cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
PERCERAIAN MELALUI MEDIA SOSIAL (MEDSOS) Asmaret, Desi
Menara Ilmu Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i6.830

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah: Bagaimana hukumnya cerai melalui media sosialbaik SMS, Face Book, CHAT (BBM, YM, Skype, dan WhatsApp). Apakah dengan mentalak melalui mediasosial tersebut talak suami lansung jatuh kepada istrinya? Bagaimana pula kedudukan talak tersebut jikadilihat dari hukum di Indonesia?Metodologi yang penulis gunakan dalam menemukan jawaban dari pertanyaan di atas adalahmetode kualitatif dengan research pustaka. Data-data diperoleh dari sumber skunder dan primer yangdiolah secara analitik.Dari permasalahan yang penulis carikan solusinya dalam penelitan ini, maka penulismenyimpulkan bahwa: 1. Hukum talak melalui media sosial seperti SMS, Face Book, CHAT (BBM, YM,Skype, dan WhatsApp). Adalah sah dan diqiyaskan kepada talak dengan tulisan dengan Illatnya adalahbahwa keduanya merupakan pesan cerai melalui teks yang bukan verbal (lisan). Para ulama fikih (fuqaha)sepakat bahwa hal itu efektif jatuh talak 1 (tulisan dinilai sama dengan ucapan). 2. Syarat untuk jatuhnyatalak melalui media sosial adalah:a). Si Suami benar-benar meniatkan talak kepada istrinya. (berdasar kanpendapat ibnu qudamah). b). Si istri harus melakukan komfirmasi terlebih dahulu kepada si suami. Atassemua kemungkinan ini maka Al-Qur‟an sudah memerintahkan pentingnya tabayyun (klarifikasi) ketikamemperoleh informasi, sebagaimana firman Allah SWT Surat al-Hujurat ayat 6, 3. Meskipun secara syar‟italak melalui media sosial adalah sah, namun secara hukum positif talak tidak lansung jatuh karena mestilahdiikrarkan dulu di hadapan Pengadilan Agama sebagai legalitas dan akurasi talak secara administratifberdasarkan hukum positif yang berlaku di Indonesia.4. Menurut penulis untuk menutup pintu dari tindakansemena-mena dari seorang suami kepada istrinya dengan sikap yang merendahkan kaum perempuan, makahukum bagi orang yang mentalak melalui media sosial adalah makruh atau lebih baik dilarang. Hal inisesuai dengan kaidah kulliyah fikih yaitu:2 Hukum itu mengikuti kemashlahatan yang paling banyak.”Kata kunci: medsos (media sosial), talak, perceraian
PENGARUH TERAPI PSIKOEDUKASI TERHADAP BEBAN DAN KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT ANAK AUTIS DI KOTA SOLOK TAHUN 2017. Damaiyanti, Siska
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.879

Abstract

Autism is a disorder that occurs in children who are marked by developmental delays in cognitivefields, communication, interest in social interaction, and behavior and children are only interestedin their own mental activities. West Sumatra to date has not had official data about autisticpatients, due to the presence of autistic children do not stay each semester. Autism search results in2015 as many as 301 children with autism in all SLB Padang city (West Sumatra Education &Culture, 2015). The population in this study is the family caring for autistic children in Solok city,amounting to 106 people. With a sample size of 42 for control and 42 for the intervention groupThe sampling technique in the study was proportional random sampling. Sampling is done inproportion by taking the subject. The result of family characteristic analysis in the interventiongroup from 42 respondents, middle age category was 20 people (23,8%), female 38 people(45,2%), average of middle and junior high education respondents was 31 people (36.9%),respondents who work 27 people (32.1%), as many as 37 people (44.0%) are direct parents whocare for the autistic child itself. In the control group of 42 respondents, the middle age categorywas 20 people (23.8%), female (36.8%), the average of middle and junior high school educationwas 37 people (44 , 0%), respondents who work 31 people (36.9%), as many as 34 people (40.4%)are direct parents who care for autistic children themselves.Keywords: Eutism, psicoeduction, familyReference: 92 (2000-2016)
TINJAUAN HUKUM PELAKSANAAN VONIS PIDANA ANAK PADA KASUS PIDANA NARKOBA DI RUMAH TAHANAN KELAS II B LUBUK SIKAPING Nurafni, Hj. Darlisma,SH.,MH
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i76.297

Abstract

Anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia danmerupakan salah satu sumber daya manusia untuk keberlangsungan sebuah bangsa dan negaraDalam pertimbangan penjatuhan pidana anak pengguna narkoba perlu penanganan danperhatian khusus. Hal ini diwujudkan dalam setiap keputusan hakim, dengan mengutamakanfaktor-faktor yang bersifat mendidik, mengayomi, dan membimbing terpidana anak, walaupunhukuman tetap tidak mungkin dihindari.Hasil penelitian tentang pertimbangan hakim untuk memutus pidana dalam kasustindak pidana narkoba yang dilakukan oleh anak adalah pertimbangan yuridis dan non yuridis.Pertimbangan yuridis berupa dakwaan jaksa, keterangan terdakwa, barang bukti, pasal-pasaldan peraturan hukum pidana, dan pertimbangan non yuridis seperti, latar belakang perbuatanterdakwa, kondisi diri, dan keadaan sosial ekonomi terdakwa. Dalam 2 (dua) kasus yangditeliti ternyata Hakim tidak menggunakan diskresi dan/atau diversi. Hakim memberikanputusan tidak untuk rehabilitasi kepada anak, karena putusan adalah sebagai bagiankebijaksanaan yang harus dilalui anak di Lembaga Pemasyarakatan.Walaupun satu persatu kasus telah diputus pada Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping,namun aturan diversi sebagai aturan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentangSistem Peradilan Pidana Anak tidak dijalankan dalam kasus yang telah diteliti.Saran penelitikepada pengadilan Negeri Lubuk sikaping untuk kasus pengguna narkotika anak prosesdiversi harus dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang SistemPeradilan Pidana Anak. Demikian pula demi kepentingan terbaik anak diskresi tetap bisadilaksanakan, terutama untuk memberikan rehabilitasi medis dan sosial tanpa pidana penjara.
KEDUDUKAN HAK PAKAI SEBAGAI OBYEK HAK TANGGUNGAN Hadi Putra, Yosep
Menara Ilmu Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i4.743

Abstract

The Article 51 of Law No. 5 of 1960 on the Basic Agrarian Law states decisivelythat only property right, right to use and the right to use a building that can beused as collateral for debt with burden of mortgage. In principle, the object ofmortgages is the right to land that complete the requirements which is must beregistered (to qualify for publicity) and it can be proclaimed (to facilitate theimplementation of debt payments guaranteed repayment). In the other hand, thedepelopment of credit currently provides the possibility related to the right usedas an object of mortgage and it strengthened by Law No. 4 of 1996 on the Rightsof the land and items related to land although it is not explicitly regulated in theUUPA.Keywords: use right as mortgage object
HUBUNGAN SIKAP DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN DEKUBITUS DI IRNA NON BEDAH (NEUROLOGI) RSUP. DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2016 Dewi Susilaningsih -
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.537

Abstract

Tindakan pencegahan dekubitus di RSUP. DR. M. Djamil Padang dinilai kurang terlihat dariangka kejadian dekubitus yang terus meningkat yaitu sebanyak 33 kasus pada tahun 2014 dansebanyak 47 kasus pada tahun 2015. Kejadian ini lebih tinggi terjadi pada ruangan neurologiyaitu sebanyak 15 orang di ruang neurologi pada tahun 2015, hal ini menunjukan kurangnyatindakan pencegahan yang dilakukan. Kejadian dekubitus merupakan Salah satu indikatormutu pelayanan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasiperawat dengan tindakan pencegahan dekubitus di Ruang Neurologi RSUP. DR M. DjamilPadang .Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalampenelitian ini adalah semua perawat pelaksana yang bertugas di IRNA Non Bedah (Neurologi)RSUP. Dr. M. Djamil Padang berjumlah 51 orang denganteknik sampel adalah total sampel.Penelitian dilakukan pada bulan Februari – September . Data dikumpulkan secara angketdengan kuesioner dan diolah dengan langkah-langkah editing, coding, entry, cleaning dandianalisa secara univariat untuk menunjukkan distribusi frekuensi dan analisis bivariatmenggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% α = 0,05.Hasilpenelitian didapatkan bahwa 31,4% perawat tidak melakukan tindakan pencegahan dekubitus,37,3%perawat memiliki sikap negatif, 29,4% perawat memiliki motivasi yang rendah. Adahubungan antara sikap, dan motivasi dengan dengan tindakan pencegahan dekubitus di IRNANon Bedah (Neurologi) RSUP. DR M. Djamil Padang .Diharapkan perawat pelaksana untuklebih meningkatkan lagi upaya pencegahan dekubitus seperti, melakukan mika-miki padapasien setiap 2 jam sekali, penggunaan lotion dan produk perawatan kulit lainnya agar kulitpasien tetap lembab dan memberikan pendidikan kesehatan pada keluarga pasien tentang carapencegahan dekubitus, sehingga keluarga dapat berperan dalam pencegahan dekubitus. Untukpeneliti selanjutnya agar meneliti tentang faktor-faktor lain yang berhubungan dengan tindakanpencegahan dekubitus seperti hubungan penghargaan dan peran keluarga dengan upayapencegahan dekubitus.
KOMBINASI SARINGAN PASIR LAMBAT DALAM PENURUNAN KADAR Fe(BESI) AIR SUMUR GALI MASYARAKAT DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS LASIKABUPATEN AGAM Fatma, Fitria
Menara Ilmu Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i7.847

Abstract

The puskesmas lasi having 3 the nagari usually have around , namely the nagarilasi , bukik batabuah , and canduang the koto .The number of or dug wells who 2754 wellnear the village of with the total number of of jorong a the name that was most often areJorong Bingkudu.Any water content or dug wells nagari bingkudu the majority ofcontaining iron ( fe ) as much as 54 % .The nature of all that fe higher than thestandardization of quality standards of the water may cause some serious problems todaythe environment and health.The nature of all that fe or dug wells the community inKenagarian lasi as much as 2,05 mg / l in the year 2014 , the nature of all that fe 2,09 mg /l years 2015, and the nature of all that fe 2,89 mg / l years 2016.This study aims to toinvestigate the extent to a combination of a sieve sand slow with the media sand of thezeolite, charcoal hand across his, sand and gravel.In a reduction of the nature of all thatsubstance as iron ( fe ) water from the wells dug out of the people by keeping the use of asieve sand slow in the work area of the PuskesmasLasi Kabupaten Agam years2017.Where is this report is written with two types of the test and been approved treatmentpt pgn promised to supply a sieve 1 with medium sand of the zeolite 10 police post cmgrand cinema, charcoal hand across his 10 police post cm grand cinema, sand 3 cm keikil2 cm and sifting the 2 with medium sand of the zeolite 40 police post cm grand cinema,charcoal hand across his 15 police post cm grand cinema, sand 4 police post cm grandcinema, gravel 3 police post cm grand cinema.Based on the research be made known bethat the level of substance as iron ( fe ) in water or dug wells is 3,72 mg / l, after filteringthese chareges in the future 1 rata-rata 0.7512 mg /l , and after sifting 2 is 0.4450 mg / l.With pvalue 0,007.There are differences between the research rata-rata filtered by sifting firts.Thismeans that the combination is more effective than filtering filtering two with combinationsof filtering media sand of the zeolite 40 cm, charcoal hand across 15 cm, sand 4 cm, gravel3 cm .Keywords: Slow sand filter, zeolite sand, shell charcoal, sand, Gravel,iron content (fe)
KESANGGUPAN KECUBUNG (Datura metel) DALAM MENGHAMBAT MAKAN DAN MORTALITAS Plutella xylostella. L Herwita Idris
Menara Ilmu Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i4.1307

Abstract

Cabbage (Brasssica oleracea) is a vegetable product that is very much needed by the community. However, in its exploitation always encountered obstacle because of pest attack. P. xylostella L (Lepidoptera: Plutellidae) is a major pest in cabbage farming. Control efforts are commonly done with synthetic insecticides, but this is considered less wise because usually the buildup of pesticide residues is very high, so less good for health. This study aims to determine the ability of amethyst plants (Datura metel) to inhibit the eating and mortality of Plutella xylostella. L on cabbage plants. The experiment was conducted at Laing Solok Experimental Laboratory (Balittro) from July to November 2017. The study used a complete randomized design (RAL) with 4 treatments and 6 replications, each treatment was amethys 4000, 5000, 7500 ppm and without extract (0 ppm) as control. Each treatment was applied to the larvae stadia used by instar II, III and IV, imago from P. xylostella insects. L. From the results obtained that the amethyst extract was able to increase mortality and inhibit the feeding of major insect pests on cabbage plants such as P. xylostella, So for the control of this pest can be done with the use of botanical insecticides, given the whole production of these plants are generally food-oriented. The amethyst extract has good insecticidal properties so it can influence the biological aspects of P. xylostella insects, Keywords: cabbage, Datura metel, P. xylostella, feeding inhibitor, mortality
RENCANA WILAYAH PENGEMBANGAN PERTANIAN ORGANIK di KABUPATEN AGAM (Kasus Studi: PADI SAWAH ORGANIK) muhamad reza, rahmawati,
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i60-65.1468

Abstract

Banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan oleh sitem pertanian konvensional, membuat pemerintah menggalakkan kebali sitem pertanian yang berorientasi pada pertanian ramah lingkungan yaitu pertanian organik. Salah satu komoditi yang dikembangkan yaitu padi sawah organik, dimana Kabupaten Agam sampai saat ini masih memiliki lahan pertanian padi sawah organik.Permasalahannya semenjak tahun 2007 luas lahan pertanian padi sawah organik di Kabupaten Agam belum bertabah sebagaimana yang diharapkan.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah potensial pengembangan pertanian padi sawah organik.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus, dimana data yang paling utama digunakan adalah data sekunder, sedangkan data primer digunakan untuk memperkuat hasil penelitian.Metode analisa data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan bantuan alat analisis LFA. Hasil yang didapatkan bahwa wilayah potensial untuk pengembangan pertanian padi sawah organik adalah di Kecamatan Baso, tepatnya di empat nagari yaitu Nagari Koto Tinggi, Nagari Padang Tarok, Nagari Simarasok, Nagari Tabek Panjang. Keywords: pengembangan,organik, padi sawah
PENGARUH PEMBERIAN ASI DAN MP-ASI TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI USIA 6-11 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU Novia Nazirun, Sherly Mutiara
Menara Ilmu Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i11.1648

Abstract

Abstrak: Pertambahan berat badan pada masa bayi sangat penting untuk dipantau, karena pada masa ini merupakan periode emas dari pertumbuhan dan perkembangan kehidupannya. Bayi membutuhkan pola asuh yang baik dari ibu yaitu asupan nutrisi yang mengandung energi dan protein agar pertumbuhannya baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tidak cukup energi dan protein sebagai penyebab dari pertumbuhan bayi yang tidak sesuai KBM dan faktor-faktor apa yang berhubungan sebab akibat dengan pertumbuhan bayi usia 6-11 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain cohort prospektive. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 930 bayi dengan sampel 90 kelompok kohort (yang tidak cukup energi dan protein) dan 90 kelompok pembanding (yang cukup energi dan protein), diambil dengan teknik systematic random sampling. Analisa data dengan uji Chi Square dan multiple logistic regression. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar bayi mengalami pertumbuhan yang tidak sesuai KBM 58,3 persen dan yang berhubungan sebab akibat dengan pertumbuhan bayi adalah kecukupan energi dari ASI dan MP-ASI (RR 1,4 : 95% C.I : 1,066-1,763) kecukupan protein dari ASI dan MP-ASI (RR 1,4 : 95% C.I : 1,051-1,732), dan frekuensi sakit (RR 16,6 : 95% C.I : 7,633-36,344). Terdapat pengaruh antara kecukupan energi dan kecukupan protein dari ASI dan MP-ASI dengan pertumbuhan bayi. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan konseling kepada ibu-ibu bayi tentang permasalahan nutrisi yang baik dan benar pada bayi. Kata Kunci: ASI, MP-ASI, Pertumbuhan, Kecukupan Energi, Kecukupan Protein
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Yusmaharan, Yusmaharani
Menara Ilmu Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i1.1180

Abstract

Prematur rupture of membranes (PROM) is rupture of membranes before inpatru that iswhen the primi cervix open less than 3cm an d mulitipara less than 5 cm. PROM incidenstsin Arifin Achmad Hospital Riau Province 2012 showe the higest number of PROM was inMarch is 23 (32,39%). The aim of this study was determine the relationship or Parity withthe incidence of PROM in Arifin Achmad Hospital Riau Province. This Study used designis cross sectional with 128 mothers giving birth sample. Sampling with saturated samplingtechnique. Analysis with Univariate and Bivariate through Chi-Square Test. Univariateresult from that most of the samples with low parity is 81 people (63,3%) and 105 people(82%) did not experience PROM. Bivariate result based on parity factors obtained Pvalue=0,004<α = 0,05 (OR 4.277) that means there is a realtionship between parity andPROM. It can be conclude that there is a relationshi betwee parity and the incidence ofPROM.Key words: Parity, Premature Rupture Of Membranes Faktors

Page 99 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue