cover
Contact Name
Andri Permana Wicaksono
Contact Email
jurkes@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkes@polije.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 25795783     EISSN : 23545852     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan merupakan media interdisipliner sebagai media komunikasi penyebarluasan informasi hasil penelitian dan ulasan di bidang kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Manajemen Pelayanan Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2017): Agustus" : 8 Documents clear
Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Mengemudi Tidak Aman Pada Sopir Bus Trayek Jember Kencong Lumajang Ahmad Alfani Rohman Noviandi; Ragil Ismi Hartanti; Prehatin Trirahayu Ningrum
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.31

Abstract

The number of bus traffic accidents has increased each year. One of the causes of the accident is the driver behavior. Human behavior determined by three factors are predisposing factors, enabling factors and reinforcing factor. Purpose of this research was to analyze related the risk factors with unsafe driving bahaviour driver bus in Jember-Kencong-Lumajang route. This research use analytic observation research method with cross sectional approach.  Data retrieval method used observation, interview and documentation study.Sampling method used simple random sampling with a sample number of 37 people. From the results of research that variables like working hours (p = 0.106), working period (p = 0.511), breaking duration (p = 0.944), working time (0.581), vehicle condition (p = 0.909), weather conditions (p = 0.628), income (0.973) and family support variables (p = 0.495) was not related to unsafe driving behavior. Variable estimated time for one departure (p = 0,021) and level of knowledge (p = 0.027) related to unsafe driving. The conclusions of this research risk factors are estimated time for one departure and level of knowledge related to unsafe driving behavior.
Efektifitas Pencatatan Pemeriksaan Faktor Risiko Tinggi Ibu Hamil Dalam Menekan Angka Kematian Ibu (Aki) di Wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember Fikhy Rizky Hapsari; Novita Nuraini; Rossalina Adi Wijayanti
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.23

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Sampel penelitian ini adalah sebagian petugas petugas program KIA di wilayah Puskesmas Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember berjumlah 10 petugas dengan teknik simple random sampling dan pengambilan sampel dilakukan pada bulan Januari sampai dengan Maret Tahun 2017. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kepatuhan pencatatan petugas dengan formulir lama dan baru. Data yang diperoleh diolah dengan software pengolahan data dan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kepatuhan petugas rendah dalam pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir lama, ditunjukkan dengan ketidaklengkapan formulir lama sebesar 60%. Kepatuhan petugas tinggi dalam pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir baru menunjukkan bahwa sebagian besar petugas melengkapi pengisian formulir baru sebesar 90%. Terdapat perbedaan kepatuhan petugas dalam pencatatan menggunakan formulir lama dan baru dengan nilai P value = 0,002 dengan nilai alpha = 0,05. Pencatatan pemeriksaan faktor risiko tinggi ibu hamil menggunakan formulir baru menunjukkan kelengkapan lebih tinggi dari pada pencatatan menggunakan formulir lama. Hal ini menunjukkan bahwa formulir baru efektif dalam upaya mendeteksi faktor risiko. Kelengkapan formulir ditindaklanjuti dengan penanganan segera. Deteksi faktor risiko pada ibu hamil merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah kematian dan kesakitan ibu.
Perilaku Merokok Pada Masyarakat Dan Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (Ktr) Di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Prehatin Trirahayu Ningrum; Reny Indrayani
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.30

Abstract

Smoking behavior has become an important issue of public health around the world since the last decade. Indonesia is one of the developing countries which has the highest level of cigarette consumption and production. A large number of studies have shown that smoking behavior can cause adverse effects for health, but conversely, the number of smokers increased every year. Nowadays, the trend of smoking behavior has entered the category of younger age between 13 – 15 years old. The purpose of this research is to obtain a description about smoking behavior on people and about the implementation of “no-smoking area” policy in Ajung village, Kalisat district of Jember. This study uses a descriptive research design with observation method. This study was conducted in May 2014. The sample in this study is 56 peoples and 4 elementary schools. Variables researched in this study are the knowledge of smoking adverse effect, smoking activity, the age of first smoking experience, the number of cigarette smoked per day, and “no-smoking area” policy. The results of the study have shown that 60,87% respondents have knowledge about smoking adverse effect toward respiratory disorders,  respondents who have smoked daily activity are about 19.64%, the majority of respondents start smoking at age of 15-19 years, the average of respondents smoking as many as 13 stems in a day, and only 2 elementary schools that disposed to implement the “no-smoking area” policy in their institution. Based on these results, it is recommended the more intensive counseling about the hazards and the adverse effects of smoking behavior from various related institutions (health services, social services). Local governments is suggested to make regulations which aims to implement policy about “no-smoking area” in all institutions. 
Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Pemenuhan Tidur Pada Pasien Preoperatif di RSU Dr. H. Koesnadi Fitriana Putri
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.51

