cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2010)" : 12 Documents clear
MANAJEMEN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN B.ACEH-MEDAN CUNDA-LHOKSEUMAWE Rosalina Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.483

Abstract

Suatu ruas jalan agar dapat memberi pelayanan yang baik (memuaskan) bagi pemakainya, maka volume pelayanannya harus lebih rendah dari kapasitasnya, hal ini dikarenakan kapasitas ruas jalan sangat dipengaruhi oleh kapasitas persimpangan yang ada pada jalan tersebut. Pemakai jalan itu sendiri kurang sadar akan tingkat volume itu sendiri, tetapi mereka merasakan akibat dari berjejalnya lalu lintas dari kemudahan untuk pergerakan dengan kecepatan tertentu, kenyamanan, ekonomisnya perjalanan dan keselamatan. Berdasarkan hal tersebut , maka dilakukan penelitian pada ruas jalan Banda Aceh-Medan tepatnya pada simpang Selat Malaka untuk mengetahui tingkat pelayanan pada persimpangan dan arus lalu lintas persimpangan. Berdasarkan hasil perhitungan pada jam-jam sibuk arus lalu lintas sudah tidak stabil, nilai derajat kejenuan didapat 1,18 lebih besar dari yang disyaratkan 0,85. Hal tersebut berdasarkan variasi dalam operasional yang disebabkan oleh perubahan kapasitas. Sehingga pada persimpangan tersebut perlu pengaturan simpang dengan perencanaan waktu siklus. Berdasarkan arus lalu lintas dengan metode Webster maka direncanakan dua fase dengan waktu siklus 63 detik. Kata-kata kunci: waktu siklus, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan
STUDI DURABILITAS ASPAL BETON TERHADAP INFILTIRASI AIR LAUT Syaifuddin Syaifuddin
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.488

Abstract

Lapisan permukaan jalan dari aspal beton diharapkan mempunyai keawetan terhadap pengaruh perubahan cuaca, air, suhu serta mempunyai ketahanan terhadap gesekan ban kendaraan selama masa layannya. Penelitian ini dilakukan mengingat beberapa ruas jalan di Aceh yang berada dekat dengan tepi pantai mengalami kerusakan lebih awal dibandingkan dengan aspal beton yang jauh dari pantai. Material yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari agregat batu pecah dan filler abu batu dari stone crusher PT Abad Jaya, aspal penetrasi 60/70 yang sifat-sifat fisisnya memenuhi persyaratan. Air laut yang digunakan untuk perendaman adalah air laut yang berasal dari Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, dengan nilai salinitas 22,8‰. Durabilitas campuran aspal beton yang dipilih adalah untuk untuk lalu lintas berat atau 2 x 75 tumbukan. Nilai durabilitas dengan variasi perendaman dengan menggunakan air laut selama 1 hari; 3 hari; 5 hari dan 7 hari akan dibandingkan dengan nilai marshall standar dengan rendaman 1 x 24 jam. Dari pengujian marshall yang menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan variasi kadar aspal 5%; 5,5%; 6%; 6,5% dan 7% diperoleh kadar aspal optimum 5,2%. Selanjutnya nilai durabilitas dengan rendaman standar 1 x 24 jam sebesar 1369,69 kg, sedangkan pada variasi perendaman air laut untuk 1 hari sebesar 1217,69 kg; 3 hari sebesar 1211,11 kg; 5 hari sebesar 990,17 kg dan 7 hari sebesar 929,46 kg. Lebih lanjut disimpulkan bahwa campuran aspal beton yang direndam dengan air laut semakin rendah nilai durabilitasnya dibandingkan dengan campuran aspal beton dengan rendaman standar 1 x 24 jam.Kata-kata kunci: durabilitas, marshall, salinitas.
EVALUASI KEKUATAN DAN METODE PERBAIKAN STRUKTUR BETON PADA GEDUNG PASCA KEBAKARAN Faisal Rizal
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.493

Abstract

Jika pada sebuah gedung yang terbuat dari struktur beton terbakar, maka daya layan dari struktur bangunan tersebut akan berkurang. Sebenarnya beton adalah sejenis bahan konstruksi tahan api. Namun jika sebuah beton dipanaskan di lebih dari 5000 C, degradasi kekuatan yang signifikan akan terjadi ( hingga 50% ) . Kekuatan degradasi terjadi karena proses dekomposisi CSH yang terurai menjadi CaO dan SiO2,. Hal ini juga dapat terjadi karena perbedaan nilai sublimasi antara agregat dan pasta semen yang dapat merusak zona antar muka, maka kekuatan yang koheren antara agregat akan menurun. Namun tidak berarti bahwa ketika sebuah gedung terbakar maka gedung ini tidak dapat digunakan lagi. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan teknologi perbaikan yang tepat. Ada beberapa metode repair dan retrofit yang dapat digunakan untuk merehabilitasi gedung yang terbuat dari beton pasca terbakar. Metode-metode tersebut adalah metode coating, metode injeksi dan metode prepacked concrete. Namun, dalam memilih metode mana yang tepat maka tingkat kerusakan struktur beton yang harus dianalisa terlebih dahulu untuk dipertimbangkan.Kata-kata kunci: beton pasca terbakar, metode perbaikan, rehabilitasi
ANALISIS KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM ANTAR PROVINSI MENGGUNAKAN BUS ( Studi Kasus: Trayek Lhokseumawe - Medan) Gustina Fitri
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.484

Abstract

Angkutan umum mempunyai peranan yang sangat penting bagi pergerakan arus lalu lintas dan merupakan salah satu unsur yang turut menentukan perkembangan sosial dan ekonomi suatu wilayah perkotaan. Fenomena munculnya berbagai moda transportasi menyebabkan masyarakat dapat memilih alternatif pemilihan pelayanan yang paling efektif dan efisien untuk melakukan perjalanan antar provinsi dengan angkutan bus, juga dibarengi oleh pertumbuhan jumlah penduduk dan aktifitas yang mereka lakukan. Penelitian ini dilakukan di terminal Cunda Lhokseumawe selama 3 hari, pagi jam 08:30-10:00 WIB dan malam jam 22:00-24:00 WIB dengan jumlah sampel 80 sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan angkutan bus antar pronvinsi ditinjau dari jumlah tempat duduk, waktu antara ( headway ) , permindahan moda, faktor muat ( load factor ) , waktu perjalanan, biaya perjalanan, keamanan dan kenyamanan berdasarkan Standarisasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan persepsi penumpang. Untuk mengetahui persepsi para pengguna jasa angkutan bus antar provinsi dianalisis dengan metode Importance-Performance Analysis ( IPA ) agar diketahui kinerja pelayanan angkutan bus dari sudut pandang penumpang. Berdasarkan hasil penelitian dengan standar operasi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dari variabel jumlah tempat duduk dengan hasil sedang, waktu antara ( headway ) dengan hasil baik, perpindahan moda dengan hasil baik, faktor muat ( load factor ) dengan hasil sedang, waktu perjalanan dengan hasil baik, biaya perj alan dengan hasil baik. Sedangkan berdasarkan penilaian masyarakat dari variabel jumlah tempat duduk dengan hasil baik, waktu antara ( headway ) dengan hasil buruk, faktor muat ( load factor ) dengan hasil baik, waktu perjalanan dengan hasil sedang, biaya perjalan dengan hasil baik, kinerja operasional dengan hasil baik.Kata-kata kunci: bus, headway, kinerja pelayanan, load factor, Importance Performance Analysis ( IPA )
ANALISIS FORMULASI KEKASARAN HIDROLIK TERHADAP PARAMETER LEBAR DAN KEDALAMAN SUNGAI Kr. KEUREUTO ACEH UTARA Fauzi A. Gani
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.489

