cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2010)" : 8 Documents clear
STUDI PENGGUNAAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT UNTUK FILLER LAPISAN PONDASI ATAS PERKERASAN JALAN Mulizar Mulizar; Rosalina Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.455

Abstract

Penggunaan abu cangkang kelapa sawit untuk filler lapisan pondasi atas jalan ini bertujuan untuk mempelajari kemungkinan peningkatan kualitas campuran material dengan menggunakan nilai CBR sebagai parameter utama. Penelitian meliputi pengujian sifat-sifat fisis agregat uji pemadatan dan uji CBR. Filler yang digunakan adalah abu cangkang sawit dan abu batu sebagai pembanding. Persentase perbandingan abu batu dan abu cangkang kelapa sawit sebesar 100% : 0, 50% : 50%, dan 0 : 100%. Pengukuran kemampuan daya dukung menggunakan alat CBR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada filler abu batu 100% CBR-nya 42,82%, abu batu 50% abu cangkang 50% CBR 39,37% dan abu cangkang kelapa sawit 100% CBR 35,41%. Nilai CBR berkurang seiring penambahan filler abu cangkang sawit. Persentase penurunan terbesar terjadi pada 100% filler abu cangkang sawit yaitu 17,305% dibandingkan menggunakan filler abu batu 100%.Kata-kata kunci: abu cangkang kelapa sawit, filler, CBR
STUDI DURABILITAS ASPAL BETON TERHADAP INFILTIRASI AIR LAUT Syaifuddin Syaifuddin
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.451

Abstract

Lapisan permukaan jalan dari aspal beton diharapkan mempunyai keawetan terhadap pengaruh perubahan cuaca, air, suhu serta mempunyai ketahanan terhadap gesekan ban kendaraan selama masa layannya. Penelitian ini dilakukan mengingat beberapa ruas jalan di Aceh yang berada dekat dengan tepi pantai mengalami kerusakan lebih awal dibandingkan dengan aspal beton yang jauh dari pantai. Material yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari agregat batu pecah dan filler abu batu dari stone crusher PT Abad Jaya, aspal penetrasi 60/70 yang sifat-sifat fisisnya memenuhi persyaratan. Air laut yang digunakan untuk perendaman adalah air laut yang berasal dari Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, dengan nilai salinitas 22,8‰. Durabilitas campuran aspal beton yang dipilih adalah untuk untuk lalu lintas berat atau 2 x 75 tumbukan. Nilai durabilitas dengan variasi perendaman dengan menggunakan air laut selama 1 hari; 3 hari; 5 hari dan 7 hari akan dibandingkan dengan nilai marshall standar dengan rendaman 1 x 24 jam. Dari pengujian marshall yang menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan variasi kadar aspal 5%; 5,5%; 6%; 6,5% dan 7% diperoleh kadar aspal optimum 5,2%. Selanjutnya nilai durabilitas dengan rendaman standar 1 x 24 jam sebesar 1369,69 kg, sedangkan pada variasi perendaman air laut untuk 1 hari sebesar 1217,69 kg; 3 hari sebesar 1211,11 kg; 5 hari sebesar 990,17 kg dan 7 hari sebesar 929,46 kg. Lebih lanjut disimpulkan bahwa campuran aspal beton yang direndam dengan air laut semakin rendah nilai durabilitasnya dibandingkan dengan campuran aspal beton dengan rendaman standar 1 x 24 jam.Kata-kata kunci: durabilitas, marshall, salinitas.
PENGARUH PENGGUNAAN ABU SERBUK KAYU TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sulaiman YH
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.456

Abstract

Abu serbuk kayu (ASK) dapat mengandung banyak silika apabila dibakar mencapai suhu 500-700°C dalam waktu sekitar 1 sampai 2 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jumlah campuran ASK terhadap kuat tekan beton. Adapun komposisi campuran abu serbuk kayu sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20% dari banyaknya campuran semen pada saat pengecoran. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kuat tekan beton kubus menurun dengan penambahan lebih besar abu serbuk kayu pada umur benda uji 28 hari. Kekuatan beton turun dikarenakan perbedaan jumlah persentase unsur kimia campuran beton sebagai akibat tambahan silikat dari abu serbuk kayu. Kata-kata kunci: abu serbuk kayu, kuat tekan, beton kubus
PENGARUH PEMANFAATAN TATA GUNA LAHAN PADA KORIDOR PASE KOTA LHOKSEUMAWE TERHADAP SISTEM TRANSPORTASI Munardi Munardi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.452

