cover
Contact Name
Andri Permana Wicaksono
Contact Email
jurkes@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkes@polije.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 25795783     EISSN : 23545852     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan merupakan media interdisipliner sebagai media komunikasi penyebarluasan informasi hasil penelitian dan ulasan di bidang kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi bidang Gizi, Rekam medis dan Informasi Kesehatan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, dan Manajemen Pelayanan Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2019): Desember" : 7 Documents clear
Perilaku Perawatan Kehamilan pada Remaja dengan Kehamilan Tidak Diinginkan di Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Desti Puji Lestari; Husni Abdul Gani; Iken Nafikadini
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.117

Abstract

Kehamilan pada remaja memiliki risiko tinggi, tidak hanya merusak masa depan remaja yang bersangkutan, tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatannya. Kehamilan di bawah umur mengandung risiko kematian yang tinggi. Kematian hamil yang tidak diinginkan pada remaja dapat disebabkan oleh kurangnya perawatan dan pemeriksaan selama kehamilan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dilakukan di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dengan informan yang telah ditentukan secara purposive sampling. Remaja menyadari pentingnya perawatan kehamilan, salah satunya adalah dengan pemeriksaan kehamilan. Pandangan perawatan kehamilan menurut remaja adalah untuk membuat ibu dan janin sehat meskipun dianggap mampu membuka aib kehamilan. Remaja mendapatkan tekanan dan pandangan negatif dari orang lain terhadap remaja untuk perawatan kehamilan. Hambatan untuk perawatan remaja untuk kehamilan, yaitu keengganan untuk perawatan adalah rasa malu. Fasilitas dan infrastruktur untuk perawatan kehamilan yaitu USG kehamilan dan konsumsi vitamin. Remaja memiliki niat keinginan dan kepercayaan diri untuk menjaga kehamilan sejak menerima dukungan dari orang terdekat dan tanggung jawab pasangan. Perilaku remaja dalam perawatan kehamilan menunjukkan bahwa remaja berusaha untuk menggugurkan kehamilan awal.
Pembuatan Website Klinik Yonif 509 Jember Sebagai Media Promosi Dengan Metode Waterfall Sustin Farlinda; Bachtiyar Wahab
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.65

Abstract

Penyebaran informasi promosi kesehatan Klinik Yonif 509 Jember berjalan kurang efesien, dikarenakan masih menggunakan media cetak serta tak jarang untu terjun langsung ke lapangan melalu kegiatan bakti sosial untuk mempromosikan Klinik Yonif 509 ke masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah membuat website yang digunakan sebagai media penyebaran informasi dan promosi klinik. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yakni dengan tahapan menganalisis kebutuhan sistem, mendesain perangkat lunak, mengimplementasikan, mengintegrasikan dan melakukan pengujian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana proses pengumpulan dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan Focus grup discussion. Bahasa pemorgraman yang di gunakan adalah PHP dengan editor script adalah Notepad ++ serta dilakukan pengujian sistem menggunakan metode black box. Hasil yang didapatkan adalah berupa website Klinik Yonif 509 Jember. Diharapkan adanya sosialisasi yang bertujuan untuk mempublikasi bahwa klinik telah memiliki website dan sosialisasi tata cara penggunaan website bagi pihak klinik.
Pemanfaatan Pelayanan Puskesmas : Studi Deskriptif pada Masyarakat di Puskesmas Moanemani Kabupaten Dogiyai Andi Alim; Desiderius H. J. Goo; Arlin Adam
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.119

