BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Articles
301 Documents
Hubungan Keukuatan Otot Lengan dan Power Tungkai dengan Kemampuan Jump Shoot Tim Putri Extrakulikuler Bolabasket SMA Negeri 1 Sukaraja Sukabumi
Faiz Faozi;
Novy Yuliantini
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 1 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i1.972
This study aims to determine the relationship of arm muscle strength and leg power with the jump shot ability of the extracurricular women's basketball team. This research is a Non-Experimental study with correlational design.Data collection techniques in this study were tests. The instruments used in this study were push-up tests, vertical jump tests, and ball-to-ring tests with jump shots that were at 5 shot post points with 5x chance to shoot at each post.The results of the analysis showed that: There was a significant relationship between arm muscle strength and jump shoot, significance value 0.001 <0.05, the magnitude of the relationship between arm muscle strength and Jumpshot by 75.3%. (2) There is no significant relationship between leg muscle power and jump shoot in basketball extracurricular women's teams with t count 3.105> t table 2.23, and significance value 0.316 <0.05. (3) There is a significant relationship between arm muscle strength and leg power simultaneously to Jump shoot ability with r = 0.753 and significance = 0.001 with sig F change = 0.004.
Enacting Copywriting Skills during Distance Internship: A Case Study at IQR Foundation
Yessy Purnamasari;
Tri Puji Nur Uzlifah
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 1 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i1.973
Distance internship rises as global pandemic Covid-19 starts in the beginning of 2020. It forces the higher education institution to re-manage the rules of internship for second year students. As part of the regulation, the internship for Polban students was suggested to be done through distance methods. One of the NGOs that provide distance internships for English Department students is IQR Foundation. This study then investigates the enactment of students' copywriting skills and the challenges during distance internship. The data were collected by combining observation and study literature. The results show this distance internship enables students to apply copywriting skills through three enactments: composing script, creating English subtitles, and collaborating in news writing. Compared to the conventional one, distance internship leads to three main challenges: deciding concepts, using English as the language of communication, and handling the timeline. Distance internship, in many ways, has created many chances for students to grow up and to implement their knowledge in a new paradigm despite the pandemic as the boundary.
Exploring a Good Language Learner’s Motivation
Khairunnisa Dwinalida
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 1 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i1.974
Regarding the success in EFL learning, most of learners in the Indonesian context are still considered as unsuccessful and tend to be low motived. In related to this problem this study is aimed at finding out how motivation in EFL learning come out from a good learner and at reveal the aspects that can drive motivation from a good learner. A case study on an individual student was used in this study. The participant was purposefully and theoretically selected because she was considered as the best learner in the site. Student’s interview and classroom observation were used as the data collecting techniques. Iterative data collection and analysis using the concept of grounded theory were conducted continuously till theoretical pattern of concepts and categories were achieved. The findings of this research stated that the external factors were found more than the internal factors. It is concluded, then, external factors are dominating the source of the participant’s motivation. These findings suggest that teachers are expected to take the factors influencing motivation as stated in the findings as the consideration in improving students’ motivation in EFL learning. Keywords: motivation, good language learners
The Correlation between EFL Students’ Attitudes towards Their Writing Ability: (A Case Study at First Grade of One Senior High School in Bandung)
Astri Dwi Floranti;
Hanif Nurcholish Adiantika
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 1 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i1.975
This study aims at examining the relationship between students’ attitude towards their writing ability. This study employed quantitative study by using Pearson-product correlation. The samples were randomly selected 35 students out of the total population 70 students in one senior high school in Bandung. The Data were obtained through questionnaire with regard to attitude and writing proficiency which are appropriate with several criteria of each writing element to scrutinize the correlation between students’ attitude and writing skill ability. The findings indicate that attitude has moderate correlation (.456) with students’ writing ability. In other words, it is obvious that attitudes are very essential for students to increase their writing ability. The English teachers are suggested to figure out the prominence of attitudes to their students for it has been found that attitudes is able to significantly contribute to the students’ writing ability.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa dengan Pendekatan Open Ended
Mariam Ar Rahmah;
Sumpena Rohaendi
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 1 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i1.1018
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan komunikasi siswa yang pembelajarannya dengan Pendekatan Open-Ended lebih baik daripada peningkatan siswa yang pembelajarannya dengan metode ekspositori. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan menjadikan kelas VIIA kelas eksperimen dan VIIC kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes berupa soal-soal yang memuat indikator kemampuan komunikasi dan nontes berupa angket. Adapun hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi siswa yang menggunakan pendekatan open ended tidak lebih baik dari siswa yang mendapat pembelajaran ekspositori, meskipun sebagian besar siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran dengan pendekatan open ended.
Efektifitas Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa
Isnanik Juni Fitriyah;
Yessi Affriyenni;
Erti Hamimi
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 2 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i2.1017
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada mahasiswa. Dengan menggunakan jenis penelitian studi literasi, pengumpulan artikel yang dilakukan dengan bantuan mesin pencari Harzing’s Publish Or Perish dengan kriteria yang digunakan yaitu artikel diterbitkan pada tahuan 2010-2020 namun diutamakan pada artikel yang diterbitkan pada 2015-2020. Hasil studi literasi yang telah dilakukan diperoleh bahwa keterampilan berpikir kritis yang dimiliki mahasiswa masih rendah sehingga diperlukan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Padahal keterampilan berpikir kritis seharusnya dimiliki oleh masing-masing mahasiwa karena menjadi salah satu standart kelulusan perguruan tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis yaitu dengan pemilihan model pembelajaran yang tepat. Model pembelajaran inkuiri terbimbing menjadi salah satu model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis termasuk dalam meningkat keterampilan berpikir kritis pada mahasiswa. Hal ini dikarenakan sesuai dengan metode pengembangan keterampilan berpikir kritis mahasiswa yaitu dengan merumuskan pertanyaan atau permasalahan.
