cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
PENENTUAN NILAI MARK-UP PENAWARAN KONTRAKTOR DENGAN MODEL FRIEDMAN Cut Zukhrina Oktaviani; Cut Mutiawati; Nadya Maulisa
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.974

Abstract

Harga penawaran kompetitif diharapkan menghasilkan nilai kontrak yang dapat dipertanggungjawabkan. Kontraktor memerlukan strategi penawaran yang cukup baik sehingga mampu menghasilkan harga penawaran yang tidak terlalu tinggi dengan harapan untuk mendapatkan profit yang memadai serta peluang memenangkan pelelangan yang besar. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui besarnya penetapan mark up pada penawaran pekerjaan konstruksi untuk memenangkan suatu tender dengan memperoleh keuntungan yang baik pula. Ruang lingkup penelitian dititikberatkan pada penawaran proyek konstruksi bangunan gedung di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan adalah harga perkiraan sendiri (HPS) dan harga penawaran kontraktor. Perhitungan persentase besaran harga mark-up dilakukan dengan pemodelan friedman menggunakan tiga distribusi yaitu multi distribusi discrete, multi distribusi normal, dan single distribusi normal. Hasil perhitungan memperlihatkan 17 penawaran menghasilkan mark up untuk ketiga distribusi sebesar 10%. Nilai mark up untuk 8 penawaran pada multi distribusi discrete dan single distribusi normal sebesar 10% sementara pada multi distribusi normal diperoleh nilai sebesar 9%.
PERENCANAAN GELAGAR BETON PRATEGANG PADA JEMBATAN PUCOK ALUE, KEC. BAKTIYA KAB. ACEH UTARA Khairul Miswar; Ira Devinta
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.986

Abstract

Jembatan Pucok Alue adalah jembatan yang terletak di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan ini direncanakan dengan panjang bentang 20 meter dan lebar 6 meter. Gelagar arah memanjang direncanakan untuk jembatan tersebut adalah gelagar tipe beton prategang pascatarik (post-tension). Ruang lingkup perencanaan gelagar  meliputi pendimensian gelagar, pembebanan dengan aturan Standar Pembebanan untuk Jembatan SNI 1725-2016, gaya prategang, eksentrisitas, jumlah tendon, tegangan yang timbul, kehilangan prategang, kapasitas penampang, kontrol lendutan, dan penggambaran. Mutu beton yang digunakan adalah fc = 40 MPa, tendon yang digunakan adalah seven wire strand diameter ½ inch dengan selongsong tendon diameter 60 mm. Tegangan tendon ƒpu 1860 MPa, mutu tulangan baja ulir adalah fy 320 Mpa, dan mutu tulangan baja polos adalah fy 240 MPa. Jumlah tendon yang didapat dari perhitungan adalah 4 buah dengan 10 buah strand dan total sebanyak 40 strand. 
EFEKTIVITAS SUPERPLASTICIZER TERHADAP WORKABILITAS DAN KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER Herwani Herwani; Iswandi Imran; Bambang Budiono; Ivindra Pane; Ediansjah Zulkifli; Elvira Elvira
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.975

Abstract

Beton Geopolimer merupakan beton yang tersusun dari campuran agregat kasar dan halus tanpa pengikat semen Portland (OPC). Sebagai penggantinya, digunakan pengikat dari bahan yang banyak mengandung silica dan alumina seperti fly ash. Analog dengan beton yang berbasis semen Portland, beton geopolimer juga menjadi kurang sempurna jika campuran beton segar mempunyai konsistensi yang tinggi dan bersifat kental (kaku) sehingga sulit untuk dikerjakan (workabilitas rendah). Penambahan Superplastisizer manjadi salah satu cara untuk meningkatkan workabilitasnya. Dalam makalah ini digunakan superplastisizer yang berbasis naphthalene dengan dosis 0%, 1.5%, dan 2 %. Molaritas larutan NaOH yang digunakan sebagai aktivator alkalin adalah 8 M, 10 M, 12 M, dan 14 M dengan rasio Na2SiO3/NaOH = 1.5. Dari hasil pengujian diketahui bahwa pengaruh superplastisizer yang berbasis naphthalene cukup efektif untuk memperbaiki workabilitas beton geopolymer. Beton segar menjadi lebih encer dan mudah dilakukan pemadatan saat di tuang ke dalam cetakan. Superplastisizer juga mampu meningkatkan kekuatan beton geopolymer namun besaran hanya mencapai 5.42%. Dosis Superplastisizer akan optimum pada persentase 1.5% terhadap berat fly ash dengan kuat tekan mencapai 31.63 MPa dan nilai slump antara 8-10 cm. Molaritas larutan NaOH yang baik untuk rasio Na2SiO3/NaOH = 1.5 adalah 8 M.
ALTERNATIF PERCEPATAN WAKTU DENGAN PENERAPAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN (Studi Kasus: Proyek Pekerjaan Jembatan Rangka Baja Namploh Kec. Samalanga Kab. Bireuen, Aceh) Syarifah Keumala Intan; Abdul Muhyi; Nana Maulana Tengku
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.984

Abstract

Pelaksanaan memiliki batas waktu (deadline) yang terikat dalam kontrak, artinya proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan pekerjaan proyek dapat diantisipasi dengan melakukan percepatan dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan biaya dan mendapatkan waktu optimal yang dibutuhkan. Metode yang dipakai adalah Time Cost Trade Off (TCTO). Data yang digunakan yaitu data sekunder berupa data RAB dan kurva “S” dari pekerjaan yang ditinjau yaitu “Pembangunan Jembatan Rangka Baja Namploh Kec. Samalanga Kab Bireuen”. Perencanaan waktu pelaksanaan untuk mengetahui waktu total proyek dan mendapatkan lintasan kritis digunakan program Microsoft Project 2016. Dari hasil pembahasan mekanisme pengendalian waktu dengan metode Time Cost Trade Off (TCTO) diperoleh kesimpulan bahwa biaya dan waktu yang optimal yakni sebesar Rp.7.136.781.877,73 dari biaya normal sebesar Rp.6.890.880.412,85 dengan waktu 202 hari dari waktu normal 210 hari kerja. Dengan melakukan penambahan waktu lembur 2 jam. Presentase kenaikan biaya total proyek sebesar 4% dan mempercepat durasi total sebesar 4 %.
PENGARUH PASANG SURUT TERHADAP PROFIL ALIRAN MUARA SUNGAI KRUENG BARO Kurniati Kurniati; Abdullah Irwansyah; Irham Irham; Rosalina Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.973

Abstract

Krueng Baro merupakan salah satu sungai yang berada di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Pidie. Sungai Krueng Baro merupakan sungai yang banyak digunakan untuk keperluan pertanian. Sebagai sungai yang berpotensi dan melintasi kota serta pemukiman penduduk, maka perlu diketahui bentuk profil alirannya. Profil aliran ini digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan design di lapangan. Pada daerah muara, profil aliran yang terjadi sangat dipengaruhi adanya pasang surut. Pasang surut yang terjadi dapat menyebabkan tinggi air maksimum dan juga menyebabkan turunnya permukaan air. Profil aliran dihitung dengan menggunakan metode tahapan langsung. Pengolahan data pasang surut ini mencapai  ketinggian rata-rata (Ho) adalah 1,5 m. Hasil data perhitungan dengan tahapan langsung, menunjukkan profil aliran mengikuti aliran dengan polynomial orde 6 dengan R mendekati 0,997. Garis Energi yang terbentuk dipengaruhi oleh pasang surut yang terjadi. Aliran akan menjadi normal ketika, aliran sungai tidak mendapat gaya dorong dari aliran pasang surut sejauh jarak 15 km dari garis pantai.Hasil perhitungan profil aliran ini menghasilkan pengempangan aliran air yang perlu perlindungan tanggul sungai disekitar daerah muara Krueng Baro, serta dapat dimanfaatkan untuk pengisi air pada bangunan sadap terdekat yaitu BAU 15.
ANALISA PARAMETER MARSHALL DAN DURABILITAS ASPAL POROS DENGAN VARIASI GRADASI MENGGUNAKAN SPESIFIKASI JEPANG Syarwan Syarwan; Mulizar Mulizar; Budidarmawan Budidarmawan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v10i2.985

Abstract

Penggunaan Asphal Concrete Wearing Coarse (AC-WC) lambat dalam proses pengaliran air ke saluran ke saluran samping pada musim hujan, sehingga bisa membuat jalan dalam keadaan berair dan dapat menyebabkan kecelakaan dan terpeciknya air ke kendaraan.  Untuk itu itu perlu mencari alternatif lain yaitu menggunakan aspal porous  dengan menggunakan material lokal yang berasal dari Krueng Mane Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai parameter Marshall  dan durabilitas dari campuran aspal poros dengan variasi gradasi dengan menggunakan standar gradasi Jepang untuk lapisan permukaan. Metode pengujian mengikuti standar Marshall dengan perlakukan 3 variasi gradasi, yaitu gradasi batas bawah, gradasi tengah dan gradasi batas atas dari spesifikasi gradasi Jepang. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter Marshall campuran aspal poros pada KAO = 5,0% untuk gradasi batas bawah adalah stabilitas = 76,19 Kg, Flow = 6,6 mm, VIM = 24,02 %, VFB = 26,99 %, VMA = 32,89 %, MQ = 12,22 Kg/mm dan durabilitas = 46,2%. Untuk gradasi tengah dengan KAO = 5,5% diperoleh parameter Marsahall adalah stabilitas = 218,14 Kg, Flow = 6,3 mm, VIM = 17,64 %, VFB = 37,37 %, VMA = 28,14 % , MQ = 35,70 Kg/mm dan Durabilitas = 59,7%. Untuk gradasi batas atas  dengan KAO = 4,6 % diperoleh parameter Marsahall adalah stabilitas = 614,88 Kg, Flow = 5,95 mm, VIM = 16,54 %, VFB = 35,47 %, VMA = 25,55 %, MQ = 105,51 Kg/mm dan Durabilitas = 65%. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan  bahwa hanya campuran aspal poros dengan gradasi batas atas sebagian besar memenuhi parameter Marshall terutama nilai stabilitaS 500 kg kecuali nilai VFB dan Marshall Quantient (MQ). 

Page 1 of 1 | Total Record : 6