cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN RISIKO PADAPEMBUATAN TNKB DITLANTAS POLDA RIAU DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIKHIRARC DI WORKSHOP TNKBSAMSAT SELATANTAHUN 2016 Febrina Ramadhany, Makomulamin
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.428

Abstract

Secara global, ILO memperkirakan sekitar 337 juta kecelakaan kerja terjadi tiap tahunnya.Pada tahun 2014 Provinsi Riau merupakan Provinsi dengan jumlah kasus kecelakaan akibatkerja tertinggi yaitu 3.127 kasus. Padaworkshopdidapati pernah terjadi kasus kecelakaan kerjapada tahun 2014, sehingga membutuhkan perawatan medis. Tujuan penelitian ini adalah untukmenganalisis HIRARC pada pembuatan TNKB di workshop TNKB Samsat Selatan.Metodepenelitian ini adalah kualitatif analitik.Variabel yang akan diteliti adalahidentifikasi bahaya,penilaian risiko, dan pengendalian risiko pada pembuatan TNKB.Informan dalam penelitianini sebanyak 7 (tujuh) orang informan utama yaitu pimpinan dan staff administrasi, informanpendukung yaitu pekerja di workshop TNKB, dengan metode wawancara mendalam danobservasi langsung. Dari hasil identifikasi bahaya didapati, High risk potensi risiko meliputitangan tersayat materiil, tangan terjepit mesin, tersentrum tegangan 380-415 V, tidakergonomi, postur tubuh yang berdiri (fatigue), tangan terjepit gear penggerak mesin cetakanyang tidak tertutup, penyerapan cat melalui kulit, terhirup zat kimia dari cat semprot,kebisingan repetitif. Extreme risk dampak yaitu cacat, infeksi saluran pernapasan, kanker, dankebakaran.Disarankan kepada pihak workshop segera mungkin melakukan pengendalianextreme risk pada pembuatan dan pengecatan TNKB, diperlukan pelatihan, dan penggunaanAPD dalam pelaksanaan pengendalian risiko.Kata Kunci : Analisis, Pengendalian, Risiko
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI ANAK AUTISME TENTANG PERAWATAN ANAK AUTISME DI RUMAH DI SLB AUTISMA YPPA PADANG Rahman, Nurhamidah
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.587

Abstract

Menurut data UNESCO ( 2011), terdapat  sekitar 35 juta orang penyandang autisme di dunia. Itu berarti rata-rata 6 dari 1000 orang di dunia mengidap autisme. Menurut WHO jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia adalah sekitar 7% dari total jumlah anak usia 0-18 tahun atau sebesar 6.230.000 juta anak pada tahun 2007. Pada tahun 2009 Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia menyebutkan data siswa penyandang autisme yang terdaftar di SLB autisme adalah 638 orang. Tujuan umum penelitian ini untuk melihat Gambaran Tingkat Pengetahuan  Ibu yang mempunyai anak autisme tentang perawatan anak autisme di rumah di SLB Autisma YPPA Padang tahun 2016.Jenis penelitian  adalah penelitian deskriptif,  dengan populasi  ibu-ibu yang mempunyai anak autis dengan besar sampel sebanyak  55  responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan  Januari sampai Mei tahun 2016. Pengambilan data dilakukan dengan mengunakan kuesioner secara angket.Dari hasil penelitian  di dapatkan 32 (58,1%) responden mempunyai pengetahuan tinggi tentang perawatan anak autis di rumah. Sebagai saran  diharapkan kepada orang tua untuk selalu meningkat perhatian yang lebih kepada anak yang menderita autisme baik dalam pendidikan maupun pergaulannya sehingga mereka bisa hidup berdampingan dengan anak normal lainnya.Kata kunci: Pengetahuan, perawatan, anak autis
DETEKSI DINI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS KEPADATAN MINERAL TULANG PADA WANITA USIA SUBUR DI KOTA PEKANBARU Rini Hariani Ratih, Salmiati,
Menara Ilmu Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i1.1171

