cover
Contact Name
Rr. Retno Sugiharti
Contact Email
retno.sugiharti@untidari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalrep@untidar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 2541433X     EISSN : 25080205     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) managed and published by Faculty of Economics Universitas Tidar, is a journal that take an article in economy fields. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) published every April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019): April 2019" : 8 Documents clear
PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR MANUFAKTUR DI JAWA TENGAH 2011-2015 Dina Listri Purnamawati; Rifki Khoirudin
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1340

Abstract

Tingginya konstribusi sektor industri manufaktur di Jawa Tengah menunjukan bahwa pertumbuhan PDRB yang tinggi masih belum diikuti oleh laju pertumbuhan tenaga kerja yang terserap di sektor industri Jawa Tengah. Hal itu dapat dilihat dari masih rendahnya tenaga kerja yang bekerja di sektor industri manufaktur dibandingkan sektor-sektor lainnya.. Dalam penelitian ini metode pendekatan Fixed Effect Model (FEM) digunakan untuk mengukur pengaruh dari tiap-tiap variabel terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri manufaktur di Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini diperoleh variabel upah sektor industri dan jumlah unit usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah, sementara laju prtumbuhan sektor industri tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ayu Noviatamara; Tiffany Ardina; Nurisqi Amalia
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)  terhadap  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data kuantitatif yang digunakan adalah data sekunder  yang diperoleh dari situs Badan Pusat Statistik (BPS)  dan Badan Pusat Statistika Daerah Istimewa Yogyakarta (BPS DIY)  dalam kurun waktu tahun 2011 hingga tahun 2017.  Penetlitian ini menggunakan analisis linier berganda dengan uji t dan uji F. Dari hasil analasis diketahui bahwa Pertumbuhan ekonomi dan Tingkat Tengangguran Terbuka (TPT) tidak berpengaruh secara signifakan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap Imdeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan koefisien regresi sebesar -3.539  dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh negatif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan koefisien regresi sebesar -1.476
PENGARUH KORUPSI, KONSUMSI, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN KETERBUKAAN PERDAGANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI ASEAN 5 Lutfiana Fiqry Ichvani; Hadi Sasana
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1342

Abstract

Korupsi adalah salah satu isu hangat global yang tidak pernah habis untuk dibahas dan diperdebatkan. Korupsi adalah masalah yang sudah lama ada di berbagai negara baik negara berkembang ataupun negara maju. Korupsi telah banyak menimbulkan kerugian di berbagai sektor, dimana dampak dari korupsi dapat mengacaukan perekonomian dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh korupsi terhadap pertumbuhan ekonomi di lima negara ASEAN diantaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam dalam kurun waktu 1997-2016. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks persepsi korupsi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di lima negara ASEAN. Sedangkan variabel penjelas lain seperti konsumsi dan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan keterbukaan perdagangan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi
DETERMINAN KEMISKINAN (STUDI KASUS 29 KOTA/KABUPATEN DI PROVINSI PAPUA) Fajrin Hardinandar
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1337

Abstract

Provinsi Papua merupakan Povinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia, dengan rata-rata penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan lebih besar dari rata-rata penduduk miskin secara Nasional. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan pada 29 Kota/Kabupaten di Provinsi Papua sejak tahun 2010 - 2016. Metode analisis yang digunakan yaitu metode regresi data panel dengan pendekatan Error Components Model (ECM). Penggunaan metode Feasible Generalizes Least Square (FGLS) dilakukan untuk mengurangi efek heterokedaktidsitas pada observasi, dan penggunaan diferensiasi tingkat pertama untuk menghindari dampak autokorelasi pada residual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Hal tersebut disebabkan oleh pergeseran usia kerja dan faktor subsisten, dimana sekitar 63,83 persen penduduk Papua bekerja pada sektor pertanian. Kondisi tersebut tidak pernah bergeser selama beberapa tahun terakhir dan menyebabkan masyarakat Papua terperangkap dalam kemiskinanan. Sedangkan tingkat pendidikan dan PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Papua, namun pengaruh PDRB memiliki elastisitas yang rendah 
ANALISIS POTENSI WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI KASUS : TAHUN 2010-2016) Rian Destiningsih; Andhatu Achsa; Yustirania Septiani
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1343

Abstract

Potensi wilayah dalam rangka otonomi daerah semakin digali dari sisi keilmuan dan lapangan. Otonomi daerah yang digaungkan sejak tahun 2001 menuntut daerah secara nyata dan bertanggung jawab dalam hal mengelola sumber pendapatan yang ada supaya meningkatkan perekonomian daerah. Potensi daerah dalam penelitian ini digali menggunakan alat analisis shiftshare E-M, connectivity quotient (CQ), dan Klassen Tipologi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Sektor yang kompetitif dan terspesialisasi di Provinsi Jawa Tengah tahun 2010-2016 yaitu sektor industri pengolahan karena memiliki daya saing tinggi karena nilai Differential Shift (Cj) lebih besar daripada Jawa Tengah Share (Nj). (2) CQ Provinsi Jawa Tengah dibandingkan provinsi di Pulau Jawa dapat dilihat bahwa Provinsi Jawa Tengah termasuk ke dalam memiliki posisi kurang menguntungkan dalam berinteraksi dengan provinsi- provinsi lainnya. Sedangkan CQ setiap kabupaten/kota di provinsi Jawa Tengah dibandingkan Provinsi Jawa Tengah dapat dilihat bahwa ada 19  kabupaten/kota tergolong ke dalam wilayah yang memiliki tingkat aksesibilitas yang tinggi yakni Kabupaten Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Grobogan, Kudus, Demak, Semarang, Temanggung,  Kendal, Batang, Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan. (3) Provinsi Jawa Tengah berada pada kuadran empat dimana Jateng termasuk dalam wilayah dikategorikan pada daerah yang relatif tertinggal, hal ini bisa terjadi karena wilayah referensi dalam penelitian ini ialah seluruh provinsi di Pulau Jawa yang mana terjadi ketidakmerataan tingkat PDRB antar enam provinsi yang ada
PENGARUH TINGKAT GLOBALISASI TERHADAP PENGANGGURAN DI ASEAN Zahrina Zata Lini; Hadi Sasana
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1338

Abstract

Globalisasi dapat dilihat dari tiga aspek penting, globalisasi dari perspektif ekonomi, sosial dan politik. Cerminan adanya globalisasi adalah pembentukan ASEAN sebagai salah satu organisasi wilayah yang sangat terintegrasi. Keterbukaan ekonomi suatu negara akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara masing-masing negara, kemudian akan membuka transaksi perdagangan seperti memperluas ekspor dan impor. Jika ekspor komoditas unggulan suatu negara meningkat, maka akan mengarah pada peningkatan produksi yang akan berdampak pada pembukaan lapangan kerja yang lebih luas dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data panel di sembilan negara ASEAN pada periode 2000-2015. Hasilnya menunjukkan tingkat globalisasi sosial dan politik berpengaruh pada pengurangan pengangguran, sementara globalisasi ekonomi berpengaruh pada peningkatan pengangguran di sembilan negara ASEAN. Variabel penjelas lainnya seperti Pertumbuhan PDB memiliki efek negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran. Variabel inflasi dan pertumbuhan penduduk memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap pengangguran.
ANALISIS KEMAMPUAN DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI JAWA TENGAH Jalu Aji Prakoso; Fitrah Sari Islami; Rr. Retno Sugiharti
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kemampuan keuangan daerah dan kemandirian keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengaruh tingkat kemampuan keuangan daerah, kemandirian keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2009 - 2013. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berupa data Laporan Realisasi Anggaran (LRA), PDRB dan Tingkat Kemiskinan pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2009 - 2013. Pengumpulan data berasal dari data sekunder yang telah dimiliki dari instansi bersangkutan. Metode analisis data pada penelitian ini ada 2 macam, yang pertama adalah analisis rasio keuangan dan kedua adalah regresi linier berganda. Hasil analisis menyebutkan bahwa rasio kemampuan keuangan daerah sebagian besar berada dalam posisi sangat kurang dan hasil rasio kemandirian keuangan daerah sebagian berada dalam kondisi instruktif. Hasil regresi model pertama menyebutkan bahwa kemandirian keuangan daerah berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian model kedua, dimana terdapat pengaruh negatif signifikan atas kemandirian keuangan daerah terhadap kemiskinan. Artinya, dari kondisi kemandiri keuangan daerah pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah akan membawa dampak atas peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan pengurangan penduduk miskin. Perlu upaya bagi pemerintah untuk meningkatkan penerimaan yang berasal dari potensi yang dimiliki masing-masing daerah sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan kemandirian keuangannya.
PENGALIHAN ANGGARAN BELANJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP OUTPUT SEKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA INDONESIA Muhammad Anas
Riset Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v4i1.1339

Abstract

Kebijakan belanja subsidi BBM sejak sebelum tahun 2014 dianggap kurang tepat karena sebagian besar BBM bersubsidi dinikmati oleh kalangan mampu dan belanja subsidi BBM membebani anggaran belanja produktif seperti infrastruktur. Menjelang berakhirnya tahun 2014, pemerintah mengalihkan anggaran subsidi BBM untuk membangun infrastruktur. Penelitian ini bertujuan mensimulasikan kebijakan tersebut dengan alat analisis Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) dan mengkuantifikasi dampaknya terhadap pertumbuhan output dan pendapatan rumah tangga Indonesia. Berdasarkan simulasi kebijakan, diperoleh bahwa pembangunan infrastruktur modal manusia memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap perekonomian Indonesia dibandingkan infrastruktur ekonomi. Pembangunan infrastruktur diperlukan guna mempercepat peningkatan kegiatan ekonomi dalam jangka panjang

Page 1 of 1 | Total Record : 8