cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalhumanus@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat Pusat Kajian Humaniora Gedung Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Indonesia 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora
ISSN : 14108062     EISSN : 25283936     DOI : https://doi.org/10.24036/humanus.v21i2
Core Subject : Humanities, Art,
Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora (P-ISSN 1410-8062, E-ISSN 2528-3936) is an international journal devoted to the publication of original papers published by Center for Humanities Studies of FBS Universitas Negeri Padang. It is a peer-reviewed and open access journal of humanity studies, including linguistics, literature, philosophy, and cultural studies. Humanus accept manuscript in English, Indonesian, and Malay.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2016)" : 10 Documents clear
TINDAK TUTUR TOKOH DALAM KABA: PENCERMINAN KEARIFAN DAN KESANTUNAN BERBAHASA ETNIS MINANGKABAU Juita, Novia
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.317 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6416

Abstract

MUATAN KEARIFAN LOKAL DALAM CERPEN MUTAKHIR KARYA CERPENIS MINANGKABAU Agustina, Agustina; Ramadhan, Syahrul; Asri, Yasnur
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.55 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6408

Abstract

LOCAL WISDOM IN THE MODERN SHORT STORIES BY MINANGKABAU WRITERSAbstractMinangkabau culture is one of hundreds of cultures that exist in Indonesia. As a community, ethnic Minangkabau has moral teachings, values and social norms. The values, ethics, and behaviors serve as a source of wisdom in the life of the use of local knowledge. The literary work is a product of the wisdom that is able to provide enlightenment for those who appreciate it. Based on research at the expense of local wisdom in short short story writer works Minangkabau story tip, found some local wisdom as follows. First, local view based on knowledge of life (philosophy), which is true and courageous because the enemy is not requested, the averted eyes met. Second, local wisdom based on an attitude of social life, recommendations and iktibar that life should help each other, life must be saved by saving, provide assistance for the construction of public facilities, take a lesson from the events experienced by others, and environmental conservation with make it sacred. Third, local knowledge based ceremonies; traditional ceremonies as a forum to practice diplomacy and ceremony by mutual assistance principle. Fourth, local wisdom based on the principles, standards and rules and regulations that have materialized in social systems. Fifth, local wisdom based on habits, daily behaviors in social interactions, needs of society, take care for the child with traditional food, and Ramadan and Eid as strengthening the relationship.      Kata Kunci: muatan; kearifan lokal; cerpen mutakhir; cerpenis MinangkabauAbstrakBudaya Minangkabau merupakan salah satu dari ratusan budaya yang ada di Indonesia. Sebagai komunitas, etnis Minangkabau memiliki ajaran moral, nilai-nilai, dan norma-norma sosial. Nilai-nilai, etika, dan perilaku berfungsi sebagai sumber kearifan dalam kehidupan penggunaan pengetahuan lokal. Karya sastra merupakan produk kearifan yang mampu memberikan pencerahan bagi mereka yang mengapresiasinya. Berdasarkan penelitian dengan mengetengahkan kearifan lokal dalam cerita pendek karya penulis Minangkabau, ditemukan beberapa kearifan lokal sebagai berikut. Pertama, pandangan lokal berdasarkan pengetahuan hidup (filsafat), yang benar dan berani karena musuh tidak diminta, mata dihindari bertemu. Kedua, kearifan lokal berdasarkan sikap kehidupan sosial, rekomendasi, dan iktibar bahwa hidup harus saling menolong, hidup akan selamat dengan saling menyelamatkan, membantu pembangunan fasilitas umum, mengambil pelajaran dari peristiwa yang dialami oleh orang lain, dan pelestarian lingkungan dengan menyakralkan. Ketiga, pengetahuan lokal dengan upacara, upacara adat sebagai forum untuk berlatih diplomasi dengan prinsip saling menolong. Keempat, kearifan lokal berdasarkan prinsip-prinsip, standar dan aturan dan peraturan yang telah terwujud dalam sistem sosial. Kelima, kearifan lokal berdasarkan kebiasaan, perilaku sehari-hari dalam interaksi sosial, kebutuhan yaitu hidup masyarakat, menjaga anak dengan makanan tradisional, dan Ramadan dan Idul Fitri memperkuat hubungan.Kata Kunci: muatan; lokal kearifan; mutakhir cerpen; cerpenis minangkabau
KEBERTAHANAN RUMAH GADANG DAN PERUBAHAN SOSIAL DI WILAYAH BUDAYA ALAM SURAMBI SUNGAI PAGU, KABUPATEN SOLOK SELATAN Syafwan, Syafwan
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.188 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6417

Abstract

NOVEL MANAH BUNGAH LENYAH DI TOYOBUNGKAH: GURU YANG BERDAMAI DENGAN ADAT Tingkat, I Nyoman
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.55 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6413

Abstract

PANDANGAN PEMANGKU ADAT TERHADAP TARI PASAMBAHAN DI KOTA PADANG Asriati, Afifah
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.225 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6403

Abstract

THE PERSPECTIVE OF ADAT STAKEHOLDERS TOWARD THE PASAMBAHAN DANCE IN PADANG MUNICIPALITYAbstractThis research aims to find out the perspective of the adat (custom) stakeholders toward the Pasambahan dance. This research used used qualitative methods, data were collected through observation techniques by using photos and videos as the documentation of Pasambahan for the three elements, i.e. dancers, motion, and clothing. Then, depth interview was conducted to the adat stakeholders in Padang. Triangulation analysis was done to sources of data and techniques of data collection in discovering the validity of the research. The results show that the perspective of adat stakeholders to Pasambahan dance are generally not conflicted with traditional and religious values on the three elements before.Keywords: perspective, adat stakeholders; adat values, pasambahan dance.AbstrakArtikel penelitian bertujuan untuk mengetahui pandangan pemangku adat terhadap tari Pasambahan. Untuk itu digunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, baik untuk elemen penari, gerak maupun busana, serta dokumentasi tari Pasambahan dalam bentuk foto dan video, terakhir wawancara mendalam dengan pemangku adat kota Padang. Analisis triangulasi sumber dan teknik telah digunakan dalam menemukan keabsahan data penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pandangan pemangku adat terhadap tari Pasambahan, pada umumnya tidak bertentangan dengan nilai adat dan agama pada tiga elemen tersebut.Kata Kunci: pandangan, pemangku adat, nilai adat, dan Tari Pasambahan
MENUMBUHKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MELALUI KARYA TARI KOREOGRAFER PEREMPUAN DI SUMATERA BARAT: SUATU TINJAUAN GENDER Astuti, Fuji
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.346 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6412

Abstract

DEVELOPING LOCAL WISDOM VALUES THROUGH THE DANCE WORKS OF FEMALE CHOREOGRAPHERS IN WEST SUMATERA: A GENDER STUDIES Minagkabau in the social order, the personality of a woman governed by a norm that is contained in the content of the values of sumbang duo baleh (the twelfe of improper behaviors). As a female choreographer, the values of sumbang duo baleh are not only seen in the attitude of her personality, but also in the content her dance work as a reflection of her personality. However, all the twelfe values cannot considered altogether in a dance. If all the content of those values are fully referenced in the dance work, choreographers feels such rules would hamper creativity, especially in the embodiment of motion to the media staple in dance. The values of twelfe improperly behaviors can be implemented into the dance are walk improperly, sit improperly, stand improperly, look improperly, improper clothing, and improper behaviors. On the other hand, the involvement of women in artistic activity, driven by the demands of the economy. For that reason, women no longer have to rely on the man as the leader of the household, or be the responsibility of the system as in the economy in the longhouse, yet can already be anticipated through achievement in art. It likewise trigger the choreographer seeks to meet the needs of consumers, even vying to create markets that are commercial.Key words: The twelfe lacks, choreographer, dance AbstrakDalam tatanan sosial masyarakat Minagkabau, kepribadian seorang perempuan diatur oleh suatu norma yang tertuang dalam kandungan nilai-nilai sumbang duo baleh. Sebagai seorang koreografer perempuan, kandungan sumbang duo baleh tidak hanya terlihat dalam sikap kepribadiannya, namun kandungan nilai-nilai itu juga dapat terlihat dalam karya tari sebagai cerminan  kepribadiannya. Kandungan nilai sumbang duo baleh tidak semuanya dapat dituangkan dalam karya tari. Jika semua kandungan nilai-nilai tersebut secara utuh dijadikan acuan dalam berkarya tari, koreografer merasakan aturan-aturan tersebut akan menghambat kreativitas, terutama dalam perwujudan gerak yang menjadi media pokok dalam tari. Adapun kandungan nilai sumbang duo baleh dengan lugas dapat diimplementasikan  ke dalam tari adalah sumbang jalan, sumbang duduak, sumbang tagak, sumbang penglihatan, sumbang pakaian, dan sumbang kurenah. Di sisi lain, keterlibatan perempuan dalam aktivitas kesenian, didorong oleh tuntutan perekonomian. Untuk itu, perempuan tidak lagi harus menggantungkan perekonomian sepenuhnya kepada laki-laki sebagai pemimpin rumah tangga, atau menjadi tanggung jawab kaum sebagaimana dalam sistem perekonomian di rumah gadang, namum sudah dapat diantisipasi melalui prestasi dalam berkesenian. Hal demikian pula memicu para koreografer berupaya memenuhi kebutuhan konsumen, bahkan berlomba-lomba untuk menciptakan pasar yang sifatnya komersil.Kata Kunci: Sumbang duo baleh, koreografer, tari
EVALUASI PENULISAN ABSTRAK HASIL PENELITIAN DOSEN UNIVERSITAS LANCANG KUNING Sudiar, Nining; Mafar, Fiqru; H., Rosman
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.64 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6414

Abstract

PROSES MORFOLOGI INFLEKSI PADA ADJEKTIVA BAHASA INDONESIA Ermanto, Ermanto
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.527 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6411

Abstract

HOMOGENISASI BUDAYA MASYARAKAT TERHADAP TARI ILAU DI KELURAHAN KAMPAI TABU KARAMBIA KOTA SOLOK SUMATERA BARAT Syofia, Ninon
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.81 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6415

Abstract

KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI KALANGAN KARYAWAN BADAN PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH (BAPUSIPDA) JAWA BARAT DAN HUBUNGANNYA DENGAN KINERJA TENAGA PERPUSTAKAAN Prasetyo W., Anton; Winoto, Yunus
Humanus Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.456 KB) | DOI: 10.24036/jh.v15i1.6410

Abstract

INTERPERSONAL COMMUNICATION AMONG EMPLOYEES OF REGIONAL OFFICE OF LIBRARY AND ARCHIVES (BAPUSIPDA) WEST JAVA AND ITS CONNECTION WITH THE PERFORMANCE OF LIBRARIAN This study aims to determine the relationship between interpersonal communications in the West Java Environmental BAPUSIPDA employees with the performance of library personnel. This research was conducted in the Library and Archives of West Java Province. The approach used in this study using a quantitative approach to research the type of correlation. The population in this study is employees BAPUSIPDA at the library with a random sampling technique (simple random sampling). For data collecting technique is done through questionnaires, interviews, observation and literature study. Based on the results of the study can be argued that that there hubunan between interpersonal communication on energy performance libraries in the Library Board and the Regional Archives (BAPUSIPDA), West Java. While specifically be presented the following results 1). There hubunan between aspects of transparency (openness) in kalngan employees primarily to the performance of library personnel, 2). There is a relationship between aspects of empathy (empathy) among employees with performance library personnel, 3). There is a relationship between being supportive (supportiveness) between each of brackish employees with the performance of library personnel, 4). There is a relationship between positive attitudes (positiveness) among the employees with the performance of library personnel, 5). There is a relationship between the understandings of equality (equality) among the employees with the performance of library personnel.Kata kunci: interpersonal communication, performance, public library ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi antarpersonal di lingkungan karyawan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BAPUSIPDA) Jawa Barat dengan kinerja tenaga perpustakaan. Penelitian ini dilakukan di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Provinsi Jawa Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan BAPUSIPDA di bagian perpustakaan dengan teknik pengambilan sampel secara random (simple random sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi interpersonal terhadap kinerja tenaga perpustakaan di lingkungan BAPUSIPDA Jawa Barat yang dapat dirinci sebagai berikut. Pertama, terdapat hubungan antara aspek keterbukaan (openness) di kalangan karyawan dengan kinerja tenaga perpustakaan. Kedua, terdapat hubungan antara aspek empati (empathy) di antara karyawan dengan kinerja tenaga perpustakaan. Ketiga, terdapat hubungan antara sikap mendukung (supportiveness) di antara masing-masing karyawan dengan kinerja tenaga perpustakaan. Keempat, terdapat hubungan antara sikap positif (positiveness) di kalangan karyawan dengan kinerja tenaga perpustakaan. Kelima, terdapat hubungan antara pemahaman kesetaraan (equality)  di antara karyawan dengan kinerja tenaga perpustakaan.Kata kunci: komunikasi antarpribadi, kinerja, perpustakaan umum.

Page 1 of 1 | Total Record : 10