Abstract

Data from the US National Health Agency (Osteoporosis Foundation) in 1997 estimatedthat about 25 million Americans suffer from osteoporosis, 80% of which is experienced bywomen. Then in the World Conference on Osteoporosis Caring Society in Beijing in 2009,data from 14 Asian countries will show 50% osteoporosis cases by 2050. There are severalrisk factors that cause osteoporosis in women who are divided into two, among otherfactors that can not be controlled by age, sex, genetics, menopause, race, and controlledfactors such as exercise, caffeine and carbon consumption, calcium intake, corticosteroidmedication, smoking, Body Mass Index, and alcohol consumption. Research ObjectivesEarly detection of factors related to bone mineral density status in women of infertile agein Pekanbaru. This research is a quantitative analytic research, with cross sectionalresearch design. Samples in this study were women of childbearing age who are in thework area Kecamatan Tampan as many as 399 people. Analysis with Chi-Square test ofthe relationship between calcium intake on bone mineral density status in women ofchildbearing age with Pvalue 0,000 <Alpha 0,05 with big OR is 922.629 (95% CI:125,039-6807,809) meaning less respondent intake calcium risk 922 times suffering fromosteoporosis. the relationship between caffeine consumption and carbonated beverage tobone mineral density status in women of reproductive age with Pvalue 0,000 <Alpha 0,05with OR is 24,330 (95% CI: 10,174-58,182) means respondents who consume caffeine andcarbonated beverages risk 24 times suffering from osteoporosis.Keywords: Early detection, bone mineral density status, women of childbearing age
EFEKTIVITAS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PENDEKATAN REALISTICS MATHEMATICS EDUCATION (RME) via, Ilta
Menara Ilmu Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i76.283

Abstract

Lembar Kerja Siswa (LKS) yang selama ini digunakan disekolah belum menuntun siswa untukaktif membangun pemahamannya sendiri. Untuk itu perlu dikembangkan LKS berbasisRealistics Mathematics Education (RME) yang memberikan kesempatan kepada siswa untukmembangun sendiri pengetahuannya serta dapat mengaplikasikan konsep yang telah dipelajaridalam pemecahan masalah. Tujuan yang hendak dicapai dari upaya pengembangan ini adalahmenghasilkan LKS yang efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model McKennyyang terdiri dari tiga tahap yaitu preliminary, prototyping, dan assessment. Efektivitasdilakukan oleh pakar pendidikan matematika, teknologi pendidikan dan bahasa. Data yangdiperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasispendekatan RME yang dikembangkan sudah efektif, dilihat dari prediksi efektivitas menurutpara ahli dan data empiris. Dalam hal ini, dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang lebihdari 70% mencapai KKM.Keywords: Lembar Kerja Siswa (LKS), Realistics Mathematics Education (RME), Efektivitas
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN SAPI DAN PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) Jamalludin, Chairil Ezward, Imelda Devega,
Menara Ilmu Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i4.1303

Abstract

objective of this research is to information of cow manure and KCL fertilizer that better for sweet potato vegetative and generative growth singly or interaction. The method of the research was Cluster Randomyzed Design (CRD) factorial with two (2) factor. Factor P (Cow manure control, 900gr/plot, 1800gr/plot and 2700gr/plot) factor K (fertilizer KCl control, 2,5gr/plant, 5gr/plant ad 7,5 gr/plant) So there are research consist of 16 combination of parameter, the of experiment 3 replication so any 48 plot. In the plot any 4 plants with 3 plant to sample, so population 192 plants. Parameter of served in the research are : were the ages of shoot appear (day), the total of shoots (shoot), the length of sulur (cm), the weight of umbi (kg). The data analyzed with analysis of variance and followed HSD test 5%. The results showed that the use of cow manure and KCl fertilizer singly and interaction observed significantly and the best result singly cow manure at P3 age of shoot appear 6,22 day, total of shoot 3,03 shoot, length sulur 531,29 cm and weight of umbi 473,33 gr/plot at P2. The best result singly KCl fertilizer at: K3 age of shoot appear 6,25 day, and weight of umbi 504,17gr/plot total of shoot at K2 3,03 shoot, length sulur at K1 515,96 cm. The best result interaction total of shoot P3K3 3,44 shoot, length sulur P3K2 689,00 cm and weight of umbi P3K2 663,33 gr/plot. The combination result of the age of shoot appear not responding. Kay word: sweet potato, Cow manure, fertilizer KCl.
DUKUNGAN KELUARGA DAN MEKANISME KOPING PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Cumayunaro, Ayuro
Menara Ilmu Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i1.483

Abstract

Penyakit gagal ginjal merupakan penyakit kronik dan salah satu terapinya adalahhemodialisa yang akan menyebabkan perubahan kondisi fisik, sosial ekonomi dan psikologispasien. Perubahan tersebut akan berdampak terhadap mekanisme koping pasien. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan mekanismekoping pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Unit Hemodialisa RS Tk. IIIReksodiwiryo Padang Tahun 2017. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan metodependekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien gagal ginjalkronik yang menjalani hemodialisa. Sampel penelitian ini diambil secara total sampling yaitusebanyak 50 orang. Penelitian ini dilakukan di Unit Hemodialisa RS Tk. III ReksodiwiryoPadang. Data dikumpulkan dengan kusioner melalui metode wawancara, dan dianalisa denganmenggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian diketahui sebanyak 33 pasien (66,0%)mendapatkan dukungan keluarga, 18 pasien (34,0%) tidak mendapatkan dukungan keluarga.Sebanyak 23 pasien (46,0%) menggunakan mekanisme koping adaptif, 27 pasien (54,0%)menggunakan mekanisme koping maladaptif. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubunganantara dukungan keluarga dengan mekanisme koping pasien gagal ginjal kronik yangmenjalani hemodialisa dengan nilai p value 0,010. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkanbagi pihak rumah sakit agar memberikan konseling kepada keluarga tentang pentingnyadukungan keluarga sehingga keluarga dapat mengoptimalkan dukungan kepada pasien gagalginjal kronik yang menjalani hemodialisa.Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik; Mekanisme Koping; Dukungan Keluarga
Implementasi Kebijakan Peraturan Walikota Pariaman Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Uraian Tugas Staf Ahli Walikota Di Lingkungan Sekretariat Kota Pariaman. Yandri, Lara Indah
Menara Ilmu Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i6.1409

Abstract

Staf Ahli adalah pejabat yang ditunjuk untuk membantu Kepala Daerah yang bertugas menelaah suatu permasalahan yang terjadi atau mungkin akan terjadi di daerah untuk kemudian direkomendasikan pemecahannya. Dalam melaksanakan tugas, Staf Ahli sebagai pembantu Kepala Daerah bertugas untuk memberikan masukkan kepada Kepala Daerah sebelum membuat atau memutuskan suatu kebijakan tertentu agar kebijakan yang dihasilkan bisa maksimal. Sesuai dengan Peraturan Walikota Pariaman Tugas Pokok Staf Ahli berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009 adalah melaksanakan pengkajian, penganalisaan, dan pengembangan terhadap semua kebijakan pemerintah baik yang telah ditetapkan maupun yang akan ditetapkan dan memberikan saran, masukan dan pendapat kepada Walikota berdasarkan data pengkajian dan penganalisaan sesuai dengan teori-teori ilmu pengetahuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait sesuai dengan bidang tugasnya. Namun kenyataannya Staf Ahli Kota Pariaman tidak sesuai dengan bidang pendidikannya, serta tidak banyak dilibatkan dalam pembuatan kebijakan. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Tupoksi yang dituangkan dalam Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009. Dengan demikian peneliti ingin melihat bagaimana Implementasi Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Uraian Tugas Staf Ahli di Lingkungan Sekretariat Kota Pariaman. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan desain penelitian deskriptif dengan memakai 7 indikator keberhasilan implementasi yang dikemukakan oleh Daniel A. Mazmanian dan Paul A. Sabatier dengan indicator kesulitan teknikal, kejelasan dan konsistensi tujuan, integrasi hierarki didalam dan diantara lembaga pelaksana, aturan keputusan dari lembaga pelaksana, rekruitmen dari pejabat pelaksana, jangkauan formal oleh pihak luar dan komitmen dan skill pejabat pelaksana. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulakan bahwa Implementasi Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2009 tentang Uraian Tugas Staf Ahli di Lingkungan Sekretariat Kota Pariaman hanya 2 indikator yang mulai jalan yaitu kejelasan dan konsistensi tujuan, dan jangkauan formal pihak luar. Sementara itu 5 indikator lainnya kesulitan teknikal, keputusan aturan lembaga pelaksana, integrasi hirarki, rekruitmen dari lembaga pelaksana dan komitmen dan skill belum terlaksana dengan semestinya. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Peraturan Walikota, Uraian Tugas
LANGKAH STRATEGIS PENINGKATAN KUALITAS, RELEVANSI DAN PEMERATAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA DALAM RANGKA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN -, SULISTYANDARI
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.655

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu pilar terpenting dalam meningkatkan kualitas manusia. Pendidikan yang berkualitas dapat menciptakan generasi yang unggul dan kompetitif dalam menghadapi tantangan yang terjadi di masa mendatang. Rendahnya kualitas lulusan merupakan salah satu bukti bahwa pendidikan di Indonesia belum secara optimal dikembangkan. Relevansi pendidikan dalam hal substansi dengan kebutuhan masyarakat dinilai masih rendah. Dunia industry mengeluhkan masih kurang relevannya kompetensi lulusan pendidikan tinggi dengan dunia kerja, tenaga kerja tidak relevan dengan industry. Pembangunan pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global. Pembangunan pendidikan nasional yang akan dilakukan secara jelas menekankan pentingnya pendidikan sebagai salah satu cara untuk penanggulangan kemiskinan, peningkatan keadilan, dan kesetaraan gender, pemahaman nilai-nilai budaya dan multikulturalisme serta peningkatan kesejahteraan. Kata Kunci : kualitas, relevansi, pemerataan, pendidkan, kesejahteraan
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING TIPE ROLE REVERSAL QUESTION PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 14 MUARA PANAS MM, YELVARINA.S.Pd
Menara Ilmu Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i73.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan model active learning tipe role reversal question pada siswa kelas V SD Negeri 14 Muara Panas. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 14 Muara Panas yang berjumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Adapun indikator keberhasilan tindakan ditandai dengan ≥75% dari jumlah siswa yang mengikuti proses pembelajaran telah memperoleh nilai ≥75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 14 Muara Panas setelah menggunakan model active learning tipe role reversal question baik pada siklus I maupun siklus II. Pada siklus I siswa yang memperoleh nilai  ≥75 mengalami peningkatan sebesar 13% dengan kondisi awal 52,2% meningkat menjadi 65,2% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 21,76% menjadi 86,96%. Nilai rata-rata hasil belajar pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 3,48 dengan kondisi awal 66,09 meningkat  menjadi  69,57  dan  pada  siklus  II  mengalami  peningkatan  sebesar 9,13 menjadi 78,70.Kata kunci: Hasil Belajar, PKn, Active Learning Tipe Role Reversal Question
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR DAN SPLIT GUNUNG AIR DINGIN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Mohd. A. Arif, Arman. A. SST., MT, Dr. Herix Sonata MS
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.373

Abstract

Beton merupakan beberapa campuran material yang tercampur menjadi satu kesatuan massayang padat yaitu agregat kasar, agregat halus, air, dan bahan pengikat berupa Semen Portland.Bagusnya suatu beton dilihat dari kualitas agregat penyusun beton tersebut. Kabupaten Soloktepatnya di kenagarian Air Dingin kecamatan Lembah Gumanti merupakan daerah yangbanyak perbukitan. Dimana masyarakat disana banyak memanfaatkan pasir dan batu pecahdari perbukitan tersebut untuk membuat pembangunan misalnya rumah tinggal. Untuk materialpembanding dari daerah Sungai Gunung Nago yang telah memenuhi standar spesifikasi untukbeton. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat pengaruh dari pasir dan batu pecah dari daerah AirDingin ini dengan nilai kuat tekan nya setelah 28 hari. Dimana campuran dari pasir Air dingindengan Koral Gunung Nago lebih tinggi dengan nilai kuat tekan mencapai 316,09 Kg/cm2 dariketiga variasi lainnya yaitu campuran Split Air Dingin dengan Pasir Gunung Nago 301,88Kg/cm2, Pasir dan Split Air Dingin 292,56 Kg/cm2 dan Pasir dan Koral Gunung Nago 276,82Kg/cm2. Untuk kenaikan persentase kuat tekan beton dari pasir dan split Air Dingin terhadappasir dan koral Gunung Nago sebesar 5,38 %. Melihat dari hasil perbedaan nilai kuat tekanyang di dapat maka pengaruh material dari Air Dingin Kecamatan Lembah Gumanti dapatdiapakai sebagai campuran beton normal karena sudah memenuhi standar spesifikasi betonnormal dengan K-225.Kata Kunci : Pasir, Split, Kuat Tekan 

Page 29 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue