cover
Contact Name
Suciati
Contact Email
psuciati@ecampus.ut.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp-ut@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 14111942     EISSN : 24433586     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Terbuka. Jurnal ini memuat artikel yang ditulis berdasarkan hasil penelitian dan analisis konseptual mencakup berbagai dimensi pendidikan, seperti kurikulum, pembelajaran, evaluasi, manajemen, kualitas Pendidikan, dan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi, dalam berbagai jenjang pendidikan dan modus penyampaian pembelajaran
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 1 (2016)" : 6 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ELPSA DENGAN PERMAINAN KSD BAGI SISWA KELAS VII A SMPN 2 PATEAN KENDAL SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Mustakim Mustakim
Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v17i1.255.2016

Abstract

The problems of classroom action research are for students of class VII A SMPN 2 Patean Kendal 2nd Semester Academic Year 2015/2016: (1) Is ELPSA learning with the game KSD can improve learning outcomes Mathematical quadrilateral material?, (2) What ELPSA learning with games KSD can increase the activity of learning mathematics quadrilateral material?, and (3) How to change the behavior of students of class VII A after following learning learning ELPSA with KSD game on material quadrilateral? The study was conducted in two cycles each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Data collected through observation activities, teacher journals, student questionnaire, and test. Subjects were increased activity and results study A class VII SMPN 2 Patean Kendal, amounting to 22 learners with a composition of 12 male students and 10 female student. The study was conducted in January to April 2016. The indicators in this study were (1) More than 75% of students are actively involved in the learning process; (2) The average grade formative test at least 75 to 75% of students reach the minimum KKM is 75; (3) At least 85% of students are well behaved during the learning process. The results showed that (1) increased student learning outcomes seen from the highest value, lowest value, average, and mastery learning. In the first cycle the highest grade 86 increased 14 points to 100 in the second cycle, the lowest value of 54 increased 4 points to 58 in the second cycle, the average value of 74 increased by 12 points to 86, and the learning completeness 51% increase 35% to 86%; (2) All aspects of the students in learning activities is experiencing an increase in both activity visual, oral, listening, writing, drawing, metrics, mentally, and emotionally. The conclusions of this Class Action Research is a learning game ELPSA with KSD on quadrilateral materials can improve learning outcomes and activities as well as change the behavior of students of class VII A SMPN 2 Patean Kendal 2nd Semester Academic Year 2015/2016. Rumusan masalah dalam Penelitian Tindakan Kelas di SMP2 kelas VII A tahunajaran 2015/2016 adalah (1) Apakah pembelajaran ELPSA dengan permainan KSD dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi segiempat Semester 2 Tahun Pelajaran?, (2) Apakah pembelajaran ELPSAdengan permainan KSD dapat meningkatkan aktivitas belajar Matematika materi segiempat?, dan (3) Bagaimana perubahan perilaku siswa Semester 2 setelah mengikuti pembelajaran pembelajaran ELPSA dengan permainan KSD pada materi segiempat? Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data, melalui pengamatan, jurnal guru, angket siswa, dan tes. Subjek penelitian adalah peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII A SMPN 2 Patean Kendal yang berjumlah 22 siswa dengan komposisi 12 siswa putra dan 10 siswa putri. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan April 2016. Indikator dalam penelitian ini adalah (1) Lebih dari 75% siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran; (2) Rata-rata nilai tes formatif minimal 75 dengan 75% siswa mencapai batas minimal KKM yaitu 75; (3) Minimal 85% siswa berperilaku baik selama mengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa meningkat dilihat dari nilai tertinggi, nilai terendah, rata-rata, dan ketuntasan belajar. Pada Siklus I nilai tertinggi 86 meningkat 14 point menjadi 100 pada Siklus II, nilai terendah 54 meningkat 4 point menjadi 58 pada Siklus II, rata-rata nilai 74 meningkat 12 point menjadi 86, dan ketuntasan belajar 51% meningkat 35% menjadi 86%.; (2) Semua aspek aktivitas siswa dalam belajar mengalami peningkatan baik aktivitas visual, oral, mendengarkan, menulis, mengambar, metrik, mental, maupun emosional. Simpulannya adalah pembelajaran ELPSA dengan permainan KSD pada materi segiempat dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas serta mengubah perilaku siswa.
REDUKSI KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ICAS DENGAN PEMBERIAN TEKNIK SCAFFOLDING BERDASARKAN HASIL PEMETAAN KOGNITIF Arrizal Muhaemin Yunus; Endang Wahyuning; Suroyo Suroyo
Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v17i1.246.2016

Abstract

This research intends to analize the effect of scaffolding technique on the difficulty level experienced by students in solving problems of The International Competitions and Assessments for Schools (ICAS) for space and geometry lessons. This research uses qualitative analytic. The subjects in this study are 9 students from 32 students in grade V of the Islamic Elementary School of Al-Azhar BSD. The validity of ICAS test results ranged from 0.2 to 0.6 and the reliability is 0.66. The results showed the reduction of students’ difficulties in solving mathematics problems of ICAS after obtaining scaffolding technique based on the result of cognitive mapping. The conclusions are: (1) The number of incorrect student answers during the initial diagnostic test and the final diagnostic test vary of 2 to 3 from 6 questions; (2) There was a reduction in the average score of the students’ wrong answers by 65%; (3) Of the 9 subjects who received scaffolding techniques based on cognitive mapping, there were 6 subjects had a reduction of difficulty more than 50%, while the other 3 subjects had a reduction of difficulty less than 50%. (4) The result of paired t-test of 9 subjects is 5.121 with significance level of 0.001. It can be concluded that scaffolding technique has a good impacts in reducing students’ difficulties in geometry. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan teknik scaffolding pada tingkat kesulitan siswa dalam penyelesaian soal The International Competitions and Assessments for Schools (ICAS) untuk materi space dan geometry.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 orang siswa yang diambil dari 32 siswa kelas V E SD Islam Al-Azhar BSD. Validitas hasil uji coba tes ICAS berkisar antara 0,2 sampai 0,6 dengan reliabilitas sebesar 0,66. Hasil penelitian menunjukkan reduksi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal matematika ICAS year 5 setelah mendapatkan teknik scaffolding berdasarkan hasil pemetaan kognitif. Beberapa kesimpulan diperolehyaitu: (1) Banyaknya jawaban siswa yang salah pada saat tes diagnostik awal dan tes diagnostik akhir berkisar antara 2 sampai 3 dari 6 soal; (2) Terjadi pengurangan atau reduksi pada rata-rata jawaban siswa yang salah sebesar 65%; (3) Dari 9 orang subjek penelitian yang mendapatkan teknik scaffolding berdasarkan pemetaan kognitif, ada 6 subjek yang mengalami reduksi kesulitan lebih dari 50%, sedangkan 3 subjek lain mengalami reduksi kesulitan kurang dari 50%. (4) Hasil perhitungan uji-t berpasangan pada 9 subjek adalah 5,121 dengan nilai signifikan 0,001. Dengan demikian, penerapan teknik scaffolding saat penelitian memiliki dampak baik pada subjek yaitu mengurangi kesulitan siswa dalam mengerjakan soal geometri ICAS.
HUBUNGAN ANTARA HARAPAN LAYANAN PEMBELAJARAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA (Studi Kasus Program Magister Pendidikan Dasar UT) Suroyo Suroyo
Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v17i1.252.2016

Abstract

The master program of Basic Education at Open University (UT) begins to admit students in 2015. In one year period the number of students has increased significantly to 497 students, located at 12 UT Regional Offices. The purpose of this correlational study is to analyze the relationship between students learning service expectations offered in 2 semesters with the level of student satisfaction regarding the aspects of administrative and academic services. The respondent is73 students from 8 Regional Offices. The result showed that 59.1% of the respondents perceive general service as very important, and only 47,2% satisfied with the general service. There is a positive and significant correlation between expectation or perception of importance of general service and satisfaction (r = 0,559 **; Sig = 0,00). Data on specific aspects of service, such as tutorial, assessment, et cetera, is provided. Students also indicates some hindrances, such as: difficulties in accessing the internet for online tutorials in remote ateas, friendliness and speed of information provided by UT staff, tutor’s response discussions and late access opening. Magister Pendidikan Dasar (MPDr) Universitas Terbuka (UT) mulai menerima mahasiswa pada masa registrasi 2015.1 dan data pada 2016.1. Pada tahun 2017 jumlah mahasiswa registrasi 497 orang tersebar di 12 UPBJJ-UT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur hubungan antara harapan terhadap layanan pembelajaran dan kepuasan mahasiswa. Sampel penelitian sejumlah 73 mahasiswa dari 8 UPBJJ. Yang diperoleh dari pengambilan langsung, email, dan tutorial online. Jenis penelitian ini bersifat korelasional untuk menganalisis hubungan antara harapan layanan pembelajaran yang ditawarkan pada semester 1 dan 2 dengan tingkat kepuasan mahasiswa dari aspek pelayanan administrasi dan akademik. Hasil penelitian menunjukan harapan pada aspek layanan umum 59,1% sangat penting sekali dan tingkat kepuasan 47,2% dalam kategori puas. Terdapat korelasi yang signifikan antara harapan dan kepuasan mahasiswa dalam aspek layanan akademik secara umum. Data tentang berbagai aspek spesifik layanan akademik juga dibahas Berbagai kendala yang dikemukakan mahasiswa mencaklup di anataranya: kesulitan akses jaringan internet utnuk tutorial online di daerah, keramahan dan kecepatan layanan layanan informasi dari staf UT, respon tutor terhadap diskusi tuton dan keterlamabtan pembukaan akses tuton, font bahan ajar yang dinilai terlalu kecil untuk siswa dewasa, kualitas soal ujian, dsb.
PEMBELAJARAN TENTANG PERSENTASE DENGAN BATERAI HANDPHONE DI KELAS V SD NEGERI 119 PALEMBANG Chika Rahayu; Ratu Ilma Indra Putri
Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.061 KB) | DOI: 10.33830/jp.v17i1.257.2016

Abstract

The purpose of this study to determine the extent to which students' understanding in percent material by using the context of mobile phone batteries. The subject of the research is the fourth grade students of SD N 119 Palembang 31 pupils and with different ability, the method in this research uses research design research method as the right tool to reach the goal, this research using realistic mathematics education approach. The results of this study indicate that 20% of students can solve the problem percent to gradually difficult, while 80% of students have not arrived at the problem with a difficult stage. From the research students are easier to understand the percent by using mobile phone battery as the context and modeling mathematics of the model bar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa dalam materi persen dengan menggunakan konteksbaterai handphone. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD N 119 Palembang sebanyak 31 siswa yang mempunyai kemampuan berbeda, metode mengenai penelitian ini menggunakan metode penelitian design research sebagai sarana yang tepat untuk mencapai tujuan, penelitian iini menggunakan pendekatan pendidikan matematika realistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 20% siswa bisa menyelesaikan persoalan persen sampai ketahap susah, sedangkan 80% siswa belum sampai pada penyelesaian soal dengan tahap susah. Dari penelitian tersebut siswa lebih mudah memahami persen dengan menggunakan baterai handphone sebagai konteks dan pemodelan matematika dari model bar.
STUDI DESKRIPTIF ANALISIS TERHADAP BIMBINGAN GURU DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP IPA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD PADA PEMBELAJARAN IPA BERBANTUAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES Sri Handayani; Budiharto Budiharto; Triyoto Triyoto; Sumarno Sumarno
Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.199 KB) | DOI: 10.33830/jp.v17i1.258.2016

Abstract

Science Learning on the V kelas of SD Magersari Rembang Magelang is still centered on teachers using lecture methods, teachers less involving students to experiment, teachers less understanding the meaning of process skill approach and low student understanding seen in learning outcomes from 33 students only 9 students or 27% complete of 24 students or 73% of students who have not finished yet. To overcome this, improvements are made with the guidance of the teacher in applying the Process Skills Approach to improve Student Learning Results on IPA. The purpose of this study is to describe: (1) Teacher planning in learning with process skill approach to improve students 'learning outcomes on light material and their properties. (2) Learning outcomes through process skills approach to improve students' learning outcomes of light materials and their properties. (3) Student learning outcomes in the process skills approach, in light materials and their properties. The subject of this study was the students of V class which amounted to 33 people. Implementation of PTK used includes four stages, namely: 1) planning, 2) implementation, 3) observation, and 4) reflection. Data collection technique used: test, observation sheet and field note. The completeness of student learning outcomes in cycle I was 4l%, increased in cycle 2 to 64% and increased again in cycle III to 82% above the expected target of 80%. The result of this research shows that application of process skill approach can improve the result of science learning. Suggestions for teachers in implementing learning should use innovative learning models, so that student learning outcomes will improve according to the situation and local environmental conditions. Pembelajaran IPA pada siwa kelas V SDN Magersari Rembang masih berpusat pada guru menggunakan metode ceramah, guru kurang melibatkan siswa melakukan percobaan, guru kurang memahami arti pendekatan keterampilan proses dan rendahnya pemahaman siswa terlihat pada hasil belajar dari 33 siswa hanya 9 siswa atau27% siswa yang tuntas dari 24 siswa atau 73% siswa yang belum tuntas.Untuk mengatasinya, dilakukan perbaikan dengan bimbingan guru dalam menerapkan Pendekatan Keterampilan Proses untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada IPA.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Perencanaan guru dalam pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi cahaya dan sifat-sifatnya. (2) Pelaksaanaan pembelajaran melalui pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi cahaya dan sifat-sifatnya. (3) Hasil belajar siswa dalam pendekatan keterampilan proses, pada materi cahaya dan sifat-sifatnya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 33 orang. Pelaksanaan PTK yang digunakan meliputi empat tahapan, yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan: tes, lembar observasidan catatan lapangan. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 4l%, meningkat pada siklus 2 menjadi 64% dan meningkat kembali di siklusIII menjadi 82% diatas target yang diharapkan yaitu 80%. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Saran untuk gurudalam melaksanakan pembelajaran sebaiknya menggunakan model pembelajaran yang inovatif, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat sesuai situasi dankondisi lingkungan setempat.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KONSTRUKTIVISME DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE TIME ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Suparman Suparman; Sri Hardjo; Kasni Astutik
Jurnal Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.003 KB) | DOI: 10.33830/jp.v17i1.262.2016

Abstract

This research is a development research to describe the impact of constructivism-based learning with TAI type co-operative model of triangle material on student learning outcomes. Analysis of the data is based on (1) descriptive analysis of validator's on instructional devices, (2) average learners'activity during learning, (3) average learners' response to learning, (4) average observation ability (6) analysis of the effectiveness of constructivism-based learning with TAI-type cooperative model which includes: (a) comparation of learning result with the minimum mastery requirement using one sample t-test, (b) classical test, and (c) the influence of learners activity on learners' learning result using simple linear regression.The result shows that the validator's evaluation on learning tool is very good, whereas the other findings are as follows: the average of students' learning result is 78,87 higher than the minimum mastery requirement, which is 65, all students meet the minimum requirement for mastery, and the majority of students are active (with a mean of 4,01), the ability of teachers in managing learning in the category is very good (M = 4,07), the activities of learners in the learning process contributes 75,1 % to the learning result. Thus, it can be concluded thatconstructivism-based mathematics learning modelwith TAI type cooperative model is effective to produce better active learning and result. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran berbasis konstruktivisme dengan model kooperatif tipe TAI materi segitiga pada hasil belajar siswa. Analisis data yang digunakan: (1) analisis deskriptif hasil penelitian validator terhadap perangkat pembelajaran, (2) rata-rata aktivitas peserta didik selama pembelajaran, (3) rata-rata respon peserta didik terhadap pembelajaran, (4) rata-rata hasil pengamatan kemampuan guru mengelola pembelajaran, (5) analisis tes hasil belajar, (6) analisis efektivitas pembelajaran berbasis konstruktivisme dengan model kooperatif tipe TAI yang meliputi: (a) uji ketuntasan hasil belajar terhadap Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) menggunakan uji statistik t-test (one sample t-test), (b) uji ketuntasan klasikal, dan (c) uji pengaruh aktivitas peserta didik terhadap hasil belajar peserta didik menggunakan uji statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penilaian validator terhadap perangkat pembelajaran sangat baik, dan temuan lain sebagai berikut: (1) rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 78,87 lebih dari KKM yaitu sebesar 65, (2) ketuntasan klasikal mencapai 100% , rata-rata aktivitas peserta didik pada kategori sangat aktif sebesar 4,01, respon peserta didik positif , rata-rata kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran pada kategori sangat baik sebesar 4,07, (3) aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar dengan kontribusi sebesar 75,1%. Dengan demikian perangkat pembelajaran matematika berbasis konstruktivisme dengan model kooperatif tipe TAI pada materi segitiga di kelas IV valid dan efektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6