Abstract

Pola aliran suatu sungai tergantung dari kondisi topografi, geologi, iklim, vegetasi yang terdapat di dalam DAS yang bersangkutan. Secara keseluruhan kondisi tersebut akan menentukan karakteristik, bentuk serta pola aliran suatu sungai. Sungai Krueng Keureuto terletak di Kabupaten Aceh Utara, memiliki luas tangkapan  931 km2. Sungai ini tergolong dalam tipe cabang kipas dengan beberapa anak sungai diantaranya Krueng Pirak, Krueng Ceku, Alu Leuhop, Krueng Kreh, Krueng Peuto dan Alu Gunto. Keenam anak sungai ini memberikan kontribusi aliran ke dalam alur sungai Krueng Keureuto yang menyebabkan puncak banjir yang tinggi di daerah hilir sungai. Banjir ini diperkirakan penyebabnya adalah kapasitas tampang salurannya tidak mencukupi untuk mengalirkan debit banjir pada daerah-daerah pengalirannya.Kata-kata kunci: taraf aliran, lebat dan kedalaman aliran
ANALISA PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER PADA LAPISAN TIPIS ASPAL PASIR Miswar Miswar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.494

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan lapisan tipis aspal pasir ( latasir ) menggunakan agregat alam dari Sungai Krueng Tingkeum dengan campuran abu ampas tebu sebagai filler pengganti. Pengujian awal dilakukan terhadap variasi kadar aspal 5%; 5.5%; 6%; 6.5%; 7%; dengan masing-masing 3 benda uji pada setiap variasi untuk mendapatkan kadar aspal optimum yang dipadatkan dengan 2x 75 tumbukan dan buat lagi 3 benda uji untuk mendapatkan stabilitas Marshall. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe diperoleh kadar aspal optimum sebesar 3,91% yang menghasilkan density sebesar 2,307 gr/cm3 dengan stabilitas 563,342 kg. Dari hasil penelitian tersebut, maka agregat dari Krueng Tingkem tidak dapat digunakan untuk lalu lintas berat, karena nilai stabilitasnya lebih kecil dari persyaratan lalu lintas berat yaitu 750 kg.Kata-kata kunci: latasir, stabilitas Marshall
ANALISA TINGKAT PELAYANAN SIMPANG TAK BERSINYAL TIPE T DENGAN METODE HCM 2000 ( Studi Kasus jalan Merdeka Barat Kota Lhokseumawe ) Hanafiah Hanafiah
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.485

Abstract

Lhokseumawe city is the capital of Lhokseumawe City Government as well as the center of trade activities, education and social and culture which every day passed throught by the traffic flow from the surrounding areas. As a result of several potential intersections would be conflict and prone jammed. One of the conflict-prone locations is at the intersection of Jalan Merdeka Barat -Jaya Sakti. This conflict cousted by no traffic signs provided there geometric condition of intersection is not standard, so that during the rush hours tends to be congestion. In connection to these problems, this study tried to analyze performance of the intersection as traffic management solutions to overcome bottlenecks in the area of Jalan Merdeka Barat intersection. Survey data acquisition in the third crossing arm were done by recording the movement of traffic with a handy cam records for 3 days, during rush hours in the morning, afternoon and evening. The results of the analysis method on the condition of existing HCM 2000, the amount of delay on the Eastern arm 19.75 ses/smp, located at the level of service C, the delay arm west and south 30.76 sec/smp, located at the level peleyanan D. Alternative approach road widening the Jalan Jaya Jaya Sakti to 7 meters and Jalan Merdeka Barat to 14 meters, 4-lane 2-way use can reduce the median performace of intersection.Keywords: intersection fermormance, traffic flow, capacity, degree of saturation
IDENTIFIKASI KERUSAKAN STRUKTUR BALOK SEDERHANA BERDASARKAN ANALISIS DATA MODAL DINAMIK Musbar Musbar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.490

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengindentifikasikan kerusakan struktur balok dengan menggunakan data modal dinamik ( mode shapes dan frekuensi ) serta membandingkan efektivitas dari metodologi yang diusulkan dengan menerapkannya pada struktur yang sama dan disamping itu, untuk merumuskan metodologi identifikasi kerusakan struktur baru berdasarkan metoda pengujian yang dapat digunakan untuk menaksir kerusakan dari struktur yang ada. Beberapa metode yang diusulkan yaitu; metode berdasarkan perubahan mode shapes dan frekuensi, metode fleksibilitas. Metode-metode yang diusulkan ini mengindentifikasi kerusakan struktur balok berdasarkan beberapa skenario sebagai berikut : kerusakan tunggal ( single ) , ganda ( double ) dan kerusakan banyak ( multiple ) . Simulasi kerusakan awal pada struktur balok adalah dengan memberikan retak dan pengurangan kekakuan pada beberapa elemen balok. Balok dimodelkan sebagai balok Hermitian dengan jumlah diskritisasi sebanyak 15 elemen. Balok yang digunakan mempunyai propertis penampang dan berat jenis yang berbeda. Dua jenis kondisi perletakan digunakan untuk pemodelan yaitu sebagai berikut : balok ( a ) dengan tumpuan sederhana dan balok ( b ) dengan tumpuan jepit -jepit. Metode elemen hingga digunakan untuk menganalisis balok dan untuk menghitung nilai mode shapes dan frekuensi. Metode-metode yang diusulkan seperti perubahan mode shapes dan frekuensi, fleksibilitas mampu mengindentifikasikan lokasi kerusakan dengan baik pada struktur balok sampai dua lokasi kerusakan untuk balok ( a ) dan hanya satu lokasi kerusakan untuk balok ( b ) .Kata kunci : Identifikasi kerusakan, mode shapes, frekuensi, taraf kerusakan
PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON AGROPOLYMER Musbar Musbar; Faisal Rizal; Herri Mahyar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.486

Abstract

Constribution of production PC every year at glasshouse emission continue to experience of increase, estimated about 7% from totalizing the glasshouse emission transmitted to atsmosphere earth. On that account, is very needed the new inventions of concrete technology to produce the friendly environment. Some alternatives among its by making the concrete polymer which materials base natural, be like fly ash and rice husk ash ( RHA ) . this research use the RHA upon which mixture to make the concrete agropolymer. Concrete agropolymer use fixative of silicate sodium condensation mixture, hydroxide sodium and RHA. Variable remain to this research is strength the concrete agropolymer. Free variable consist of the ratio variation water and agropolymer solid that is 0,6 and 0,7, treatment time during 3,7, 14 and 21 day. Temperature treatment of object test at room temperature, each;every variation made by the object test the cube with side of 10 cm counted 5. This research can give the alternative to invention of friendly concrete of environment by exploiting the waste materials natural agricultural produce, but not yet application can at building construction because of strength depress the concrete still lower. Strength depress the obtained by concrete range from 4 - 5 Mpa at the age of concrete of 21 day. It’s needed to do the further research to get the ideal composition of materials concrete agropolimer this so that can be obtained the strength depress the application concrete able to building construction.Keyword : RHA, agropolymer, concrete strength
STUDI PENGGUNAAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT UNTUK FILLER LAPISAN PONDASI ATAS PERKERASAN JALAN Mulizar Mulizar; Rosalina Rosalina
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v2i2.491

Abstract

Penggunaan abu cangkang kelapa sawit untuk filler lapisan pondasi atas jalan ini bertujuan untuk mempelajari kemungkinan peningkatan kualitas campuran material dengan menggunakan nilai CBR sebagai parameter utama. Penelitian meliputi pengujian sifat-sifat fisis agregat uji pemadatan dan uji CBR. Filler yang digunakan adalah abu cangkang sawit dan abu batu sebagai pembanding. Persentase perbandingan abu batu dan abu cangkang kelapa sawit sebesar 100% : 0, 50% : 50%, dan 0 : 100%. Pengukuran kemampuan daya dukung menggunakan alat CBR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada filler abu batu 100% CBR-nya 42,82%, abu batu 50% abu cangkang 50% CBR 39,37% dan abu cangkang kelapa sawit 100% CBR 35,41%. Nilai CBR berkurang seiring penambahan filler abu cangkang sawit. Persentase penurunan terbesar terjadi pada 100% filler abu cangkang sawit yaitu 17,305% dibandingkan menggunakan filler abu batu 100%.Kata-kata kunci: abu cangkang kelapa sawit, filler, CBR

Page 1 of 2 | Total Record : 12