cover
Contact Name
Gretiano
Contact Email
gretiano@jagaddhita.org
Phone
-
Journal Mail Official
gretiano@jagaddhita.org
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Buletin Jagaddhita
ISSN : 26568225     EISSN : 26560089     DOI : -
Core Subject : Social,
Jagaddhita Bulletin is scientific publications about popular behavioral innovative research/ideas that are closely related to everyday life. Jagaddhita Bulletin publishes in the second week of each month by the Jagaddhita Institute. Further info, please contact redaksi@jagaddhita.org.
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
Kecemasan Pada Anak dengan Asma Sasmitawati, T. A. (Tiara)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak membutuhkan kondisi fisik yang sehat agar dapat tumbuh dengan optimal namun, tidak dipungkiri jika anak-anak juga masih sangat rentan dengan berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang ditemui pada anak-anak adalah penyakit asma. Asma merupakan penyakit kronis tidak menular yang sering dialami anak, dan menjadi perhatian baik orang tua maupun tenaga kesehatan. Menurut data Riskesdas (2018), yang di dapat berdasarkan diagnosis dokter, prevalensi asma pada penduduk di Indonesia dalam semua usia adalah 2.4%. Angka yang cukup besar untuk menjadi perhatian. Penyakit asma tidak hanya penyakit fisik semata, namun asma juga menyebabkan gangguan pada kualitas hidup, baik fisik maupun psikis. Serangan asma yang dialami penderita asma dapat dicegah apabila penderita asma mengetahui dan menghindari faktor pencetusnya. Faktor-faktor pencetus asma antara lain infeksi virus saluran nafas, allergen seperti debu rumah, bulu binatang, asap rokok, kegiatan jasmani seperti lari, ekspresi emosional takut, marah, frustrasi dan lingkungan fisik, seperti polusi udara (Sundaru, 2003). Kondisi sosial ekonomi rendah, riwayat asma pada orang tua, dan orang tua yang merokok berhubungan signifikan dengan kejadian asma pada anak. Selain itu, faktor lain pencetus asma pada anak adalah udara dingin, flu dan infeksi, kelelahan, debu, dan asap rokok (Dharmayanti, Hapsari, Azhar, 2015).
Menumbuhkan Minat Baca Buku Berbahasa Inggris Melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Asmi, M. (Mimin)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan, terutama dalam bidang pendidikan. Banyak hal yang memerlukan perubahan untuk mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan yang terus meningkat, salah satunya adalah penyegaran layanan perpustakaan. Perpustakaan sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Perpustakaan mempunyai fungsi sebagai pusat edukasi, informatif, rekreasi, riset dan penelitian (Bafadal, 2009), sehingga layanan perpustakaan haruslah optimal dalam menjalankan fungsinya. Sebuah perpustakaan dapat berfungsi bagi pemakainya dengan beberapa syarat tertentu, yaitu adanya pembaharuan koleksi, sistem dan aturan yang sesuai jaman, ruang /tempat berlangsungnya kegiatan, ada petugas pustakawan, ada pemakai, serta mitra kerja (Sutarno, 2006). Namun seiring perkembangan jaman dan teknologi dirasakan bahwa minat baca siswa terhadap buku berbahasa Inggris di perpustakaan mulai menurun, salah satu faktornya adalah diantaranya pelayanan perpustakaan yang belum disegarkan.
Body Image dan Bentuk Tubuh Ideal, Antara Persepsi dan Realitas Puspasari, L. (Lisa)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tubuh ideal adalah dambaan semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Tubuh ideal adalah tubuh yang relatif proporsional dengan tinggi badan, atau secara umum dapat dikatakan tidak gemuk dan juga tidak kurus. Proporsi ideal ini dapat dihitung dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu angka penilaian standar berdasarkan proporsi perbandingan tinggi badan dan berat badan, sehingga dapat dikategorisasikan dalam golongan normal, kurang, berlebih, atau obesitas. Namun realitasnya, banyak di antara individu terutama wanita terkadang tidak menggunakan acuan IMT dalam memersepsikan bentuk tubuhnya. Proporsi tubuh sudah sesuai dengan IMT normal, namun masih merasa gemuk atau kurang ideal. Gambaran tentang tubuh ideal antara persepsi dan realitas terkadang tidak sinkron. Hal tersebut memicu munculnya body image yang negatif, terlebih banyaknya media digital maupun sosial yang memunculkan tipe tubuh ideal, dari rambut hingga kaki.
Kaitan Perkembangan Remaja Dengan Partisipasi Dalam Olahraga Rahmawati, W. (Wara)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja, adalah kelompok yang sering menjadi tema menarik untuk diulas dalam berbagai perspektif, salah satunya psikologi. Remaja yang dikenal dengan sebutan age of storm and stress, menjalani tahapan perkembangan masa transisi dengan berbagai tekanan terhadapnya (Hurlock, 1993). Remaja sebagai kelompok yang belum dapat dikatakan dewasa, namun juga tidak lagi anak-anak, menjadikan remaja sering kali kebingungan akan identitas dirinya (Putro, 2017). Kebingungan akan identitas diri ini terkait dengan perubahan fisik, anatomi, psikologis, dan sosial yang cenderung memunculkan tindakan destruktif (Nur Hidayah, 2016) sehingga berpengaruh tidak hanya pada individu remaja tetapi juga individu lain di sekelilingnya, salah satunya dari orang tua.