Abstract

Secara umum yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, mecegah dan mengobati penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, kelompok, keluarga ataupun masyarakat.Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan yang memberikan pelayanan kesehatan berupa Pelayanan Rawat Jalan, UGD, Pelayanan Perawatan Gigi, Pelayanan Persalinan (KIA), Pelayanan Posyandu, Pelayanan Obat, Pelayanan aboratorium Dahak dan Darah, serta Pelayanan Sanitasi dan Gizi serta Pelayanan Kesehatan Jiwa. Tujuan penelitian. Untuk memperoleh gambaran “Bagaimana pemanfaatan Pelayanan Puskesmas Moanemani di Moanemani Kabupaten Dogiyai”.Jenis penelitian adalah survey deskriktif yaitu penelitian yang diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan di dalam komunitas atau masyarakat. Pada penelitian ini akan dilihat gambaran pemanfaatan pelayanan Puskesmas di tinjau dari pengetahuan, motivasi, dan sikap petugas puskesmas. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa sebanyak 88,1% responden telah memanfaatkan pelayanan puskesmas, artinya sebagian besar responden di Moanemani memanfaatkan pelayanan puskesmas. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, motivasi dan sikap petugas, meskipun dari beberapa faktor tersebut masih menjadi penghambat kunjungan ke puskesmas terlihat dengan masih adanya masyarakat yang terkendala dengan pengetahuan yang kurang tentang pemanfaatan puskesmas, motivasi yang kurang untuk mengunjungi puskesmas, serta sikap petugas yang kurang baik pada pengunjung.
Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Peran Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Berisiko di SMK Kota Surakarta Ivana Anggun Puspita; Farid Agusybana; Dharminto Dharminto
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.113

Abstract

Masalah perilaku seksual berisiko pada para remaja saat ini sangat mengkhawatirkan. KPAI dan Kemenkes (2013) mencatat 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual pra nikah. Terdapat sejumlah faktor yang melatarbelakangi terjadinya perilaku seksual berisiko di kalangan remaja, salah satunya penggunaan media sosial. Paparan konten asusila di media sosial berpotensi meningkatkan hasrat seksual remaja sehingga rentan terjerumus ke dalam perilaku seksual berisiko.. Faktor lain yang juga mempengaruhi adalah peran teman sebaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode explanatory research dan desain studi cross sectional dengan sampel sebanyak 127 siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Surakarta. Hasil analisis Korelasi Rank Spearman dengan α sebesar 0,05 disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan media sosial (p = 0,005), peran teman sebaya (p = 0,001), dan sikap (p = 0,001) dengan perilaku seksual berisiko, serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,065), pemahaman agama (p = 0,728), dan harga diri (p = 0,239) dengan perilaku seksual berisiko di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Surakarta. Analisis Regresi Linier Berganda menunjukkan variabel sikap, penggunaan media sosial dan peran teman sebaya secara bersama-sama berpengaruh sebesar 84,3% terhadap perilaku seksual berisiko di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Surakarta.
Evaluasi Penerapan SIMRS Ditinjau Dari Aspek Kualitas Informasi, Penggunaan Sistem dan Organisasi di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Moch. Choirur Roziqin
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.94

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah bagian dari sistem informasi kesehatan yang menyediakan sumber informasi yang relevan dan akurat di setiap unit rumah sakit. Berdasarkan hasil survey pada instansi rawat inap dan pendaftaran, hasil yang didapat yaitu permasalahan pada aspek manusia. Pengguna SIMRS sering mengalami kesalahan informasi pada aplikasi SIMRS mengenai tersedianya kamar yang diperoleh dari unit rawat inap. Permasalahan tersebut sesuai dengan temuan dilapangan bahwa komponen manusia yaitu perilaku pengguna SIMRS masih kurang baik. Permasalahan yang ada pada organisasi adalah pihak manajemen telah memberikan pelatihan terhadap pengguna sistem, akan tetapi pelatihan yang diberikan oleh pihak manajemen dirasa masih kurang. Berdasarkan masalah diatas, evaluasi penerapan SIMRS dengan aspek kualitas informasi, penggunaan sistem dan organisasi di Dr RSU. H. Koesnadi Bondowoso diperlukan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan SIMRS dengan aspek kualitas informasi, organisai dan penggunaan sistem. Jenis penelitian menggunakan penelitian explanatory dengan desain penelitian crossectional. Teknik sampling menggunakan disproportionate stratified random sampling. Analsis data menggunakan SEM dengan program PLS. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh langsung antara variabel kualitas informasi dengan variabel penggunaan sistem; tidak ada pengaruh langsung antara variabel kualitas informasi dengan variabel organisasi dan tidak ada pengaruh tidak langsung antara variabel kualitas informasi dengan variabel penggunaan sistem melalui variabel organisasi. Saran untuk penelitian lebih lanjut yaitu terdapat penambahan variabel yang mendukung keberhasilan SIMRS dan penentuan model goodness of fit. Saran untuk rumah sakit yaitu perlu pelatihan secara berkala dan merata serta perlu penetapan SOP pengoperasian SIMRS disetiap unit.
Analisis Kesiapan Rekam Medik Elektronik Dengan Metode Technology Readiness Index Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya eka wilda faida
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.121

Abstract

RME memiliki dasar hukum yang kuat dengan adanya Permenkes No. 269 Tahun 2008 dan UU Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Rekam medis manual lebih memiliki berbagai kelemahan ketimbang rekam medis elektronik, salah satunya terkait kekurang efisiensinya dalam praktik sehari-hari dinilai kurang mampu menjawab tuntutan fungsi rekam medis. Berdasarkan hasil identifikasi awal di Rumah Sakit Universitas Airlangga mulai tahun 2016 sampai dengan 2017 unit rawat jalan dan rawat inap terjadi masalah keterlambatan pengembalian berkas rekam medis sebesar 48% di tahun 2016 dan 56% di tahun 2017. Tujuan penelitian adalah Menganalisis kesiapan RME dari karakteristik sumber daya manusia, psikologi petugas dan organisasi di RS Universitas Airlangga Surabaya dengan pendekatan Technology Readiness Index (TRI). Kesiapan rekam medik elektronik berdasarkan aspek psikologi adalah baik. Pada aspek optimis yang diperhatikan kebebasaan beraktifitas dalam menggunakan teknologi, keyakinan penggunaan komputer sesuai instruksi. Aspek inovasi yang perlu diperhatikan kebiasaan mengetahui teknologi terbaru dibandingkan teman lainnya. Aspek ketidaknyamanan yang perlu diperhatikan harus ada perhatian lebih saat sistem menghasilkan data untuk digunakan dalam pekerjaan karena kemungkinan data dapat salah. Aspek ketidakamanan yang perlu diperhatikan setiap proses yang berlangsung secara otomatis, harus dicek kembali untuk memastikan komputer tidak melakukan kesalahan. Kesiapan rekam medik elektronik berdasarkan aspek budaya organisasi yang perlu diperhatikan imbalan. Aspek perilaku organisasi yang perlu diperhatikan kekuasaan dalam menjalankan pekerjaan masih ada yang belum sesuai dengan uraian tugas tertulis. Aspek konten sistem yang perlu diperhatikan entry data pasien pernah terjadi eror pada sistem.
Sistem Pakar Diagnosis Typoid Fever dan Dengue Fever Berbasis Web Andri Permana Wicaksono; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i3.126

Abstract

Negara Indonesia salah satu negara tropis. Curah hujan yang tinggi dengan kepadatan penduduk di wilayah Indonesia menghasilkan berbagai banyak penyakit. Salah satu penyakit yang sering muncul adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi dan parasit tropis. Penyakit yang tergolong dengan infeksi dan parasit yang sering di negara Indonesia yaitu Thypoid fever dan Dengue fever. Sistem pakar adalah inovasi terbaru dalam mendeteksi kondisi awal. Sistem pakar dapat diimplementasikan di sektor kesehatan, salah satunya adalah sistem diagnosis ahli yang berguna untuk mendiagnosis penyakit dengan gejala demam pada manusia dengan melihat karakteristik dan gejala yang dialami pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis demam tifoid dan Dengue Fever yang disebabkan oleh gejala demam pada pasien. Metode penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan metode sanders yang meliputi definisi masalah, analisis sistem, perancangan sistem, dan implementasi sistem. Hasil penelitian ini, menggunakan metode dempster shafer untuk menentukan penilaian terhadapat penyakit Typoid fever dan dengue Fever sehingga dari hasil tersebut mendapatkan nilai kekauratan dengan persentase penyakit typoid fever mencapai 93%  dan dengue fever mencapai 94% dapat digunakan sebagai referensi untuk keakuratan diagnosis untuk mencegah penyakit Typoid Fever dan Dengue Fever.

Page 1 of 1 | Total Record : 7