Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Numerik Link Panjang dengan Penambahan Pelat Sayap Tepi terhadap Peningkatan Kinerja Struktur Rangka Baja Berpengaku Eksentrik Musbar, Musbar; Budiono, Bambang; Setio, Herlien D.; Kusumastuti, Dyah
Jurnal Teknik Sipil Vol 22, No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.391 KB) | DOI: 10.5614/jts.2015.22.1.1

Abstract

Abstrak. Mengantisipasi kerusakan bangunan akibat gaya gempa, banyak model konstruksi bangunan yang terus dikembangkan dan diteliti hingga sekarang, salah satunya struktur bangunan rangka baja berpengaku eksentrik yang menggunakan elemen link sebagai bagian elemen struktur yang berfungsi untuk menyerap energi gempa. Kegagalan pada link panjang yang lebih dominan disebabkan oleh momen menyebabkan terjadinya kegagalan yang lebih awal akibat fraktur dan tekuk pada zona di ujung – ujung link terutama pada sayap. Untuk mengatasi kegagalan awal yang lebih cepat, maka dilakukan inovasi dengan menambah pengaku sayap pada tepi link. Penambahan pelat pengaku sayap tepi pada link panjang mempunyai beberapa keuntungan diantaranya; kemudahan dalam pengerjaan dan pengelasan yang minimal sehingga mengurangi pengaruh tegangan sisa akibat proses pengelasan. Penelitian ini mengkaji secara numerik dengan menggunakan perangkat lunak MSC Nastran/Patran terhadap kinerja link panjang untuk beberapa variasi model link yang dianalisis. Parameter yang dianalisis meliputi variasi yaitu: panjang link, penambahan pelat sayap tepi beserta konfigurasi pemodelannya, tebal pelat dan kombinasi dengan pengaku badan vertikal. Hasil analisis pada model modifikasi penambahan pelat pengaku tepi dapat meningkatkan kinerja link panjang dibandingkan dengan model link standar pada variabel : daktilitas, kekuatan, disipasi energi dan kekakuan.Abstract. Conducting research in anticipating earthquake damage at building has been developed continuosly. One of it is Eccentrically Braced Frame (EBF) for steel frame. EBF uses link element to absorb earthquake energy. Failure at long type link dominantly is caused by moment which make early failure because of fracture and buckling at the end of link such as in its flange. To tackle the early failure, stiffener at the end of the link has been added. The advantages of it are making easy of workmanship and minimizing the welding effort which can reduce residual stress because of welding process. This study does numerical study by using MSC Nastran/Patran program to measure the performance of long type link for several analysis types. Several parameters have been analyzed such as the length of the link, the edge addition of flange plate with its modeling configuration, the width of the plate, and the combination with vertical body stiffener. This study found that the addition of stiffener at the end of the link has increased the performance of long type link. Finally, the findings of this study are compared with that of standard link model. The variables that are compared between both of long type link and standard link are ductility, strength, energy dissipation and stiffness.
ANALISIS BASE SHEAR STRUKTUR YANG MENGALAMI KERUSAKAN DENGAN CARA THA, CQC DAN SRSS AKIBAT BEBAN GEMPA Musbar Musbar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v3i1.499

Abstract

This study aims to analysis of base shear structure from effects of earth quakes. The methods were used to analysis with damage scenarios as follows: THA, CQC, and SRSS. The damage scenarios simulation was obtained by applying reduced stiffness on a bottom column element of frame. The reduced stiffness of column elements with damage scenarios as follows: 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, and 40%. CAL-91 was used for analysis and for obtaining base shear and frequency of structure. More big damage scenarios to apply at element bottom column of frame that reducing value of frequency and base shear of structure. The method THA only stable until damage scenarios 25%, while method CQC and SRSS stable permanent up to damage scenarios 40%.Key words: base shear, damage scenarios, THA, CQC, SRSS
IDENTIFIKASI KERUSAKAN STRUKTUR BALOK SEDERHANA BERDASARKAN ANALISIS DATA MODAL DINAMIK Musbar Musbar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.490

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengindentifikasikan kerusakan struktur balok dengan menggunakan data modal dinamik ( mode shapes dan frekuensi ) serta membandingkan efektivitas dari metodologi yang diusulkan dengan menerapkannya pada struktur yang sama dan disamping itu, untuk merumuskan metodologi identifikasi kerusakan struktur baru berdasarkan metoda pengujian yang dapat digunakan untuk menaksir kerusakan dari struktur yang ada. Beberapa metode yang diusulkan yaitu; metode berdasarkan perubahan mode shapes dan frekuensi, metode fleksibilitas. Metode-metode yang diusulkan ini mengindentifikasi kerusakan struktur balok berdasarkan beberapa skenario sebagai berikut : kerusakan tunggal ( single ) , ganda ( double ) dan kerusakan banyak ( multiple ) . Simulasi kerusakan awal pada struktur balok adalah dengan memberikan retak dan pengurangan kekakuan pada beberapa elemen balok. Balok dimodelkan sebagai balok Hermitian dengan jumlah diskritisasi sebanyak 15 elemen. Balok yang digunakan mempunyai propertis penampang dan berat jenis yang berbeda. Dua jenis kondisi perletakan digunakan untuk pemodelan yaitu sebagai berikut : balok ( a ) dengan tumpuan sederhana dan balok ( b ) dengan tumpuan jepit -jepit. Metode elemen hingga digunakan untuk menganalisis balok dan untuk menghitung nilai mode shapes dan frekuensi. Metode-metode yang diusulkan seperti perubahan mode shapes dan frekuensi, fleksibilitas mampu mengindentifikasikan lokasi kerusakan dengan baik pada struktur balok sampai dua lokasi kerusakan untuk balok ( a ) dan hanya satu lokasi kerusakan untuk balok ( b ) .Kata kunci : Identifikasi kerusakan, mode shapes, frekuensi, taraf kerusakan
PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON AGROPOLYMER Musbar Musbar; Faisal Rizal; Herri Mahyar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.486

Abstract

Constribution of production PC every year at glasshouse emission continue to experience of increase, estimated about 7% from totalizing the glasshouse emission transmitted to atsmosphere earth. On that account, is very needed the new inventions of concrete technology to produce the friendly environment. Some alternatives among its by making the concrete polymer which materials base natural, be like fly ash and rice husk ash ( RHA ) . this research use the RHA upon which mixture to make the concrete agropolymer. Concrete agropolymer use fixative of silicate sodium condensation mixture, hydroxide sodium and RHA. Variable remain to this research is strength the concrete agropolymer. Free variable consist of the ratio variation water and agropolymer solid that is 0,6 and 0,7, treatment time during 3,7, 14 and 21 day. Temperature treatment of object test at room temperature, each;every variation made by the object test the cube with side of 10 cm counted 5. This research can give the alternative to invention of friendly concrete of environment by exploiting the waste materials natural agricultural produce, but not yet application can at building construction because of strength depress the concrete still lower. Strength depress the obtained by concrete range from 4 - 5 Mpa at the age of concrete of 21 day. It’s needed to do the further research to get the ideal composition of materials concrete agropolimer this so that can be obtained the strength depress the application concrete able to building construction.Keyword : RHA, agropolymer, concrete strength
IDENTIFIKASI KERUSAKAN STRUKTUR BALOK SEDERHANA BERDASARKAN ANALISIS DATA MODAL DINAMIK Musbar Musbar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i1.454

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengindentifikasikan kerusakan struktur balok dengan menggunakan data modal dinamik (mode shapes dan frekuensi) serta membandingkan efektivitas dari metodologi yang diusulkan dengan menerapkannya pada struktur yang sama dan disamping itu, untuk merumuskan metodologi identifikasi kerusakan struktur baru berdasarkan metoda pengujian yang dapat digunakan untuk menaksir kerusakan dari struktur yang ada. Beberapa metode yang diusulkan yaitu; metode berdasarkan perubahan mode shapes dan frekuensi, metode fleksibilitas. Metode-metode yang diusulkan ini mengindentifikasi kerusakan struktur balok berdasarkan beberapa skenario sebagai berikut : kerusakan tunggal (single), ganda (double) dan kerusakan banyak (multiple). Simulasi kerusakan awal pada struktur balok adalah dengan memberikan retak dan pengurangan kekakuan pada beberapa elemen balok. Balok dimodelkan sebagai balok Hermitian dengan jumlah diskritisasi sebanyak 15 elemen. Balok yang digunakan mempunyai propertis penampang dan berat jenis yang berbeda. Dua jenis kondisi perletakan digunakan untuk pemodelan yaitu sebagai berikut : balok (a) dengan tumpuan sederhana dan balok (b) dengan tumpuan jepit-jepit. Metode elemen hingga digunakan untuk menganalisis balok dan untuk menghitung nilai mode shapes dan frekuensi. Metode-metode yang diusulkan seperti perubahan mode shapes dan frekuensi, fleksibilitas mampu mengindentifikasikan lokasi kerusakan dengan baik pada struktur balok sampai dua lokasi kerusakan untuk balok (a) dan hanya satu lokasi kerusakan untuk balok (b). Kata kunci : Identifikasi kerusakan, mode shapes, frekuensi, taraf kerusakan
Analisis Numerik Link Panjang dengan Penambahan Pelat Sayap Tepi terhadap Peningkatan Kinerja Struktur Rangka Baja Berpengaku Eksentrik Musbar Musbar; Bambang Budiono; Herlien D. Setio; Dyah Kusumastuti
Jurnal Teknik Sipil Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2015.22.1.1

Abstract

Abstrak. Mengantisipasi kerusakan bangunan akibat gaya gempa, banyak model konstruksi bangunan yang terus dikembangkan dan diteliti hingga sekarang, salah satunya struktur bangunan rangka baja berpengaku eksentrik yang menggunakan elemen link sebagai bagian elemen struktur yang berfungsi untuk menyerap energi gempa. Kegagalan pada link panjang yang lebih dominan disebabkan oleh momen menyebabkan terjadinya kegagalan yang lebih awal akibat fraktur dan tekuk pada zona di ujung "“ ujung link terutama pada sayap. Untuk mengatasi kegagalan awal yang lebih cepat, maka dilakukan inovasi dengan menambah pengaku sayap pada tepi link. Penambahan pelat pengaku sayap tepi pada link panjang mempunyai beberapa keuntungan diantaranya; kemudahan dalam pengerjaan dan pengelasan yang minimal sehingga mengurangi pengaruh tegangan sisa akibat proses pengelasan. Penelitian ini mengkaji secara numerik dengan menggunakan perangkat lunak MSC Nastran/Patran terhadap kinerja link panjang untuk beberapa variasi model link yang dianalisis. Parameter yang dianalisis meliputi variasi yaitu: panjang link, penambahan pelat sayap tepi beserta konfigurasi pemodelannya, tebal pelat dan kombinasi dengan pengaku badan vertikal. Hasil analisis pada model modifikasi penambahan pelat pengaku tepi dapat meningkatkan kinerja link panjang dibandingkan dengan model link standar pada variabel : daktilitas, kekuatan, disipasi energi dan kekakuan.Abstract. Conducting research in anticipating earthquake damage at building has been developed continuosly. One of it is Eccentrically Braced Frame (EBF) for steel frame. EBF uses link element to absorb earthquake energy. Failure at long type link dominantly is caused by moment which make early failure because of fracture and buckling at the end of link such as in its flange. To tackle the early failure, stiffener at the end of the link has been added. The advantages of it are making easy of workmanship and minimizing the welding effort which can reduce residual stress because of welding process. This study does numerical study by using MSC Nastran/Patran program to measure the performance of long type link for several analysis types. Several parameters have been analyzed such as the length of the link, the edge addition of flange plate with its modeling configuration, the width of the plate, and the combination with vertical body stiffener. This study found that the addition of stiffener at the end of the link has increased the performance of long type link. Finally, the findings of this study are compared with that of standard link model. The variables that are compared between both of long type link and standard link are ductility, strength, energy dissipation and stiffness.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA JEMBATAN RANGKA BAJA TIPE WARREN, PRATT DAN HOWE Musbar Ibrahim
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v14i2.2937

Abstract

Jembatan  rangka baja tipe warren lebih sering digunakan daripada tipe lainnya, sehingga diperlukan analisis untuk membandingkan penggunaan jembatan dengan tipe lain. Analisis perbandingan kinerja jembatan rangka baja ini bertujuan untuk mengetahui kinerja jembatan rangka baja berdasarkan nilai Demand Capacity Ratio (DCR) dan nilai lendutan jembatan rangka baja tipe warren, pratt dan howe. Dimensi jembatan dengan panjang bentang 50 m, lebar 9,13 m dan tinggi 6,37 m dipilih berdasarkan gambar standar Pedoman Bina Marga No:07/BM/2005. Peraturan yang digunakan dalam analisis ini adalah SNI 1725:2016, SNI 2833:2016 dan SNI 03-1729-2002, sedangkan untuk perhitungan analisis struktur digunakan software SAP2000 v.14. Hasil perhitungan nilai DCR maksimum pada jembatan tipe warren sebesar 0,934, tipe pratt dan tipe howe  sebesar 1,231. Lendutan pada jembatan tipe warren sebesar 0,097 m, tipe pratt sebesar 0,107 m dan howe sebesar 0,095 m. Hasil analisis menunjukkan bahwa jembatan rangka baja tipe warren memiliki kinerja jembatan rangka baja terbaik dibandingkan dengan jembatan rangka baja tipe pratt dan tipe howe.
Strategi Penguatan Pendidikan Karakter Pada Perguruan Tinggi Ajeng Wulansari; Siti Munawaro; Musbar Ibrahim; Jedithjah Naapia Tamedi Papia; Syafruddin Syafruddin; Anggitya Alfiansari
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3486

Abstract

The challenges of education in this millennial era, especially in Indonesia, do not only refer to the classic problems of equalization and fulfillment of access, infrastructure and education financing, but also talk about the quality of graduates who must have qualified intellect in their fields while having high morality. Seeing these conditions, the availability of human resources with character is a very important need. This is done to prepare for global challenges and the nation's competitiveness, universities must be able to prepare a generation that has the ability and good character, thus the strategy of strengthening character education in learning carried out in lectures requires an integrated plan. The implementation of character education along with its monitoring and evaluation must also be prepared as optimally as possible. the concept of character education programmatically with a strategy that is mupuni such as the strategy of moral knowing, moral knowing, moral modeling, moral feeling ang loving, moral acting, punishment, habituation.
Analisis Indek Kegagalan Link Panjang Standar dan Modifikasi pada Struktur EBF Musbar; Khairul Miswar; Hanif; Zulfikar
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid failure of long links in EBF structures occurs at the ends of the links due to the influence of the dominant moment. The use of long links is still very relevant due to the large space openings and meeting the AISC 341 requirements is very easy compared to other links. One of the efforts made to overcome this weakness is to increase the stiffness at the ends of the standard long links. The design of the perforated plate aims to reduce the influence of residual stresses due to wider welds and to control the critical variables. The control arm with the confirmation holes is called the modified control arm. The numerical test variables for the modified long link specimens were the plate thickness (ts) and the vertical distance from the flanges to the edge of the hole in the stiffener plate (Th). The research was carried out numerically to determine the criteria for the initiation of ductile fracture based on the performance indicators of the test specimens using the comparison of failure index and PEEQ index values. The results showed that the initiation of fracture in the flanges at the ends of the beam can be delayed by the addition of double-edged stiffener plates, this can be seen from the decrease in MRI and PEEQ index values in the critical zone of the modified long beam test specimen compared to the standard long beam.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI SOFTWARE PTC MATHCAD PRIME UNTUK LULUSAN JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE Musbar, Musbar; Miswar, Khairul; Muhyi, Abdul; Riyadhsyah, Riyadhsyah; Bahri, Syamsul
Jurnal Vokasi Vol 6, No 3 (2022): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i3.3300

Abstract

Kemampuan lulusan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe  (JTS PNL) dalam menggunakan aplikasi perhitungan analisis rekayasa secara cepat dan tepat masih dirasakan kurang. Sebagian besar Perhitungan masih menggunakan aplikasi MS Excell yang mempunyai keterbatasan untuk memasukkan formula – formula yang komplek. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengatasi permasalahan mitra dalam bidang perhitungan rekayasa berbasis neumerik dengan menggunakan aplikasi PTC Mathcad Prime. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari penuh yang bertempat di Laboratorium Struktur Jurusan Teknik Sipil PNL dengan jumlah peserta sebanyak 5 orang. Materi pelatihan secara umum terbagi dalam 6 modul latihan, yaitu: mempelajari bagaimana menggunakan ribbon dan help, memasukkan dan mengedit persamaan matematika, menentukan dan evaluasi variabel dan fungsi, menyisipkan dan kerjakan dengan vektor dan matriks, membuat dan format plot dan menyesuaikan dan format lembar kerja. Peserta belum pernah menggunakan aplikasi tersebut sebelumnya, sehingga kemampuan dasar peserta sangat kurang. Setelah pelatihan peserta sudah mampu menggunakan aplikasi dan mengembangkannya dalam berbagai analisis matematika dan rekayasa secara mandiri