cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON NORMAL Lissa Opirina; Dewi Purnama Sari; Muhammad Hanif
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v11i2.1522

Abstract

Abstrak — Serat yang digunakan pada penelitian ini adalah serat tandan kosong kelapa sawit hasil dari limbah pabrik kelapa sawit. Penggunaan serat tandan kosong kelapa sawit dalam campuran beton disini adalah selain untuk mengurangi limbah tandan kosong kelapa sawit juga dapat memberikan pengaruh pada beton yang pada dasarnya memiliki sifat  yang  kurang pada  tegangan tarik.  Penelitian  menggunakan serat  tandan  kosong  kelapa  sawit  dalam campuran beton sebagai subtitusi sebagian dari agregat halus terhadap beton normal 25 MPa. Persentase serat tandan kosong kelapa sawit yang digunakan dalam campuran beton mulai 4%, 5%, 6%, 7%, 8% dan tanpa tambahan serat (0%). Pengerjaan mulai dari memisahkan serat dari tandan kosong kelapa sawit, pemeriksaan sifat fisis agregat, pembuatan benda uji berbentuk silinder Ø 15 x 30 cm, hingga pengujian tarik belah dilakukan di Laboratorium Pekerjaan Umum Aceh Barat. Dari hasil penelitian menunjukkan penggunaan serat tandan kosong kelapa sawit dalam campuran beton dapat meningkatkan kuat tarik belah beton. Berat beton umur 28 hari mulai dari 0%, 4%, 5%, 6%, 7%, dan 8% secara berurutan adalah 12,59 kg, 12,09 kg, 12,19 kg, 12,09 kg, 12,13 kg, dan 12,16 kg. Pengujian kuat tarik belah rata-rata beton silinder dengan penambahan serat pada 0%, 4%, 5%, 6%, 7%, dan 8% pada umur 28 hari secara berurutan adalah 3,51 MPa, 2,78 MPa, 3,73 MPa, 3,49 MPa, 3,33 MPa dan 3,28 MPa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kuat tarik belah optimum berada pada persentase campuran serat tandan kosong kelapa sawit 5% yaitu sebesar 3,73 MPa, dan peningkatan kuat tarik belah terjadi sebesar 6,27% dari pada beton normal atau tanpa penambahan serat tandan kosong kelapa sawit. Sehingga pada 5% serat menghasilkan kondisi optimum fct = 0,64 √f’c..Kata kunci : Kuat Tarik Belah Beton, Beton Serat , TKKS.Abstract — The fibers used in this study are oil palm empty fruit bunches which are the result of palm oil mill waste. The use of oil palm empty fruit bunches in the concrete mix here is not only to reduce the waste of oil palm empty fruit bunches, it can also have an effect on concrete which basically has less tensile stress properties. The study used oil palm empty fruit bunches in a concrete mixture as a partial substitution of a fine aggregate of normal concrete 25 MPa. Percentage of oil palm empty fruit bunch fibers used in concrete mix starting from 4%, 5%, 6%, 7%, 8% and without additional fiber (0%). Work began from separating fibers from oil palm empty fruit bunches, examining aggregate physical properties, making Ø 15 x 30 cm cylindrical specimens, to pulling tensile testing carried out at the West Aceh Public Works Laboratory. From the results of the study showed the use of oil palm empty fruit bunches in a concrete mixture can increase the tensile strength of concrete. The 28-day concrete weights starting from 0%, 4%, 5%, 6%, 7%, and 8% respectively are 12.59 kg, 12.09 kg, 12.19 kg, 12.09 kg, 12, 13 kg and 12.16 kg. The average split tensile strength testing of cylindrical concrete with the addition of fiber at 0%, 4%, 5%, 6%, 7%, and 8% at 28 days respectively is 3.51 MPa, 2.78 MPa, 3, 73 MPa, 3.49 MPa, 3.33 MPa and 3.28 MPa. Based on the results of the study showed that the optimum split tensile strength was at a percentage of a 5% empty oil palm empty fruit bunch fiber mixture, which was 3.73 MPa, and an increase in split tensile strength was 6.27% compared to normal concrete or without the addition of oil palm empty fruit bunches. So that at 5% the fiber produces the optimum conditions fct = 0.64 'f' c..Keywords: Concrete Tensile Strength, Fiber Concrete, TKKS
EVALUASI KINERJA DINDING PENGISI BATA MERAH DENGAN OPENINGS PADA STRUKTUR BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN GEMPA KUAT Rizki Efrida; Citra Utami
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v11i2.1523

Abstract

Abstrak — Dinding pengisi bata merah sering digunakan sebagai partisi pemisah di bagian dalam maupun penutup luar bangunan, khususnya untuk bangunan rendah dan bertingkat sedang di Indonesia. Akibat keperluan arsitektural seringkali pada dinding dibuat bukaan (openings) seperti jendela, pintu, dll. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh besarnya luasan openings terhadap kekakuan dan kekuatan struktur. Ada 3 objek model yang akan diteliti, yaitu struktur Fully Infilled Wall Frame (Model 1), struktur Fully Infilled Wall Frame dengan openings 16% (Model 2), dan struktur Fully Infilled Wall Frame dengan openings 40% (Model 3). Pada semua model akan dilakukan analisis statik linier dan analisis statik non-linier. Parameter-parameter yang ditinjau antara lain: gaya geser dasar, kekakuan, daktilitas, dan performance point. Hasil studi menunjukkan bahwa keberadaan openings pada dinding pengisi yang terbuat dari dinding bata sangat mempengaruhi kekuatan dinding pengisi. Openings pada dinding pengisi bata ternyata dapat menurunkan kapasitas dari struktur itu sendiri. Dinding dengan openings 40% ternyata tidak begitu mempengaruhi kinerja dari struktur utama.Kata kunci :  dinding pengisi bata merah, openings, analisis pushover, kekakuan, daktilitas, performance  point.Abstract — Brick wall is often used as partition separator on the inside as well as the outer cover of the building, especially for low and medium storey buildings in Indonesia. Due to architectural needs often on walls made openings such as windows, doors, etc. This study aims to find out how large the influence of openings area to the stiffness and strength of the structure. There are 3 object models to be researched, namely the Fully Infilled Wall Frame structure (Model 1), the Fully Infilled Wall Frame structure with openings 16% (Model 2), and the Fully Infilled Wall Frame structure with openings 40% (Model 3). On all models will be conducted linear static analysis and non-linear static analysis. The parameters are reviewed, among others: base shear, stiffness, ductility, and performance point. The study showed that the existence of openings on filler walls made of brick walls greatly affects the power of the filler walls. Openings on brick wall is apparently able to lower the capacity of the structure itself. The walls with openings 40% were not so affecting the performance of the main structures.Keywords: brick wall, openings, pushover analysis, stiffness, ductility, performance  point
PEMANFAATAN KAPUR (CaCO3) DAN LUMPUR SIDOARJO SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN SEMEN PORTLAND Vandi Alextrianto; Januarti Jaya Ekaputri
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v11i2.1528

Abstract

Abstrak — Volume produk sampingan dari pabrikberupa limbah padat kalsium karbonatdan semburan lumpur Sidoarjo telah berada dalam jumlah yang kritis.Dengan volume jutaan ton ini tidak akan bermanfaat dan akan mengganggu lingkungan apabila keberadaannya tidak segera ditangani. Dalam rangka mengurangi volume lumpur dan kapur yang ada, salah satu solusi yang bisa digunakan adalah pemanfaatan lumpur Sidoarjo dan limbah kapur industri sebagai bahan dasar pembuatan semen dengan mengadopsi proses pabrik dalam skala laboratorium menggunakan briket kiln feedberbahan dasar limbah yang  dibakar pada muffle furnace pada suhu 1483°C danklinker yang dihasilkan dievaluasimenurut SNI 15-2049-2004 tentang Portland Semen. Karakter fisik dan kimia dari semen berbahan dasar limbah ini menunjukkan potensi untuk menggantikan bahan dasar alam dan layak untuk diinvestasikan menjadi skala pabrik.Kata kunci : Kapur, Lumpur Sidoarjo, Klinker, muffle furnace, Semen, Investasi.Abstract — The volume of by-products from the factory in the form of calcium carbonate solid waste and Sidoarjo mudflow has been in critical quantities. With a volume of millions of tons this will not be beneficial and will disturb the environment if its presence is not immediately handled. In order to reduce the volume of existing mud and lime, one solution that can be used is the utilization of Sidoarjo mud and industrial lime waste as a base for making cement by adopting a laboratory-scale manufacturing process using kiln feed briquettes based on waste that is burned in muffle furnaces at 1483 ° C and linkers produced are evaluated according to SNI 15-2049-2004 concerning Portland Cement. The physical and chemical character of this waste-based cement shows the potential to replace natural raw materials and is feasible to be invested on a factory scale.Keywords: Lime, Sidoarjo Mud, Clinker, muffle furnace, Cement, Investment.
EVALUASI DAN PERENCANAAN PILE CAP PADA FLY OVER JAMIN GINTING KOTA MEDAN Tondi Amirsyah Putera; Husin M. Gultom; Ferry Perdana Susanto
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v11i2.1524

Abstract

Abstrak — Pile cap merupakan salah satu elemen penting dari suatu struktur. Hal ini dikarenakan pile cap memiliki peranan penting dalam pendistribusian beban struktur ke tiang bor untuk kemudian diteruskan ke dalam tanah. Dalam perencanaan pile cap, terdapat berbagai metode desain, salah satunya adalah metode strut and tie. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisa dan mengevaluasi perencanaan pile cap di titik P10 pada proyek Fly Over Jamin Ginting dengan menggunakan metode strut and tie. Perhitungan metode strut and tie dilakukan berdasarkan peraturan ACI Building Code 318-2002, yang meliputi desain model strut and tie, besar gaya yang terjadi, serta penulangan pile cap. Untuk memperoleh hasil yang signifikan, maka perhitungan metode strut and tie dilakukan dua cara yaitu secara manual dan dengan menggunakan program komputer yaitu CAST. Dari hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan, terdapat perbedaan hasil dimana perencanaan metode strut and tie yang dilakukan menggunakan program CAST memberikan luas tulangan dan gaya-gaya yang terjadi pada struktur sedikit lebih besar dibandingkan dengan metode secara manual. Untuk metode yang dilakukan secara manual, besar gaya yang terjadi pada masing-masing strut F1 = 7384,9 kN ; F2 = 6445,7 kN ; F3 = 4926,9 kN dan tulangan yang digunakan pada tie F1 = 66 D 32 ; F2 = 50 D 32 ; F3 = 26 D 32, dengan luas total tulangan sebesar 114145,28 mm2. Sedangkan metode dengan menggunakan CAST, besar gaya F1 = 8930 kN ; F2 = 6742,8 kN ; F3 = 5082,5 kN dan tulangan yang digunakan pada tie F1 = 70 D 32 ; F2 = 54 D 32 ; F3 = 34 D 32, dengan luas total tulangan sebesar 129402 mm2.Kata kunci : pile cap, program, ACI 318-02, strut and tie.Abstract — Pile cap is one of important element of the structure. Therefore the pile cap has important figure in distribute structure load to bore pile which is forwarded into ground then. In pile cap planning, there are various of design methode, which the one of is strut and tie methode. The purpose of this study is to analyxe and evaluate the planning of pile cap in P10 at Fly Over Jamin Ginting project by using strut and tie methode. The calculation of strut and tie methode based on ACI Building Code 318-2002 rule, which involve strut and tie design, value of force occur, and pile cap reinforcement. To obtain the significant result, then the calculation of strut and tie methode is done by two ways, by manually and using computer program CAST. From the result of analysis and calculation that have been done, obtained difference value which is the strut and tie methode by using CAST gave extensive reinforcement and forces occur bit bigger than by manually. For methode by manually, value of forces occur in each struts F1 = 7384,9 kN ; F2 = 6445,7 kN ; F3 = 4926,9 kN and reinforcement ties F1 = 66 D 32 ; F2 = 50 D 32 ; F3 = 26 D 32,within extension reinforcement is 114145,28 mm2. Meanwhile the methode by using CAST, value of forces occur in each struts F1 = 8930 kN ; F2 = 6742,8 kN ; F3 = 5082,5 kN and reinforcement ties F1 = 70 D 32 ; F2 = 54 D 32 ; F3 = 34 D 32, within extension reinforcement is 129402 mm2..Keywords: pile cap, program, ACI 318-02, strut and tie
ASESMEN DAN PERKUATAN JEMBATAN PIPA CIBEET 2 Sumargo Sumargo; Muhammad Reza; Achmad Abrar Haziri; Noval Hasan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v11i2.1520

