cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
GLOBAL INSIGHT JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 2541318X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal GIJ (Global Insight Journal) merupakan jurnal yang dipublikasi oleh Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang isinya difokuskan pada penyajian hasil telaah ilmiah terhadap fenomena hubungan internasional sebagai salah satu kajian dalam ilmu social dan ilmu politik. Secara komprehensif, rincian substansi jurnal mencakup: Hasil penelitian ilmiah terhadap fenomena hubungan internasional, serta berbagai bentuk kajian ilmiah hasil penelitian yang relevan dan orisinil.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Politik Identitas dan Gerakan Black Lives Matter dalam Kampanye Politik Joe Biden – Kamala Harris pada Pemilu Amerika Serikat Tahun 2020 Made Fitri Padmi; Mahda Ayu Ningrum
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i1.5661

Abstract

AbstrakTulisan ini membahas mengenai fenomena politik identitas dan juga Black Lives Matter dalam kampanye Joe Biden – Kamala Harris dalam proses Pemilu Amerika Serikat di tahun 2020. Politik identitas dalam Gerakan Black Lives Matter menjadi dinamika politik bagi warga Afrika Amerika dalam mencari aspirasi dan keadilan politik. Namun juga, politik identitas dan Gerakan Black Lives Matter juga digunakan sebagai alat politik untuk meraih dukungan suara. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi kepustakaan. Dalam karya tulis ini dapat dilihat adanya keterkaitan antara politik identitas, gerakan Black Lives Matter dalam kampanye Politik Biden – Harris. Pasangan ini hadir sebagai kadidat yang lebih simpatik dan peduli terhadap masyarakat kulit hitam dan kulit berwarna lainnya daripada Donald Trump. Dan hal ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian dukungan terhadap Biden – Harris dalam Pemilu Amerika Serikat 2020.Kata Kunci: Biden – Harris, Black Lives Matter, Politik Identitas, Kampanye AbstractThis paper discussed the politics of identity and Black Lives Matter movement in Joe Biden – Kamala Harris’political campaigns during the U.S. general election 2020. The politics of identity and Black Lives Matter movement became political dinamics for African Americans to seek for aspiration and political justice. However, the politics of identity and Black Lives Matter movement were used as a political tools to gain votes during the election. This paper were conducted with qualitative research method and literature study. In this paper, it showed that there was a connection between the politics of identity and Black Lives Matter movement, and Biden – Harris’ political campaign. These candidates emerged as more symphatetic and caring candidates towards Black people community and other people of colors compared to Donald Trump. This was one of the influential factors for people to vote for Biden – Haris in the U.S. General Election in 2020.  Key words: Biden – Harris, Black Lives Matter, Politics of Identity, Campaign
Dinamika Keamanan Indo-Pasifik dan Uni Eropa Terkait Aliansi AUKUS Akmal Tawakal
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i1.5446

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan dinamika keamanan di wilayah Indo-Pasifik dan Uni Eropa yang disebabkan oleh Aliansi Aukus yang didasari security dilemma akibat peningkatan kekuatan militer Tiongkok. Penulisan artikel ini menggunakan teori neorealisme dan konsep security dilemma untuk menganalisis respon negara-negara di wilayah Indo-Pasifik dan Uni Eropa terkait pembentukan Aliansi AUKUS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus, dimana tindakan negara-negara di wilayah Indo-Pasifik dan Uni Eropa mengecam kebijakan yang tertuang dalam Pakta Aukus. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa studi literature dan sumber yang diperoleh dari internet. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pembentukan Aliansi Aukus yang diinisiasi oleh Australia, Britania Raya, dan Amerika Serikat ini telah membuat negara-negara di wilayah Indo-Pasifik dan Uni Eropa merasa terancam akan keamanan nasional mereka. Termasuk didalamnya adalah respon dari negara Tiongkok sendiri dalam menanggapi Aliansi AUKUS yang dianggap dapat memulai perlombaan senjata (arms race) di wilayah Indo-Pasifik. Kata Kunci: Aliansi AUKUS, Security Dilemma, Indo-Pasifik, Uni Eropa
Peran Pemerintah Indonesia bersama IOM Dalam Mengatasi Masalah Perdagangan Perempuan Indonesia ke Timur Tengah Periode 2016-2019 Nur Rahmawati; Ardli Johan Kusuma
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i1.5950

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menganalisis tentang peran pemerintah Indonesia dalam menangani masalah perdagangaan  perempuan Indonesia ke Timur Tengah pada tahun 2016-2019. Namun di tengah upaya-upaya yang dilakukan, nyatanya pemerintah Indonesia juga memerlukan adanya sebuah elemen kerjasama dari sebuah lembaga ataupun organisasi, yang diharapkan mampu membantu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah perdagangan perempuan yang terjadi di Indonesia, salah satu upaya pemerintah yaitu dengan menjalin kerjasama bersama Internastional Organization for Migration (IOM). Karena mengingat kasus tersebut merupakan kejahatan lintas negara yang terorganisasi yang tidak hanya terjadi didalam negara tetapi telah melintasi batas negara. IOM tidak hanya memenuhi kebutuhan bantuan yang berkaitan dengan fisik, namun juga menjamin dan memelihara lingkungan tempat tinggal yang terjamin kebersihan, keamanan hingga kenyamanan nya. Pemerintah Indonesia dan IOM sudah sama-sama melakukan upaya dalam menangani masalah perdagangan perempuan yang terjadi di Indonesia ke Timur Tengah tersebut, namun bukan berarti upaya tersebut menjamin akan berkurangnya masalah perdagangan orang yang terjadi di Indonesia.Kata Kunci: Indonesia, Perdagangan Orang, Internastional Organization for Migration (IOM), Timur Tengah.  ABSTRACTThis research analyzes the role of the Indonesian government in dealing with the problem of trafficking of Indonesian women to the Middle East in 2016-2019. However, in the midst of the efforts made, in fact, the Indonesian government also needs an element of cooperation from an institution or organization, which is expected to be able to assist the government's efforts to overcome the problem of trafficking in women that occurs in Indonesia, one of the government's efforts is to collaborate with international partners. Organization for Migration (IOM). Because considering that the case is an organized transnational crime that does not only occur within the state but has crossed national bordersIOM not only meets physical assistance needs, but also guarantees and maintains a living environment that is guaranteed cleanliness, safety and comfort. The Indonesian government and IOM have both made efforts to address the problem of trafficking in women that occurred in Indonesia to the Middle East, but this does not mean that these efforts will reduce the problem of trafficking in persons that occurs in Indonesia. Keywords: Indonesia, Human Trafficking, International Organization for Migration (IOM), Middle East
UPAYA INDONESIA MENJADI TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNATIONAL MONETARY FUND – WORLD BANK TAHUN 2018 Batista Jeremy; indrawati indrawati
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i1.5928

Abstract

АBSTRАK Penelitian ini memiliki rumusan masalah bagaimana Upaya Indonesia Dalam terpilih menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF – WB tahun 2018. Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menjelaskan mengenai keberhasilan Upaya Diplomasi Indonesia dalam mencapai kepentingan nasional untuk dapat terpilih menjadi penyelenggara tersebut.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang ditemukan melalui buku, jurnal, ataupun website dan surat kabar elektrik. Data akan dianalisa dengan metode deskriptif serta teknik literatur. Landasan yang digunakan oleh peneliti adalah Diplomasi publik dan juga Kepentingan Nasional.Berdasarkan hasil analisa penelitian, dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan Indonesia dalam mencapai kepentingan nasionalnya adalah melalui upaya diplomasi Publik dengan berupaya membangun citra yang positif dalam rangka pemilihan untuk menjadi penyelenggara. Upaya tersebut untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya, baik citra maupun manfaat ekonomi yang dapat mengantarkan Indonesia dalam kerjasama bilateral, multilateral dan investasi asing.Kаtа Kunci : Diplomasi Publik, Annual Meeting IMF – WB, Kepentingan Nasional ABSTRACT This research has a problem formulation of how Indonesia's efforts to be selected to host the 2018 IMF-WB annual meeting. In addition, the purpose of this study is to find out and explain the success of Indonesia's diplomacy efforts in achieving the national interest to be elected as the organizer.In this research used a library research method.  The data source used is secondary data found through books, journals or websites and electric newspapers.  The data will be analyzed using descriptive methods and literary techniques.  The foundation used by researchers is public diplomacy and national interests.Based on the results of the research analysis, it can be concluded that the efforts made by Indonesia in achieving its national interests are through public diplomacy efforts by trying to build a positive image in the context of the election to become the organizer.  These efforts are to obtain the maximum benefits, both image and economic benefits that can lead Indonesia to bilateral, multilateral and foreign investment cooperation.Keywords: public diplomacy, IMF-WB annual meeting, national interest.
PENGARUH ASEAN FREE TRADE AREA (AFTA) TERHADAP EKSPOR IMPOR SINGAPURA PADA TAHUN 2017-2021 Siti Ghina Fauziah; Agung Yudhistira Nugroho
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v7i1.5929

Abstract

region, ASEAN formed the ASEAN Free Trade Area (AFTA) agreement. This aims to reduce or even eliminate existing trade barriers in the region and make ASEAN the world's production base. Singapore imports commodities that have not been fulfilled by its country, one of which is raw goods and Singapore exports its superior commodities and ready- to-use goods that have been processed from imported raw goods. This is relate with the theory used in this study, namely the theory of trade liberalization and the theory of comparative advantage. The existence of AFTA has the effect of increasing Singapore's exports and imports when compared to the year before the implementation of AFTA (2003 and back). The purpose of this study was to determine the effect of the ASEAN Free Trade Area (AFTA) on the value of Singapore's exports and imports. The method used in this research is a qualitative research method using literature study. Keywords : Singapore, Trade Liberalization, Comparative Advantage , Export, Import AbstrakUntuk mewujudkan perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara, ASEAN membentuk perjanjian ASEAN Free Trade Area (AFTA). Hal ini bertujuan untuk mengurangi bahkan menghilangkan hambatan perdagangan yang ada di kawasan serta menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia. Singapura mengimpor komoditas yang belum terpenuhi oleh negaranya salah satunya yaitu barang mentah dan Singapura mengekspor keunggulan komoditasnya serta barang siap pakai yang telah diolah dari barang mentah yang di impornya. Hal ini selaras dengan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori liberalisasi perdagangan serta teori keunggulan komparatif. Adanya AFTA membawa pengaruh peningkatan ekspor serta impor Singapura jika dibandingkan dengan tahun sebelum implementasi AFTA (tahun 2003 kebelakang). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ASEAN Free Trade Area (AFTA) terhadap nilai ekspor dan impor Singapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan studi pustaka.  Kata kunci : Singapura, Liberalisasi Perdagangan, Comparative Advantage, Ekspor, Impor

Page 1 of 1 | Total Record : 5