cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya Jalan Peta No. 177 Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Hexagro
ISSN : 25492691     EISSN : 26863316     DOI : -
HEXAGRO is scientific periodical publication on agribusiness and rural development issue as a media for information dissemination of research result for lecturer, researcher, and practitioner. The journal publishes several topics, such as Agricultural Marketing and Trade, Agricultural Policy and Development, Agricultural Financing, and Agricultural Business and Entrepreneurship. HEXAGRO is published by LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya associated with department agribusiness of Perjuangan University of Tasikmalaya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
MODEL PENGENDALIAN SUPPLY (PENAWARAN) TEMBAKAU MADURA PADA SUBSISTEM HULU SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PENURUNAN TINGKAT KONSUMSI ROKOK Mohammad Saedy Romli; nfn Iswahyudi; nfn Ahmad; Kustiawati Ningsih
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.278

Abstract

Komoditas tembakau mempunyai nilai ekonomis tinggi serta merupakan sumber pendapatan petani, penerimaan pemerintah dari dalam negeri dan penyerapan tenaga kerja. Konsumsi per kapita rokok  meningkat 4,3 persen per tahun meskipun disisi lain industri rokok selalu dihadapkan pada kampanye pengurangan konsumsi rokok dengan alasan kesehatan. Penelitian ini bertujuan membuat model pengendalian penawaran tembakau Madura sebagai upaya mendukung pengurangan konsumsi rokok. Data yang digunkan adalah data cross section  dengan total sampel sebanyak 180 orang. Model pengendalian penawaran tembakau diestimasi dengan fungsi produksi cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas penawaran terhadap harga output sebesar 0,83, elastisitas penawaran terhadap harga bibit sebesar -0,18, elastisitas penawaran terhadap harga tenaga kerja sebesar -0,23, elastisitas penawaran terhadap harga pupuk sebesar -0,22 dan elastisitas penawaran terhadap harga pengairan sebesar -0,60. Sehingga dapat disimpulkan bahwa harga output merupakan faktor penentu utama dalam penawaran tembakau Madura. Kata kunci: model pengendalian supply, tembakau madura
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BUAH SEMANGKA DI GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) TANI MAKMUR DI DESA CABEAN KECAMATAN DEMAK KABUPATEN DEMAK Ali Mahmud Mustofa; Bambang Mulyatno; nfn Mukson
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif dengan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal pada pemasaran buah semangka di Gapoktan Tani Makmur Desa Cabean, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Matriks IFE, Matriks EFE, Matriks IE, Analisis SWOT dan Matriks QSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 7 strategi alternatif yang bisa diterapkan Gapoktan dalam memperbaiki sistem pemasaran buah semangka. Berdasarkan hasil Matriks QSP diperoleh prioritas strategi sebagai berikut: Menjalin kerjasama dengan perusahaan terkait pemasaran dan produksi, pembentukan koperasi dan Bidang Pemasaran Gapoktan, mempertahankan dan meningkatkan produk Gapoktan, melakukan segmentasi produk, melakukan kerjasama dengan pemerintah, membentuk forum diskusi antar Gapoktan dan pemilihan waktu dalam penjualan. Kata kunci: gapoktan, semangka, strategi pemasaran
HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN DENGAN KEBERHASILAN PESERTA PELATIHAN TEKNIS BAGI PENYULUH PERTANIAN Yunita Tri Suci; Ahmad Syariful Jamil
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.279

Abstract

Kepuasan peserta merupakan salah satu faktor yang harus diwujudkan oleh suatu lembaga pelatihan khususnya dalam rangka untuk menjaga keberlanjutannya. Penyelenggara pelatihan memiliki urgensi untuk dapat melakukan evaluasi secara terus menerus terhadap pelatihan yang telah diadakan, sebagai bentuk upaya untuk memperbaiki layanannya. Oleh karena itu, tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat kepuasan pelayanan dengan keberhasilan teknis bagi penyuluh pertanian di Balai Pelatihan Pertanian Jambi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data cross section, dimana responden dalam studi ini adalah penyuluh pertanian yang mengikuti pelatihan teknis di Balai Pelatihan Pertanian Jambi dari bulan Januari hingga Juni 2019. Statistika deskriptif, dependent t test dan uji korelasi Spearman digunakan untuk menjawab tujuan studi ini. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan teknis bagi penyuluh pertanian didapatkan hasil baik dengan rata-rata persentase sebesar 81.34%. Hasil dependent t test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pre-test dan post-test pada taraf nyata 5%. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan tersebut. Selain itu, hasil korelasi spearman menunjukkan bahwa hanya hubungan positif antara tingkat kepuasan materi dengan keberhasilan signifikan secara statistik pada taraf nyata 10%.  Hasil tersebut mengindikasikan bahwa materi yang dikemas dalam pelatihan harus lebih disesuaikan lagi terhadap kebutuhan dari peserta pelatihan. Dengan kata lain, penyelenggara pelatihan perlu melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan secara sistematis dengan mengedepankan kebutuhan khsusnya bagi peserta pelatihan. Dengan tingginya tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap materi pelatihan diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta pelatihan untuk meningkatkan keberhasilannya.  Kata Kunci: evaluasi, keberhasilan, kepuasan, pelatihan
UPAYA MICROFINANCE DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN NASIONAL DI ERA DIGITAL (STUDI KASUS DI KOPERASI SYARIAH BMT BINA UMMAT SEJAHTERA LAMONGAN) Eny Lathifah
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.276

