cover
Contact Name
Evandro Manuputty
Contact Email
evandro_willem@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
evandro_willem@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Iron (sipil, elektro,mesin)
ISSN : 26547309     EISSN : 26567989     DOI : -
IRON merupakan jurnal pengabdian masyarakat (ABDIMAS) di bidang rekayasa yang memuat artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal IRON terkonsentrasi pada tiga bidang rekayasa yaitu Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 6 Documents clear
APLIKASI SENSOR ULTRASONIC PADA SISTEM PENCUCI TANGAN NON SENTUH SEBAGAI ANTISIPASI ERA NEW NORMAL DI JURUSAN TEKNIK MESIN - POLNAM Ridolf R Kermite; Nanse H Pattiasina; Epianus E Nanlohy
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmi.v4i1.983

Abstract

Politeknik Negeri Ambon dengan sigap berproses dalam upaya pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19). Sesuai surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahannya pada Satuan Pendidikan lebih dititik beratkan untuk memastikan ketersediaan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di berbagai lokasi strategis di satuan pendidikan serta memastikan bahwa warga satuan pendidikan menggunakan sarana CTPS (minimal 20 detik) dan pengering tangan sekali pakai sebagaimana mestinya, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) lainnya. Kondisi saat ini pada pintu masuk utama POLNAM diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi setiap pegawai dan dosen menggunakan thermometer gun laser infrared digital,  tersedia wastafel dengan pencuci tangan konvensional dan botol sabun non otomatis di gedung utama, penggunaan masker dan face shield bagi civitas akademika serta penerapan physical distancing di saat aktifitas perkantoran dan perkuliahan. Aktivitas demikian, belum bisa mengurangi dampak penyebaran COVID-19, karena perilaku yang belum tertata secara baik. Untuk antisipasi new normal, maka melalui kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pembuatan alat cuci tangan yang diaplikasikan secara otomatis dengan cara non sentuh. Hasilnya menunjukkan bahwa spesifikasi alat cuci tangan non sentuh memiliki ukuran panjang (p) = 49 cm, lebar (l) = 58 cm dan tinggi (t) = 71 cm. Terbuat dari material  alumunium, pvc dan  besi. Aplikasi sensor menggunakan sensor ultrasonic tipe HC-SR04 dengan adaptor 12 Volt. Berfungsi menggunakan 1 (satu) saluran pipa keran yang sama untuk akses air, sabun dan air lagi, dengan total operasional alat adalah 19.9 detik atau 20 detik.
PEMANFAATAN BOOTH CONTAINER SEBAGAI PENUNJANG WISATA KULINER DI NEGERI OMA KECAMATAN PULAU HARUKU – MALUKU TENGAH Josef M Lopulalan; Nanse H Pattiasina; Jeffrie J Malakauseya
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmi.v4i1.984

Abstract

Negeri Oma yang  memiliki nama lokal (Teun atau Teong) yaitu Leparissa Leamahu, adalah suatu negeri tertua di pulau Haruku Kabupatan Maluku Tengah, dengan letak geografis 3.80 LU – 127.58 BT. Letak Negeri Oma yang strategis pada pesisir pantai, sangat menguntungkan untuk ditata pengembangannya mulai tahun 2021 oleh pemerintah Propinsi Maluku sebagai unggulan destinasi wisata daerah. Salah satunya adalah lokasi wisata permandian Air Asol, berupa “kolam” alami yang berisi air tawar. Konkritnya, untuk prospek pengembangan penunjang wisata daerah, lokasi pemandian Air Asol belum sepenuhnya ditunjang oleh ketersediaan fasilitas penunjang wisata kuliner, sebagai salah satu prioritas utama daya tarik lainnya bagi pengunjung wisata. Mengingat masih tersedianya daerah/lokasi sekitar pemandian yang begitu luas, tetapi belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat desa. Dengan demikian maka dilakukan pembuatan booth container sistem bongkar pasang (knockdowm) penunjang wisata kuliner tersebut. Proses pengerjaannya menggunakan metode pengelasan SMAW (shield metal arc welding). Hasil kegiatan menunjukkan ukuran/dimensi booth container kuliner terdiri dari panjang = 200 cm, lebar = 150 cm dan tinggi = 200 cm. Material booth adalah pipa besi hollow galvanis untuk bagian rangka booth, zink spandex untuk bagian dinding dan atap booth, perpaduan material multiplex sebagai bagian meja sisi dalam serta luar booth dan dilengkapi sistem penerangan dalam booth.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN E-LEARNING BAGI GURU DAN SISWA SD NEGERI 1 SULI KABUPATEN MALUKU TENGAH Elisabeth Tansiana Mbitu; Thenny Daus Salamonit; Gelvan Tuapetel
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmi.v4i1.985

Abstract

Pandemi Covid-19 yang ada sekarang ini telah mengubah model pembelajaran di dunia pendidikan. Demikian pula halnya dengan SD Negeri 1 Suli, Kapupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku yang menerapkan model pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi. Namun, berdasarkan observasi yang dilakukan, diketahui bahwa PJJ yang dilakukan di SD Negeri 1 Suli seperti melalui aplikasi what app ataupun zoom dirasakan kurang efektif. Hal ini disebabkan karena materi pembelajaran yang padat sehingga tidak dapat tersampaikan dengan baik. Demikian pula dengan tingkat kemampuan siswa terhadap materi pembelajaran tidak dapat dievaluasi secara tepat. Selain itu, hanya 25% dari tenaga guru yang telah menggunakan teknologi pembelajaran online. Oleh karena itu, solusi yang dilakukan yaitu dengan membangun sebuah konsep pembelajaran elektronik atau e-learning SD Negeri 1 Suli berbasis moodle. Para guru dan siswa juga diberikan pelatihan untuk menggunakan e-learning tersebut guna meningkatkan kemampuan teknologi informasi siswa dan guru. Berdasarkan survey, diperoleh data sebesar 100% responden dari siswa dan guru di SD Negeri 1 Suli menyatakan bahwa dengan adanya e-learning dapat membantu siswa dan guru dalam proses belajar mengajar dalam jaringan (daring) di masa pandemi Covid-19. Dari hasil akhir evaluasi kegiatan pelatihan diketahui bahwa siswa dan guru di SD Negeri 1 Suli mampu menggunakan e-learning dengan baik.
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN Elfira Nureza Ardina; Erlinasari Erlinasari; Roni Kartika Pramuyanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmi.v4i1.981

Abstract

Di era teknologi yang semakin maju ini banyak sekali perangkat teknologi yang menggunakan tenaga listrik. Tenaga listrik menjadi bahan pembangkit utama untuk membangkitkan teknologi yang ada di dunia. Teknologi yang selalu membutuhkan tenaga listrik adalah lampu. Lampu digunakan untuk sebuah penerangan dalam kehidupan sehari-hari. Penerangan lampu seperti penerangan rumah dan taman. Di beberapa daerah di Jawa Tengah lampu dimanfaatkan untuk penghangat tanaman bunga. Salah satu daerah tersebut adalah Kabupaten Semarang, tepatnya di desa Kenteng, Kecamatan Bandungan. Para warga desa Kenteng ini sebagian besar dari mereka adalah petani bunga. Mereka membutuhkan penerangan lampu sebagai penerangan dan penghangat untuk tanaman bunga, akan tetapi untuk pembiayaan listrik mereka menjadi lebih besar karena kebutuhan listrik untuk tanaman bunga. Dari hal tersebut kebutuhan lampu dengan menggunakan tenaga listrik dapat digantikan dengan bahan pembangkit lubang biopori. Lubang biopori merupakan lubang resapan yang dapat digunakan sebagai bahan pembangkit listrik. Lubang biopori ini bisa digunakan untuk lampu biopori. Lampu biopori ini menjadi salah satu solusi untuk para warga desa Kenteng yang membutuhkan lampu sebagai penerangan dan penghangat tanaman bunga. Dengan lampu biopori ini warga dapat memanfaatkan hasil resapan air yang masuk ke lubang biopori pada lampu biopori. Lampu biopori ini tidak membutuhkan tenaga listrik, selain itu lampu biopori ini juga ramah lingkungan.
PEMBUATAN BOOTH CONTAINER BAGI USAHA KULINER DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI DESA RUMAHTIGA – KOTA AMBON Nanse H Pattiasina; Semuel Holle; Izaac Keppy
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmi.v4i1.986

Abstract

Persoalan ekonomi dan kesehatan merupakan komponen yang tak terpisahkan dari lanskap (landscape)  ekonomi negara. Di masa pandemic Covid-19, berawal dari kondisi lockdown, WFH (Work From Home), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sampai dengan kebutuhan new normal, memerlukan penanganan yang urgent, baik dari pemerintah sampai dengan pengusaha kuliner di seputaran desa Rumahtiga. Kendala yang dihadapi saat ini, diantaranya tempat berjualan hanya menggunakan meja kayu dengan beratapkan terpal, dimana saat musim hujan maka daerah sekitar akan tergenang oleh air, proses transaksi jual beli masih dilakukan secara langsung (bertatap muka) dan tunai, tidak menggunakan masker, tidak tersedia peralatan cuci tangan dan pengemasan makanan (keadaan hangat atau panas) yang tidak higienis karena berbahan dasar plastik. Sehingga dilakukan pembuatan booth kuliner sebagai fasilitas pendukung bagi usaha kuliner. Metode yang digunakan adalah pengelasan SMAW. Hasil kegiatan menunjukkan ketersediaan satu buah booth container bagi usaha kuliner ukuran 125 x 150 x 200 cm, rangka booth berbahan dasar pipa besi hollow galnavis, dinding dan atap menggunakan bahan zink spandek, satu buah kotak untuk tempat pembayaran transaksi secara tunai yang difungsikan dengan cara digeser, sisi depan booth terpasang kaca acrylic dengan letak 2 celah bukaan menggunakan engsel untuk transaksi pengambilan dan penerimaan makanan hasil penjualan serta satu buah tempat pencuci tangan yang difungsikan secara konvensional.
SOSIALISASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMBANGUNAN JALAN RAYA MELALUI WEBINAR KEPADA MAHASISWA UNIVERSITAS PANCA BHAKTI Syarifah Melly Maulina; Sondang Sylvia Manurung; Iona Violeta
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IRON Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jpmi.v4i1.982

Abstract

Kegiatan manusia tidak terlepas dari mengorbankan sumber daya alam, sehingga akan memberikan dampak kepada lingkungan. Kehidupan manusia ternatung kedalam harmonisasi lingkungan. Keharmonisan lingkungan dan manusia di perlukan dengan memperhitungkan berbagai macam kegiatan, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan terjaminnya kelangsungan hidup manusia serta mahkluk hidup lainnya. Mahkluk hidup secara keseluruhan merupakan penyebab utama terjadinya perubahan dalam sistem kehidupan. Kegiatan manusia yang memperhitungan lingkungan ddengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tepat.  Pembangunan yang sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk membuat lahan menjadi sedikit dengan terbangunnya Gedung-gedung serta perumahan .Sumberdaya alam tidak terbaharui semakin meningkat dan sifat frontier oleh manusia terhadap lingkungan sebagai salah satu yang menyebabkan tekanan terhadap bumi sehingga menyebabkan terjadi kerusakan lingkungan. Sehubungan dengan itu perlunya diketahui regulasi lingkungan dalam bidang sipil dapat mendukung pola pengelolaan lingkungan yang tepat dalam pembangunan saat ini dan yang akan datang. Pengetahuan yang makin meningkat terhadap sejumlah isu seperti perubahan iklim, peningkatan konsumsi sumberdaya, peningkatan penduduk, dan kerusakan lingkungan, harus dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi dalam bidang sipil dan perumusan regulasi serta kebijakan dalam strategi pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6