DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar dikelola dengan proses peer review dan open acces. memiliki p-ISSN: 2620-5246 dan e-ISSN: 2620-6307. Terbit dua kali dalam setahun, bulan April dan September. Dipublikasikan oleh STKIP Andi Matappa Pangkep.
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar menerbitkan artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian bidang pendidikn dasar, model-model pembelajaran, strategi pembelajar.
Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2020): April"
:
32 Documents
clear
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD KATOLIK 13 SANTU PAULUS MANADO
Bernadette J Kaunang;
Kosmas Sobon
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.638
The purpose of this research to describe the using of image media to improve science learning result in thirteen Chatolict elementary school of Saint Paul, Manado City. This research uses class actions research methods. The data sources are 25 students. The results showed that: (1) teacher’s skill in the first cycle are 87,5% with good criteria and in second cycle obtained 90,65% with very good criteria; (2) student activity in the first cycle are 73,75% with the criteria of active enough and in second cycle obtained 78,13% with active criteria; (3) student learning result in the first cycle 52% and the second cycle 84%. Suggestions in this researh was that using of image media could become as a teacher’s solution to improve the quality of natural science learning and they have to study the using learning methods, models and media to give learning spirit for the students.Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan tahap penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar IPA di sekolah dasar khususnya di SD Katolik 13 Santu Paulus Manado. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Sumber data dari penelitian ini adalah siswa-siswa kelas V SD Katolik 13 Santu Paulus Manado pada Tahun Akademik 2018/2019 untuk 25 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: keterampilan dalam siklus I 87,5 % dengan kriteria baik dan pada siklus II 90,65 % dengan kriteria bai. Aktivitas siswa dalam siklus I 73,75% dengan kriteria cukup aktif dan dalam siklus II 78,13% dengan kriteria aktif. Hasil belajar siswa pada siklus I 52% dan siklus II 84%. Adapun saran dalam penelitian ini adalah penggunaan media gambar dapat dijadikan solusi dari pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dan guru harus belajar menggunakan metode, model dan media pembelajaran untuk memberikan semangat belajar bagi siswa-siswa.
Implementasi Teknik Konseling Islam Mereduksi Ketidaksopanan Bertutur Kata Siswa di SMP 1 Pangkep
Yusuf, Ahmad
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.598
This study aims to describe the incivility in saying words of students in SMP Negeri 1Pangkep before and after being given Islamic counseling techniques. This study uses a quantitative approach with the True Experimental Design model of 20 people divided into two groups: 10 people in the control group and 10 people being the experimental group. The research sample was students of class Xa, Xb, and Xc. Data collection using questionnaire and observation instruments. Data analysis used descriptive statistical analysis and non parametric inferential statistics by hypothesis testing using the Wilcoxon signed ranks test. The results of the study showed that (1) the level of inconsistency in the words of students in SMP Negeri 1Pangkep based on the pretest results of both the experimental group and the control group were in the high category. But after the posttest was held on students in the experimental group who had followed the stages of Islamic counseling showed a decrease in the level of incivility in words, while for students in the control group who did not take Islamic counseling process did not show a significant lack of politeness or remained in the high category. (2) The application of Islamic counseling has an influence on the impoliteness of students' words in SMP Negeri 1 Pangkep 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaksopanan bertutur kata siswa di SMP Negeri 1 Pangkep sebelum dan sesudah diberikan teknik konseling islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model True Eksperimental Design terhadap 20 orang sampel yang terbagi dua kelompok yakni 10 orang pada kelompok kontrol dan 10 orang menjadi kelompok eksperimen. Sampel penelitian adalah siswa kelas Xa, Xb, dan Xc. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistic inferensial non parametris dengan uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menunjukkan yang diperoleh bahwa (1) Tingkat ketidakasopanan bertutur kata siswa di SMP Negeri 1 Pangkep berdasarkan hasil pretest baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol berada pada kategori tinggi. Namun setelah diadakan posttest pada siswa dalam kelompok eksperimen yang telah mengikuti tahapan konseling islami menunjukkan penurunan tingkat ketidaksopanan bertutur kata, sedangkan bagi siswa yang berada di kelompok kontrol yang tidak mengikuti proses konseling islami tidak menunjukkan penurunan ketidaksopanan bertutur kata yang signifikan atau tetap berada pada kategori tinggi. (2) Penerapan konseling islami memberikan pengaruh terhadap ketidaksopanan bertutur kata siswa di SMP Negeri 1 Pangkep.
Pengaruh Penggunaan Sarana Pendidikan Dalam Proses Belajar Mengajar Pada SD Inpres Paccerakkang Kota Makassar
Wahid, Abdul
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.575
Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kondisi sarana pendidikan yang ada pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 2) Bagaimanakah penyelenggaraan proses belajar mengajar di SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 3) Bagaimanakah Efektifitas pemanfaatan sarana pendidikan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 4) Bagaimana perkembangan hasil didik pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1)  Untuk mengetahui kondisi sarana pendidikan yang ada pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 2) Untuk penyelenggaraan proses belajar mengajar di SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 3) Untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan sarana pendidikan yang dimiliki SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar, dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah tersebut; 4) Untuk mengetahui perkembangan hasil didik pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Mengajukan konsep pemecahan masalah jika diperlukan di lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian korelatif deskriptif, yaitu berupaya menggambarkan hasil korelasi antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Sarana pendidikan bagi murid sekolah dasar yang ada sangat besar manfaatnya bagi murid jika digunakan dalam proses belajar-mengajar. 2) Alat peraga dan alat bantu belajar lainnya masih perlu ditambah jumlahnya. 3) Walaupun jumlah dan kualitas sarana penididikan yang ada tersebut belum memadai, tetapi mampu digunakan secara efektif oleh guru-guru dalam proses belajar-mengajar di sekolah tersebut. 4) Sarana pendidikan berupa perpustakaan sekolah, belum dimanfaatkan secara maksimal.Â
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Make A Match Pada Murid Kelas IV SDN Bayang Kecamatan Tamalate Kota Makassar
Muh Khaedar;
R Supardi;
Syamsul Alam
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.732
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penarapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Make A Match, fokus penelitian Pada Murid Kelas IV SDN Bayang Kecamatan Tamalate Kota Makassar hal ini dibuktikan nilai awal yang didapat siswa sebelum penelitian adalah 20% siswa memperoleh ketuntasan belajar. Adapun tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil pembelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran cooperatif type make a match pada murid kelas IV SDN Bayang Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan. Rancangan penelitian ini di susun dengan satuan siklus secara berdaur ulang berulang meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Bentuk pembelajaran yang diyakini dapat meningkatakan kemampuan murid adalah suatu bentuk pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran cooperatif type make a match terdiri atas (1) tahap pembangkitan semangat belajar, (2) tahap pambagian kelompok, (3) tahap ekplorasi dengan bertukar pikiran antar sesama siswa dan guru, (4) tahap mengaitkan pembelajaran dengan realitas kenyataan lingkungan siswa (5) tahap kesimpulan (6) tahap penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperatif type make a matchyang terdiri dari enam tahap yaitu (1) tahap pembangkitan semangat belajar, (2) tahap pambagian kelompok, (3) tahap ekplorasi dengan bertukar pikiran antar sesama siswa dan guru, (4) tahap mengaitkan pembelajaran dengan realitas kenyataan lingkungan siswa, (5) tahap kesimpulan (6) tahap penilaian.
Peningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Student Teams Achievement Division
Elisabeth A. Sumampouw;
Kosmas Sobon
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.617
The purpose of this study was to describe the application of cooperative learning type of student achivement division (STAD) on mathematics subject and to improve student aktivity and student learning result in mathematics learning on fifth grade of elementary school. This research was classroom action reasearch conducted in two cycles. Each cycle consists of two meetings and each meeting consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this reasearch were students at fifth grade of SD Negeri 25 Manado. There were 18 students as subjects of research. The technique of gathering data was using test, observation and documentation. The results showed that: (1) student activity in the first cycle 258.15 score or gain I 64,54% with the criteria was active enough and in second cycle obtained 303, 65 score or 75.91% with active criteria; (2) student learning result in the first cycle 44% and the second cycle 83%. Suggestions in this study was may the teacher have more creative by using learning media (audio or visual) to improve skill of teacher, student activity and learning result of student. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan penerapan pembelajaran kooperatif model Student Teams Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran matematika demi peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar di kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan setiap pertemuan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun alur langkah-langkah PTK yang digunakan adalah langkah-langkah menurut Stephen Kemmis Robin Mctaggart Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 25 Manado. Adapun jumlah siswa yang ada adalah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 258,15 atau 64,54% dengan kriteria cukup aktif dan pada siklus II memperoleh skor 303,65 atau 75,91% dengan kriteria aktif; (2) hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 44% dan siklus II sebesar 83 %. Sedangkan yang menjadi saran yang diberikan adalah: hendaknya guru lebih kreatif dalam menggunakan media pembelajaran yang ada (baik audio maupun visual dst.) demi meningkatkan keterampilan mengajar, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.
A Study Of Discourse Markers In EFL Students’ On Argumentative Text
Muthmainnah Mursidin;
Sitti Nurjannah;
Rizka Indahyanti;
Nurul Hasanah
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.576
This research was to find out: (1) the types of discourse markers used by the EFL students in argumentative text and (2) the functions of discourse markers used by the EFL students in argumentative text. This research employed a descriptive qualitative method. The respondents of this research were the second grade of EFL students; the total students were 30 students. The research data were collected by using an instrument namely writing activity. The writing consisted by argumentative text. The data were analyzed qualitatively. The first important finding from this research was about the types of DMs used by the students’ in three kinds of different text, there are 30 types of DMs used by the students in the comparison and compare text and the second important finding was there are four category of functions used by the students in writing activity, they were contrastive markers, inferential markers, elaborative markers, and additional subclasses markers. Despite the fact that DMs can create a smooth talk or make the conversation more natural, the students should be able to use DMs wisely in term of fluency and coherence measured in the students’ writing.Penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan: (1) jenis pemarkah wacana yang digunakan oleh siswa dalam penulisan teks argumentatif dan (2) fungsi dari pemarkah wacana yang ada dalam penulisan teks argumentatif. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas dua dengan jumlah siswa ada 30 siswa. Data dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan sebuah instrumen yang bernama kegiatan menulis. Dalam kegiatan menulis ini menggunakan teks argumentatif, Data yang terkumpul dari kegiatan menulis ini kemudian akan di analisa secara kualitatif. Hal penting pertama yang telah ditemukan dalam penelitian ini adalah jenis pemarkah wacana yang digunakan oleh siswa dalam tiga jenis teks yang berbeda, bahwa ada 30 jenis pemarkah wacana dalam teks argumentatif, Hal penting kedua yang telah ditemukan dalam penelitian ini adalah ada empat fungsi pemarkah wacana yang digunakan oleh siswa dalam kegiatan menulis, yaitu pemarkah perbedaan, pemarkah kesimpulan, pemarkah uraian, dan yang terakhir adalah pemarkah tambahan. Meskipun kenyataannya bahwa pemarkah wacana dapat membuat percakapan itu menjadi halus atau membuat percakapannya menjadi lebih lazim seperti kebiasaan, siswa seharusnya juga dapat menggunakan pemarkah wacana dengan bijak dalam kelancaran dan memperhatikan hubungan satu kata dengan kata lain dalam tulisan mereka.
Penerapan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat Pada Materi Daur Air Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Andi Sinar Alam
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.343
Abstrak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 5/81 Pinceng Pute pada materi daur air melalui penerapan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat, serta meningkatkan proses/aktivitas pembelajaran materi daur air melalui penerapan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat kelas V SD Inpres 5/81 Pinceng Pute. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpres 5/81 Pinceng Pute. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep daur air adalah melaksanakan pembelajaran pada tahap inti melalui empat fase yaitu fase invitasi, fase eksplorasi, fase solusi dan fase aplikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi guru dan siswa, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi pada tahap refleksi, hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat efektif meningkatkan proses/aktivitas dan hasil pembelajaran pada materi Daur Air disetiap siklus tindakan.
Penggunaan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Membaca Peta Pada Pelajaran IPS di SD
Hartinawanti Hartinawanti;
Nurhayati Selvi
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.618
This study aims to improve student learning outcomes in reading provincial maps in class IV SD Inpres 5/81 Mattampawalie through a demonstration method. The research method uses classroom action research (CAR), with a qualitative descriptive approach. Data collection techniques through tests, interviews and observations. Subjects in this study were teachers and fourth grade students of SD Inpres 5/81 Mattampawalie with a total of 12 students consisting of 4 men and 8 women who were active and registered in odd semester 2019/2020. The data analysis technique used is reducing data, presenting data, drawing conclusions and verifying data. The results showed that from the results of data analysis and reflection that referred to indicators of success that were determined that students' mastery learning in the first cycle had not yet referred to predetermined success indicators; From the results of data analysis and reflection that refers to the indicators of success that are determined that the completeness of student learning in the second cycle already refers to the indicators of success that have been determined.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa membaca peta provinsi di kelas IV SD Inpres 5/81 Mattampawalie melalui metode demonstrasi. Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini guru dan siswa kelas IV SD Inpres 5/81 Mattampawalie dengan jumlah siswa 12 orang terdiri dari 4 laki-laki dan 8 perempuan yang aktif dan terdaftar pada semester ganjil 2019/2020. Teknik analisis data yang digunakan adalah mereduksi data, menyajikan data, menarik kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis data dan refleksi yang mengacu kepada indikator keberhasilan yang ditetapkan bahwa ketuntasan belajar siswa pada siklus I belum mengacu pada indikator keberhasilan yang telah ditentukan; Dari hasil analisis data dan refleksi yang mengacu kepada indikator keberhasilan yang ditetapkan bahwa ketuntasan belajar siswa pada siklus II sudah mengacu pada indikator keberhasilan yang telah ditentukan.
