JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada bertujuan untuk memberikan akses publikasi hasil penelitian maupun studi kasus para dosen dan mahasiswa dalam mempublikasikan artikelnya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada adalah akses terbuka, jurnal peer-review yang mencakup semua aspek dari ilmu Kesehatan dan Ilmu Keperawatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada didedikasikan untuk menerbitkan penelitian asli dan mengulas artikel yang mencakup semua aspek dalam Kesehatan dan Keperawatan.
Articles
522 Documents
STUDI KASUS PADA PASIEN Tn. “B” DENGAN DIABETES MILLITUS DIRUANG IGD RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR
Tri Maya Cahyamulat;
Yuriatson Yuriatson
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (784.957 KB)
|
DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.63
Pendahuluan, gambaran masyarakat Indonesia di masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat, bangsa dan negara yang ditandai oleh penduduk yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya diseluruh wilayah Republik Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi atau gambaran yang nyata tentang pelaksanaan studi kasus pasien dengan Diabetes Mellitus.Metode penelitian ini yang digunakan dengan pendekatan Studi Kasus desain deskriptif dimana akan menjelaskan tentang kasus yang dialami oleh pasien dengan Diabetes Militus. Subyek dari studi kasus ini adalah pasien Tn.”B” dengan Diabtes Militus yang dirawat di instalasi uni gawatdarurat rumah sakit Labuang Baji Makassar.Hasil penelitian ini adalah Pada pengkajian data yang di temukan pada teori tapi tidak ditemukan dikasus yaitu: poliuria (banyak kencing), Diagnosa yang ditemukan dalam kasus tapi tidak ditemukan diteori adalah kelemahan berhubungan dengan energi metabolik. Sedangkan diagnosa keperawatan yang ditemukan diteori tapi tidak ditemukan dikasus yaitu: kelelahan, ketidakberdayaan, dalam rencana asuhan keperawatan yang dikemukakan dalam kasus sesuai dengan kebutuhan klien, sedangkan perencanaan asuhan keperawatan dalam teori tetap memperhatikan kondisi dan respon klien,Implementasi asuhan keperawatan mengacu pada masalah keperawatan yang muncul dengan berpedoman pada teori dan tetap memperhatikan keadaan klien, respon klien serta fasilitas yang ada dan kebijakan dari rumah sakit,Pada evaluasi keperawatan, diagnosa keperawatan yang muncul ada tiga. Dari ketiga diagnosa keperawatan tersebut ada satu diagnosa keperawatan yang belum teratasi. Kesimpulan Pasien dengan Diabetes Mellitus agar selama dalam masa perawatan, selalu melakukan anjuran dari petugas kesehatan, begitupun setelah keluar dari rumah sakit. Agar meningkatkan mutu pelayanan keperawatan perlu ditunjang dengan pengadaan fasilitas-fasilitas yang memadai seperti : alat-alat instrumen, tempat cuci tangan dan handuk sendiri, celemek dan sarung tangan yang dapat dipakai perawat sebagai pelindung bila merawat penderita diabetes millitus
GAMBARAN TENTANG KEJADIAN DIARE DI SD INP BIRU KABUPATEN BONE
Maria Sumaryati;
Darmi Arda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (791.202 KB)
|
DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.64
Terjadinya penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan yang masih merupakan masalah kesehatan terbesar di indonesia baik dikarenakan masih buruknya kondisi sanitasi dasar, lingkungan fisik maupun rendahnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Tentang Kejadian Diare di SD Mis Darul Istiqamah,Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan tehnik random sampling. Besar sampel menggunakan rumus 20% dari jumlah populasi yaitu 20% x 102 = 36,6 atau 30 orang. Dan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 juni-29 juni 2013.Hasil penelitian ini adalah untuk menggambarkan kejadian diare di SD Mis Darul Istiqamah Puce’e kebanyakan responden memiliki pengetahuan dengan kategori Ya. Saran tingkatkan motivasi kepada anak agar menggunakan air dari sumber yang memenuhi syarat kesehatan dan sebaiknya air yang hendak di komsumsi dimasak terlebih dahulu serta menyediakan wadah khusus yang memiliki penutup sebagai tempat untuk menyimpan air agar air tidak terkontaminasi.Kesimpulan, Kepada anak agar menggunakan air dari sumber yang memenuhi syarat kesehatan dan sebaiknya air yang hendak dikonsumsi dimasak terlebih dahulu serta menyediakan wadah khusus yang memiliki penutup sebagai tempat untuk menyimpan air agar air tidak terkontaminsai. Kepada murid agar menggunakan jamban keluarga yang memenuhi syarat kesehatan serta memperhatikan letak jamban agar tidak mengkontaminasi makanan, air dan tanah disekitarnya. Kepada murid agar menjaga personal higyennya secara baik dan benar yakni dengan mencuci tangan sebelum makan, mandi dua kali sehari dan memakai alas kaki kekamar mandi atau kejamban. Untuk pemerintah setempat agar membuat kebijakan dalam mengatasi kejadian diare sebagai bentuk stimulan bagi masyarakat guna membangun atau memperbaiki sarana kesehatan lingkungan dan memberikan penyuluhan yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA TERHADAP HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAMPALA SINJAI
Nur Syamsi;
A.Syamsinar Asmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.374 KB)
|
DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.65
Pendahuluan,Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah yang luasdengan jumlah penduduk yang sangat besar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tercapainya tujuan pembangunan kesejahteraan melalui Indonesia sehat 2013, yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku kesehatan yang optimal.Tujuan penelitian, memperoleh gambaran secara umum tentang tingkat pengetahuan lansia terhadap hipertensi di Puskesmas kampala sinjai.Metode penelitian, Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena berujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena. Dalam hal ini peneliti hanya ingin mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan keadaan sesuatu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang akan mengukur/menilai pengetahuan dan sikap lansia terhadap hipertensi di puskesmas kampala sinjai.Hasil, Diperolehnya gambaran tentang pengetahuan lanjut usia terhadap hipertensi di wilayah kerja puskesmas kampala sebanyak 25 responden didapatkan pengetahuan baik sebanyak 2 orang (8%), pengetahuan cukup 21 orang (84%), pengetahuan kurang 2 orang (8%).Diperolehnya gambaran sikap lanjut usia diwilayah kerja puskesmas kampala sebanyak 25 reponden didapatkan tingkat bersikap baik sebanyak 11 orang ( 44 % ), bersikap buruk sebanyak 13 orang ( 52%).Kesimpulan, meningkatkan keilmuan dan mutu asuhan keperawatan yang di berikan,di harapkan di perhatikan pengembangan informasi khususnya tentang pengetahuan dan sikap yang erat hubungannya terhadap hipertensi.Sehingga baik masyarakat khususnya lansia dan perawat atau pekerja sosial sebagai pemberi pelayanan mendapat kepuasan masing-masing. Pihak Puskesmas agar meningkatkan kemampuan petugas kesehatan, baik itu dokter maupun perawat serta perawat-perawat desa agar kiranya memberikan penyuluhan atau health education tentang pengetahuan dan sikap lansia terhadap hipertensi.