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana peran dan upaya BMT Bina Ummat Sejahtera Paciran menjalankan visi dan misinya; untuk mengetahui peran BMT microfinance dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta mampu bersaing di era digital serta bagaimana Micofinance ini mengupayakan dan merealisasika kesejahteraan di era digital ini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dimana data perusahaan dianalisis kemudian dibandingkan dengan teori untuk menghasilkan sistem dan metode yang baik dalam pengambilan keputusan. Metode keabsahan data menggunakan tekhnik triangulasi. Hasil penelitian adalah BMT Bina Ummat Sejahtera Paciran memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya dengan pemberdayaan usaha mikro kecil dan memberikan dampingan terhadap anggota melalui batuan penguatan bagi usaha mikro agar menjadi usaha yang tangguh dan mandiri, fasilitas dengan standar financial tehnologi (Fintech) bisa dirasakan masyarakat di era digital ini dengan memberikan pelayanan yang terbaik berupa Mobile Banking (ATM). Kata Kunci: Bina Ummat Sejahtera (BUS), Era Digital Kesejahteraan dan Microfinance.
POLA SALURAN PEMASARAN DAN FARMER’S SHARE JAMBU AIR CV CAMPLONG nfn Iswahyudi; nfn Sustiyana
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.277

Abstract

Buah jambu air cv Camplong merupakan komoditi lokal unggulan Kabupaten Sampang. Untuk meningkatkan dayasaing produk lokal, tidak hanya dari sisi kualitas dan kuantitasnya tetapi perlu dikaji dari aspek pemasarannya. Pada pemasaran komoditi jambu air cv camplong belum diketahui saluran pemasaran yang paling efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pola saluran pemasaran dan farmer’s share buah jambu air cv camplong di Kabupaten Sampang. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive yaitu Desa Taddan Kecamatan Camplong. Penentuan responden menggunakan metode snowball sampling terdiri dari petani, pengumpul dan pedagang. Metode analisis menggunakan deskriptif dengan didukung perhitungan farmer’s share. Hasil penelitian ini adalah tiga pola saluran ambu air cv camplong yaitu (1) Petani – pengumpul kecil – pedagang  besar dalam provinsi – pedagang pengecer dalam provinsi – pengecer – konsumen. (2) Petani – pengumpul  dalam desa –pedagang besar provinsi – supermarket – konsumen.(3) Petani – pengecer – konsumen. Nilai Farmer Share’s yang tergolong efisien berada pada saluran pemasaran 1 (50%) dan  saluran pemasaran 3 (80%), sedangkan pada saluran pemasaran 2 tergolong tidak efisien (34,78%). Diantara ketiga saluran pemasaran tersebut yang paling efisien dan direkomendasikan pada penelitian ini adalah saluran pemasaran 3 karena mempunyai nilai farmer’s share yang paling tinggi yaitu sebesar 80%. Kata kunci: Distribusi, Farmer’s Share, Jambu Air
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI PT. BANK BNI SYARIAH CABANG JAKARTA BARAT Atika Dyah Perwita
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.280

Abstract

BNI Syariah sebagai Bank Umum Syariah berkomitmen untuk memenuhi dan menyempurnakan rencana pengembangan SDM dari waktu ke waktu untuk menunjang kinerja dan layanan yang terbaik kepada para stakeholder serta mewujudkan world class human capital. Hal ini tentunya menuntut adanya kinerja yang tinggi dari para pegawai untuk dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik. Usaha organisasi untuk meningkatkan produktivitasnya baik dalam aspek finansial maupun non finansial mengalami berbagai hambatan, salah satunya adalah penurunan kinerja karyawan yang disebabkan oleh penurunan tingkat motivasi karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor motivasi yang paling berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Teknik pengumpulan data menggunakan data laporan tahunan perusahaan, wawancara dan kuisioner dengan skala semantic differential. Responden pada penelitian ini adalah seluruh. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil analisis pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap kinerja menunjukkan bahwa motivator tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Satu-satunya faktor yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai adalah hygiene factor. Indikator yang paling dominan dalam merefleksikan hygiene factor dalam membangun kinerja pegawai adalah kondisi kerja dan prosedur perusahaan. Kata kunci: Hygiene Factor, Kinerja, Motivasi Ekstrinsik, Motivasi Intrinsik, Motivator

Page 1 of 1 | Total Record : 6