Profil Tingkat Kebugaran Jasmani Antara Siswa yang Bersekolah di Kota (SMPN 1 Purwakarta) dan di Desa (SMPN 2 Cibatu) di Kabupaten Purwakarta
Arigana Yulianto;
Aris Risyanto;
Deni Mudian;
Iyan Nurdian Haris
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 2 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i2.1102
Tingkat Kebugaran Jasmani siswa sangat berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari. Letak geografis mempunyai pengaruh terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Kebugaran Jasmani Antara Siswa yang Bersekolah Di Kota (SMPN 1 Purwakarta) dan Siswa yang Bersekolah Di Desa (SMPN 2 Cibatu). Penelitian ini merupakan Penelitian Deskriptif Kuantitatif menggunakan Metode Survei Jenis survei yang dipakai adalah Cross Sectional Survei dengan pengumpulan data menggunakan Tes dan Pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah SMP Negeri yang menggambarkan sekolah dari Kota dan SMP Negeri yang menggambarkan sekolah dari Desa di Kabupaten Purwakarta yang berjumlah 80 Sekolah sehingga teknik pengambilan sampelnya menggunakan Purposive Sampling, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMPN 1 Purwakarta (60 siswa) dan siswa kelas VIII SMPN 2 Cibatu (60 siswa). Pengumpulan data menggunakan tes dengan instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) usia 13-15 tahun dari Depdiknas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan persentase. Analisis data menunjukkan bahwa Terdapat Perbedaan Tingkat Kebugaran Jasmani Antara Siswa yang Bersekolah Di Kota (SMPN 1 Purwakarta) dan Siswa yang Bersekolah Di Desa (SMPN 2 Cibatu), Siswa yang Bersekolah Di Desa (SMPN 2 Cibatu) memiliki Tingkat Kebugaran Jasmani lebih baik dari pada Siswa yang Bersekolah Di Kota (SMPN 1 Purwakarta) dengan rata-rata hasil SMPN 1 Purwakarta sebesar 12,83 dan SMPN 2 Cibatu sebesar 15,40.
Penggunaan Metode Berfikir-Berpasangan-Berbagi (Think Pair Share) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Cerpen Pada Kelas IX-C SMP Negeri 1 Cimenyan
Hani Handayani
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 2 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i2.1105
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang proses dan kemampuan membaca siswa dalam dalam memahmi sebuah cerita pendek dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Model tersebut dapat melatih siswa mengungkapkan alasan dari jawaban yang mereka temukan dan melakukan diskusi kelompok untuk pemecahan masalah suatu konsep tanpa melalui demonstrasi dan bimbingan dari guru. Adapun materi pembelajaran pada penelitian ini adalah membaca pemahaman cerita pendek. Subjek penelitian ini dilaksanakan dikelas IX-C di SMP Negeri 1 Cimenyan dengan siswa berjumlah 24 orang siswa. Penelitian ini melalui 2 siklus perbaikan. Pada siklus I nilai siswa yang berhasil mendapatkan nilai KKM yaitu sebanyak 33% dengan nilai rata-rata 57. Dan akhirnya pada perbaikan pembelajaran di siklus II siswa yang berhasil mencapai KKM 92% dengan nilai rata-rata 79.
Face Threatening Acts in Pre-Service Teachers and Students: A Case Study in EFL Classroom
Jimmy Sapoetra
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 2 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i2.1104
Maintaining relationship between teachers and students is one of the key issues in Education. This issue is important as the relationship affects the process as well as the results of students’ learning. It is also significant how the teachers interact with the students in the classroom. In this study we would like to see whether teachers’ attitude affects students’ perception on such a behavior. This was seen through the language that teachers use in the classroom. Some teachers tend to use face threatening acts (FTA), which cause the students feel uncomfortable, tense, and anxious (Pomerantz 1984, Beebe & Cummings 1985, Chen, 2006). As a result, the students’ learning outcomes might be affected. In some cultures, doing such a thing would be considered impolite. The study was conducted in one of the private senior high schools in Jakarta with a sample of two teachers and 50 students of Grades 10 & 11 from two EFL classrooms. The study used qualitative and quantitative approach with descriptive statistics to analyze the findings. A list of questionnaires was used along with an interview with the two teachers to clarify the results. The discussion covered several aspects regarding the existence of FTA in EFL classrooms: the kinds of threatening acts used, the patterns of the threatening acts, the factors of using threatening acts, and the students’ responses of threatening acts. The study was expected to give insights for the pre-service teachers in EFL classroom.
Penerapan Komunitas Belajar Melalui Aplikasi WhatsApp sebagai upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar Sejarah
Rizal Arizaldy Ramly
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 7 No. 2 (2021): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35569/biormatika.v7i2.1134
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana menerapkan komunitas belajar melalui aplikasi whatsapp sebagai upaya meningkatkan aktivitas belajar sejarah pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar mata pelajaran sejarah dengan penerapan komunitas belajar melalui aplikasi whatsapp. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dari hasil wawancara dengan guru dan siswa, serta dapat dilihat dari persentasi siklus I dan siklus II. Prosedur penelitian meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Unismuh makasssar sebanyak 22 siswa di dalam kelas dan 15 siswa yang tergabung di dalam komunitas whatsapp. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan komunitas belajar melalui aplikasi whatsapp dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dari hasil wawancara dengan guru dan siswa, serta dapat dilihat dari nilai rata-rata persentase pada siklus I dengan pernsentase aktivitas siswa adalah 48.63% dan siklus II dengan nilai persentase aktivitas siswa meningkat menjadi 55.29%. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan komunitas melalui aplikasi whatsapp dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X pada mata pelajaran sejarah di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar.