulangan Covid-19 Di Desa Baya Mulya Kabupaten Sintang Jumadi Jumadi; Haunan Fachry Rohilie; Efriani Efriani
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.6158

Abstract

Penelitian ini ingin melihat bagaimana suku Dayak Linoh di Desa Baya mulya mempertahankan ritual adat warisan nenek moyang melalui ritual adat tolak bala sebagai upaya dari masyarakat adat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Suku Dayak Linoh yang ada di Desa Baya Mulya meyakini bahwa pandemi Covid-19 terjadi akibat terganggunya hubungan antara manusia dengan roh leluhur, sehingga perlu dilakukan ritual tolak bala, atau menolak terjadinya marabahaya bagi masyarakat setempat. Covid-19 dianggap tidak jauh berbeda Ketika terjadi wabah penyakit, atau gagal panen. Sehingga ritual tolak bala ini diharapkan mampu memperbaiki hubungan antara masyarakat dan roh leluhur. Selain itu, penelitian ini juga ingin melihat bagaimana peran dan keterlibatan Pemerintah Desa Baya Mulya dalam ritual tolak bala, termasuk pelibatan masyarakat adat dalam penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 di Desa Baya Mulya. 
KONFLIK AGRARIA (Studi Kasus Pada Lokasi Lahan Tambang Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan) Komang Jaka Ferdian; Risky Ananda Putri; Rini Sandrawati; Tssanaya Violeta Maharini
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.6005

Abstract

Konflik agraria di Indonesia salah satunya terdapat pada Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok. Konflik tersebut dikarenakan terdapatnya pertambangan darat oleh CV SR Bintang Babel di Desa Tanjung Labu yang dikategorikan sebagai pulau kecil. Akibat adanya kegiatan pertambangan tanpa adanya sosialisasi dari pihak CV SR Bintang Babel menjadikan masyarakat merasa terdiskriminasi dan menimbulkan tindakan represif pada CV SR Bintang Babel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk memetakan konflik pertambangan di Desa Tanjung Labu. Konflik pertambangan ini melibatkan CV SR Bintang, masyarakat, pemerintah dan Walhi.
BERDEBAT SOAL PENANGKAPAN MUNARMAN KE MANA MEDIA MASSA BERPIHAK? Ludhy Cahyana; Gina Handayani; Deta Anggreani
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.5710

Abstract

Penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror mengundang kritik dari media. Media dalam penangkapan tersebut, mengungkapkan ketidak setujuannya melalui komentar-komentar dari narasumber, terutama dari kuasa hukum pihak Munarman. Narasumber yang dikutip media menekankan, penakangkapan tersebut tidak prosedural dan melanggar HAM dan hukum. Pada sisi lain, kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya dan Mabes Polri berpendapat, penangkapan Munarman telah memenuhi standar internasional dalam penangkapan terduga teroris. Dua pendapat berbeda tersebut muncul sebagai framing dalam sepekan usai penangkapan Munarman. Media menyuguhkan perdebatan tersebut dengan narasumber kuasa hukum dan kepolisian. Namun, di balik pemberitaan dua sisi tersebut, tampak keberpihakan media dalam pemberitaan penangkapan Munarman. Prakteknya, media berhasil menggali beragam pasal yang dilanggar oleh kepolisian, sementara media enggan melakukan pendalaman dalam mengupas “prosedur standar penangkapan terduga teroris”, inilah yang menjadi fokus penelitian mengenai penangkapan Munarman. Selain itu, dalam keberpihakannya, media mengutip langsung narasumber, lengkap dengan kekerasan simbolik untuk menghegemoni pemikiran pembaca atau khalayak.
OPTIMALISASI KEBIJAKAN BUMDES KEMEDESA PDTT UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA Alfrida Heanity Panjaitan; Ardi Eko Wijoyo; fajri maulana; Reza Pahlevi
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.6076

Abstract

Desa memiliki peranan yang penting dalam pembangunan nasional. Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 juga menjadi tonggak semangat pemerataan pembangunan perekonomian desa di seluruh pelosok Nusantara. Sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian di desa, pemerintah mengeluarkan kebijakan Dana Desa untuk mendorong pembangunan partisipatif di daerah pedesaan yang mana salah satunya dengan pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Masih banyaknya BUMDes yang belum optimal bahkan sampai terjadi penyalahgunaan dana desa menandakan bahwa BUMDes yang ada saat ini belum mampu mensejahteraan masyarakat desa dengan memanfaatkan kucuran anggaran Dana Desa yang tiap tahun meningkat. Untuk itu urgensi dalam penelitian ini adalah mencari alternatif solusi penyelesaian dari faktor-faktor yang menyebabkan BUMDes tidak berjalan optimal. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengambilan data secara primer dan sekunder. Hasil pembahasan yang dihasilkan adalah terdapat faktor-faktor internal maupun eksternal seperti SDM, struktur organisasi, pengelolaan, pangsa pasar, dan kerja sama yang dilakukan menjadi penghambat optimalnya BUMDes.
Albania's Integration Process to NATO: Resolving Internal Security Problems as Balkan Penninsula Countries Mohamad Fajar Haqi Ismaya; Raesita Rakhmawati Rosadi
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.6157

Abstract

As a Balkan peninsula country regionally threatened by the instability of security, Albania made an effort to upgrade its state's security alliances in the region. In June 1992, Albania started to apply for membership in NATO. This step recognizes Albania as the first former Balkan state to become the most significant Trans-Atlantic security alliance. Afterward, Albania took the role of NATO's representative to uphold peace and stability. Inexact period, former Balkan states had suffered from arm conflict, terrorism movement, and security instability. Through Albania, NATO successfully had its representative to further respond to security problems in the region. However, internal stability problems in Albania became other challenges as its state joined NATO membership. Albania also utilizes NATO's transfer of knowledge to improve its country's capacity, especially in several key cooperation aspects.
PSIKOLOGI POLITIK KELOMPOK DIFABEL PADA PILKADA TAKALAR TAHUN 2017 Jaya Kurniawan Auza
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.5871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa fenomena Psikologi Politik terhadap kelompok Difabel di Sulawesi Selatan, terutama di Takalar dalam pemilihan Pilkada 2017. Penelitian ini menggunakan deskriptif analisis untuk menjabarkan variable yang relevan dengan fenomena yang diuji. Data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi yang dilakukan pada daerah domisili penyandang difabel, instansi penyelenggaraan pemilu, DPRP Takalar dan wilayah Galesong. Data juga didapatkan dari studi kepustakaan dimana mengumpulkan data yang bersumber dari buku, jurnal, koran, arsip, agenda, dan catatan media online lain. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan bahwa masih kurangnya kesadaran instansi dan calon kepala daerah kepada penyandang difabel karena rendahnya tingkat partisipasi dari kelompok difabel yang dianggap tidak berpengaruh terhadap pemilihan daerah di Takalar. 
ASTROPOLITIK: TEKNOLOGI, MILITERISASI DAN PEPERANGAN ANTARIKSA Muhammad Erza Pradana
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v8i1.5533

Abstract

This article aims to add to the current literature on astropolitics in the field of International Relations. Space has long been regarded as the new frontier of human domination. This is then realized when space technology advances, allowing humans to conduct space programs. The Soviet Union's Vostok I program and Sputnik I marked the beginning of space technology development. The United States soon expanded their space program which resulted in the landing of the first 2 humans on the Moon. We can see that the utilization of space cannot be separated from political activity since the inception of the human space program. Furthermore, the space program is inextricably linked to military activies. Since the Cold War, countries have been competing for space domination. Despite the fact that the cold war has been long over, the rivalry for space domination between countries has resumed. The militarization and development of space weaponry gave rise to the idea that a space war between states was becoming a real possibility. Keywords: Astropolitics, space technology, space militarization, space security, space warfare 

Page 1 of 1 | Total Record : 7