Word-Wall Technique in Improving Students’ Vocabulary Mastery at the first Grade of SMPN 4 Kajuara Kabupaten Bone
Misrawati Misrawati;
Sitti Nurjannah;
Muthmainnah Mursidin
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.577
This research aims to know (1) whether the use of word wall technique is able to improve students’ vocabulary mastery, (2) the students’ interest to learn vocabulary by using word wall technique. This research was conducted at SMPN 4 Kajuara Kabupaten Bone academic year 2017-2018. The subject of this research consisted of 52 students of first grade. The design of the research was quasi-experimental design where the research used two group, they were experimental group and control group. There were 2 classes as a sample namely VII-A as experimental group (taught by word wall) with the total number of 26 students and VII-B as control group (without word wall) with the total number of 26 students. The researcher administered pre-test and post-test to both groups. The result of data shows that there an improvement and interest of using word wall technique toward the students’ vocabulary mastery. Thre percentage of students’ pre-test of experimental group was 19.34 and the score of post-test was 41.74. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) of this research is accepted. It means that the use of ward wall technique improves students’ vocabulary mastery at the first grade of SMPN 4 Kajuara Kabupaten Bone.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah penggunaan teknik dinding kata mampu meningktkan penguasaan kosakata siswa, (2) ketertarikan siswa untuk belajar kosakata dengan dinding kata. Penelitian ini telah diadakan di SMPN 4 Kajuara Kabupaten Bone tahun pelajaran 2017/2018. Pokok persoalan pada penelitian ini terdiri dari 52 siswa kelas satu. Bentuk penelitian adalah berbentuk quasi-experimental dimana penelitian menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok experimen dan kelompok control. Ada dua kelas sebagai sampel yakni, VII A sebagai kelompok ekperimen (mengajar dengan dinding kata) dengan jumlah 26 siswa dan VII B sebagai kelompok kontrol (tanpa dinding kata) dengan jumlah 26 siswa. Peneliti memberikan pre-test and post-test untuk kedua kelompok. Hasil dari data menujukkan ada peningkatan dan ketertarikan dengan menggunakan teknik didnding kata terhadap peningkatan kosakata siswa. Persentasi skor siswa sebeum diajarkan dengan menggunakan teknik dnding kata adalah 19.34% dan setelah mengajar dengan teknik dinding kata adalah 41.76%. Oleh karena itu, hipotesis altenatif (Ha) untuk penelitian ini diterima. Itu berarti bahwa penggunaan teknik dinding kata meningkatkan penguasaan kosakata siswa di kelas satu SMPN 4 Kajauara Kabupaten Bone.
Peningkatan Hasil Belajar Murid Melalui Metode Tanya Jawab Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
Siti Nurhayati
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.344
Masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peningkatan Hasil Belajar Murid Melalui Metode Tanya Jawab Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Di Kelas VI SD Negeri 113 Lebbae Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan fokus penelitian adalah murid Kelas VI SD Negeri 113 Lebbae Kabupaten Bone 10 orang. Pengumpulan data dengan teknik observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan Pengumpulan data dengan teknik observasi untuk menjaring data aktifitas analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif berupa persentase dan tabel frekuensi. Hasil yang diperoleh murid Kelas VI SD Negeri 113 Lebbae Kabupaten Bone secara umum mengalami peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui tanya jawab dengan memperhatikan aspek-aspek yaitu: (a) meningkatnya hasil pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), (b) mampu melakukan tanya jawab kepada guru atau murid yang lain. Sedangkan upaya yang ditempuh guru bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam meningkatkan kemampuan hasil belajar murid kelas VI, yaitu (a) melatih murid untuk berani bertanya, (b) melatih murid untuk menjawab.