cover
Contact Name
M. Ridhwan
Contact Email
ridhwan4000@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saintia@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi
ISSN : 23379952     EISSN : 26568448     DOI : -
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi merupakan jurnal yang pertama kali diterbitkan pada bulan April 2013 oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh, Indonesia. Serambi Saintia memuat artikel dalam bidang Sains, seperti Biologi, Kimia, Fisika, dan terapannya.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2024): Serambi Saintia" : 2 Documents clear
Identifikasi Kontaminasi Salmonella pada Boh Manok Weng (BMW) dan Boh Manok Gulong (BMG) di Banda Aceh, Provinsi Aceh Husna, Husna; Julyana, Cut; Rafsanjani, T.M; Syam, Burhanuddin; Indiraswari, Tika
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 12, No 2 (2024): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v12i2.8800

Abstract

Boh Manok Weng (BMW) merupakan salah satu minuman tradisional dari Aceh yang dibuat menggunakan telur ayam kampung yang dikocok bersama kopi, susu, atau teh. Minuman ini sangat disukai masyarakat karena dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Sementara itu, Boh Manok Gulong (BMG) adalah jajanan cepat saji berbahan dasar telur yang dicampur dengan tepung dan penyedap, lalu digoreng dan digulung pada lidi. Jajanan ini banyak digemari oleh anak-anak sekolah. Meski populer, produk olahan telur seperti BMW dan BMG berisiko terkontaminasi mikroorganisme. Hal ini seringkali disebabkan oleh telur yang tidak dicuci dengan baik sebelum digunakan, serta proses pengolahan yang tidak higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Salmonella pada BMW dan BMG yang dijual di Banda Aceh. Sampel penelitian diambil dari pedagang yang berjualan di Kota Banda Aceh dengan metode pengambilan secara accidental sampling. Identifikasi Salmonella dilakukan menggunakan metode Bergey’s Manual Determination. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% sampel BMW dan BMG mengandung Salmonella paratyphi B dan Shigella sp. Hal ini menunjukkan bahwa produk BMW dan BMG yang dijual di Banda Aceh tidak memenuhi standar mikrobiologi sehingga dianggap tidak aman untuk dikonsumsi. Proses pengelolaan pangan yang tidak memperhatikan kebersihan pribadi (personal hygiene) dan sanitasi yang baik dapat berdampak buruk pada kesehatan masyarakat.Kata Kunci : BMW, BMG, Salmonella.
Gambaran Kesehatan Mental Mahasiswa: Studi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Bastian, Farid; Fuadi, Fuadi; Atika, Ratih Ayu; Nora, Syarifah; Lidiawati, Meri; Fadhil, Iziddin
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 12, No 2 (2024): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v12i2.8774

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa kini telah menjadi isu global yang dapat mempengaruhi kesejahteraan akademik dan sosial mahasisawa. Salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa adalah stres akademik. Penyakit gangguan mental, yang mencakup gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan lainnya, dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang sosial-ekonomi. Peningkatan prevalensi gangguan mental yang terus meningkat di berbagai negara menuntut perhatian serius dari pihak pemerintah, penyedia layanan kesehatan, serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan dan pencegahan gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat gejala depresi mahasiswa pada tahun awal perkuliahan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross sectional yang melibatkan 96 mahasiswa semester awal Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk mengukur tingkat gejala depresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37,5% mahasiswa melaporkan tingkat gejala depresi ringan, namun terdapat 4,17% mahasiswa yang mengalami gejala depresi berat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat depresi mahasiswa tahun pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama  tergolong dalam tingkat gejala depresi ringan. Hal ini dapat saja terjadi pada mahasiwa tahun pertama diakibatkan karena pola pembelajaran yang sanagt berbeda dnegan pola pembelajaran pada saat SMA. Namun begitu ada 4,17% mahasiswa yang sudah tergolong dalam tingkat gejala depresi berat. Factor stres akademik dapat  berkontribusi besar terhadap gangguan mental di kalangan mahasiswa, dan pentingnya pengembangan program dukungan psikologis di kampus untuk mengurangi dampak negatif akibat stres akademik.Kata Kunci: Kesehatan mental, tingkat gejala depresi, mahasiswa

Page 1 of 1 | Total Record : 2