cover
Contact Name
Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes
Contact Email
sri.sugiarsi14@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmiki@ymail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
ISSN : 2337585X     EISSN : 23376007     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam satu tahun ( Maret dan Oktober). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian (original) tentang Rekam Medis dan Manjemen Informasi Kesehatan, terutama dalam studi manajemen informasi kesehatan, Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Tindakan, Sistem Informasi Kesehatan, Teknologi Informasi Kesehatan, Manajemen Mutu Informasi Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016)" : 16 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG NILAI GUNA REKAM MEDIS DENGAN PERILAKU PENGISIAN DOKUMEN REKAM MEDIS OLEH TENAGA KESEHATAN DI RSUD LARANTUKA Ina Suhartina
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v4i2.121

Abstract

AbstractSince 2009, medical records have been become an important issue in healthcare facilities because it becomes the basis for calculating the cost of healthcare participants JAMKESMAS with INA-CBG›s system. The medical record is also a major element of standarization hospital accreditation. Therefore, the medical records must be recorded complete and accurate based on Decree of Ministry of Health of Republic Indonesia No. 269 of2008. The results of quantitative analysis in RSUD Larantuka,  the completeness authentication of inpatient medical records by attending physicians was 52.75%. The study aimed to determine the relationship between knowledge of medical records value and Behavioral on Medical Records Documentation by healthcare provider in RSUD Larantuka. The design cross-sectional study. Population study was 148 consists of physicians and nurses in RSUD Larantuka, sample size 60 consists of 6 physicians, 20 nurses of outpatient and 34 nurses of inpatient by simple random sampling. Data analysis was conducted by descriptive and Spearman Rank test. The Spearman Rank correlation value Knowledge of Medical Records and Behavioral on Medical Records Records and Behavioral on Medical Records Documentation of physicians and nurses in RSUD Larantuka. Keywords: knowledge, medical records, behavioral,   Abstrak    Sejak tahun 2009 rekam medis menjadi isu penting dalam pelayanan kesehatan karena menjadi  dasar perhitungan biaya pelayanan kesehatan peserta Jamkesmas dengan sistem INA-CBG’s. Selain itu rekam medis sebagai unsur penting dalam akreditasi rumah sakit Oleh karena itu, pengisian rekam medis harus dilakukan secara lengkap, akurat dan tepat waktu. Hal ini diatur dalam Permenkes No. 269 Tahun 2009 tentang Rekam oleh tenaga kesehatan di RSUD Larantuka terdapat sebesar 52,75%. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan tentang Nilai Guna Rekam Medis dengan Perilaku Pengisian Dokumen Rekam Medis oleh Tenaga Kesehatan di RSUD Larantuka.  Disain penelitian ini cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian seluruh dokter dan perawat di RSUD Larantuka sebanyak 148 orang 60 orang diambil secara proporsional dari jumlah populasi sehingga sampel dokter diperlukan sebanyak 6 orang, perawat rawat jalan sebanyak 20 orang dan perawat rawat inap sebanyak 34 orang dengan teknik sampling secara simple random sampling uji korelasi Spearman Rank. Korelasi hubungan Pengetahuan tentang Nilai Guna Rekam Medis dengan Perilaku Pengisian Dokumen Rekam Medis r=0,794 dengan p=0,000 (p<0,005). Dengan demikian hubungan  antara Pengetahuan tentang Nilai Guna Rekam Medis dengan Perilaku Pengisian Dokumen Rekam Medis perawat dan dokter di RSUD Larantuka  Kata Kunci: Pengetahuan; Perilaku; Rekam Medis
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAYANAN PETUGAS PENDAFTARAN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN PRIMA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PETALA BUMI PROVINSI RIAUTAHUN 2016 Henny Maria Ulfa; Azli na
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v4i2.140

Abstract

AbstractThis research is the related factors with outpatients registration officers service toward service excellence at general hospital Petala Bumi Riau Province. This Research methods using quantitative observational with cross sectional design, Population this research is outpatients patient at RSUD Petala Bumi Riau Province with sample 130 respondents with non-probability sampling technique, Processing data using test chi square with univariat analysis and bivariat. The results of the study obtained that there was a correlation between factors the ability , attitude , attention , the act of and responsibilities with service excellence and factors that there was no contact with service excellence that is factors appearance. Keywords: outpatients registration officers service toward service excellenceAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelayanan petugas pendaftaran  rawat jalan terhadap pelayanan prima di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini pasien rawat jalan di RSUD Petala Bumi Provinsi Riau, jumlah sampel 130 responden dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling. Analisis data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara faktor kemampuan, sikap, perhatian, tindakan dan tanggung jawab dengan pelayanan prima dan faktor yang tidak ada hubungan dengan pelayanan prima yaitu faktor penampilan.Kata Kunci: Pelayanan Petugas Pendaftaran Rawat Jalan, Pelayanan Prima
ANALISIS PENYEBAB UNCLAIMED BERKAS BPJS RAWAT INAP DI RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA Resti Septiani Nurdiah; Arief Tarmansyah Iman
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v4i2.128

Abstract

AbstractHealth financing is an important part of the implementation JKN in the hospital by BPJS through claim submission. But, not all the document can claimed. As happened inRSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya, there is a difference between patient visit of BPJSinpatients with patient visits ofBPJSthat have been claim, thus resulting unclaimed. The purpose in this research toanalyzing the cause of unclaimed inpatients BPJS document by virtue of identification input and process. The kind in this research usedqualitative methodwith phenomenological by getting interviews with 7 (seven) informants and observation. Data analysis withnarrative. The results showed the cause of unclaimed by lack of knowledge and discipline officers,the room of claimed were narrow, unavailable SOP of  claim,  unimplemented of monitoring documents claim and incomplete supporting documents.Suggested to the intensive guidance to official, utiization work space,preparation of SOP,make expedition book fordocuments claim and implementation of regular meetings.Kata kunci            : cause of unclaimed BPJS, unclaimed, Pengajuan klaim AbstrakPembiayaan kesehatan merupakan bagian terpenting dari implementasi JKN yang diselenggarakan di rumah sakit oleh BPJS melalui pengajuan klaim. Namun, tidak semua berkas yang diajukan dapat terklaimkan. Seperti yang terjadi di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya dimana terdapat selisih antara kunjungan pasien BPJS rawat inap dengan kunjugan BPJS yang diklaimkan, sehingga menyebabkan unclaimed. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penyebab unclaimed berkas BPJS rawat inap berdasarkan identifikasi input dan proses. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fenomenologi, melalui wawancara terhadap 7 orang informan dan observasi. Untuk analisis data dirangkum dalam bentuk naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan penyebab unclaimed berkas BPJS rawat inap di rumah sakit yang antara lain disebabkan oleh pengetahuan dan kedisiplinan petugas kurang, ruangan pengolahan klaim yang sempit, SOP terkait klaim belum tersedia, monitoring berkas klaim belum terlaksana dan ketidaklengkapan hasil penunjang. Disarankan untuk diadakannya bimbingan kepada petugas secara intensif, pemanfaatan ruangan secara maksimal, penyusunan SOP, pembuatan expedisi berkas klaim dan pelaksanaan rapat rutin.Kata kunci            : Penyebab Unclaimed BPJS, gagal klaim
REVITALISASI PENGELOLAAN REKAM MEDIS DALAM PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK TIARA DAN KLINIK TAMAN ANGGREK Lily Widjaya; Sis wati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v4i2.136

Abstract

AbstractPower practitioner professional medical record is still very little compared to the needs that exist, so that the implementation of the medical records in RSIA Tiara and Clinic Taman Anggrek not run well. Management of medical records, especially on the storage system that does not meet standards, the audit has not been done and quantitative analysis of the medical records. The purpose of this activity is to formulate a method penyimpanaan document medical records and measurement documents, improve the quality of medical records, improve knowledge and skills of medical records clerk. The method used is the measurement of quantitative completeness of medical records, training and mentoring the management of the medical records in accordance with the standard approach to theory in the field and evaluation. The results showed that an increase in knowledge and skills of the practitioner medical record with an increase of 21-23% that is by comparing the results of post-test and pre-test. It was concluded that intensive training can improve knowledge and skills of practitioners medical records.Keywords: management, medical record (RM), knowledge, skills                                     AbstrakTenaga praktisi rekam medis yang profesional masih sangat sedikit dibanding dengan kebutuhan yang ada, sehingga pelaksanaan rekam medis di RSIA Tiara dan Klinik Taman Anggrek belum berjalan dengan baik.  Pengelolan rekam medis, terutama pada sistem penyimpanan yang belum sesuai standar, belum pernah dilakukan audit dan analisis kuantitatif terhadap rekam medis. Tujuan kegiatan  ini adalah memformulasikan metode penyimpanaan dokumen rekam medis dan pengukuran kelengkapan dokumen, meningkatkan mutu rekam medis, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas rekam medis. Metode yang dilakukan  adalah pengukuran kelengkapan rekam medis secara kuantitatif, pelatihan dan  pendampingan pelaksanaan penyelenggaraan rekam medis sesuai standar dengan pendekatan teori di lapangan dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa  terdapat  peningkatan pengetahuan dan ketrampilan  pada praktisi rekam medis  dengan kenaikan sebesar 21-23% yaitu dengan membandingkan antara hasil  post test dan  pre test. Disimpulkan bahwa pelatihan yang intensif dapat meningkatkan pengetahuan dan  ketrampilan praktisi rekam medis.Kata Kunci;  pengelolaan, rekam medis (RM), pengetahuan, ketrampilan
PEMETAAN DIGITAL PENYAKIT CAMPAK MENGGUNAKAN QUANTUM GIS DI KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2012 – 2014 Imas Masturoh
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v4i2.129

Abstract

ABSTRACTBased on World Health Organization ( WHO ) 2007 about 242.000 the son of all the world die of measles . Indonesia is a fourth biggest its inhabitants in the world having the digits in pain measles approximately 1 million per year it has 30,000 death. A strategy to this activity was the scope of a routine that high (> 90%) in each district and to ensure all children get a second chance to measles ( ministry of finance , indonesian .2009 ) . According to the local office district health Bondowoso in 2001 , 2002 , 2005 , 2006 , and 2013 measles is the case in bondowoso. The purpose of this research is map distribution incidence to purposes surveillance and awareness to events measles in the Bondowoso. This research in a waterfall integrated with quantum gis. Based on the data obtained, 5 subdistrict area that possesses the the highest in Bondowoso regency namely Bondowoso, Wonosari, Binakal, Tenggarang, and Tapen. Subdistrict with the highest are Bondowoso with 96 cases. The cause of a disease measles that occur in Bondowoso subdistrict caused by density of populations and nutritional status of bad. For the district health Bondowoso need to do evaluation of measles occurring, so that the problem can be immediately handled well.Keywords: Medical RecordFile, acute respiratoryinfectionsKeyword: Distribution, Measles, Quantum GISABSTRAKBerdasarkan World Health Organization (WHO) tahun 2007 sekitar 242.000 anak seluruh dunia meninggal karena penyakit campak. Indonesia merupakan negara keempat terbesar penduduknya di dunia yang memiliki angka kesakitan campak sekitar 1 juta pertahun dengan 30.000 kematian. Strategi untuk kegiatan ini adalah cakupan rutin yang tinggi (> 90%) di setiap kabupaten/kota serta memastikan semua  anak mendapatkan kesempatan kedua untuk imunisasi campak. (Depkes, RI. 2009). Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso pada tahun 2001, 2002, 2005, 2006, dan 2013 penyakit campak merupakan kasus KLB di Bondowoso. Tujuan penelitian ini untuk membuat peta digital persebaran penyakit Campak guna keperluan  surveilans  dan kewaspadaan  dini terhadap kejadian  penyakit campak  di wilayah Kota Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode waterfall dipadukan dengan aplikasi Quantum GIS 1.8. Hasil dari penelitian ini diperoleh 5 daerah kecamatan yang memiliki jumlah kasus tertinggi  di Kabupaten Bondowoso yaitu Kecamatan Bondowoso, Wonosari, Binakal, Tenggarang, dan Tapen. Penyebab penyakit campak yang terjadi di Kabupaten Bondowoso berhubungan dengan kepadatan penduduk dan jumlah gizi buruk yang terjadi. Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso perlu melakukan evaluasi terhadap penyakit campak yang terjadi, sehingga masalah tersebut bisa segera teratasi dengan baik.Kata kunci : Penyebaran, Penyakit Campak, Quantum GIS
TINJAUAN ANALISIS KUANTITATIF REVIEW IDENTIFIKASI PADA RINGKASAN MASUK KELUAR BERKAS REKAM MEDIS OPERASI CAESAR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MATARAM Musparlin Halid; Mar yam
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v4i2.138

Abstract

Abstract his study aims to analyze quantitatively the summary form in and out of the patient caesarean. This type of research is descriptive. The study was conducted in Mataram Bhayangkara Hospitals in July 2015. The study sample size was 90 file. The collection of data by observation. Data were analyzed descriptively. The results showed that filling out the summary entry such as name, date of birth, age, address, occupation, education, past, religion, registration number No. medical records, the room, classroom, blood type, medical staff, allergies, race, marital status, on a patient's identity is still incomplete because many still minimal due to the quantity and quality of human resources (HR).Keywords: form, a summary of entry and exit, Caesarean section, medical records Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif formulir ringkasan masuk keluar pada pasien operasi caesar. Jenis penelitian adalah deskriptif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram pada Juli 2015. Besar sampel penelitian adalah 90 berkas. Pengumpulan data dengan cara observasi. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengisian ringkasan masuk keluar seperti nama, tanggal lahir, umur, alamat, pekerjaan, pendidikan terakhir, agama, nomor register, No. rekam medis, ruang, kelas, golongan darah, staf medis, alergi, bangsa, status perkawinan, pada identitas pasien masih banyak tidak lengkap karena disebabkan oleh masih minim kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada.Kata Kunci: formulir,  ringkasan masuk dan keluar, Operasi caesar, Rekam medis

Page 2 of 2 | Total Record : 16