cover
Contact Name
Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes
Contact Email
sri.sugiarsi14@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmiki@ymail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
ISSN : 2337585X     EISSN : 23376007     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam satu tahun ( Maret dan Oktober). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian (original) tentang Rekam Medis dan Manjemen Informasi Kesehatan, terutama dalam studi manajemen informasi kesehatan, Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Tindakan, Sistem Informasi Kesehatan, Teknologi Informasi Kesehatan, Manajemen Mutu Informasi Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021)" : 14 Documents clear
Hubungan Literasi Penggunaan Internet dengan Minat Pasien terhadap Pendaftaran Online di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Najihah Rosalina; Kuncoro Mubyarto; Enny Rachmani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v9i1.294

Abstract

Kesehatan merupakan aset yang penting bagi setiap individu, akses informasi kesehatan melalui media internet dapat dilakukan hanya dengan genggaman tangan. Berdasarkan survei awal November 2017 di Kota Semarang sedikitnya hanya empat puskesmas yang ditunjuk untuk menerapkan pendaftaran online dan Puskesmas Kedungmundu tidak termasuk didalamnya. Puskesmas Kedungmundu masih menggunakan sistem pendaftaran secara manual sehingga pasien harus menunggu antrian cukup lama. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif dilakukan dengan metode survey analitik. Dalam kegiatan observasi,  peneliti  menggunakan kuesioner modifikasi dari CEW (computer-email-web) sebagai instrumen penelitian. Dan objek dari penelitian ini adalah pasien yang mendaftar di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien memiliki mobilephone (92%) dengan (79%) tersambung internet dan yang memiliki computer (52%) dengan hanya (43%) yang tersambung internet. Minat pasien terhadap pendaftaran online sudah cukup tinggi (72%). Namun, tingkat literasi pasien masih pada taraf medium (45%) dan perilaku pasien dalam penggunaan internet belum dapat menunjang penggunaan internet. Paling banyak (19%) pasien hanya mengakses internet browser 0-1jam/minggu. Puskesmas harus melakukan sosialisasi guna meningkatkan pemahaman pasien terhadap komputer dan internet.  
Determinan Pemanfaatan Aplikasi Si-Cantik Sebagai Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sidoarjo Umi Khoirun Nisak; Septi Budi Sartika; Cholifah Cholifah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v9i1.298

Abstract

Sidoarjo masih termasuk dalam 5 kota teratas dengan angka kematian ibu tertinggi di Jawa Timur, walaupun sudah ada penurunan kasus kematian tahun 2017 ke tahun 2018 dari 30 menjadi 23 kasus  (Laporan Kesehatan Ibu Provinsi Jawa Timur, 2018). Dinas Kesehatan Sidoarjo melaporkan bahwa 40% kematian ibu disebabkan oleh perdarahan dan 33% oleh pre / eklampsia. Faktor-faktor ini dapat dicegah dengan deteksi dini selama perawatan antenatal dan intrapartum dan rujukan pada waktu yang tepat. Deteksi dini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pemanfaatan Aplikasi Si Cantik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor yang berpengaruh pada pemanfaatan aplikasi melalui persepsi dukungan organisasi dan niat perilaku dengan teori TAM. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah subjek penelitian adalah 75 bidan di Puskesmas di Sidoarjo yang dipilih secara acak dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan Regresi. Hasil penelitian ini adalah variabel keyakinan (0.006), inovasi teknologi (0.000) dukungan organisasi (0.000), persepsi kemudahan (0.000) dan persepsi kegunaan (0.000), memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat untuk menggunakan Aplikasi Si Cantik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah karakteristik pribadi, persepsi dukungan organisasi, kemudahan dalam menggunakan aplikasi merupakan faktor penentu keberhasilan pemanfaatan Sistem Informasi Cegah Kematian Ibu dan Anak Sidoarjo (Si Cantik).
Pengaruh Perceived Ease Of Use Terhadap Perceived Usefulness Pengguna SIM RS di RSUD Provinsi NTB Reni Chairunnisah; Noor Alamsyah; Helmina Andriani; Syamsuriansyah Syamsuriansyah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v9i1.325

Abstract

SIMRS adalah suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan Rumah Sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat, dan merupakan bagian dari Sistem Informasi Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived ease of use terhadap perceived usefulness pengguna Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai RSUD Provinsi NTB pengguna SIMRS yang bekerja pada bagian front office yang berjumlah 104 orang dan berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Slovin diperoleh sampel sejumlah 51 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional random sampling. Hasil penelitian menggambarkan bahwa perceived ease of use berpengaruh secara signifikan terhadap perceived usefulness dengan nilai signifikansi 0,000.
Analisis Perbedaan Tarif Riil Rumah Sakit dengan Tarif Ina-CBG’s Berdasarkan Kelengkapan Medis Pasien Rawat Inap pada Kasus Persalinan Sectio Caesarea guna Pengendalian Biaya Rumah Sakit TNI AU Dr. M. Salamun Bandung Rizqy Dimas Monica; Fathia Mawar Firdaus; Intan Puji Lestari; Yesti Suryati; Dini Rohmayani; Ayu Hendrati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v9i1.289

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan penulis di Instalasi Rekam Medis RS AU TNI Dr. M. Salamun Bandung, ditemukan perbedaan tarif riil rumah sakit dan tarif INA-CBG’s yang dilihat dari software INA-CBG’s terhitung dari bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2019 memiliki perbedaan tarif yang signifikan sehingga dapat menyebabkan kerugian pada pihak rumah sakit.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan tabel pengolah data, pedoman wawancara, dan alat tulis.Hasil penelitian dari 77 pasien rawat inap pada kasus persalinan sectio caesarea yang diteliti penulis menemukan 4 pasien (5,20%) yang tarif INA-CBG’s melebihi tarif riil rumah sakit, dan 73 pasien (94,80%) yang tarif INA-CBG’s kurang dari tarif riil rumah sakit. Hal ini menunjukan bahwa selisih antara tarif riil rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s tidak sedikit sehingga dapat merugikan bagi rumah sakit, maka rumah sakit harus melakukan pengendalian biaya dengan menerapkan standarisasi pelayanan agar biaya rumah sakit menjadi efisien dan mengurangi variasi dalam pelayanan sehingga biaya lebih mudah di prediksi serta pelayanan lebih terstandarisasi. Kesimpulan dan saran yang diberikan sebaiknya upaya pengendalian biaya dengan menerapkan standarisasi pelayanan dan melakukan evaluasi bulanan dengan pihak terkait baik dokter yang memberikan pelayanan atau seluruh PPA (Profesional Pemberi Asuhan) terhadap pasien rawat inap kasus persalinan sectio caesarea serta reward dan punishment terhadap pelaksanaan standarisasi pelayanan. Kata Kunci : Tarif riil rumah sakit, tarif INA-CBG’s, Persalinan, Sectio CaesareaKepustakaan: 56, 2004-2020

Page 2 of 2 | Total Record : 14