cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
hariefamily@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pertanian UMSB: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Pertanian
ISSN : 25273663     EISSN : 26214288     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Fokus bidang: Agroteknologi, Agribisnis, Sosial Ekonomi Pertanian, Pembangunan Pertanian dan bidang Ilmu Pertanian lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN KOMPOS AMPAS DAUN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) Pabena, Dwi Alviolanda; Boestami, Rizalman
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 2 (2020): VOLUME 4 NO 2 DESEMBER 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i2.5632

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini tentang Pengaruh Pemberian Beberapa Takaran Kompos Ampas Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L). telah dilaksanakan di kebun percobaan fakultas pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kelurahan Tanjung Gadang Kota Payakumbuh, penelitian ini dimulai dari bulan Januari sampai dengan Maret  2020 .Percobaan ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan empat kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan takaran pupuk kompos ampas daun gambir.Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5%.Sebagai perlakuan adalah pemberian beberapa takaran pupuk kompos ampas daun gambir, yaitu 0 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha dan 25 ton/ha. Parameter yang di amati adalah tinggi tanaman, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, jumlah daun, berat per tanaman, berat per petak, dan berat per hektar.Hasil percobaan akibat pemberian pupuk kompos ampas daun gambir terhadap tanaman selada dapat disimpulkan bahwa Pemberian Beberapa Takaran Kompos Ampas Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb) belum dapat meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L).            Kata Kunci : Kompos, Gambir, Tanaman Selada 
ANALISIS PENDAPATAN PENGOLAH GULA AREN PASCA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN Dayulisman, Shobri; `, Husnarti
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 6, No 1 (2022): VOLUME 6 NO 1 JUNI 2022
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v6i1.5660

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota.Khususnya padapelaku pengolah gula aren.Tujuan dalam penelitian adalah:1. Menganalisis kondisi pendapatan pelaku  usaha pengolah gula aren sebelum covid-19. 2. Menganalisis kondisi pendapatan pelaku usaha pengolah gula aren setelah covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Dalam pengumpulan data yang di perlukan,penelitian ini menggunakan metode/teknik pengumpulan data kuesiner.Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan di Kecamatan Lareh Sago Halaban.Kondisi pendapan pengolah gula aren di Kecamatan Lareh Sago Halaban mengalami perubahan setelah terjadinya pandemi covid -19.Dimana pendapatan pengolah gula aren meningkat setelah terjadi pandemi, disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen sedangkan prodiksi gula aren tetap dan masih kurang. Kata Kunci : Covid – 19, Gula aren, Pendapatan 
PENGARUH PERBANDINGAN TAKARAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guinensis Jacq) DI PEMBIBITAN AWAL anwar, surya; amir, yusnaweti
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 1 (2020): VOLUME 4 NO 1 JUNI 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i1.5625

Abstract

ABSTRAK              Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Pengaruh Perbandingan Takaran Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacq) Di Pembibitan Awal”. Telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Percobaan ini telah dilaksanakan selama ± 3 bulan, yaitu mulai dari bulan Desember 2019 sampai Maret 2020.Penelitian ini menggunakan  Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan takaran  pupuk berbeda dan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji F pada taraf nyata 5 %. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, panjang akar primer, berat basah tanaman dan berat kering tanaman.Dari hasil percobaan dapat diambil kesimpulan bahwa perbandingan  takaran kompos tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan  bibit kelapa sawit menunjukkan hasil berbeda tidak nyata pada seluruh pengamatan diduga tandan kosong kelapa sawit belum melapuk sempurna.           Kata Kunci : Kelapa Sawit, Kompos, Takaran, Pembibitan
SALURAN DAN PERMASALAHAN PEMASARAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) DI NAGARI AMPALU KECAMATAN LAREH SAGO HALABAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Isbat, Nopi; Nasrul, Wedy
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 5, No 2 (2021): VOLUME 5 NO 2 DESEMBER 2021
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v5i2.5655