Abstract

Di Kota Lhokseumawe, pengaruh perubahan pemanfaatan lahan, khususnya di sekitar koridor Pase, sangat mempengaruhi arus pergerakan sistem transportasi di sekitarnya. Fenomena lain, perkembangan kawasan pinggiran kota yang secara fisik dicirikan dengan hampir dekatnya Kota Lhokseumawe dengan wilayah Keude Cunda (fenomena mega urban) turut pula membebani arus pergerakan yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui aspek-aspek yang mempengaruhi pemanfaatan lahan koridor Pase Kota Lhokseumawe terhadap sistem transportasi. Survei kuisioner dilakukan terhadap penghuni kawasan koridor pase yang meliputi Meunasah Kota, Keude Aceh, dan Mon Geudong dengan metode pengambilan sampel simple random sampling. Identifikasi faktor pengaruh didapatkan dari analisis terhadap aspek-aspek transportasi, lingkungan perumahan, perdagangan/jasa, dan pendidikan berdasarkan nilai rerata aspek. Aspek transportasi yang dijadikan variabel penelitian meliputi: aksesibilitas, kelancaran lalulintas, lebar jalan, waktu perjalanan, keamanan. Aspek lingkungan perumahan meliputi: aksesibilitas lingkungan perumahan. Aspek daerah perdagangan/jasa meliputi: aksebilitas daerah perdagangan/jasa, kebisingan, parkir. Aspek lingkungan pendidikan meliputi: aksesibilitas lingkungan pendidikan, kebisingan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa variabel yang sangat berpengaruh dari perkembangan lahan terhadap sistem transportasi adalah variabel aksesibilitas.Kata-kata kunci: perubahan pemanfaatan tata guna lahan, koridor Pase, skala Likert
EVALUASI KEKUATAN DAN METODE PERBAIKAN STRUKTUR BETON PADA GEDUNG PASCA KEBAKARAN Faisal Rizal
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.457

Abstract

Jika pada sebuah gedung yang terbuat dari struktur beton terbakar, maka daya layan dari struktur bangunan tersebut akan berkurang. Sebenarnya beton adalah sejenis bahan konstruksi tahan api. Namun jika sebuah beton dipanaskan di lebih dari 5000 C, degradasi kekuatan yang signifikan akan terjadi (hingga 50%). Kekuatan degradasi terjadi karena proses dekomposisi CSH yang terurai menjadi CaO dan SiO2,. Hal ini juga dapat terjadi karena perbedaan nilai sublimasi antara agregat dan pasta semen yang dapat merusak zona antar muka, maka kekuatan yang koheren antara agregat akan menurun. Namun tidak berarti bahwa ketika sebuah gedung terbakar maka gedung ini tidak dapat digunakan lagi. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan teknologi perbaikan yang tepat. Ada beberapa metode repair dan retrofit yang dapat digunakan untuk merehabilitasi gedung yang terbuat dari beton pasca terbakar. Metode-metode tersebut adalah metode coating, metode injeksi dan metode prepacked concrete. Namun, dalam memilih metode mana yang tepat maka tingkat kerusakan struktur beton yang harus dianalisa terlebih dahulu untuk dipertimbangkan. Kata-kata kunci: beton pasca terbakar, metode perbaikan, rehabilitasi
ANALISIS FORMULASI KEKASARAN HIDROLIK TERHADAP PARAMETER LEBAR DAN KEDALAMAN SUNGAI Kr. KEUREUTO ACEH UTARA Fauzi A. Gani
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.453

Abstract

Pola aliran suatu sungai tergantung dari kondisi topografi, geologi, iklim, vegetasi yang terdapat di dalam DAS yang bersangkutan. Secara keseluruhan kondisi tersebut akan menentukan karakteristik, bentuk serta pola aliran suatu sungai. Sungai Krueng Keureuto terletak di Kabupaten Aceh Utara, memiliki luas tangkapan  931 km. Sungai ini tergolong dalam tipe cabang kipas dengan beberapa anak sungai diantaranya Krueng Pirak, Krueng Ceku, Alu Leuhop, Krueng Kreh, Krueng Peuto dan Alu Gunto. Keenam anak sungai ini memberikan kontribusi aliran ke dalam alur sungai Krueng Keureuto yang menyebabkan puncak banjir yang tinggi di daerah hilir sungai. Banjir ini diperkirakan penyebabnya adalah kapasitas tampang salurannya tidak mencukupi untuk mengalirkan debit banjir pada daerah-daerah pengalirannya.Kata-kata kunci: taraf aliran, lebat dan kedalaman aliran
ANALISA PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER PADA LAPISAN TIPIS ASPAL PASIR Miswar Miswar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.458

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan lapisan tipis aspal pasir (latasir) menggunakan agregat alam dari Sungai Krueng Tingkeum dengan campuran abu ampas tebu sebagai filler pengganti. Pengujian awal dilakukan terhadap variasi kadar aspal 5%; 5.5%; 6%; 6.5%; 7%; dengan masing-masing 3 benda uji pada setiap variasi untuk mendapatkan kadar aspal optimum yang dipadatkan dengan 2x75 tumbukan dan buat lagi 3 benda uji untuk mendapatkan stabilitas Marshall. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe diperoleh kadar aspal optimum sebesar 3,91% yang menghasilkan density sebesar 2,307 gr/cm3 dengan stabilitas 563,342 kg. Dari hasil penelitian tersebut, maka agregat dari Krueng Tingkem tidak dapat digunakan untuk lalu lintas berat, karena nilai stabilitasnya lebih kecil dari persyaratan lalu lintas berat yaitu 750 kg.Kata-kata kunci: latasir, stabilitas Marshall
IDENTIFIKASI KERUSAKAN STRUKTUR BALOK SEDERHANA BERDASARKAN ANALISIS DATA MODAL DINAMIK Musbar Musbar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.454

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengindentifikasikan kerusakan struktur balok dengan menggunakan data modal dinamik (mode shapes dan frekuensi) serta membandingkan efektivitas dari metodologi yang diusulkan dengan menerapkannya pada struktur yang sama dan disamping itu, untuk merumuskan metodologi identifikasi kerusakan struktur baru berdasarkan metoda pengujian yang dapat digunakan untuk menaksir kerusakan dari struktur yang ada. Beberapa metode yang diusulkan yaitu; metode berdasarkan perubahan mode shapes dan frekuensi, metode fleksibilitas. Metode-metode yang diusulkan ini mengindentifikasi kerusakan struktur balok berdasarkan beberapa skenario sebagai berikut : kerusakan tunggal (single), ganda (double) dan kerusakan banyak (multiple). Simulasi kerusakan awal pada struktur balok adalah dengan memberikan retak dan pengurangan kekakuan pada beberapa elemen balok. Balok dimodelkan sebagai balok Hermitian dengan jumlah diskritisasi sebanyak 15 elemen. Balok yang digunakan mempunyai propertis penampang dan berat jenis yang berbeda. Dua jenis kondisi perletakan digunakan untuk pemodelan yaitu sebagai berikut : balok (a) dengan tumpuan sederhana dan balok (b) dengan tumpuan jepit-jepit. Metode elemen hingga digunakan untuk menganalisis balok dan untuk menghitung nilai mode shapes dan frekuensi. Metode-metode yang diusulkan seperti perubahan mode shapes dan frekuensi, fleksibilitas mampu mengindentifikasikan lokasi kerusakan dengan baik pada struktur balok sampai dua lokasi kerusakan untuk balok (a) dan hanya satu lokasi kerusakan untuk balok (b). Kata kunci : Identifikasi kerusakan, mode shapes, frekuensi, taraf kerusakan

Page 1 of 1 | Total Record : 8