Articles
ANALISIS SUPPLY CHAIN DAN EFISIENSI PEMASARAN GULA SIWALAN (Studi Kasus Di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep)
Sustiyana, Sustiyana;
Syafrial, Syafrial;
Purnomo, Mangku
Habitat Vol 24, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.008 KB)
Siwalan atau yang sering disebut tal dan bernama latin Borassus flabellifer L. merupakan salah satu produk perkebunan unggulan daerah yang berada di Kabupaten Sumenep yang sangat berpotensi untuk dikembangkan terutama dari hasil niranya yang dijadikan bahan baku pembuatan gula siwalan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menganalisis kondisi rantai pasokan gula siwalan di Kabupaten Sumenep, 2) Menganalisis efisiensi pemasaran pada rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep, dan 3) Menganalisis kinerja rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep dengan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok gula siwalan yang menyangkut aliran barang, aliran informasi, dan aliran uang di daerah penelitian termasuk dalam kategori baik.Pada aliran barang, margin terbesar terletak pada saluran pemasaran 1 dengan jumlah Rp 1,700.00 dan sebagian besar gula siwalan yang dihasilkan produsen dijual kepada pihak pengumpul sebanyak 87 persen.Peningkatan kinerja rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep yang dijadikan prioritas pertama adalah adalah proses pengadaan (0.362), atribut biaya (0.290), dan indikator siklus cash to cash (0.299). Saluran pemasaran 1 memiliki nilai indeks efisiensi pemasaran terendah yaitu sebesar 4.5, sedangkan saluran pemasaran 3 mempunyai nilai indeks efisiensi pemasaran tertinggi dengan nilai 95.65. Kata Kunci: Rantai Pasok, Supply Chain Operations Reference (SCOR), Analytic Hierarchy Process (AHP), Efisiensi Pemasaran.
POLA SALURAN PEMASARAN DAN FARMER’S SHARE JAMBU AIR CV CAMPLONG
nfn Iswahyudi;
nfn Sustiyana
Hexagro Journal Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36423/hexagro.v3i2.277
Buah jambu air cv Camplong merupakan komoditi lokal unggulan Kabupaten Sampang. Untuk meningkatkan dayasaing produk lokal, tidak hanya dari sisi kualitas dan kuantitasnya tetapi perlu dikaji dari aspek pemasarannya. Pada pemasaran komoditi jambu air cv camplong belum diketahui saluran pemasaran yang paling efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pola saluran pemasaran dan farmer’s share buah jambu air cv camplong di Kabupaten Sampang. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive yaitu Desa Taddan Kecamatan Camplong. Penentuan responden menggunakan metode snowball sampling terdiri dari petani, pengumpul dan pedagang. Metode analisis menggunakan deskriptif dengan didukung perhitungan farmer’s share. Hasil penelitian ini adalah tiga pola saluran ambu air cv camplong yaitu (1) Petani – pengumpul kecil – pedagang besar dalam provinsi – pedagang pengecer dalam provinsi – pengecer – konsumen. (2) Petani – pengumpul dalam desa –pedagang besar provinsi – supermarket – konsumen.(3) Petani – pengecer – konsumen. Nilai Farmer Share’s yang tergolong efisien berada pada saluran pemasaran 1 (50%) dan saluran pemasaran 3 (80%), sedangkan pada saluran pemasaran 2 tergolong tidak efisien (34,78%). Diantara ketiga saluran pemasaran tersebut yang paling efisien dan direkomendasikan pada penelitian ini adalah saluran pemasaran 3 karena mempunyai nilai farmer’s share yang paling tinggi yaitu sebesar 80%. Kata kunci: Distribusi, Farmer’s Share, Jambu Air
Evaluasi Risiko Dalam Rantai Pasok Cabai Di Kabupaten Sumenep
Sustiyana Sustiyana;
Iswahyudi Iswahyudi
Jurnal Hexagro Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36423/hexagro.v4i2.470
Setiap komoditi pertanian mempunyai risikonya tersendiri, terutama pada komoditi strategis yang mempunyai daya beli tinggi seperti komoditi cabai. Risiko dialami oleh tiap stakeholder yang berperan dalam rantai pasok mulai dr produsen, pedagang, hingga ke konsumen, sehingga keberagaman risiko tersebut perlu dikaji secara komprehensif. Dalam penelitian ini menggunakan metode purposive dengan analisis deskriptif kualitatif dengan teknik brainstorming dalam Focus Group Discussion pada stakeholder terkait. Berdasarkan hasil penelitian risiko tertinggi dialami oleh petani yaitu sebesar 41%, pengepul 16%, pedagang besar 23%, pedagang eceran 13%, dan konsumen 7%.
