cover
Contact Name
Sudianto
Contact Email
didacticalmathematics@unma.ac.id
Phone
+6285317777552
Journal Mail Official
didacticalmathematics@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya K H Abdul Halim No.103, Majalengka Kulon, Kec. Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Didactical Mathematics
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 26227525     EISSN : 26549417     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The scope of scientific articles that can be published in Jurnal Didactical Mathematics are as follows: Mathematics Education and Teaching, Method / Model / Strategy for Learning Mathematics, Media and Multimedia Learning Mathematics, Curriculum in Mathematics Teaching, Assessment and Evaluation in Teaching Mathematics, Development of Mathematics Teacher Professionals, Ethnomatematics in Mathematics Learning, Didactic Design in Mathematics Learning, Lesson Study in Mathematics Learning
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
UTE (Ular Tangga Edukatif ) : Permainan Edukatif Matematika Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Menciptakan Penunjang Pembelajaran yang Menyenangkan dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Elis Yuningsih
Jurnal Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.797 KB) | DOI: 10.31949/dmj.v2i1.1669

Abstract

Saat ini kualitas pendidikan di Indonesia masih sangat rendah. Sebuah studi terbaru (Amanda dkk, CFEE Annual Digest 2018) menyatakan bahwa selama sekian tahun sejak masuk SD hingga lulus SMA sekolah hanya meningkatkan keterampilan menghitung atau aritmatika sederhana dari peserta didik sebanyak nol koma nol sekian persen. Rendahnya kemampuan matematika siswa tersebut karena kurangnya latihan pengerjaan soal yang beragam sehingga apa yang diterangkan oleh guru tidak dapat dipahami sepenuhnya oleh siswa. Disamping itu, sifat anak anak yang pantang menyerah dan masih haus akan bermain membuat siswa kekurangan waktu belajar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menciptakan sebuah penunjang pembelajaran matematika berupa permainan Ular Tangga Edukasi (UTE) yang diharapkan dapat membantu para siswa melakukan melakukan kegiatan bermain dan belajar dengan soal-soal matematika yang ada pada desain permainan tersebut.
Peran Etnomatematika di Sekolah dalam Upaya Peningkatan Stigma Positif Pelajar Terhadap Pembelajaran Matematika Elvira Mentari Awaliyah
Jurnal Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.659 KB) | DOI: 10.31949/dmj.v2i1.1668

Abstract

Pada skema pembelajaran matematika saat ini, pembelajaran matematika cenderung lebih fokus pada pencapaian target materi atau isi materi yang digunakan dalam buku ajar, berdasar pada soal-soal Ujian Nasional. Hal ini berdampak pada kurangnya perhatian siswa terhadap pemecahan masalah matematika dasar, yang seharusnya menjadi sesuatu yang dapat membuat siswa menjadi tertarik untuk melatih daya kreativitas dan terfokus pada pemecahan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk (1) menelaah sikap siswa terhadap pembelajaran matematika yang diterapkan di sekolah pada kurikulum yang berlaku saat ini. (2) Menelaah kesulitan siswa secara umum dalam pembelajaran matematika hingga saat ini. (3) Menelaah cara untuk membangun kembali daya minat siswa dalam mempelajari matematika pada pembelajaran formal. (4) Menelaah efektifitas pembelajaran matematika apabila guru meggunakan skema pembelajaran etnomatematika atau matematika dengan menerapkan unsur budaya. (5) Menelaah unsur budaya seperti apa yang cocok agar dapat dipergunakan secara umum dalam lingkup pembelajaran di sekolah. Teknik pengumpulan bahan analisis data, penulis menggunakan metode survei. Survei digunakan dalam pengumpulan data dan tidak dibuat perlakuan (treatment) atau pengkondisian terhadap variabel yang diteliti, namun hanya mengungkap fakta berdasarkan gejala sosial yang ada pada siswa, tenaga pendidik maupun responden lainnya. Berdasarkan analisis data, ditemukan beberapa macam skema pembelajaran berbasis budaya (etnomatematika) yang cocok untuk dimasukkan kedalam pembelajaran matematika. Untuk karya tulis ini, penulis menggunakan unsur lagu dan kesenian sebagai media pembelajaran matematika.
SILIH ASAH SILIH ASIH SILIH ASUH DALAM PENDIDIKANMATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUNDA Apipah, Enok Siti
Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak? Pendidikan matematika berbasis kearifan lokal merupakan sarana yangtepat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saingdalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Adapun yang menjadi latar belakangpenulisan karya tulis ilmiah ini karena adanya anggapan bahwa mata  pelajaranmatematika sulit untuk dipahami dan sebagai sarana mendukung pendidikankarakter. Karena era revolusi industri 4.0 membawa dampak negative, terutamabagi para pelajar, sehingga pendidikan karakter sangat dibutuhkan. Pendidikankarakter berfungsi sebagai filter di era revolusi industri 4.0. Sedangkan matematika adalah salah satu ilmu yang digunakan dalam berbagai dunia keilmuan. Matematika juga merupakan sarana untuk menghadapirevolusi industri 4.0. Salah satu kearifan lokal yang dijadikan rujukan adalah Silih asah silih asih silih asuhyang merupakan falsafah masyarakat Sunda. Silih asah silih asih silih asuhdiambil dari nilai filosofis kehidupan manusia sebagai makhluk sosial yang berartikreatif, interaktif, dan kontekstual yang erat kaitannya dalam dunia pendidikanyang sebaiknya dilakukan atas dasar sikap saling mendidik, mencintai danmembina.. Kearifan local dalam matematika merupakan sarana yang tepat karenadalam matematika menggunakan pemikiran yang jelas dan logis untukmenghadapi permasalahan sehari-hari khususnya dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK SISWA Suciawati, Vici
Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak?Perasaan tidak mampu siswa ketika menghadapi pelajaran matematika dapat menciptakan kondisi dan situasi yang memungkinkan siswa untuk tidak melakukan proses berpikir kreatif. Ketika berhadapan dengan hal-hal yang berkaitan dengan matematika, Siswa yang kurang yakin atas kemampuan dirinya dalam menghadapi pelajaran matematika akan menemukan kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika, sebaliknya siswa yang merasa yakin akan dapat melakukan langkah-langkah belajar yang tepat dalam meyelesaikan soal matematika dan mampu berpikir logis, analistis, sistematis, kritis dan kreatif. Salah  satu tujuan jangka panjang pembelajaran matematika adalah mengembangkan kemampuan berpikir kreatif. kurangnya keyakinan diri siswa terhadap kemampuan dirinya juga merupakan suatu faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan uji statistika menggunakan regresi linier sederhana. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Siti Khadijah Sindangwangi Majalengka yang terdaftar pada Tahun pelajaran 2015/2016. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII A. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan angket skala self efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik siswa
Kesulitan Siswa Dalam Memahami Konsep Trigonometri Di Lihat Dari Learning Obstacles Mohamad Gilar Jatisunda; Dede Salim Nahdi
Jurnal Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.601 KB) | DOI: 10.31949/dmj.v2i1.1664

Abstract

Abstrak—Studi ini mengungkapkan bagaimana pemahaman konseptual siswa tentang konsep triginometri. Meskipun guru telah menjelaskan prosedur operasi dalam konsep trigonometri, tetapi siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep trigonometri, sehingga prosedur yang ditempuh selanjutnya menjadi terhambat. Kemudian mengembangkan desain didaktis berdasarkan kesulitan siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian desain menggunakan kerangka didactical design research dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui uji kemampuan siswa melalui tes tertulis, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan disebabkan karena hambatan belajar konsep trigonometri, Hasil implementasi dari desain didaktis awal ini secara umum sesuai dengan prediksi respon siswa yang telah dibuat sebelumnya. Selama proses pengimplementasian ada beberapa respon siswa yang tidak sesuai dengan prediksi sebelumnya, namun hal ini dapat diatasi dengan baik
Perbandingan Pemahaman Matematika Siswa antara yang Menggunakan Adobe Flash CS3 dengan Software iMindMap™ pada Pokok Bahasan Limit Fungsi Sudianto Sudianto
Jurnal Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.318 KB) | DOI: 10.31949/dmj.v2i1.1670

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemahaman matematika siswa dengan menggunakan Adobe Flash CS3 pada pokok bahasan limit fungsi di kelas XI IPA SMAN 5 Kota Cirebon. (2) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemahaman matematika siswa dengan menggunakan software iMindMap pada pokok bahasan limit fungsi di kelas XI IPA SMAN 5 Kota Cirebon. (3) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pemahaman matematika siswa antara yang menggunakan Adobe Flash CS3 dengan software iMindMap.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA di SMAN 5 Kota Cirebon yang terdiri dari 4 kelas IPA yang berjumlah 134 siswa. Sedangkan sampelnya diambil dua kelas secara acak, yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen 1 yang menggunakan Adobe Flash CS3 dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas  eksperimen 2 yang menggunakan software iMindMap dalam kegiatan pembelajaran. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes dan observasi. Setelah data diperoleh dari hasil post-test kemudian di analisis menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan independent sample T-test. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan independent sample T-test diketahui bahwa thitung > ttabel yaitu 2.277 > 1.998 maka Ho ditolak. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman matematika siswa antara yang menggunakan Adobe Flash CS3 dengan software iMindMap pada pokok bahasan limit fungsi
Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa Vici Suciawati
Jurnal Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.21 KB) | DOI: 10.31949/dmj.v2i1.1963

Abstract

Perasaan tidak mampu siswa ketika menghadapi pelajaran matematika dapat menciptakan kondisi dan situasi yang memungkinkan siswa untuk tidak melakukan proses berpikir kreatif. Ketika berhadapan dengan hal-hal yang berkaitan dengan matematika, Siswa yang kurang yakin atas kemampuan dirinya dalam menghadapi pelajaran matematika akan menemukan kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika, sebaliknya siswa yang merasa yakin akan dapat melakukan langkah-langkah belajar yang tepat dalam meyelesaikan soal matematika dan mampu berpikir logis, analistis, sistematis, kritis dan kreatif. Salah satu tujuan jangka panjang pembelajaran matematika adalah mengembangkan kemampuan berpikir kreatif. kurangnya keyakinan diri siswa terhadap kemampuan dirinya juga merupakan suatu faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan uji statistika menggunakan regresi linier sederhana. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Siti Khadijah Sindangwangi Majalengka yang terdaftar pada Tahun pelajaran 2015/2016. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII A. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan angket skala self efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik siswa.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan Hamni Fadlilah Nasution
Jurnal Didactical Mathematics Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dmj.v2i1.3058

Abstract

Pemahaman matematis mahasiswa terhadap konsep-konsep yang diberikan masih rendah serta mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi apa yang diketahui dari soal yang diberiukan.. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis mahasiswa dalam matakuliah matematika ekonomi yang berkaitan dengan fungsi peawaran dan permintaan. Metodologi penelitian yang digunakan menggunakan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman matematis mahasiswa untuk matematika ekonomi dengan materi mengambarkan fungsi penawaran dan permintaan masih kurang. Kemampuan pemahaman untuk soalr satu hanya mencapai 42,5% mahasiswa berada pada kategori baik dan sangat baik dan Soal nomor dua hanya 37,5%. Hal ini disebabkan kebanyakan mahasiswa tidak paham untuk menentukan yang diketahui dari soal cerita yang diberikan tentu menunjukkan kurang pemahaman mahasiswa untuk mengkoneksikan dengan kehidupan sehari-hari. Jadi ini menunjukan indikator pemahaman matematis yaitu koneksi masih lebih rendah sibandikang dengan kemampuan pemahamam komputasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8