Abstract

Fase preoperatif merupakan salah satu kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan, khususnya pasien dengan pembedahan elektif. Perasaan cemas membuat seseorang sulit tidur, sering terbangun tengah malam, dan mengalami perubahan siklus tidur, sehingga kebutuhan tidur tidak terpenuhi. Salah satu terapi non-farmakologi agar kebutuhan tidur terpenuhi ialah rendam kaki menggunakan air hangat. Tujuan dari penelitian ini ialah mengidentifikasi pengaruh rendam kaki dengan air hangat terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada pasien preoperatif di Ruang Dahlia RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso. Desain penelitian yang digunakan ialah Pretest-Postest With Control Group Design. Jumlah populasi 28 pasien dan sampel pada penelitian ini diambil keseluruhan dari populasi yaitu 28 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil uji statistik menggunakan Mann Whitney dengan α=0,05 didapatkan nilai p value 0,003, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh rendam kaki dengan air hangat terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada Pasien Preoperatif di Ruang Dahlia RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini direkomendasikan kepada perawat untuk dapat menerapkan rendam kaki dengan air hangat sebagai bagian dari rangkaian perawatan preoperatif dalam memenuhi kebutuhan tidur pasien preoperatif agar tubuh tetap berfungsi dengan baik dalam persiapan menghadapi pembedahan. Kata Kunci: Rendam kaki, Kebutuhan tidur, Preoperatif
Pengaruh Suplementasi Zinc terhadap Waktu Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas Jamhariyah Jamhariyah
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.53

Abstract

Zinc is a major mineral that the body needs during wound healing. Zinc supplementationhas been widely used as a major component for burns, diaperash due to lessions and other conditions. Perineal wound healing period in the normal puerperal women are 6-7 days. The purpose of this study was to determine the effect of Zinc supplementation on wound healing time of the perineum in the region Arjasa Public Health Center in 2015. The research method uses quasie experimental design with the design of the control group post test only. Its population is experiencing post partum mothers spontaneous rupture in the work area as much as 28 post partum mothers in Arjasa Public Health Center. Sampling was done by accidental sampling technique. The sample consisted of 26 post partum women who experienced spontaneous rupture. Of this sample there are 23 postpartum women were given supplements of Zinc and 23 postpartum women were not given zinc supplements. Results of data analysis using independent test two sample t-test obtained uncorrelated t count is greater thant t table (5.377>2.063), meaning that Ho is rejected. This shows there are influence of Zinc supplementation on perineal wound healing time in postpartum mother. Based on the results of this study, Zinc was instrumental in the proliferatife phase constriction of blood vessels and accelerate the formation of new networks of fibrin fibers that time faster wound healing.  Keywords : Zinc supplementation, perineal wound healing time
Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi dengan Kejadian Anemia Selama Kehamilan Yuniasih Purwaningrum
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.52

Abstract

Kehamilan adalah suatu kondisi dimana wanita sedang mengandung janin di dalam rahimnya yang merupakan hasil dari sel sperma dengan sel ovum yang akan tumbuh dan berkembang menjadi bayi dan akan dilahirkan setelah usia kehamilan 40 minggu atau sekitar 9-10 bulan lamanya. Pengetahuan ibu hamil tentang gizi mempunyai peranan yang penting dalam pemenuhan gizi ibu. Pengetahuan ibu hamil tentang gizi di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengalaman, pendidikan dan umur. Kurangnya pengetahuan ibu hamil terhadap manfaat gizi dapat menyebabkan terjadinya anemia. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah anemia pada ibu hamil dengan cara penyuluhan tentang gizi seimbang bagi ibu hamil dan pemberian tablet Fe. Di Puskesmas Sumberwringin tahun 2015 dari 361 ibu hamil 108 (30 %) diantaranya mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya adalah 57 ibu hamil yang tercatat di register KIA Puskesmas Sumberwringin pada bulan Oktober sampai dengan Nopember 2016 dengan subjek sebanyak 32 ibu hamil dengan cara Random Sampling dengan menggunakan uji statistik Somers dengan tingkat signifikasi α ≤ 0,05. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi yang berpengetahuan baik 8 (25%), 1 ibu hamil dengan anemia dan 7 ibu hamil tidak anemia, cukup 13 (40%), 3 ibu hamil anemia dan 10 ibu hamil tidak anemia, kurang 11 (34%), 8 ibu hamil anemia dan 3 ibu hamil tidak anemia. Kemudian dilakukan uji Somers diperoleh hasil p = 0,011 lebih kecil dari α ≤ 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang gizi dengan kejadian anemia selama kehamilan. Rekomendasi penelitian ini adalah pentingnya penyuluhan kepada ibu hamil tentang pemenuhan gizi selama masa kehamilan bagi ibu hamil dalam upaya mencegah terjadinya anemia pada masa kehamilan. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu hamil, Gizi dan Anemia.
Efektivitas Teknik Relaksasi Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Ibu Inpartu Kala I sutrisno sutrisno
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.54