STUDI KASUS PADA KELUARGA Tn.M YANG MENGALAMI HIPERTENSI DIKELURAHAN BAROMBONG KOTA MAKASSAR
Hartaty Hj;
Maria Kurni Menga
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.855 KB)
|
DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.66
Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2020 adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan dan prilaku yang sehat serta memiliki derajat kesehatan yang bermutu secara adil dan merata.Tujuan penelitian, mengetahui gambaran umum tentang pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga Tn.”M” dengan Ny.”D” yang mengalami masalah Hipertensi.Metode penelitian, Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena berujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena. Dalam hal ini peneliti hanya ingin mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan keadaan sesuatu.Hasil, dalam pelaksanaan asuhan keperawatan, penulis menggunakan ilmu keperawatan masyarakat serta didukung oleh program masyarakat dari departemen kesehatan. Penulis membina kerjasama yang baik dalam melakukan intervensi yang telah ditetapkan selama tiga hari bersama dengan keluarga untuk memecahkan dan mengatasi masalah dengan membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan pemerataan dan mengatasi masalah dengan membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan, pemecahan masalah dan evaluasi. Memperoleh pengalaman nyata tentang hasil yang diperoleh. Ada beberapa kesenjangan yang terjadi dan beberapa hambatan yang diperoleh dimana telah di bahas pada bab sebelumnya.Kesimpulan, pada perawatan keluarga hendaknya menggunakan pendekatan yang sistematis untuk mengindentifikasi masalah kesehatan secara tepat. Perlu adanya peningkatan informasi yang diberikan oleh petugas kesehatan guna meningkatkan pemahaman keluarga dan masyarakat terhadap suatu penyakit yang dialami dan masalah kesehatan yang terkait dengan kehidupan orang banyak, melalui preventif, dan promosi kesehatan
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI KEGEL EXERCISE DAN BRIDGING EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI INKONTINENSIA URIN PADA LANJUT USIA DI YAYASAN BATARA HATI MULIA GOWA
Rijal Rijal;
Hardianti Hardianti;
Fadhia Adliah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.839 KB)
|
DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.67
Elderly is the stage of life process that characterized by decreasing in the body ability, so that there are many changes in anatomical and physiological, including changes in neurology, musculoskeletal, and bladder. It has an impact on weakness of pelvic muscles that cause urinary incontinence due to urethral sphincter muscle inadequate as an effort to prevent urine leakage. The treatment is performed by giving direct pelvic floor muscle support and the overall core muscle through exercises.The aim of this study is to determine the combination effect of kegel exercise and bridging excerise on changes in urinary incontinence in the elderly. This study is a pre-experimental design, with one group pretest-posttest design approach. The population is all the elderly at Batara Hati Mulia Foundation, Gowa and takes 13 people from purposive sampling technique.The Data was collected by taking primary data through interviews and based on ordinal scale frequency of urinary incontinence. This study was performed for 6 weeks by 18 exercise sessions. A paired T test is performed as statistical test and the results of pre-test and post-test analysis increased the frequency of urinary incontinence with value of p ;0,000. It shows that the combination of kegel exercise and bridging exercise has an effect on changes in frequency of urinary incontinence in the elderly.
HUBUNGAN ANTARA SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA LANJUT USIA
Nurhaedah Nurhaedah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (764.04 KB)
|
DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.97
Latar belakang indikator keberhasilan pembangunan nasional adalah meningkatnya derajat kesehatan. Derajat kesehatan suatu negara dapat diukur dengan melihat tingkat kesakitan dan tingkat kematian yang disebabkan oleh umur dan usia harapan hidup. Tujuan penelitian mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada lansia. Metode jenis penelitian yang dilakukan adalah survey analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian cross sectional adalah suatu penelitian dimana variable yang termasuk factor resiko dan variable yang termasuk efek diobservasi pada waktu yang sama. Hasil melalui uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square dibuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan air bersih, jamban keluarga, pengelolaan sampah keluarga dan SPAL dengan kejadian diare pada lanjut usia. Kesimpulan kepada lanjut usia agar menggunakan air dari sumber yang memenuhi syarat kesehatan dan sebaiknya air yang hendak dikonsumsi dimasak terlebih dahulu serta menyediakan wadah khusus yang memiliki penutup sebagai tempat untuk menyimpan air agar air tidak terkontaminsai. Kepada lanjut usia agar menggunakan jamban keluarga yang memenuhi syarat kesehatan serta memperhatikan letak jamban agar tidak mengkontaminasi makanan, air dan tanah disekitarnya.
Nursing Home Care in Families with Problems Hypertension Health
A. Syamsinar Asmi;
Hermin Husaeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.99
Increasing awareness, willingness and ability to live a healthy life for everyone so that an optimal degree of public health can be achieved through the creation of the nation's people and the Indonesian state, the population lives in a healthy environment and behavior and has a fair and equitable quality of health. The purpose of the study was to obtain a real picture of the implementation of home care case studies in families with hypertension health problems. The research method that will be used is a case study using a systematic approach to family nursing to obtain complete data with the method; interview, observation. The results showed that in the preparation of a family nursing care plan, the writer gained real experience about applying care directly to the target family. Conclusions on family care should use a systematic approach to identifying health problems appropriately and increasing information provided by health workers to improve family and community understanding of an illness and health problems related to people's lives, through prevention, and health promotion
Relationship of Motivation to Be a Nurse with Learning Achievement
Suprapto Suprapto;
Andi Abdul Malik;
Yuriatson Yuriatson
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.101
Academic achievement is the last learning achievement achieved by students in a certain period of time in which student academic achievement is usually expressed in the form of numbers or symbols. The purpose of this study was to determine the relationship between motivation to be a nurse and student achievementat the Sandi Karsa Nursing Academy. Research method descriptive-analytic using a cross-sectional approach, analyzing the relationship between motivation to be a nurse and academic achievement of the Nursing Academy Sandi Karsa Makassar students. The results of the study with Chi-Square with a significance level (α) = 0, 05. p-value = 0.046 p <α was obtained. This means that there is a relationship between motivation to become a nurse and student achievement at the Sandi Karsa Nursing Academy. Conclusion there is a very close relationship between motivation and learning achievement, it is expected that students to maintain motivation to be nurses who are already high as a driver to improve learning achievement and educational institutions in order to motivate and introduce the role of nurses in health and work prospects that are quite promising for the future.
Pengaruh Peran Kepala Ruangan Terhadap Kinerja Perawat Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Diruang Rawat Inap
Trimaya Cahya Mulat;
Hartaty Hartaty
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.105
It should not be the case if the general public and the environment are constantly changing, while nursing which is part of the community has not changed in managing the life of the nursing profession. The purpose of knowing the influence of the role of the head of the room on the performance of the nurse in providing nursing care. The research method uses a type of analytic survey research with cross sectional approach. Data were collected using a questionnaire and analyzed using a linear regression test at a significant level p<0.05. Results based on linear regression tests (T test) showed that there was an influence of the role of the head of the room on the performance of implementing nurses in providing nursing care, namely; planning (p = 0.007), organizing (p= 0.005), directing (p = 0.008) and supervision (p = 0.006). Conclusion of planning, organizing, directing, supervising the head of the room on the performance of implementing nurses in providing nursing care. Managerial capacity of the room head in managing nursing services and formulating policies on the selection system in the appointment of competency-based head of space.
Studi Kasus Pada Pasien Demam Berdarah Dengue
Maria Sumaryati;
Rosmiaty Rosmiaty;
Wasilah Wasilah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35816/jiskh.v10i2.106
Background dengue Hemorrhagic Fever is an infectious disease caused by dengue virus and transmitted by Aedes mosquitoes. Dengue virus infection causes high mortality and morbidity throughout the world. The aim is to apply nursing care to clients with Dengue Hemorrhagic Fever which includes assessment, diagnosis, intervention, implementation and evaluation of nursing. Method, the research design used is descriptive using case study methods. Participation used was 1 pediatric patient with a diagnosis of Dengue Hemorrhagic Fever. Results, Nursing problems that arise in the case that I get is hyperthermia associated with the process of dengue virus infection, ineffective airway clearance associated with secretions, and the risk of nutritional imbalance less than the body's needs associated with inadequate nutrient intake due to nausea, vomiting and appetite decreased. After 3 x 24 hours of nursing action, the results of hyperthermia are resolved, the ineffectiveness of the airway clearance is resolved, and the risk of nutritional imbalances is resolved. The data was obtained from interviews, observations, and documentation. In conclusion, the application of nursing care in accordance with the nursing process will achieve good results in accordance with predetermined outcome criteria. Achieving the success of nursing care requires collaboration between the health team, the patient and the patient's family.