Abstract

Abstrak — Jembatan pipa Cibeet merupakan jembatan rangka baja yang digunakan sebagai dudukan pipa 8 inci untuk distribusi minyak mentah. Diketahui bahwa jembatan 2 mengalami lendutan yang berlebihan sehingga perlu dilakukan asesmen dan perkuatan. Asesmen Jembatan dimaksudkan untuk mendukung infrastruktur transportasi minyak mentah yang sesuai dengan kriteria perencanaan yang berlaku dan perencanaan perkuatan jembatan. Dengan menggunakan metode perkuatan prategang eksternal, didapat dengan tujuan jembatan rangka baja dapat mengurangi lendutan pada jembatan. Pada jembatan Cibeet 2 juga mengalami konstruksi dengan diameter kabel ½ inci dengan, fu = 270 ksi. Jumlah kabel yang terpasang sebanyak 8 buah. Sehingga total kabel pada masing-masing sisi memanjang jembatan: 8 x ½ in = 4.0 in. Gaya prategang sebesar 80 ton yang diaplikasikan secara bersamaan pada kedua sisi memanjang jembatan yang berjarak 2.0 meter.Kata kunci : Gaya Prategang, Infrastruktur, Lendutan, Jembatan Pipa Cibeet.Abstract — The Cibeet pipe bridge is a steel frame bridge that is used as an 8 inch pipe holder for distribution of crude oil. It is known that Bridge 2 has excessive deflection so it needs to be assessed and strengthened. The Bridge Assessment is intended to support the crude oil transportation infrastructure in accordance with applicable planning criteria and bridge reinforcement planning. By using an external prestressed reinforcement method, it is obtained with the aim of a steel frame bridge to reduce deflection on the bridge. The Cibeet 2 bridge also underwent construction with a ½ inch diameter cable with, fu = 270 ksi. The number of cables installed as many as 8 pieces. So that the total cable on each side extends the bridge: 8 x ½ in = 4.0 in. A prestressing force of 80 tons was applied simultaneously on both sides of the bridge extending a distance of 2.0 meters.Keywords: Pre-stroke Style, Infrastructure, Deflection, Cibeet Pipe Bridge.
EVALUASI KEKAKUAN BATU BATA LUBUK PAKAM PADA BANGUNAN BERTINGKAT DENGAN ANALISIS PUSHOVER Rhini Wulan Dary; Sri Frapanti; Citra Utami
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v11i2.1521

Abstract

Abstrak — Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar nilai kuat tekan dan modulus elastisitas batu bata untuk mendapatkan nilai yang berstandar nasional, mengetahui gaya geser yang terjadi pada bangunan, dan untuk mengetahui apakah batu bata yang berasal dari Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang layak untuk dijadikan sebagai bahan bangunan atau tidak. Stuktur bangunan dimodelkan sebagai portal 2 dimensi dengan portal berdinding penuh (fully-infilled wall frame). Konstruksi bangunan dianggap berfungsi sebagai ruko (rumah toko) 4 lantai dengan tinggi kolom perlantainya 4 m dan panjang bentang 6 m. Untuk preliminary design diasumsikan dimensi kolom bagian bawah K60x60, kolom bagian atas K50x50 dan balok B25x50 dengan mutu beton f’c 30 Mpa, mutu baja fy 400 Mpa, diameter tulangan utama D16 dan tulangan sengkang ∅10 mm. Tebal plat lantai 12 cm. Analisisnya menggunakan beban dorong statik (pushover). Hasil yang diperoleh nilai kuat tekan dan modulus elastisitas batu bata pada panglong 1 sebesar 4.34 Mpa dan 2089.38 Mpa, panglong 2 sebesar 6.02 Mpa dan 2759.36 Mpa, panglong 3 sebesar 5.01 Mpa dan 2360.55 Mpa. Menurut SNI 03-4164-1996, nilai modulus elastisitas tanpa plesteran 2237 Mpa maka batu hanya pada panglong 2 dan 3 yang memenuhi standar SNI. Pada saat mencapai performance point,antara batu bata yang diperoleh dari panglong 2 dengan panglong 1 dan 3 terdapat perbedaan gaya geser dasar berturut-turut sebesar 99.71% dan 99.87%. Dari analisis pushover diperoleh sendi plastis yang terjadi. Sendi plastis akan muncul terlebih dahulu pada balok atau kaki kolom kemudian terjadi pada kolom. Dengan adanya strut mengakibatkan sebagian gaya yang bekerja ke balok akan diterima juga oleh strut. Semua struktur berada pada daerah IO-LS yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja struktur baik..Kata kunci: fully-infilled wall frame, batu bata, analisis pushover, gaya geser.Abstract — The study was conducted to determine the value of compressive strength and modulus of elasticity of bricks to obtain a national standard value, to know the shear forces that occur in buildings, and to determine whether bricks originating from Bakaran Batu Village, Lubuk Pakam Subdistrict, Deli Serdang Regency deserve to be made as building material or not. The structure of the building is modeled as a 2-dimensional portal with a fully-infilled wall frame. The construction of the building is considered to function as a shop (shop house) 4 floors with a height of 4 m of repairs and span length of 6 m. For the preliminary design, it is assumed the dimensions of the lower column K60x60, the upper column K50x50 and the beam B25x50 with the quality of concrete f'c 30 Mpa, the quality of steel fy 400 Mpa, the main reinforcement diameter D16 and stirring reinforcement ∅10 mm. 12 cm thick floor plate. The analysis uses pushover. The results obtained for compressive strength and modulus of elasticity of bricks in section 1 were 4.34 Mpa and 2089.38 Mpa, panglong 2 were 6.02 Mpa and 2759.36 Mpa, panglong 3 were 5.01 Mpa and 2360.55 Mpa. According to SNI 03-4164-1996, the elastic modulus value without 2237 Mpa plastering then the stone is only in 2 and 3 sections that meet SNI standards. When achieving performance points, between bricks obtained from Long 2 and 1 and 3, there are differences in basic shear forces of 99.71% and 99.87%, respectively. From the pushover analysis plastic joints were obtained. Plastic joints will appear first on the beam or leg column then occur in the column. With the presence of strut, the strut will also receive some of the forces acting on the beam. All structures are in the IO-LS area which shows that overall structure performance is good..Keywords: Fully-infilled wall frames, bricks, pushover analysis, shear force.

Page 1 of 1 | Total Record : 6