Abstract

It is normal for mothers who are nearing the laboring stage to feel anxious, worried and frightened, particularly the primipara mothers. The anxiety may raise the pain level, get the muscles tensed, exhaust those mothers which, in turn, inhibit the delivery process. Treatment for anxiety states include four main approaches. These approaches include psychotherapy, relaxation therapy, meditation, and drugs. Relaxation techniques are a lot of techniques that provide the largest input as relaxation techniques during labor can prevent excessive postpartum errors. The objective of this research is to find out the effect of the relaxation technique on the decrease of the anxiety level of the first-stage inpartu mothers at the coverage area of Maesan Local Health Center Bondowoso Regency August 2016. This research employs pre-experimental design, by employing the one-group-pre-post test design. The population of this research is the entire first-stage latent-phase inpartu mothers with the sample numbering 14 individuals. The sampling collection technique used in this research is accidental sampling. Data is taken using the questionnaire sheet and the wilcoxon test is employed as the hypothesis-testing device.  The data analysis reveals that, upon the application of the relaxation technique, 42% maternal experience mild anxiety, while 57,1% maternal experience light anxiety. Upon tested using the Wilcoxon Test, it is found that t count <t table ( 0 < 21 ), thus H0 is rejected. Therefore, the effect of the relaxation technique on the decrease of the anxiety level of the first-stage maternal at the coverage area of Maesan Local Health Center Bondowoso Regency August 2016  existed. To address the matter, it is highly recommended that the first-stage maternal perform the relaxation technique once there is contraction in order to prevent over-anxiety situation which may hinder the laboring process, respectively. Keywords: anxiety, inpartu, relaxation technique
Analisis kepuasan pasien BPJS rawat jalan dengan metode Servqual, CSI, dan IPA di klinik dr. M. Suherman atma deharja; Fitriana Putri; Ludvi Oktaviotika Nasikhatul Ikawangi
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2017): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v5i2.25

Abstract

Permasalahan terkait kepuasan pasien masih terjadi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Salah satu institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan adalah klinik. Klinik dr. M. Suherman merupakan klinik pratama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Data laporan bulanan jumlah kunjungan pasien BPJS yang mendapatkan pelayanan rawat jalan di Klinik dr. M. Suherman tahun 2015 secara garis besar mengalami peningkatan dari 40,73% pada bulan Januari menjadi 62,52% pada bulan Desember. Akan tetapi, peningkatan angka kunjungan pasien tidak selalu disertai dengan peningkatan kepuasan pasien. Observasi awal terhadap 14 pasien BPJS yang mendapatkan pelayanan rawat jalan menunjukkan bahwa 9 diantaranya menyatakan bahwa pelayanan kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi persepsi dan harapan berdasarkan lima dimensi mutu, mengukur serta menganalisis tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan. Metode pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan metode SERVQUAL dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan pasien. Metode Importance Peformance Analysis (IPA) digunakan untuk menganalisis prioritas masalah demi perbaikan kualitas layanan. Hasil pengukuran dengan metode SERVQUAL diperoleh bahwa gap tertinggi berada pada dimensi Daya Tanggap (Responsiveness). Metode Customer Satisfaction Index (CSI) menyatakan bahwa persentase kepuasan pasien adalah 79,958%. Hasil analisis dengan metode Importance Peformance Analysis (IPA) menyatakan bahwa terdapat 5 atribut yang menjadi prioritas utama.

Page 1 of 1 | Total Record : 8