cover
Contact Name
Khaeroni
Contact Email
khaeroni@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
oman.farhurrohman@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 24073571     EISSN : 26544245     DOI : -
Core Subject : Education,
IBTIDA’I merupakan Jurnal hasil penelitian mahasiswa dan dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017" : 5 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PEMILU PADA MATA PELAJARAN PKn DENGAN PENGGUNAAN MEDIA DAN METODE YANG BERVARIASI DI KELAS VI SD NEGERI PURWARAJA 3 KECAMATAN MENES KABUPATEN PANDEGLANG YAMAN SETIAMAN
Ibtida'i Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penggunaan media dan metode yang bervariasi pada pembelajaran PKn di Kelas VI SD serta bagaimana peningkatan kemampunan pemahaman siswa yang terjadi setelah tindakan diberikan, khususnya tentang pemilu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas 2 (dua) siklus. Desain PTK yang digunakan adalah desain Kemmis dan Mc. Taggart, di mana pelaksanaan pengamatan dilakukan bersamaan dengan pemberian tindakan saat pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemahaman siswa tentang pemilu dengan penggunaan media dan metode yang bervariasi pada pembelajaran PKn.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN PENGOPTIMALAN MEDIA RANGKA MANUSIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Shara Syifa; Khaeroni Khaeroni
Ibtida'i Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v4i02.8143

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang membuat siswa aktif dan kreatif. Oleh karena itu, perlu adanya perubahan dalam proses pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk mampu berbuat dan melakukan sesuatu. Selain itu, pengoptimalan media pembelajaran dapat membantu siswa dalam mempelajari materi sesuai dengan aslinya. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran Group Investigation (GI). Agar model pembelajaran GI dapat optimal diterapkan sesuai materi, digunakanlah media torso rangka manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran GI dengan pengoptimalan media torso rangka manusia terhadap hasil belajar IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dan desain penelitian nonequivalent group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes has il be lajar yang dianalisis menggunakkan pengujian komparatif. Hasil pengujian statistika menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes hasil belajar k elompok eksperimen menggunakan model pembelajaran GI dengan pengoptimalan media torso rangka manusia terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai rata-rata tes hasil belajar kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran GI dengan pengoptimalan media torso rangka manusia memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.
PENGARUH METODE EKSPERIMEN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PERISKOP SEDERHANA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA Wafa Rosepa; Fitri Hilmiyati
Ibtida'i Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v4i02.8144

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen dengan alat peraga periskop sederhana dan penggunaannya terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya siswa kelas IV SDN Palahlar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan teknik pengumpulan data wawancara dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian menggunakan uji-t jenis Independent sampel t-test yang dilakukan pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan thitung 6.828 > ttabel 2.000 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar dan itu berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode eksperimen dengan menggunakan alat peraga pada mata pelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya. Adapun pengaruh penggunaan metode dan alat peraga terhadap peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat pada rata-rata nilai yang diperoleh yaitu sebesar 57,81.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS V DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG Siti Nuraini; Wida Rachmiati
Ibtida'i Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v4i02.8145

Abstract

Tulisan ini didasarkan pada masih mimimnya penguasaan materi siswa pada pelajaran matematika dan kurangnya minat belajar siswa pada mata pelajaran tersebut. Kesalahan pada proses pembelajaran terletak pada kemampuan dasar mengenal sifat-sifat geometri khususnya pada bentuk kubus dan balok. Berdasarkan hasil analisis yang terkait dengan teori Vann Hiele dalam pembahasan geometri maka, kesalahan siswa pada materi kubus dan balok terlihat pada level 0 (visualisasi) level pengenalan, bahwa siswa belum memahami sifat-sifat pada bentuk kubus dan balok sehingga terjadi kesalahan siswa dalam menliskan keterangan yang terdapat dalam soal, kemudian siswa melakukan kesalahan pada saat menuliskan rumus kubus dan balok. Sedangkan menurut pandangan Vann Hiele, hasil belajar dapat diproses melalui 5 (lima) tahap, sedangkan dari hasil analisis tes terlihat perkembangan siswa sampai kepada tahap 2, tetapi di dalam pembelajaran kubus dan balok siswa mengalami kesalahan yang dilakukan pada tahap 1 (informasi) pengenalan terhadap bentuk kubus dan balok sehingga siswa mengalami kesalahan pada saat menuliskan rumus, siswa terlihat keliru menuliskan rumus volume dan luas permukaan kubus, kemudian pada tahap 2 (orientasi terarah) tahap siswa mengerjakan soal, siswa mengalami kesalahan pada saat menuliskan ukuran kubus dan balok yang terdapat dalam soal sehingga mengalami kesalahan yang konsisten terhadap memasukkan angka ke dalam rumus, perhitungan, dan pada saat menentukan has il akhir. Adapun faktor kesalahan hasil belajar siswa yaitu (1) faktor internal; kesulitan siswa dalam memahami soal, menghafal rumus dan kesalahan melakukan proses perhitungan. (2) faktor ekstemal; pengelolaan kelas yang kurang, metode dan strategi pembelajaran yang digunakan guru tidak mengacu pada teori Vann Hiele dalam pembahasan geometri.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI KERJA SAMA Dl LINGKUNGAN SEKOLAH MELALUI MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION Siti Mayasari; Akrom Akrom
Ibtida'i Vol 4 No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v4i02.8146

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan model Problem Based Instruction pada aktivitas belajar dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi kerja sama di lingkungan Sekolah melalui model Probem Based Instruction. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPS. Dibuktikan pada siklus 1 nilai aktivitas siswa mencapai 80% sedangkan pada siklus 2 mencapai 97,77%. Terdapat peningkatan nilai aktivitas siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 1 7, 77%. Pada tahap pra tindakan 48, 15% siswa mencapai nilai 65. Setelah dilaksanakan penelitan pada siklus I, diketahui bahwa 59,26% siswa mencapai nilai 65. Pada siklus II, diketahui 70,37% siswa mencapai nilai 65. Terdapat peningkatan 11, 11% dari siklus ke siklus II

Page 1 of 1 | Total Record : 5