Abstract

ABSTRAK Saluran pemasaran produk pertanian sangat penting untuk diperhatikan karena saluran pemasaran merupakan jalur yang dipakai oleh produsen (petani) untuk memindahkan produk pertanian berupa hasil panen dari suatu tempat ke tempat lainnya atau ke tangan konsumen akhir. Salah satu produk pertanian yang harus diperhatikan salurannya adalah cabai merah, di nagari Ampalu dalam pemasaran cabai merah terdapat beberapa saluran pemasaran dan permasalahan dalam pemasarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran cabai merah di nagari Ampalu dan mengetahui permasalahan – permasalahan yang terdapat dalam pemasaran cabai merah di nagari Ampalu. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitia yang dipakai yaitu deskriptif, sedangkan untuk sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2021 – Juni 2021 dengan jumlah informan sebanyak 30 informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Fokus data dalam penelitian ini berdasarkan tujuan pertama yaitu mengetahui saluran pemasaran cabai merah di nagari Ampalu yaitu terdiri dari saluran I, saluran II dan saluran III. Dan fokus data yang kedua yaitu mengenai permasalahan – permasalaha pemasaran cabai merah di nagari Ampalu yang terdiri dari beberapa masalah diantarany kesinambungan produksi, rendahnya kualitas produk dan kurang memadainya pasar. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) terdapat tiga saluran pemasaran cabai merah di nagari Ampalu yaitu saluran I (petani – konsumen), saluran II (petani – pengecer – konsumen) dan saluran III ( petani – pengepul – pengecer – konsumen). (2) terdapat lima permasalahan dalam pemasaran cabai merah di nagari Ampalu yaitu harga cabai merah yang berfluktuasi, kurang memadainya pasar, panjangnya saluran pemasaran, rendahnya kemampuan tawar – menawar dan rendahnya kualitas produk. Kata Kunci : Metode Deskriptif Kualitatif, Saluran Pemasaran, Permasalahan Dalam Pemasaran Produk Pertanian.
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BABY CORN ( Zea mays L.) govin, govin
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v3i2.5344

Abstract

ABSTRAK Percobaan mengenai “Pengaruh Pemberian Beberapa Takaran Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit terhadap  Pertumbuhan dan Hasil Tanaman  Baby Corn ( Zea mays L.” telah dilaksanakan di  Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh dengan jenis tanah Inceptisol pada ketinggian 514 m diatas permukaan laut.  Percobaan  dari   bulan November  2018  sampai  bulan  Januari 2019.  Tujuan percobaan ini adalah untuk mendapatkan  takaran kompos  tandan kosong kelapa sawit yang terbaik  terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman baby corn.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan uji F. Uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) dilakukan apabila F hitung perlakuan lebih besar dari F tabel 5%. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian beberapa takaran kompos tandan kosong kelapa sawit  yaitu 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha dan 20 ton/ha.            Dari hasil percobaan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit 20  ton per hektar dapat meningkatkan berat tongkol per tanaman per petak dan per hektar baby corn.  Kata kunci : Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit, Baby corn, takaran, Pertumbuhan, hasil
STUDI KELAYAKAN USAHA TANI CABAI MERAH DI KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR KOTA PAYAKUMBUH Rahma, Aulia; Husnarti, Husnarti
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 5, No 1 (2021): VOLUME 5 NO 1 JUNI 2021
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v5i1.5645

Abstract

ABSTRAK Peranan sektor pertanian yang merupakan dasar bagi kelangsungan pembangunan perekonomian yang berkelanjutan diharapkan mampu memberikan pemecahan masalah bagi bangsa Indonesia. Komoditi cabai merah termasuk salah satu komoditi yang sangat dibutuhkan hampir semua orang dan berbagai lapisan masyarakat. Cabai merah merupakan komoditas prospektif yang dapat diandalkan untuk dibudidayakan dalam berbagai skala usaha. Kecamatan Payakumbuh Timur merupakan salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki hasil pertanian yang cukup baik. Dimana dua tahun terakhir luas panen dan produksi cabai merah meningkat, cabai merah dapat dikategorikan sebagai komoditi komersial karena sebagian besar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan harga yang berlaku di pasar. Selain itu perlu juga dikaji dari segi ekonomi usahatani cabai merah, yakni bagaimana tingkat pendapatan dan kelayakan usahatani cabai merah di Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui pendapatan usahatani cabai merah di Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh. 2) Mengetahui kelayakan usahatani cabai merah di Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif Kuantitatif. Kesimpulan dalam penelitian ini 1) Rata-rata pendapatan yang di dapatkan oleh petani cabai merah tertingggi yaitu dalam 1 kali musim tanam 12 bulan dimana untuk luas lahan 1/5 Ha sebesar Rp 26.394.707, luas lahan 1/4 H sebesar Rp 32.516.373, dan luas lahan 1/2 Ha sebesar Rp 55.955.381. 2) Usahatani di Kecamatan Payakumbuh Timur ini layak di usahakan dilihat dari R/C ratio, BEP Produksi, dan BEP Harga. R/C Ratio paling layak untuk petani cabai merah dalam 1 kali musim tanam 12 bulan yang memiliki luas lahan 1/5 Ha adalah 1,86, R/C ratio untuk luas lahan 1/4 Ha sebesar 1,59, dan R/C ratio untuk luas lahan 1/2 Ha sebesar 1,89. BEP produksi usahatani cabai merah dalam 1 kali musim tanam paling menguntungkan yaitu 12 bulan sebesar 3.765,89 kg. BEP harga usahatani cabai merah dalam 1 kali musim tanam paling menguntungkan yaitu 12 bulan untuk luas lahan 1/5 Ha sebesar Rp 16.170,32, untuk luas lahan 1/4 Ha sebesar Rp 19.070,51, dan untuk luas lahan 1/2 Ha sebesar Rp 15.873,88. Kata Kunci : Pendapatan, Kelayakan, Cabai Merah
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN TRICHOKOMPOS KOTORAN AYAM Putri, Elsa Nandes; Rahmawati, Rahmawati
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 6, No 2 (2022): VOLUME 6 NO 2 DESEMBER 2022
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v6i2.5676

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Akibat Pemberian Beberapa Takaran Trichokompos Kotoran Ayam” telah dilaksanakan dilahan pertanian kampus Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inseptisol, ketinggian tempat ± 514 mdpl. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan September 2021 sampai November 2021. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga semua berjumlah 20 petak. Dalam 1 petak terdapat 16 tanaman dan 3 diantaranya merupakan tanaman sampel yang dipilih secara acak. Denah percobaan dapat dilihat pada Lampiran 5. Perlakuan nya adalah beberapa takaran trichokompos kotoran ayam sebagai berikut : A. 0 ton/ha, B. 5 ton/ha, C. 10 ton/ha, D. 15 ton/ha, E. 20 ton/ha. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, panjang daun terpanjang, jumlah daun, lebar daun terlebar, berat basah per tanaman, berat basah per petak berat basah tanaman per hektar (kg), bobot basah tajuk (g), dan bobot basah akar (g). Hasil pecobaan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa takaran trichokompos kotoran ayam pada tanaman pakcoy belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Kata Kunci : Pakcoy, Trichokompos, dan Kotoran ayam
IMPLEMENTASI MANAJEMEN DALAM USAHA TANI KAKAO DI NAGARI TUJUAH KOTO TALAGO KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Hafiz, Abdul; Reza, Muhammad
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 2 (2020): VOLUME 4 NO 2 DESEMBER 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i2.5633

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi umum usaha tani Kakao di Nagari Tujuah Koto Talago serta menganalisis penerapan aspek-aspek manajemen yang dilakukan petani dalam usaha tani Kakao.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Maya Sriangreini (2017) tentang Manajemen Usahatani Cengkeh di Desa Maroko  Kecamatan Rante Angin Kabupaten Kolaka Utara, disebutkan bahwa petani cengkeh di Desa Maroko belum melakukan melakukan manajemen Usahatani dengan baik sehingga produksi yang dihasilkan juga tidak maksimal. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu dilaksanakan di Kecamatan Guguak. Dengan pertimbangan  Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu Kecamatan yang mempunyai perkebunan Kakao rakyat dengan luas areal tanaman Kakao 468 Ha dengan rincian 226 Ha merupakan tanaman yang belum menghasilkan, dan 242 Ha tanaman yang menghasilkan. Selain itu di kecamatan Guguak ada Taman Teknologi Pertanian (TTP) yang dapat meningkatkan produksi Kakao dengan teknologi terbaru. Sehubungan dengan banyaknya pembagian wilayah administratif dari Kecamatan Guguak, membuat penulis membatasi wilayah hanya pada 1 Nagari saja yaitu Nagari Tujuah Koto Talago. Pertimbangan dalam pemilihan wilayah Nagari Tujuah Koto Talago adalah Nagari Tujuah Koto Talago merupakan penghasil produksi Kakao terbanyak di Kecamatan Guguk. Kondisi umum usaha tani kakao di Nagari Tujuah Koto Talago berada di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota yang terdiri dari tujuh jorong yaitu Koto Kociak, Padang Japang, Sipingai, Padang Kandi, Ampang Gadang, Tanjuang Jati dan Talago. Nagari VII Koto Talago memiliki luas daerah 21 km2 atau 21.000 Ha, dari luas tersebut 409 Ha merupakan tanah persawahan, 180 Ha kebun, hutan 168 Ha, 247 Ha perumahan dan pekarangan, 101 Ha kolam/tambak ikan dan sisanya merupakan tanah perbukitan yang belum dimanfaatkan sebanyak 121 Ha. Profil Informan Penelitian, pada latar belakang usia, Pada umur 56 tahun sebanyak 5 orang dengan persentase 71.43% dan usia kisaran 17 – 56 tahun adalah sebanyak 1 orang dengan persentase 28.77%. Untuk latar belakang  pendidikan formal SMP berjumlah 1 orang dengan persentase 14.28%,  berpendidkan SMA 2 orang dengan persentase 28.57%, dan S1 berjumlah 3 orang dengan perrsentase Kata Kunci: Implementasi, Manajemen, Usaha Tani
OPTIMALISASI PEMASARAN JERUK SIAM DINAGARI KOTO TINGGI KECAMATAN GUNUANG OMEH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Nofrita, Wely; Reza, Muhammad
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 6, No 1 (2022): VOLUME 6 NO 1 JUNI 2022
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v6i1.5661

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Optimalisasi Pemasaran Jeruk Siam Di Nagari Koto Tinggi”. Penelitian dilakukan di Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunung Omeh. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan penghasil jeruk terbanyak di Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui permasalahan pemasaran jeruk yang di hadapi petani di  Nagari Koto Tinggi, untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pemasaran jeruk, untuk mengetahui strategi yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pemasaran jeruk di Nagari Koto Tinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yaitu menggunakan matriks efas ifas dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan – permasalahan yang terdapat dalam pemasaran jeruk siam di Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh yaitu : Kesinabungan produksi, Rendahnya kemampuan tawar menawar, Kurangnya ketersediaan informasi pasar , Kurang jelasnya jaringan pemasaran , Rendahnya kualitas produksi, Rendahnya kualitas SDM. Faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran jeruk siam yaitu: dukungan Pemerintah, dan promosi. Faktor internal yang mempengaruhi pemasaran, yaitu: lokasi, harga jual, ketersediaan bahan baku, pangsa pasar, dan selera masyarakat. Berdasarkan analisis IFAS dan EFAS yang telah dilakukan faktor eksternal dan internal positif yang berarti bahwa lingkungan yang dihadapi secara relatif berpeluang lebih besar dibanding ancamannya. Kekuatan relatif lebih unggul dibandingkan dengan kelemahannya.  Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Analisis SWOT, Matriks Efas Ifas
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PAHIT (Brassica juncea L.) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS AIR CUCIAN BERAS Eka Sari, Mira Yuliana; Sevindrajuta, Sevindrajuta
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 1 (2020): VOLUME 4 NO 1 JUNI 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i1.5626

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul “Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pahit (Brassica juncea L.) Akibat Pemberian Beberapa Dosis Air Cucian Beras”. Penelitian ini telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inseptisol, ketinggian tempat ± 514 mdpl. Penelitian berlangsung selama 3 bulan, mulai dari bulan November 2019 sampai Januari 2020.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok, dalam satu petak percobaan terdapat 15 tanaman dan 4 diantaranya tanaman sampel yang dipilih secara acak. Perlakuannya adalah beberapa dosis air cucian beras sebagai berikut. 0 ml/tanaman, 50 ml/tanaman, 100 ml/tanaman, 150 ml/tanaman dan 200 ml/tanaman. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5 %.Parameter pengamtan yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, berat pertanaman, berat tanaman per petak dan berat tanaman per hektar. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa dosis air cucian beras belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pahit.  Kata kunci : Tanaman Sawi Pahit, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman, Air Cucian Beras.

Page 8 of 11 | Total Record : 108