cover
Contact Name
Nur Azizah
Contact Email
jurnalfarmaku@stikes-muhammadiyahku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mfickry92@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan)
ISSN : 25492381     EISSN : 26570408     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Muhammadiyah Kuningan (JFARMAKU) Edisi Ketiga akhir tahun ini merupakan kumpulan hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dan Dosen. hasil yang dipublikasikan dalam jurnal ini ada yang berbentuk penelitian laboraturium maupun survei (bidang komunitas).
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
OPTIMASI BASIS DAN EVALUASI SEDIAAN MASKER PEEL OFF EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia) Mirna, Mirna; Marini, Marini
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 4 No. 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 September 2019
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah pare (Momordica Charantia) termasuk tanaman obat yang memiliki beberapa kandungan seperti alkaloid dan flavonoid, sehingga dapat digunakan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri pada pengobatan jerawat di wajah. Salah satu upaya pengembangan tanaman obat adalah membuat sediaan masker wajah dalam bentuk peel off. Masker wajah selain mengobati jerawat dapat juga digunakan untuk mencerahkan dan mengencangkan kulit wajah serta melindungi terhadap kerusakan radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk membuat sediaan masker peel off dan mengetahui evaluasi dari sediaan masker peel off yang optimum. Bahan lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah PoliVinilAlkohol (PVA) dengan tiga konsentrasi yang berbeda, yaitu 10 % (F1) , 15 % (F2) dan 20 % (F3) sebagai pembentuk lapisan film. Evaluasi sediaan terdiri dari organoleptis, pH, homogenitas dan waktu kering. Hasil akhir uji pH menunjukkan pH yang sama pada setiap formula yaitu ada pada pH 5, perbedaan konsentrasi PVA dapat mempengaruhi waktu kering sediaan masker. Hasil uji waktu kering sediaan menunjukkan bahwa formula 2 mempunyai waktu kering yang efektif yaitu 23 menit.
TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN JAMU SEBAGAI UPAYA SWAMEDIKASI DI RT 01 RW 01 DESA JAPARA Sugarna, Azis; Marini, Marini; Nurhayatina, Rina
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 4 No. 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 September 2019
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan sendiri (self care) didefinisikan sebagai suatu sumber kesehatan masyarakat yang utama disetiap pelayanan kesehatan . Self care memiliki cakupan seperti swamedikasi, pengobatan sendiri tanpa menggunakan obat, dukungan sosial dalam mengahadapi suatu penyakit dan pertolongan pertama dalam kegiatan sehari-hari. Swamedikasi yang tepat, aman, dan rasional terlebih dahulu mencari informasi umum dengan melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan seperti dokter atau petugas apoteker. Akhir-akhirini trend pengobatan modern cenderung kembali ke tanaman obat yang digunakansecara tradisional. Terdapat alasan yang mendasarinya seperti tanaman obat yangdigunakan secara tepat memiliki efek samping lebih ringan dibandingkan denganobat modern. Jamu merupakan obat dari bahan alam yang tidak mengandung bahankimia obat dan berasal dari tanaman-tanaman obat yang berkhasiat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengtahui tingkatan pengtahuan penggunaan jamu sebgai swamedikasi pada masyarakat Rt 01 Rw 01 Desa Japara Kabupaten Kuningan, penlitian ini menggunkan jenis deskriptif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara pourposive sampling sebanyak 44 responden. Data diperoleh melalui pengisian lembar angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan penggunaan jamu sebagai swamedikasi yaitu dikategorikan baik karena > 75% yaitu dengan hasil 90,1%.
EVALUATION OF ESP TEXTBOOK FOR PHARMACY STUDENTS IN MUHAMMADIYAH PHARMACEUTICAL ACADEMY OF KUNINGAN: CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT (CIPP) MODEL Sukisno, Sukisno
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 4 No. 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 September 2019
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Buku Teks ESP di Akademi Farmasi Muhammadiyah Kuningan dengan menggunakan model Konteks, Input, Proses, Produk (CIPP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konteks Buku teks ESP dengan evaluasi konteks; umpan balik dari tujuan dan dimensi konten Buku teks ESP yaitu dengan evaluasi input; proses pengajaran dan pembelajaran menggunakan Buku teks ESP dengan evaluasi proses; hasil pembelajaran menggunakan Buku teks ESP dengan evaluasi produk dan untuk mengetahui cara terbaik untuk meningkatkan Buku teks ESP untuk mahasiswa farmasi. Penelitian ini menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui instrumen triangulasi; kuesioner untuk siswa, wawancara untuk dosen dan observasi kelas. Subjek penelitian ini terdiri dari 30 siswa dan seorang dosen Bahasa Inggris. Berdasarkan data yang diperoleh evaluasi konteks menunjukkan bahwa buku teks ESP saat ini tidak relevan dengan keinginan dan tujuan siswa, sehingga kebutuhan siswa dan tujuan pembelajaran belum terpenuhi dengan kurikulum dan harapan siswa. Evaluasi input menunjukkan bahwa buku teks yang digunakan oleh dosen baik dalam hal isi dan fisik belum memenuhi standar INQF, sehingga perlu dievaluasi untuk meningkatkan buku teks secara berkelanjutan. Evaluasi proses pengajaran dan pembelajaran dengan menggunakan buku teks menunjukkan bahwa tidak semua mata pelajaran berguna untuk bidang siswa farmasi, sehingga bahan-bahan penting yang dapat mempraktikkan keempat keterampilan mereka harus dimasukkan dalam isi buku teks. Terakhir, evaluasi produk berdasarkan data menunjukkan bahwa buku teks masih memiliki banyak kekurangan, sehingga buku teks harus direvisi berdasarkan kebutuhan siswa yang berkaitan dengan bidang mereka dan pengetahuan bahasa Inggris yang diperlukan untuk mendukung pekerjaan mereka setelah lulus.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Aseton Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli ULFAH, MARIAM ULFAH
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i1.82

Abstract

ABSTRAK Kunyit (Curcuma domestica) merupakan suatu tumbuhan yang telah digunakan sejak lama sebagai obat tradisional. Rimpang kunyit digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti antimikroba, antibakteri, antikejang, analgetik, antidiare, antipiretik dan antitumor. Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang merupakan senyawa fenolik dengan aktivitas yang beragam diantaranya antibakteri, antioksidan dan antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak aseton rimpang kunyit terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode Disc diffusion Kirby-Bauer digunakan dalam penelitian ini. Simplisia rimpang kunyit dimaserasi dengan pelarut aseton selama 3 x 24 jam. Selanjutnya dilakukan uji antibakteri terhadap ekstrak aseton rimpang kunyit. Amoksilin sebagai kontrol positif untuk S. aureus dan kloramfenikol sebagai kontrol positif untuk bakteri E. coli. Dimetil sulfoksida (DMSO) digunakan sebagai kontrol negatif. Uji antibakteri yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak aseton rimpang kunyit memiliki nilai zona hambat sebesar 10 mm terhadap bakteri S. aureus yang merupakan bakteri gram positif sedangkan terhadap bakteri E. coli yang merupakan bakteri gram negatif dengan zona hambat sebesar 7 mm. Perbedaan nilai zona hambat ini dimungkinkan karena perbedaan struktur membran sel bakteri gram positif dan gram negatif, dimana bakteri gram positif memiliki membrane sel yang lebih tipis sehingga lebih rentan terhadap agen antibakteri. Kata kunci : Rimpang kunyit, antibakteri, zona hambat
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT DIARE DI PUSKESMAS GIMPU KECAMATAN KULAWI SELATAN Wulandari, Ayu
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i1.84

Abstract

Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar lebih dari tiga kali sehari disertai dengan adanya perubahan bentuk dan konsistensi tinja penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar gambaran pola penggunaan obat pada pasien Diare yang diberikan kepada pasien di Puskesmas Kulawi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengangkat fakta, keadaan dan variable yang terjadi selama penelitian berlangsung dan menyajikan apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penderita penyakit diare berdasarkan jenis kelamin denganjumlah persentase laki-laki sebnayak 46% dan perempuan sebanyak 54%. Berdasarkan usia 0-4 Tahun 28%, 5-14 tahun 32%, 15-24 tahun 4%, 25-44 tahun 12%, 45-64 16% dan ≥ 65 tahun 8%. Berdasarkan penggunaan obat oralit 73,13%, cotrimoxazole 23,89%, metronidazole 2,98%. Pada terapi penunjang paracetamol 29,93%, neo diastop 19,70%, zinc 18,25%, CTM 2,92%, extrak belladonna 11,68%, BComp 1,46%, domperidone 5,11%,antasida 8,03%. Dari hasil ketepatan dan ketidaktepatan penggunaan obat diperoleh 100% tepat berdasarkan Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI PENYAKIT HIPERTENSI DENGAN PERBANDINGAN TERAPI OBAT AMLODIPIN DAN CAPTOPRIL DI RUMAH SAKIT WIRABUANA PALU Wirawan, Wayan
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i1.98

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah yang disepakati normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya terapi penyakit hipertensi dengan perbandingan terapi obat amlodipin dan captopril di Rumah Sakit Wirabuana Palu periode April – Juni 2018. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional dengan rancangan cross sectional. Untuk pengambilan data sekunder prospektif yang diambil dari data rekam medis pasien dan data biaya pasien selama rawat inap ada 57 pasien yang menjadi objek dalam penelitian ini, 12 pasien menerima terapi captopril dan 45 pasien menerima terapi amlodipin. Berdasarkan lama perawatan pasien, maka didapat nilai ACER untuk captopril adalah Rp 42.258,57 per hari, sedangkan amlodipin nilai ACER nya bernilai Rp 32.938,28 per hari. Karena nilai ACER amlodipin lebih kecil dari captopril dapat disimpulkan bahwa amlodipin lebih efektif biaya dari pada captopril.
TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS TERHADAP PENGGUNAAN INSULIN RAWAT INAP DI RSU BUDI AGUNG Kenta, Yunlis Silintowe
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i1.101

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengetahuan pasien diabetes mellitus terhadap penggunaan insulin rawat inap di RSU Budi Agung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus terhadap penggunaan insulin rawat inap di RSU Budi Agung, dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang diambil secara langsung dengan metode pengambilan sampel menggunakan kuesioner. Sampel diambil secara total sampeling yaitu keseluruhan pasien rawat inap diabetes mellitus dengan penggunaan insulin di RSU Budi Agung. Pengukuran tingkat pengetahuan pasien dengan menggunakan kuesioner dengan jenis kuesioner tertentu dan menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan metode deskripsi yang dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan pasien sudah baik dalam penggunaan insulin rawat inap di RSU Budi Agung dengan nilai persentase 88,3%
ANALISIS POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIEPILEPSI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MADANI PROPINSI SULAWESI TENGAH Dewi, Niluh Puspita
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i1.103

Abstract

Penyakit epilepsi adalah gangguan saraf yang timbul secara tiba-tba dan berkala, biasanya dengan perubahan kesadaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien epilepsi (jenis kelamin, usia, lama perawatan rawat inap, lama pengobatan) dan untuk menganalisis rasionalitas penggunaan obat yang meliputi ketepatan obat, ketepatan dosis, ketepatan frekuensi pemberian, ketepatan lama pemberian dan ketepatan penderita. Data yang digunakan secara retrsopektif yang diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pasien epilepsi terbanyak berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 56,67%, berdasarkan usia yaitu usia 27-37 tahun sebanyak 40%, berdasarkan lama rawat inap yaitu selama ≤ 7 hari sebanyak 66,67%. Obat-obat yang digunakan pasien epilepsi di RSUD Madani yaitu phenitoin 52 pasien, phenobarbital 25 pasien, carbamazepine 22 pasien, diazepam 15 pasien, dan asam valproate 10 pasien. Penggunaan obat pasien epilepsi di RSUD Madani tahun 2010-2012 sudah rasional.
OPTIMASI FORMULASI SEDIAAN HANBODY LOTION DARI EKSTRAK KULIT JERUK BALI ( Citrus maxima (Burm.) Merr. ) SEBAGAI ANTIOKSIDAN: Indonesia Syam, Ai A’yunin; Marini, Marini
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 September 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i2.135

Abstract

Kulit jeruk bali dapat digunakan sebagai antioksidan alami, tanaman ini mengandung flavonoid, vitamin c, senyawa alkaloid, pektin dan tanin. Tanaman ini dibuat ekstrak dan dijadikan kedalam bentuk sediaan handbody lotion karena dapat digunakan sebagai pelindung kulit dari radikal bebas dan penyebarannya cepat merata pada permukaan kulit yang luas.Kulit adalah lapisan atau jaringan yang menutup seluruh tubuh dan melindungi tubuh dari bahaya yang datang dari luar.Lotion merupakan sediaan cair berupa suspense atau disperse digunakan sebagai obat luar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ekstrak kulit jeruk bali dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan handbody lotion. Dalam penelitian ini pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi. Penelitian ini dibuat menjadi 3 formula dengan perbandingan basis lotion setil alkohol dan lanolin. formula 1 setil alkohol 3% dan lanolin 1%, formula 2 setil alkohol 2% dan lanolin 2%, formula 3 setil alkohol 1% lanolin 3%. Handbody lotion dievaluasi meliputi uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya lekat dan uji daya sebar. Dan hasil menunjukkan formula 1 dan 2 dapat diformulasikan menjadi sediaan handbody lotion, hasil evaluasi uji pH F1 6 F2 6 yaitu memenuhi syarat pH kulit 4,5-8, hasil uji daya sebar F1 beban 0 gr 5 cm, beban 100 gr 5,5 cm, beban 200 gr 6 cm dan F2 beban 0 gr 5 cm, beban 100 gr 5 cm, beban 200 gr 5,5 cm, uji daya sebar F1 dan F2 memenuhi syarat 5-7 cm, hasil uji daya lekat F1 09,3 detik, F2 05,3 detik yaitu memenuhi syarat uji daya lekat lebih dari 4 detik. Hasil uji homogenitas F1 homogen, F2 homogen.Sedangkan F3 tidak dapat diformulasikan menjadi sediaan handbody lotion karena pada uji evaluasi lotion tidak memenuhi syarat homogenitas.
POLA PENGGUNAAN OBAT SEDIAAN FARMASI PADA PASIEN HYPERTROPY PROSTAT DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Wirawan, Wayan; Kariasa, Wayan
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 5 No. 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 September 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v5i2.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menentukan obat apa saja yang digunakan dan berapa lama pasien yang dirawat sesuai keluhan yang ada di rawat inap diRSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Mengklasifikasikan kelompok umur yang rentan terkena hypertropy prostat dan atibiotik yang paling sering digunakan selama menjalani rawat inap diRSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Penelitian ini merupakan penelitian observasi deskriptif yang dilakukan secara prospektif.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Untuk pemberian obat golongan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu golongan antibiotika sefalosporin sebanyak 71.42%.Pemberian obat nyeri yang paling sering atau banyak digunakan adalah golongan Anti Inflamasi Non – Steroid Mencapai 91.31%, (2) Klasifikasi penyakit Hypertropy Prostat berdasarkan umur adalah pasien terbanyak pada rentan usia 60 – 70 tahun sebanyak 9 orang dengan persentase 45%. Sedangkan lama terapi pada pasien Hypertropy Prostat yang paling banyak yaitu 6-10 hari dengan persentase sebesar 50%.

Page 10 of 16 | Total Record : 152