Evaluasi Mutu Gabah Pamekasan Madura Jawa Timur
Iswahyudi Iswahyudi;
Sustiyana Sustiyana;
Lia Kristiana
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 5 No 2 (2018): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.723 KB)
|
DOI: 10.33084/daun.v5i2.464
Pamekasan Regency is one of the rice-producing areas in Madura. The problem which is the main subject of this research is how the quality of farmer grain quality in Pamekasan Regency. The study aimed to analyze the quality of Pamekasan Regency grain. This type of research is descriptive - quantitative, namely the type of research that combines quantitative and qualitative research. The analysis states that Pamekasan grain has a quantitative percentage of an empty grain of 0.9%, 3.2% green/lime grains, 18.6% yellow/damaged grains, and 0.3% red grains. It also fulfills the requirements for grain quality qualitative consisting of four characters, namely: 1) free of pests and diseases, 2) free of foul odors, acids and other odors, 3) free of chemicals and residual fertilizers, insecticides and fungicides, and 4) unhusked rice so that it has met the requirements of SNI quality grade grain quality standards II.
KINERJA SUPPLY CHAIN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS POTENSI LOKAL SIWALAN DI KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP
Yana sustiyana
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 2 No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/agrosains.2015.2.1.87-95
Salah satu produk unggulan lokal perkebunan di daerah Kabupaten Sumenep adalah siwalan.Potensi siwalan tidak hanya terbatas pada produk gula siwalan saja, tetapi juga produk turunan lainnya yang bisa dijadikan peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menganalisis kinerja rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep dengan model Supply Chain Operations Reference (SCOR), 2) Menentukan strategi pengembangan usaha produk siwalan di Kabupaten Sumenep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja rantai pasok gula siwalan di Kabupaten Sumenep yang dijadikan prioritas pertama adalah adalah proses pengadaan (0,362), atribut biaya (0,290), dan indikator siklus cash to cash (0,299). Sedangkan dari hasil analisis SWOT diperoleh 12 macam alternatif strategi yang bisa dijadikan pertimbangan bagi perkembangan usaha berbasis siwalan. Alternatif strategi yang dapat dijadikan prioritas utama adalah Mengadakan pendampingan dan pelatihan terhadap petani maupun lembaga pemasaran siwalan agar lebih kreatif dan inovatif.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM PEMBELIAN BENIH PADI DI KIOS AGROTANI DESA CENLECEN KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN
suryadi mohammad;
Sustiyana Sustiyana;
Mohammad Shoimus Sholeh
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 6 No 2 (2021): JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/agrosains.2021.6.2.45-53
The purpose of this study was to identify and analyze the factors that influence farmers' decision making to buy rice seeds at the Agrotani kiosk in Cenlecen Village, Pakong District, Pamekasan Regency. This research is a survey research, using respondents who were selected using the accidental sampling method and selected 60 respondents who were met by chance with predetermined criteria. The data were analyzed descriptively and qualitatively. The results showed that from the results of the validity and reliability test all items from each variable were valid and reliable so that the data could be used for logistic regression testing. The results of the logistic regression test showed that the price and product variables had a significant effect on farmers' decision making in buying rice seeds at the Agrotani kiosk with an error rate of 10%, while the service, location and promotion variables had no significant effect. Then, based on the classification table, the logit results show the number of respondents who bought as many as 29 people but there are 9 people who probably will not buy the product again. From these results, it is recommended for further researchers to develop this research by considering other variables which are other variables outside the variables that have been included in this study
FARMERS' PREFERENCES AND SATISFACTION ON RICE SEEDS (Oryza sativa) CIHERANG VARIETY IN CENLECEN VILLAGE, PAKONG DISTRICT, PAMEKASAN REGENCY
Ibrahim Malik Maulana;
Sustiyana Sustiyana;
Yanti Nurmalasari
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 6 No 2 (2021): JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/agrosains.2021.6.2.69-72
This study aims to determine and analyze the preferences and satisfaction of farmers for the Ciherang variety rice seeds. The location of this research is in Cenlecen Village, Pakong District, Pamekasan Regency. The population in this study were all rice farmers in Cenlecen Village and the sample in this study amounted to 70 people using probability sampling technique. Based on the results of the study using the Customers Satisfaction Index (CSI), it shows the interest and satisfaction of farmers on the attributes of the amount of production and quality of rice, for plant attributes that are resistant to pests, production costs and easy to obtain. While the attributes of the ability to grow seeds in the field, ease of work, government services and product packaging. for attributes of plant form and are used to planting. To achieve the goal of farmer satisfaction with the attributes of rice planting using ciherang seeds, the results obtained are 63,62578, meaning that farmers are quite satisfied. The efficiency level of the attributes of farmers who use Ciherang rice seeds is on average above the efficiency line, only the attributes of the amount of production and quality of rice are expected to be below the efficiency line
Strategi Pengembangan Usaha Keripik Pisang UD Al-Barokah Di Desa Bulangan Haji Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan
Taufikur Rahman;
Yanti Nurmalasari;
Sustiyana Sustiyana
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 6 No 2 (2021): JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/agrosains.2021.6.2.54-61
ABSTRACT This study aims to determine and analyze the development strategy of banana chips agroindustry UD. Al-barokah in Bulangan Haji Village is the most appropriate so that it is able to face the competition. Using SWOT analysis with IFAS and EFAS Matrix, it is possible to identify important factors from both the external and internal environment which are the strengths, weaknesses, opportunities and threats of the banana chips agroindustry. The location of the research was carried out purposively in Bulangan Haji Village, Pegantenan District, Pamekasan Regency. The analytical method used is descriptive quantitative analysis using the SWOT analysis method. SWOT analysis is the systematic identification of various factors to formulate the Banana Chips Agroindustry strategy. The results of the study indicate that a growth strategy or growth oriented strategy, this strategy indicates a strong agro-industry condition and is able to continue to develop by taking the opportunities or opportunities that exist.
ANALYSIS OF FARMER DECISI IN DETERMINING MONOCULTURE AND INTERCROPPING SYSTEM IN PAKONG VILLAGE PAKONG DISTRICT PAMEKASAN REGANCY
Edi Sunandar Riyadi;
Yanti Nurmalasari;
Sustiyana Sustiyana
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 6 No 2 (2021): JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/agrosains.2021.6.2.41-44
This study aims to determine the condition of agriculture in Pakong Village Pakong District Pamekasan Regency and to determine the decision makking Factors of farmer and determining monokulture and intercropping system. The location of the research was carrid out intentionally in Pakong Village Pakong District Pamekasan Regency. The sampel method useed in this study is a deliberate method and to find out the number of samples the researches here use the slovin formula. Data analysis techniques are carrid out by means of qualitative descriptions and percentage description. The results showed that agriculture in Pakong Village has increased from year to year both in terms of land use and plant selection. And farmers' decision making in choosing a monoculture cropping system is 54.0% more than intercropping, on the grounds that it is easier to maintain and easy to irrigate, it has even become a habit for farmers to apply monoculture planting systems, there are also farmers who have side jobs.
Analisis Tingkat Pendapatan Petani Garam yang Menggunakan Geomembran di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan
Fitrotin Nazizah;
Sustiyana
Jurnal AgroSainTa: Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa Vol. 6 No. 1 (2022): Juli 2022 (AgroSainTa)
Publisher : Bidang Penyelenggaraan, Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan - Pusat Pelatihan Pertanian - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian - Kementerian Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51589/ags.v6i1.89
Garam merupakan salah satu pangan nasional yang kebutuhannya terus meningkat, baik kebutuhan industri maupun konsumsi. Sebagai gambaran kebutuhan garam pada tahun 2018 mencapai 4 juta ton, dan pada tahun 2019 ada peningkatan yaitu mencapai 4,2 juta ton (KKP, 2021). Salah satu yang menyebabkan peningkatan produksi adalah penggunaan teknologi geomembran dalam usahatani garamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui karakteristik usahatani garam menggunakan geomembran di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan; (2) untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani garam di Desa Lembung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Faktor-faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas lahan, modal kerja dan produksi. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah usahatani garam menggunakan geomembran di Desa Lembung memproduksi sebanyak rata-rata 106 ton, dengan pendapatan rata-rata sebesar Rp70.227.711,11. Berdasarkan hasil uji t, faktor luas lahan dan modal kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, sedangkan produksi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Secara simultan faktor luas lahan, modal kerja dan produksi berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan.