cover
Contact Name
Galih Persadha
Contact Email
jkikt.jurnal@gmail.com
Phone
+6281233994115
Journal Mail Official
jkikt.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Pangeran Hidayatullah RT. 14 Komplek Upik Futsal Banua Anyar Banjarmasin South Kalimantan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi (JKIKT)
ISSN : 26567733     EISSN : 26567733     DOI : https://doi.org/10.52674/jkikt
Core Subject : Health, Science,
is a scientific journal published by the Unggulan Kalimantan Polytechnic. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thinking or research ideas and results that have been achieved in the fields of Pharmacy, Medical Laboratory Sciences, Medical Records and Health Information and Applied Health Sciences, Physiotherapy Sciences, and the Field of Electromedical Engineering. Published twice in one year or every semester. Editors receive texts that have never been published in other media from lecturers, researchers, students, and practitioners with applicable writing conditions. Manuscripts entered will be evaluated and edited for uniform formats, terms and other procedures. An eligible published text is determined by the Editorial Board after receiving a recommendation from the reviewer.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Plyometric Training Combinations with Mobilization with Movement Better Compared with Plyometric Training Combination with Strain Counter Strains in Improving Balance in The Chronic Ankle Instability in Barito Farma Clinic Arfian Hamzah; Enny Fauziah; Tri Wahyu Wulandari
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.787 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.25

Abstract

ABSTRACT Chronic Ankle Instability (CAI) is a condition in which lateral ankle instability occurs such as pain and limited area of ​​joint motion after repeated injuries to the lateral ankle ligament. This study is to compare the combination of plyometric training with Mobilization with Movement (MWM) and the combination of plyometric training with Strain Counter Strain (SCS) to improve balance in the case of CAI. This research is an experimental study with a pre-test and post-test group design research design. The sample consisted of 22 people consisting of 11 people in each group. Group 1 was given plyometric training and MWM and group 2 was given plyometric training and SCS. Exercise is given 3 times a week for 6 weeks. The sampling technique was random sampling. Balance is measured by the Star Excursion Balance Test (SEBT). Paired sample t-test in both groups showed significant results for SEBT (p = 0.001). The results of the Independent sample t-test were SEBT values ​​(p = 0.001). The combination of plyometric training with MWM and the combination of plyometric training with SCS both improve balance. However, the combination of plyometric training with MWM is better than the combination of plyometric training with strain counterstrain in improving balance in cases of chronic ankle instability. Keyword: Mobilization with movement, Strain counter strain, Star excursion balance test, Chronic ankle instability
Calculation Of Radiation Dosage Value In Patients Based On Android Application Japeri Japeri; Saifi Saifi; Galih Persadha; Muhammad Zaini
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.127 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.31

Abstract

Salah satu sifat sinar-x yang paling merugikan adalah sinar-x tidak dapat dilihat dengan mata, sinar-x merupakan radiasi pengion dan sinar-x dapat merubah jaringan tubuh. Radiasi sinar-x, disamping memberikan manfaat yang sangat besar juga berpotensi memberikan efek merugikan, proteksi radiasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pengendalian efek merugikan oleh sebab itu setiap instalasi nuklir dan unit radiologi harus memperhatikan proteksi radiasi untuk melindungi pekerja radiasi dan masyarakat umum. Tetapi untuk saat ini uji pemantauan dosis perorangan dengan rencana TLD hanya dilakukan untuk pekerja radiasi dengan rentang waktu pertiga bulan sedangkan untuk pasien belum adanya pemantauan dosis padahal proteksi tidak hanya menyangkut pada pekerja tetapi juga pasien oleh sebab peneliti tertarik melakukan penelitian terkait “Perhitungan Nilai Batas Dosis Radiasi Pada Pasien Berbasis Aplikasi Android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemantauan dosis radiasi pada pasien sehingga dikemudian hari tidak terjadi nilai batas yang tidak melebihi nilai ambang. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan pendekatan Research And Development
Management of Physiotherapy Using Pilates Exercise to Increase Balance in Patient with Diabetes Mellitus Type II Mu'jizatillah Mu'jizatillah; Ghina Aufa Sari; Muhammad Tahdi
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.275 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.37

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan gula darah karena penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau penurunan fungsi insulin (resistensi insulin). Pasien dengan DM tipe 2 mengalami gangguan keseimbangan yang menghambat aktivitas hidup sehari-hari, sehingga pasien harus diberikan penanganan yang tepat, salah satunya menggunakan pilates exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan pilates exercise pada penderita gangguan keseimbangan akibat DM tipe 2. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan 1 orang responden menggunakan alat ukur Berg Balance Scale (BBS) untuk mengukur keseimbangan. Hasil dari penelitian yang dilakukan di Kelurahan Pelambuan, Kota Banjarmasin ialah pilates exercise selama 18 kali terapi dalam 6 minggu dengan durasi selama 30 menit dapat meningkatkan keseimbangan pasien DM tipe 2. Kesimpulan penelitian ini adalah pilates exercise dapat meningkatkan keseimbangan pasien DM tipe 2 karena latihan ini mampu meningkatkan kekuatan otot, termasuk otot core dan otot trunk serta disertai dengan stabilitas vertebra dan peningkatan daya tahan kaki yang akan mencegah serta mengurangi kesalahan reposisi sendi, sehingga meningkatkan keseimbangan.
Myofascial Release Technique and Muscle Energy Technique to Treat Pain Disorders In Plantar Fasciitis Bilateral Maulida Wijaya Putri; Rida Hayati; Yulisha Eva Oktaviani
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.352 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.38

Abstract

ABSTRAK Plantar fasciitis adalah suatu kondisi peradangan pada plantar fascia yang disebabkan oleh penguluran yang berlebihan yang dapat mengakibatkan robekan dan iritasi pada plantar fascia. Pasien dengan plantar fasciitis mengeluhkan rasa nyeri yang tajam di bagian belakang tumit dan arcus kaki. Apabila dibiarkan akan menyebabkan gangguan musculoskeletal lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan myofascial release technique dan muscle energy technique pada penderita gangguan nyeri akibat plantar fasciitis bilateral. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan 1 orang responden menggunakan alat ukur Visual Analog Scale (VAS) untuk mengukur nyeri. Hasil dari penelitian yang dilakukan di Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin ialah myofascial release technique dan muscle energy technique selama 12 kali terapi dalam 4 minggu dapat mengurangi nyeri pasien plantar fasciitis.
Description of Rhodamin B Content in Tomato Sauce In Meetball Skewers Seller on Kapten Pierre Tendean Banjarmasin Muhammad Rashif Anshari; Agus Fitriadi; Rahmat Wirayudha
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.17 KB) | DOI: 10.52674/jkikt.v2i2.39

Abstract

Bahan tambahan pangan (BTP) bahan yang sengaja ditambahkan ke dalam pangan yang mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi.Rhodamin b bahan berbahaya yang sering dicampurkan pada saos tomat. Menurut laporan BPOM Banjarmasin tahun 2018, hasil pengujian terhadap komoditi tersebut masih menunjukkan bahwa beberapa produk menggunakan bahan berbahaya yang dilarang digunakan untuk pangan salah satunya adalah pewarna Rhodamin b. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui adanya Rhodamin b dalam saos tomat yang dijual di Jalan Kapten Pierre Tendean Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan rhodamin b pada saos tomat pedagang bakso tusuk Jalan Kapten Pierre Tendean Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sampel diambil secara total sampling dari 15 pedagang bakso tusuk yang terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean Banjarmasin, sampel yang didapat lalu diuji di laboratorium lalu dilakukan pemeriksaan Rhodamin b menggunakan metode KLT. Berdasarkan hasil penelitian, sampel tidak terbentuknya bercak warna merah saat dilihat langsung dengan mata dan menggunkan sinar UV tetapi nilai Rf nya sama dengan nilai standart rhodamin b sehingga hasil penelitian dinyatakan negatif. Dengan demikian saos tomat yang terdapat di Jalan Kapten Pierre Tendean Banjarmasin tidak mengandung pewarna berbahaya Rhodamin b.

Page 1 of 1 | Total Record : 5