cover
Contact Name
Husnun Amalia
Contact Email
husnun_a@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbiomedkes@trisakti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Biomedika dan Kesehatan
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 2621539x     EISSN : 26215470     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biomedika dan Kesehatan is an official publication of Faculty of Medicine Trisakti University. Jurnal Biomedika dan Kesehatan is a third-monthly medical journal that publishes new research findings on a wide variety of topics of importance to biomedical science and clinical practice. Jurnal Biomedika dan Kesehatan online contains both the current issue and an online archive that can be accessed through browsing, advanced searching, or collections by disease or topic.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018)" : 14 Documents clear
Derajat merokok berhubungan dengan kadar hemoglobin pada pria usia 30-40 tahun Kiki Rizky Mariani; Kartini Kartini
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.85-92

Abstract

LATAR BELAKANGMerokok merupakan kebiasaan yang sering ditemui di seluruh dunia, walaupun sudah diketahui secara umum bahwa rokok dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Beberapa penelitian meyakini bahwa merokok merupakan salah satu penyebab peningkatan konsentrasi hemoglobin dalam darah. Penelitian ini dilakukan untuk menilai hubungan kebiasaan merokok dan kadar hemoglobin pria berusia 30-40 tahun. METODEPenelitian observasional-analitik dengan pendekatan cross-sectional mengikutsertakan 71 pria usia 30-40 tahun di Kota Bima. Pengumpulan data kebiasaan merokok dengan wawancara kuesioner kepada responden. Kadar hemoglobin diperoleh dari pengukuran menggunakan alat Hbmeter. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05. HASILHasil menunjukkan dari 71 responden, 35 responden tergolong derajat merokok ringan, 16 responden dengan derajat merokok sedang dan 20 responden dengan derajat berat. Terdapat 37 responden dengan jenis rokok nonfilter sedangkan 34 responden dengan jenis rokok filter. Responden dengan lama merokok lebih dari 15 tahun berjumlah 47 orang sedangkan kurang dari 15 tahun berjumlah 24 orang. Kadar hemoglobin tinggi sebanyak 37 orang, kadar hemoglobin rendah sebanyak 21 orang dan kadar hemoglobin normal sebanyak 13 orang. Analisis bivariat menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara derajat merokok dan kadar hemoglobin dengan nilai p = 0,047. KESIMPULANDerajat merokok mempengaruhi kadar hemoglobin. Hal ini kemungkinan merupakan kompensasi tubuh terhadap kekurangan oksigen akibat afinitas Hb dengan karbonmonoksida yang terdapat dalam rokok.
Krim ekstrak daun Lantana camara Linn. 4% stabil setelah disimpan selama 1 tahun Muhammad Refan Mahardhitya; ML Edy Parwanto
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.50-57

Abstract

LATAR BELAKANGTumbuhan mengandung metabolit sekunder yang dapat berpotensi sebagai antioksidan, diantaranya adalah alkaloid, flavonoid, senyawa fenol, steroid, dan terpenoid. Lantana camara Linn. (tembelekan) merupakan tanaman liar yang tumbuh tanpa perawatan khusus yang digunakan masyarakat secara empiris untuk mengobati beberapa macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan kadar flavonoid krim ekstrak daun L. camara Linn. 3%, 4%, 5% setelah disimpan selama 1 tahun. METODEPenelitian ini merupakan studi observasional dengan desain potong lintang yang menggunakan krim ekstrak daun L. camara Linn. 3%, 4% dan 5%. Pengukuran pH, daya sebar dan uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Biologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, sedangkan pengukuran kadar flavonoid dilakukan di Laboratorium Pengujian Penelitian Terpadu UGM. Pengukuran kadar flavonoid terhadap ketiga sampel tersebut menggunakan spektrofotometer. Data yang diperoleh diuji normalitas dan homogenitasnya. Apabila data normal dan homogen dilanjutkan dengan uji one way anova, apabila data tidak normal dan atau tidak homogen dilakukan uji Kruskall-Wallis dengan tingkat kemaknaan 0,05. HASILKrim ekstrak daun L. camara Linn. 3%, 4% dan 5% memiliki pH yang sama yaitu 6. Daya sebar krim ekstrak daun L. camara Linn. 3% sebesar 2.44 senti meter (cm), sedangkan untuk krim ekstrak daun L. camara Linn. 4% sebesar 2.12 cm dan krim ekstrak daun L. camara Linn. 5% sebesar 2.29 cm. Hasil uji organoleptik terhadap krim ekstrak daun L. camara Linn. 3%, 4% dan 5% memperlihatkan bentuk sediaan setengah padat, warna hijau tua dan bau khas ekstrak. Setelah disimpan selama 1 tahun, perubahan kadar flavonoid pada krim ekstrak daun L. camara Linn. 3%, 4% dan 5% masing-masing sebesar +85.6%, -1.07% dan +54.7% (p=0.001). KESIMPULANSetelah disimpan selama 1 tahun, krim ekstrak daun L. camara Linn. 3%, 4% dan 5% memiliki pH 6, masing-masing krim memiliki daya sebar dan organoleptik yang sama. Krim ekstrak daun L. camara Linn. 4% paling stabil dibanding krim ekstrak daun L. camara Linn. 3% dan 5%.
Stres akademis berhubungan dengan kualitas hidup pada remaja R Harvilia Safira Haryono; Kurniasari Kurniasari
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.75-84

Abstract

LATAR BELAKANGMasa remaja adalah periode usia yang berkisar dari 10-19 tahun. Remaja merupakan salah satu penentu indeks pembangunan manusia. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kualitas hidup remaja dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama faktor fisik dan psikologis. Pada remaja terjadi perubahan yang signifikan pada kedua faktor tersebut. Hal ini menyebabkan remaja menjadi rentan terhadap stres. Salah satu stres yang dapat dialami remaja adalah stres akademis. Stres akan mengakibatkan perubahan biokimia, psikologis, dan perilaku, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kesehatan fisik, psikologis, dan hubungan sosial sehingga mengakibatkan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara stress akademik dan kualitas hidup pada remaja. METODEPenelitian ini merupakan studi cross sectional dengan responden berjumlah 233 siswa di SMAN 1 Cileungsi, Kab. Bogor. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Educational Stres Scale for Adolescent (ESSA) dan kuesioner Multidimensional Students’ Life Satisfaction Scale-Adolescent (MSLSS). Analisis data dengan uji Chi-Square menggunakan program SPSS dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05. HASILDari 233 responden, 70% berjenis kelamin perempuan, 30% laki-laki, 15,5% tegolong stres ringan, 51,1% stres sedang, dan 33,5% stres berat, 50,2% memiliki kualitas hidup kurang dan 49,8% kualitas hidup baik. Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara stres akademis dan kualitas hidup pada remaja (p = 0,044). KESIMPULANStres akademis merupakan salah satu jenis stres yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pada remaja.
Hubungan e-cigarettes dan risiko cardiovascular disease pada usia 25-65 tahun Rima Januaristi; Revalita Wahab
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2018.v1.58-64

Abstract

LATAR BELAKANGCardiovascular disease (CVD) adalah penyakit yang sering menyebabkan kematian dengan salah satu faktor risiko adalah merokok. Menurut World Health Organization (WHO), Indonesia berada di peringkat ketiga dengan jumlah perokok terbanyak. Rokok saat ini terbagi menjadi dua yaitu rokok konvensional dan e-cigarettes. Beralihnya penggunaan rokok konvesional ke e-cigarettes karena rokok konvensional lebih banyak mengandung nikotin dibandingkan dengan e-cigarettes. Karena hal tersebut, pengguna e-cigarettes merasa lebih aman dari risiko terjadinya CVD dibandingkan pengguna rokok konvensional. Hal tersebut masih perlu dibuktikan kebenarannya lebih lanjut. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara e-cigarettes dengan risiko CVD. METODEDesain penelitian secara observasional analitik dengan pendekatan potong lintang yang diikuti oleh 84 orang pengguna e-cigarettes di lima toko e-cigarettes yang ada di Jakarta Barat pada bulan Desember 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara meliputi karakteristik responden, lama penggunaan e-cigarettes, frekuensi penggunaan e-cigarettes, pengukuran risiko CVD yang disesuaikan dengan Jakarta Cardiovascular Score. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p<0,05 menggunakan perangkat komputer SPSS 25.0 for Windows HASILMayoritas pengguna e-cigarettes adalah usia 25-34 tahun, berjenis kelamin pria, frekuensi penggunaan e-cigarettes termasuk kategori berat (≥12 dripping/hari), lama penggunaan e-cigarettes termasuk kategori lama (>3 bulan) dan risiko CVD menengah. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara e-cigarettes dan risiko CVD. KESIMPULANTidak terdapat hubungan yang bermakna antara e-cigarettes dan risiko CVD pada usia 25-65 tahun.

Page 2 of 2 | Total Record : 14