Pembelajaran Materi Peluang (Matematika) Melalui Kehidupan Nyata Rodli, R. (Rodli)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang tidak mudah disukai oleh siswa. Matematika terkesan sangat menakutkan karena identik dengan hitungan yang sulit, rumus-rumus yang harus dihapal, simbol-simbol yang memusingkan, dan masih banyak lagi. Sering kali hal-hal tersebut menjadikan matematika sebagai pelajaran yang tidak memiliki banyak peminat terutama bila guru yang mengajarkan tidak menerapkan metode belajar yang kreatif dan menarik perhatian siswa. Matematika sebenarnya adalah ilmu logika yang akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari nantinya. Salah satu materi yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari adalah materi peluang, yaitu bagaimana suatu kondisi diprediksi menghasilkan suatu hal dan dampaknya pada masa akan datang.
Permainan Tradisional Sebagai Metode Alternatif Dalam Belajar Olahraga Mukhidin, M. (Mukhidin)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi guru olahraga atau guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, tampaknya diperlukan pribadi yang unik dengan banyak ide kreatif untuk meningkatkan minat siswa dalam mempelajari olahraga. Di sekolah, olahraga tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan kesehatan tetapi juga olahraga masuk dalam penilaian kegiatan belajar. Mata pelajaran olahraga adalah kegiatan pembelajaran yang sering kali dilakukan di luar kelas. Mata pelajaran ini menjadi unik karena penilaian utama adalah segi keterampilan fisik. Sehingga tidak jarang, pelajaran olahraga menjadi kurang diminati oleh siswa yang merasa dirinya tidak memiliki bakat olahraga. Walaupun, pelajaran olahraga tetap menjadi pelajaran yang dinanti oleh sebagian siswa lainnya.
Peran Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Menanggulangi Kekerasan Pada Lembaga Pendidikan Atmojo, S. (Suryo)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan Indonesia di awal tahun 2019 ini kembali menjadi sorotan publik. Berita mengenai kejadian kekerasan dalam ruang lingkup pendidikan seolah tidak pernah berhenti menjadi headline setiap tahun. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima laporan 24 kasus di sektor pendidikan dengan korban dan pelaku anak (Abdi, 2019). Tercatat jumlahnya sebanyak 17 kasus yang terkait kekerasan, yaitu tiga kasus kekerasan fisik, delapan kekerasan psikis, tiga kekerasan seksual, satu tawuran pelajar, lima kasus korban kebijakan, dan satu kasus eksploitasi.
Belajar Sejarah Dengan Metode Pementasan Drama Emilia, E. (Emilia)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar sejarah seperti mempelajari diri sendiri karena erat kaitannya dengan aspek sosiokultural sebagai pribadi maupun masyarakat. Sejarah menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) diartikan sebagai hal-usul (keturunan) silsilah, kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau dalam riwayat. Mempelajari sejarah membutuhkan metode belajar yang dapat mengasah otak, merangsang kreativitas, dan menimbulkan kolaborasi antar siswa sehingga materi dapat terserap dengan baik. Beberapa metode belajar yang dianggap efektif meningkatkan motivasi dan prestasi siswa dalam mata pelajaran sejarah antara lain, metode Think Pair Share, model pembelajaran kreatif dan produktif, metode group investigation, Value Clarification Technique, model genius learning, dan pemutaran film.
Kecemasan Berbahasa Inggris Pada Mahasiswa Hulaifah, N. B. (Nur)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi seperti saat ini, kebutuhan untuk menguasai bahasa asing tentu sangat penting dan diperlukan. Kedudukan bahasa Inggris sebagai lingua franca menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa yang umum digunakan sebagai bahasa penghubung antarnegara yang memiliki bahasa pengantar dan penutur yang berbeda. Bahasa Inggris sendiri telah ditetapkan oleh berbagai negara di Asia Tenggara sebagai bahasa asing nomor satu yang diajarkan dan dipelajari pada berbagai level sistem pendidikan. Di Indonesia, bahasa Inggris ditempatkan sebagai bahasa asing utama yang diajarkan di berbagai sekolah menengah dan universitas di Indonesia berdasarkan Dekrit Menteri Pendidikan No. 060/U/1993 tertanggal 25 Februari 1993. Sampai saat ini, telah banyak terjadi perkembangan dalam kurikulum dan metode pembelajaran dalam pengajaran bahasa Inggris, namun pada kenyataannya, sangat sulit untuk pembelajar di Indonesia menggunakan bahasa Inggris walaupun dalam percakapan sederhana.
Memupuk Kemandirian Anak Di Sekolah Murtiati, M. (Murtiati)
Buletin Jagaddhita
Publisher : Lembaga Jagaddhita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah adalah rumah kedua bagi peserta didik setelah lingkungan tempat tinggalnya. Waktu di sekolah adalah waktu terbanyak yang dihabiskan anak-anak setelah ia masuk ke dunia sekolah. Selain perannya dalam pendidikan akademik, sekolah juga memiliki peran sebagai penguat nilai-nilai dan perilaku yang telah ditanamkan orang tua dalam situasi sosial yang lebih luas, demikian pula dengan perilaku mandiri.

Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue